SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Pil Pemaksa


__ADS_3

setelah selesai makan malam, Yan Liyan dan Bing Hua masih duduk dimeja makan sedangkan yang lain sudah tertidur.


"apa tuan ingin bertemu putri Han Guang.?


"tidak perlu... tapi...


"tidak kusangka gudang mansion miliku.. dijadikan sebagai tempat tinggal untuk seorang tuan putri." ucap Yan Liyan yang merasakan keberadaan Han Guang berada dibangunan kecil disamping mansionya.


"aku hanya tidak ingin.. dia mengetahui terlalu banyak hal tentang tuan." ucap Yan Liyan ketika melihat Yan Liyan melihat kearahnya.


Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk.


"Bing Hua ceritakan semua yang kau dengar dari Han Guang dan hasil tugasmu minggu ini.! perintah Yan Liyan.


Bing Hua yang mendengar itu hanya mengangguk.


"baiklah.. aku akan menceritakanya semua hal yang aku tahu."


" setelah seluruh kekaisaran dihebohkan dengan berita menghilangnya dua pemimpin keluarga dan musnahnya sekte iblis."


"kepala keluarga Du beserta putranya datang ke istana kekaisaran untuk membicarakan suatu hal dengan kaisar Han."


"dipembicaraan itu dia ingin menjodohkan putranya dengan putri Han Guang. dan tentu saja putri Han Guang menolak keras perjodohan itu begitupun dengan kaisar Han karena dia sedang memikirkan tentang keluarga pilar kekaisaran yang mulai tidak seimbang."


"lalu keluarga Du yang merasa terhina dengan penolakan itu merencanakan sesuatu yang licik kepada kaisar, mereka menjual dua butir pil dipavilium emas dan mengatakan bahwa pil itu adalah pil tingkat roh yang ditemukan disebuah reruntuhan kuno."


"tentu saja Pil itu sangat menarik perhatian kaisar dan leluhur, mereka berdua mendapatkan Pil itu dengan mudah karena pengaruh mereka dipavilium emas."


"setelah meminum pil itu kultivasi mereka berdua memang meningkat ke rana pertapa suci tapi beberapa hari kemudian seluruh tubuh mereka berdua mulai memerah dan kultivasi mereka menurun secara drastis."


"Du Ming yang melihat akan hal itu langsung memanfaatkan keadaan untuk menguasai kekaisaran Han dan mereka juga mengincar putri Han Guang."


Yan Liyan yang mendengar itu hanya menghela nafasnya.


"huh... sudah kuduga sesuatu yang buruk pasti akan terjadi ." gumam Yan Liyan.


"katakan ciri-ciri pil yang mereka berdua konsumsi.! perintah Yan Liyan.


"kalau tidak salah pil itu berwarna hitam pekat dan memiliki aura yang sangat kuat."


Yan Liyan yang mendengar itu sangat terkejut.


"tidak salah lagi..itu adalah pil Pemaksa pil yang meningkatkan kultivasi secara paksa tapi hanya bersifat sementara." jelas Yan Liyan.


"tapi darimana keluarga Du mendapatkan Pil seperti itu.? tanya Yan Liyan keheranan.

__ADS_1


"dia mendapatkanya dari seseorang... aku pernah mengikutinya pergi kesuatu tempat, aku melihat dia menemui seseorang."


"lalu orang misterius itu memberikan dua butir pil pada Du Ming aku juga mendengar nama putri Han Guang disebutkan ketika mereka sedang berbincang-bincang."


"selain pembicaraan itu aku tidak tahu lagi apa yang mereka bicarakan selanjutnya karena mereka berdua menggunakan suatu tehknik untuk mengedapkan suara mereka." jelas Bing Hua.


Yan Liyan yang mendengar itu penjelasan Bing Hua mengangguk.


"sekarang aku mengerti semua yang terjadi dan siapa penyebab semua ini." gumam Yan Liyan.


"sekarang kau beristirahatlah besok pagi kita mempunyai pekerjaan yang sangat menyenangkan." ucap Yan Liyan tersenyum tipis.


"baik.. aku mengerti.." ucap Bing Hua lalu pergi dari tempat itu.


Yan Liyan juga langsung pergi dari tempat itu menuju kamarnya untuk beristirahat.


tapi sebelum itu dia menoleh ke arah Jiu Wei.


"aku tugaskan kau untuk memantau mereka malam ini dan laporkan informasi terbaru padaku.! perintah Yan Liyan.


Jiu Wei yang mendengar itu hanya mengangguk dan melesat keluar lewat jendela kamar Yan Liyan.


"......................."


disuatu tempat Du Ming dan para tetua sedang membicarakan tentang sesuatu dengan ekspresi serius.


"kami telah mengerahkan seluruh perajurit keluarga Du tapi dihalangi oleh seseorang dan sepertinya putri Han Guang masih mempunyai pelindung dibelakangnya pemimpin."


"aku tidak peduli cari dia dan tangkap dia hidup-hidup kita harus membawanya pada seseorang agar kekuatanku meninggkat lalu setelah itu aku akan menjadi kaisar selanjutnya." ucap Du Ming dengan penuh ambisi dan arogan.


para tetua yang mendengar itu hanya mengangguk lalu menghilang dari tempat itu untuk menjalankan perintah dari Du Ming.


setelah para tetua pergi tiba-tiba datang seseorang ditempat itu.


"aku ingin menawarkan kerja sama denganmu." ucapnya


Du Ming yang mendengar itu menoleh kearah sosok didepanya.


"oh.. sedang apa kepala keluarga Yan yang baru datang ketempat ini dan kerja sama apa yang ingin kau katakan tadi." ucap Du Ming melihat sosok didepanya.


"aku akan membantumu dalam segala hal yang kau perlukan untuk menjadi kaisar selanjutnya dan sebagain imbalan yaitu kehancuran sekte Es." ucapnya dengan penuh kebencian.


Du Ming yang mendengar itu hanya tersenyum tipis.


"apakah penyebab dari informasi yang menggemparkan kekaisaran adalah...

__ADS_1


"iya, kau benar... sekte Es adalah pelakunya dan penyebab hancur nya sekte iblis dan menghilangnya 2 pemimpin keluarga pilar kekaisaran juga disebabkan oleh mereka."


"sebab itulah aku ingin balas dendam tapi aku tidak memiliki kekuatan yang cukup."


Du Ming yang mendengar itu hanya mengangguk.


"baik aku kan menerima kerja sama yang kau tawarkan lagipula aku sedikit kekurangan perajurit."


"dan sekarang akuperintahkan kau seperti para tetua tadi." ucapnya.


"baik aku mengerti aku akan mengerahkan perajurit keluarga Yan untuk mencari putri Han Guang." ucapnya lalu menghilang dari tempat itu.


setelah itu Du Ming masuk kedalam suatu tempat dan melihat dua orang yang terbaring lemah disana dengan keadaan yang mengenaskan.


"selamat malam kaisar, apa harimu sangat menyenangkan ditempat ini.? ucapnya dengan nada menghina sambil tersenyum sinis.


Han Chu yang terbaring lemah memandang tajam kearah Du Ming.


"dasar kau penghianat..." ucapnya dengan suara parau.


"Hahahaha!


"itulah akibatnya jika kau tidak menuruti permintaanku sekarang rasakanlah kalian berdua akan mati secara perlahan disini." ucapnya lalu menghilang dari tempat itu.


"......................"


malam berganti pagi yang cerah.


Yan Liyan sedang makan bersama dengan para bawahannya.


15 menit kemudian setelah selesai makan.


"kita akan melakukan tugas yang berbahaya sekaligus menyenangkan hari ini."


Xiao Yi yang mendengar itu langsung menoleh kearah Bing Hua.


"aku akan bersama Bing Hua dalam menjalankan tugas."


"aku juga akan bersama Ibuku dalam menjalankan tugas." ucap Yin Zu.


Yan Liyan yang mendengar itu hanya menghela nafas.


"huh.. padahal aku belum menjelaskan tugas apa untuk kalian." ucap Yan Liyan.


"hehehe... kakak Liyan jika kau berbicara tugas yang berbahaya hanya satu kemungkinan tentang itu yaitu pembantaian lagipulah Kakak Hua." ucap Xiao Yi tersenyum mengerikan.

__ADS_1


Yin Su dan Yin Zu yang mendengar itu hanya mengangguk.


"aku sudah menjelaskan semuanya kepada mereka tuan jadi sekarang kita hanya menjalankan tugas saja." ucap Bing Hua.


__ADS_2