SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Ujung Lembah Kesengsaraan


__ADS_3

"api surgawi..?" tanya Jiu Wei dengan bingung.


"ya.. api surgawi adalah Elemen api yang dimiliki oleh binatang mitos tertentu misalnya phoeniks api." jelas Yan Liyan.


"bagaimana bisa tuan tahu tentang api surgawi itu..? apa tuan tahu jika api surgawi merupakan pengetahuan alam tingkat tinggi..?" tanya Jiu Wei berturut-turut.


"apa kau telah lupa jika aku dapat membaca pikiran binatang kontrakku.." ucap Yan Liyan.


mereka berdua yang mendengar sangat terkejut dan memandang satu sama lain.


"ini benar-benar tidak adil.." ucap Jiu Wei.


"untuk sekarang.. aku setuju denganmu.."


tanggap Mei Lin karena tuanya bisa membaca pikiran seseorang berarti dia mengetahui segala pengetahuan yang dia pikirkan.


"tenanglah... aku tidak akan sering melakukanya." ucap Yan Liyan menenangkan mereka berdua.


"aku sangat meragukan itu.."


ketika Yan Liyan ingin menyangkal lagi secara tiba-tiba muncul cahaya hijau ditanganya.


setelah cahaya hijau itu menghilang terlihat ukiran angka 12 ditangan Yan Liyan.


Mei Lin yang melihat itu hanya tersenyum.


"ternyata kau memiliki murid yang sangat berbakat tuan."


Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk.


"ya..kau benar dia juga mempunyai impian yang besar aku harap impiannya itu tidak akan pernah berubah."


"ya.. itu sangat mustahil pasti suatu saat terkadang dia akan memiliki keinginan untuk membuang mimpinya ketika melihat dunia yang kejam ini..


"tetapi selalu ada harapan agar dia tetap mengejar mimpinya bukan..?"


ucap Mei Lin karena dia juga pernah mendengar impian dari Lin Xi ketika dia melakukan latihan di dalam ruang invetory.


Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk lalu ukiran ditanganya menghilang tanpa bekas sedikitpun.


setelah itu dia terbaring dan memandang kearah sinar matahari yang temaram bahkan cahaya matahari itu hanya sedikit menembus kabut yang menutupi seluruh wilayah lembah.


"mungkin benar jika aku terlalu terburu-buru dalam meningkatkan kultivasiku sampai aku lupa untuk menikmati hidupku ini."


"aku ingin tidur.."


gumam Yan Liyan lalu memejamkan matanya dan suasana sejuk ditempat itu benar-benar membuatnya tertidur dengan lelap.


"apa tuan benar-benar tidur..?" tanya Jiu Wei.


"kurasa begitu." jawab Mei Lin.

__ADS_1


"hmm..benar-benar cara untuk menikmati hidup yang menarik." gumam Jiu Wei.


1 bulan telah kemudian...


kini Yan Liyan dan para bawahannya berada di sebuah tempat yang ada di dekat aliran sungai.


dengan gundukan mayat binatang buas yang berserahkan di tempat itu.


wusss....


perlahan muncul asap hitam pekat dari kumpulan mayat itu kemudian asap hitam itu melesat menuju kearah Xiao Yi yang sedang duduk bersilah tidak jauh dari mayat binatang buas itu.


secara perlahan-lahan asap hitam pekat itu masuk kedalam tubuh Xiao Yi dan tidak lama kemudian..


Boomm...


terdengar suara ledakan dalam tubuh Xiao Yi pertanda dia telah menerobos ketingkat yang lebih tinggi.


"huh... ini hanya naik satu tingkat selama satu minggu terakhir ini aku hanya naik 4 tingkat ini benar-benar sangat lambat."


ucap Xiao Yi dengan kesal karena biasanya dia akan naik 3 bahkan 4 tingkat setiap melakukan perburuan.


tapi sekarang sangat berbeda dia sangat sulit untuk menerobos ketingkat selanjutnya dan terkadang dia tidak menerobos setelah melakukan perburuan.


"itu karena tingkat rana kultivasimu telah berada dirana kebadian ☆3 sehingga tingkat kesulitan untuk menerobos lagi sangat besar.." ucap Yan Liyan menenangkan Xiao Yi yang sedang kesal.


"ya... itu benar kau seharusnya tidak mengeluh seperti itu gadis manja.." tanggap Mei Lin.


wusss....


"apa semuanya baik-baik saja Bing Hua..?"


tanya Yan Liyan karena mereka tadi berpencar untuk mendapatkan lebih banyak hasil buruan.


"kami telah menemukan ujung dari lembah ini tuan.." ucap Bing Hua yang membuat Yan Liyan sangat terkejut.


"benarkah...?


"iya tuan.. untuk lebih jelasnya sebaiknya tuan melihatnya sendiri."


Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk.


kemudian Bing Hua melesat memimpin jalan diikuti oleh Yan Liyan dan Xiao Yi dibelakangnya.


'apakah secepat ini ujung lembah kesengsaraan ini ditemukan.'


tidak lama kemudian mereka telah sampai dan terlihat ditempat itu terdapat Yan Lin dan yang lainnya terlihat mereka sedang menunggu kedatanganya.


"apa kalian benar-benar yakin jika ini benar-benar merupakan ujung lembah mungkin saja dinding alami ini adalah adalah sebuah gunung yang telah lama mengalami longsor sehingga membentuk dinding alami seperti ini.." ucap Xiao Yi memandang dinding alami besar di depannya.


"itu sangat mustahil... karena kami telah menyusuri dua pinggiran dinding ini dan dan kami menemukan jika diujung dinding ini terdapat gunung yang merupakan pembatas dari wilayah lembah kesengsaraan.

__ADS_1


tapi anehnya setelah tadi kami periksa dari atas kami melihat disebelah dinding ini terdapat jalan lorong kecil yang ditutupi oleh pohon-pohon raksasa dan setelah kami memeriksanya ujung dari lorong itu adalah sebuah telaga kecil."


"apa kalian bisa menceritakan tentang bagaimana cara kalian menemukan dinding ini mungkin saja aku bisa menemukan sebuah petunjuk.."


Yin Su yang mendengar itu hanya mengangguk


"ketika kami ingin menuju lebih jauh kedalam lembah untuk mendapatkan lebih banyak buruan lalu kami menemukan sebuah dinding penghalang alami ini dan selanjutnya seperti yang aku jelaskan tadi tuan.."


"hm... jika menurut cerita kalian ini benar-benar merupakam dinding ujung lembah tapi mengenai lorong dan telaga yang kalian lihat tadi apa ujung lembah ini merupakan sebuah telaga jika begitu ini sangat mengecewakan."


gumam Yan Liyan karena dari awal dia mengira jika ujung dari lembah ini adalah merupakan tempat tinggal dari penguasa semua binatang mistik yang ada di dalam lembah kesengsaraan ini.


dan dia bahkan berharap jika diujung lembah kesengsaraan terdapat harta karun atau kumpulan senjata atau buku tehknik tingkat surgawi keatas.


"apa yang kita lakukan lakukan selanjutnya tuan..?" tanya Yan Lin.


"apalagi... tentu saja kita akan kembali kewilayah tanpa nama.." ucap Yan Liyan lalu berjalan menuju kerah gua.


para bawahan Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk lalu mengikutinya dari belakang.


sedangkan Yan Liyan terlihat memikirkan dan menggumamkan sesuatu.


"ini benar-benar aneh ini tidak mungkin sesederha ini.


pertama dinding..


kedua lorong...


ketiga sebuah telaga.." Yan Liyan menggabungkan benda-benda itu.


"hm... jika dipikir-pikir dinding itu adalah pelindung dan lorong itu ada sebuah jalan sedangkan telaga itu.." gumam Yan Liyan langkahnya terhenti dengan ekspresi terkejut begitupun dengan Mei Lin yang mendengar gumaman Yan Liyan.


"apa terjadi sesuatu tuan..?" tanya Yin Zu.


"ikuti aku..!" ucap singkat Yan Liyan lalu melesat terbang keatas dinding alami tadi.


para bawahan Yan Liyan yang melihat itu saling memandang satu sama lain.


"ikuti saja perintah tuan mungkin saja tuan telah menemukan sesuatu." ucap Jiu Wei yang ada dibahu Bing Hua.


para bawahan Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk lalu melesat terbang mengikuti Yan Liyan dari belakang.


sedangkan Yan Liyan sedang melihat sebuah telaga kecil dari atas kemudian dia mendarat ditepi telaga itu dengan senyuman tipis diwajahnya.


"apa yang sebenarnya kakak Liyan lakukan..?" tanya Xiao Yi mendarat dibelakang Yan Liyan diikuti oleh yang lain.


"kau akan tahu nanti adik Yi.."


ucap Yan Liyan lalu mengeluarkan bolah air yang sangat besar, bola air itu melesat menuju ketengah telaga.


setelah itu Yan Liyan membuat segel tangan yang sangat rumit

__ADS_1


"tehknik aray kuno pembuka segel..!"


__ADS_2