System Sang Immortal

System Sang Immortal
Kematian Harimau Putih?


__ADS_3

Saat ini Harimau Putih sedang bersembunyi dibalik semak-semak sambil menyamarkan auranya, Ia kini sedang melihat Singa Api yang sedang tertidur lelap di atas batu besar.


"Haruskah aku menyerang singa api itu secara terang-terangan" Gumam Harimau Putih pelan sambil berpikir.


Tak ingin terlalu lama berpikir Harimau Putih memutuskan untuk menyerang singa api tersebut secara langsung, Karna menurutnya akan memakan waktu jika menyerang singa itu secara diam-diam.


Harimau Putih langsung mengeluarkan cakarnya yang tajam dan panjang lalu melesat ke arah singa api itu dengan kecepatan tinggi.


Di sisi lain, Singa Api tiba-tiba terbangun ketika insting buasnya mengatakan jika ada hewan lain yang ingin memangsanya.


Singa Api sedikit mengerutkan alisnya ketika melihat seekor Harimau Putih kini sedang melesat ke arahnya dengan kecepatan tinggi, "Harimau Putih? Dia sepertinya ingin memangsaku" Gumam Singa Api menebak lalu bersiap ke mode bertarungnya.


Harimau Putih yang melihat itu hanya tersenyum tipis dan langsung menerkam Singa Api dengan cakar kirinya.


Sedangkan Singa Api yang melihat itu tidak tinggal diam lalu mengeluarkan cakar kirinya juga dan ikut menyerang Harimau Putih yang sudah berada didekatnya.


~Crakkkkk~


Masing-masing cakar mereka saling beradu, Bahkan mereka mulai memainkan kedua cakar mereka.


~Crakkkk~


~Crakkkk~


Ayunan demi ayunan terus dilesatkan Harimau Putih dan membuat Singa Api sedikit kelelahan, "Ck, Harimau rendahan sepertimu berani sekali memangsa Sang Raja Hutan ini!" Teriak Singa Api sambil berdecak kesal.


Harimau Putih yang mendengar itu hanya tersenyum tipis, "Raja Hutan? Kamu? Heeh... Bahkan pemilik dunia ini saja bisa memusnahkan jutaan dirimu dalam sekali jentik" Balas Harimau Putih dengan nada mengejek


"Pemilik dunia ini? Hahahaha... Siapa dia! Hanya aku saja yang pantas menjadi pemilik dunia ini!" Jawab Singa Api dengan arogan sambil tertawa.


Harimau Putih merasa sedikit kesal dengan jawaban yang diberikan oleh Singa Api tersebut dan langsung mengeluarkan tekniknya, "Cakar Raja Harimau" Ucap Harimau Putih sambil mengayunkan cakar kanannya ke arah Singa Api.


Di sisi lain, Singa Api sedikit melebarkan matanya, "Sial!" Umpat Singa Api dan langsung menghindar ke arah samping kanannya.


~Slaashhhh~

__ADS_1


~Duarrr~


Seketika batu besar yang sebelumnya ditempati Singa Api hancur berkeping-keping.


Singa Api yang melihat itu langsung menggerakkan giginya dengan kuat sambil menatap tajam Harimau Putih, "Bajing*n... Berani sekali kau menghancurkan tempat istirahat ku!" Teriak Singa Api dengan nada penuh amarah lalu melesat ke arah Harimau Putih dengan kecepatan tinggi.


Harimau Putih yang melihat itu hanya tertawa pelan, "Hahahaha... Sejak kapan aku tidak berani melakukan itu?" Balas Harimau Putih mengejek sambil menyambut serangan Singa Api dengan baik.


Mendengar ejekan dari Harimau Putih membuat Singa Api semakin geram, Dengan Amarah yang meledak-ledak dia menyerang Harimau Putih dengan brutal sambil mengaum tidak jelas.


.....


Beberapa menit kemudian, Harimau Putih masih terus dalam posisi bertahan tanpa menyerang Singa Api sedikitpun.


Ia sedikit keheranan kenapa Singa Api terus mengaum ketika menyerangnya namun dia tidak mempedulikan hal tersebut dan memilih untuk bermain-main dengan Singa Api.


Beberapa saat kemudian, Harimau Putih yang terus menerus menghindari serang dari Singa Api kini mulai bosan, "Serangannya terus berulang-ulang dan tidak bervariasi, Hal itu membuatku bosan untuk meladeninya" Batin Harimau Putih dengan nada malas dan mulai menyerang balik Singa Api.


~Slassshhh~


Tak butuh waktu lama, Harimau Putih sukses membuat dua luka ditubuh Singa Api, "Huh... Seekor keroco yang mengaku pemilik dunia ini? Tetapi hanya dalam 2 serangan saja tubuhmu bisa terluka akibat seranganku" Ucap Harimau Putih dengan nada sinis sambil mendengus kesal.


Singa Api tidak mempedulikan kata-kata dari Harimau Putih dan hanya menatap tubuhnya yang terluka dengan tatapan tak percaya, "Bagaimana mungkin?! Aku yang seorang pemimpin dari Singa Api bisa terluka semudah ini?!" Batin Singa Api dengan nada tidak percaya lalu menutup lukanya dengan bantuan Qi.


Setelah kedua lukanya tertutup Singa Api lalu menatap Harimau Putih dengan penuh kebencian, Namun beberapa saat tatapan tersebut berubah menjadi tatapan sinis sambil tersenyum.


Di sisi lain, Harimau Putih yang melihat itu sedikit keheranan, "Hmm? Sepertinya kau sudah gila ya? Haiss... Saatnya aku membunuhmu sebelum kegilaan mu bertambah" Ucap Harimau Putih sambil berjalan pelan ke Singa Api.


Namun baru beberapa langkah Harimau Putih berjalan, Ia langsung menghentikan langkahnya dan menatap Singa Api yang dilawannya tadi, "Jadi ini alasan mu terus mengaum saat kita bertarung tadi? Hahaha... Aku tidak percaya kalau dirimu sepengecut itu" Ucap Harimau Putih lalu melihat kearah sekitarnya.


Kini dirinya sedang dikelilingi ratusan Singa Api yang muncul dari berbagai arah, "Walaupun mereka hanya berada di ranah raja, Tetapi jika jumlahnya lebih dari 200 aku tidak bisa menghadapi itu" Batin Harimau Putih saat mengedarkan kesadarannya ke seluruh arah.


Sedangkan Singa Api yang dilawannya tadi hanya tertawa keras ketika mendengar ucapan dari Harimau Putih, "Hahahaha!! Pengecut? Lelucon yang bagus! Inilah keuntungan pemimpin yang mempunyai banyak pasukan!!" Tawa Singa Api dengan nada mengejek.


"Huh... Baiklah, Walaupun nantinya aku mati dengan mengenaskan setidaknya setelah aku mati, Kau akan mati oleh tuanku" Ucap Harimau Putih lalu melesat ke arah salah satu Singa Api yang ada didekatnya. Kini dirinya tidak ragu sedikitpun untuk mengerahkan seluruh kekuatannya.

__ADS_1


~Slashhh~


~Slasshhhh~


~Booom~


Seketika terjadi ledakan-ledakan yang cukup keras di area pertarungan tersebut, Harimau Putih kini sedang mempertaruhkan hidupnya walaupun dirinya tau kalau dia tidak akan menang.


.....


Beberapa jam kemudian, Saat ini Harimau Putih terus melancarkan serangannya ke arah kawanan Singa Api yang menyerangnya.


Kondisinya saat ini bisa dibilang semakin memburuk, Karna hampir seluruh Qi dan staminanya mulai habis dan membuat serangannya menjadi melambat.


"Ck, Andaikan inti monster ku tidak di segel, Aku bisa membunuh mereka mudah" Batin Harimau Putih berdecak kesal.


~Slashh~


~Duarrrr~


.....


30 menit kemudian, Saat ini Harimau Putih sedang menjaga jarak dari kawanan Singa Api tersebut untuk mengambil nafas, "Haah... Haah... Sepertinya batasku sampai disini saja..." Gumam Harimau Putih dengan nafas tersendat-sendat. Kali ini dirinya sudah melewati batasnya dan sudah kehabisan seluruh Qi dan Stamina.


Walaupun dirinya masih bisa berdiri tetapi hal tersebut membutuhkan usaha yang keras, "Hahahaha... Batasku benar-benar sampai disini ya? Yasudahlah, Aku berisitirahat sebentar..." Gumam Harimau Putih sambil tertawa pelan lalu terjatuh ke tanah.


~Bukkhhh~


"Maafkan aku tuan... Karna telah menjadi bawahan yang lemah ini" Gumam Harimau Putih dan perlahan pandangannya menggelap.


Bersambung.


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.


NOTE: Hahahaha penasaran ya??? Author bingung nih mau bunuh Harimau Putih atau engga, Menurut kalian gimana?

__ADS_1


Author bunuh atau engga? Komen ya.


__ADS_2