System Sang Immortal

System Sang Immortal
Pertarungan Supreme Being Tingkat Puncak III


__ADS_3

Sehari kembali berlalu dan Sun Qian sudah berada dalam kondisi terdesak, yang merepotkannya bukan hanya Ming Qaoshi dan Ling Mo saja tetapi Fang Lin juga membuatnya kesulitan dengan bantuan hukum domainnya.


"Kita visa mengakhiri ini..." Ming Qaoshi berkata dengan tenang lewat telepati, dan Ling Mo mengangguk setuju.


Ketika mereka berdua hendak menyerang Sun Qian dengan jurus andalan masing-masing, Iblis berbentuk manusia itu menyerukan kekalahannya.


"Aku menyerah, tolong ampuni aku!" Sun Qian berseru namun masih menggenggam senjatanya, "Tolong jangan bunuh aku, aku bisa menjadi anjing patuh untuk kalian berdua."


Sun Qian sudah tidak bisa menemukan jalan keluar dari masalah ini sehingga mau tak mau harus menyerahkan diri pada lawan.


"Dia sudah gila rupanya." Ling Mo berkata dengan raut wajah dingin, Ming Qaoshi tidak menanggapi tetapi ekspresinya tidak jauh berbeda dengan kakek tua itu.


Melihat tanggapan buruk dari keduanya membuat Sun Qian bergetar, ia membuang senjatanya ke bawah lalu mengangkat kedua tangannya.


"Apa kau pikir kami akan mengampunimu setelah kau membuang senjata?" Ling Mo bertanya sembari mempersiapkan jurusnya.


"A-aku tau kalian berdua sedang menyelidiki tentang portal hitam, bukan?! Aku akan memberitahu kalian tentang itu, sungguh!" seru Sun Qian tanpa memperlihatkan kebohongan sedikitpun.


"Jadi kau mempunyai informasi mengenai hal itu?" Ming Qaoshi sedikit terekjut, lalu melanjutinya, "Kalau begitu, aku hanya perlu menghabisimu dan menyerap seluruh ingatan yang ada di otakmu itu."


"Kau tidak boleh melakukannya! Karena aku akan menghapus ingatan itu jika kau tidak setuju!" Sun Qian mengancam.


"Kau ini bodoh atau apa? Kami bisa saja membiarkanmu hidup sementara waktu sampai kau memberitahu informasi tentang portal hitam itu." ucap Ling Mo sinis.


"Tentu saja kita akan melakukan sumpah Dao!" balas Sun Qian cepat.


Ming Qaoshi dan Ling Mo terdiam ketika mendengar itu, pada saat mereka sedang memikirkan beberapa hal sembari berbicara lewat telepati.


Fang Lin mengirim telepati kepada mereka berdua dan berkata, "Tolong buat dia terus berbicara, aku ingin mencoba sesuatu..."


"Eh...?"


Keduanya sedikit terkejut dengan ucapan Fang Lin tetapi tidak mengekspresikannya sama sekali.


"Apa yang ingin kau lakukan, nak?" tanya Ling Mo penasaran.

__ADS_1


"Aku akan menggunakan skill yang dapat menghilangkan keberadaanku." Fang Lin menjawab dengan cepat.


"Apa itu akan berhasil? Dia bisa saja menyadari kalau dirimu menghilang dan menjadi waspada..." Ming Qaoshi yang kali ini bertanya.


"Kalian berdua apakah tidak menyadari kalau yang berada di dalan pelindung es itu bukanlah diriku melainkan sebuah klon?" Fang Lin memberikan pertanyaan yang di mana dirinya sudah mengetahui jawabannya.


"Apa?"


"Sejak kapan...?"


Ming Qaoshi dan Ling Mo merasa terkejut ketika mendengarnya, mereka berdua sedari awal sudah mengamati Fang Lin lewat Kesadaran Spiritual tetapi tidak menemukan tanda-tanda pergerakan menonjol darinya.


"Fokus Kesadaran Spiritual kalian ada di lawan, kalau kalian mengamatiku secara khusus mungkin ada sedikit keanehan beberapa saat lalu." jelas Fang Lin dengan tenang, lalu melanjutinya, "Sekarang aku berada tidak jauh dari tempat kalian berada, aku ingin kalian mengajak dia berbicara supaya fokusnya menyebar."


Ming Qaoshi dan Ling Mo terdiam sejenak sebelum mengiyakan perkataan Fang Lin, keduanya kemudian mulai mengajak berbicara Sun Qian seolah-olah sedang melakukan negosiasi.


Sementara itu, Fang Lin saat ini berada beberapa ratus meter di belakang Sun Qian. Meskipun Iblis itu tidak menyadari keberadaannya tetapi bisa saja rencana ini gagal karena insting yang dimilikinya.


Fang Lin lebih dulu mempersiapkan dirinya, ia akan mengambil paksa ingatan yang dimiliki oleh Sun Qian secepat mungkin.


Whooosh!


Kecepatan lesatan Fang Lin benar-benar sangat cepat, tidak sampai satu detik ia sudah berada di belakang Ming Qaoshi dan Ling Mo.


"A-apa...?" Sun Qian tergagap ketika merasakan ada yang baru saja melewatinya, kejadian itu berlangsung sangat cepat dan bahkan sedikit di atas kecepatan reaksinya.


Di saat Sun Qian kebingungan dengan situasinya, matanya perlahan melebar secara sempurna ketika menemukan keberadaan Fang Lin yang sudah diselimuti perisai es di belakang Ming Qaoshi dan Ling Mo.


"Bagaimana mungkin dia bisa ada di sana?!" Sun Qian merasa terkejut, padahal Kesadaran Spiritualnya mendapati pemuda itu berada di kejauhan-- dekat ruang penjara yang memenjarakan Chun Xien, "Klon? Tapi, sejak kapan...?"


Di sisi lain, Fang Lin merasa cukup terkejut dengan kecepatan miliknya itu. Ia tak menyangka pil yang dirinya beli dari System Shop mampu meningkatkan kecepatannya sampai berkali-kali lipat.


"Dengan kemunculanmu di sini, seharusnya kau sudah melakukannya, bukan?" tanya Ling Mo memastikan.


"Ya, begitulah..." Fang Lin mengangguk kecil, lalu kembali berkata, "Aku akan mengirimkan ingatan tentang portal hitam itu nanti, lebih baik selesaikan ini secepat mungkin. Pergerakan anggota Setan Kuno di Dunia Xiangu semakin lama semakin liar."

__ADS_1


Ming Qaoshi sedikit bereaksi sebelum menganggukkan kepalanya paham, Ling Mo sebenarnya penasaran tetapi mau tak mau harus mengiyakannya untuk meminimalisir korban dari pihaknya.


Sun Qian yang melihat Ming Qaoshi dan Ling Mo mulai menyerangnya kembali menjadi terkejut, ia menciptakan sebuah senjata dari Qi lalu menangkis serangan yang nereka lancarkan.


"Hei, hei! Apa-apaan ini...?!" Sun Qian bertanya dengan nada bingung sekaligus panik.


"Sayang sekali... Kami sudah tak lagi membutuhkan informasi tentang portal hitam itu." nada Ming Qaoshi terdengar dingin.


"A-apa... Kenapa?!" Sun Qian langsung bertanya tetapi kedua orang itu tidak menjawab sama sekali, matanya kemudian teralih pada Fang Lin yang saat ini sedang tersenyum mengejek, "I-itu, tidak mungkin! Dasar keparat~!"


***


Tidak sampai setengah hari berlalu.


Sun Qian berhasil dibunuh oleh Ming Qaoshi dan Ling Mo, tidak hanya itu saja tetapi rohnya juga dilenyapkan supaya tidak membuat masalah di masa depan.


"Jadi, apa yang akan kalian lakukan pada Iblis Kerbau itu?" Fang Lin bertanya ketika mereka berdua menghampiri dirinya.


"Untuk sekarang, tolong tetap penjarakan dia." Ming Qaoshi berkata, lalu melanjutinya, "Kami ingin membereskan masalah di Dunia Xiangu terlebih dahulu."


"Aku mengerti." Fang Lin mengangguk, lalu menghilang domain Penjara Es Suci.


Mereka bertiga kembali ke Dunia Xiangu, kemudian melakukan beberapa pertukaran kata sebelum kedua Supreme Being tingkat puncak itu menghilang dari sana dalam sekejap.


Sekarang yang tersisa di langit hanya ada Fang Lin dan sebuah kotak es tebal berisi Chun Xien.


"Aku harus menyimpannya di mana, ya?" Fang Lin bertanya-tanya, lalu memanggilnya satu Boneka Bayangan yang jaraknya paling dekat dengan lokasinya saat ini.


"Kalau terjadi pergerakan yang mencurigakan selain getaran kecil, laporkan padaku." ucap Fang Lin memberi perintah.


"Saya mengerti, Raja." Boneka Bayangan menjawab dengan patuh.


Fang Lin tersenyum tipis, lalu memindahkan boneka bayangan itu bersama Penjara Es ke dimensi kekosongan yang baru saja dirinya ciptakan.


Bersambung.....

__ADS_1


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.


__ADS_2