System Sang Immortal

System Sang Immortal
Memasang Kolam Suci


__ADS_3

Usai memberitahu tentang peraturan kolam suci kepada bawahan-nya, Fang Lin kemudian membuat sebuah rumah es di atas kolam suci, Ia berniat untuk menutupi kolam tersebut agar para pria dan wanita merasa nyaman jika berkultivasi di sana.


Di sisi lain, Yang Jian sedikit terkejut ketika sebuah rumah es tiba-tiba terbuat di atas kolam suci dan menutupi-nya, Ia dapat melihat kalau dinding es rumah tersebut sangat-lah tebal dan seseorang tidak dapat melihat isi dalam rumah tersebut karena tebal-nya es.


Sedangkan Fang Lin yang sudah selesai membuat rumah es yang cukup besar itu langsung mengalihkan pandangan-nya ke arah Yang Jian, "Aku sudah membuat dua ruang terpisah untuk pria dan wanita, Jadi kau tinggal membuat tanda untuk masing-masing gender dari ruangan tersebut agar mereka tidak salah memasuki ruangan" Ucap Fang Lin memerintah.


Yang Jian yang mendengar perintah tuan-nya langsung mengangguk patuh, "Baik tuan" Jawab Yang Jian pelan.


"Baiklah kalau begitu aku pergi dulu. Oh ya, Sebelum itu aku ingin menyampaikan satu hal lagi, Kau juga harus mengawasi mereka jika ingin memasuki ruangan kolam suci, Terlebih lagi para pria yang biasanya akan mengintip para wanita jika ada kesempatan" Ucap Fang Lin dan langsung menghilang dari sana tanpa menunggu jawaban dari bawahan-nya.


Yang Jian hanya mengangguk patuh mendengar ucapan tuan-nya, Ia lalu melirik ke arah rumah es tersebut dan berjalan pelan ke pintu masuk.


***


Di Hutan Yang Mengelilingi Lembah Berkabut.


Kini Fang Lin berada di atas langit bagian barat hutan tersebut, Ia lalu menghubungi Ni Lie lewat telepati dan menyuruh-nya datang ke lokasi-nya saat ini.


......................


Tidak sampai 30 detik, Nie Li tiba-tiba muncul di hadapan Fang Lin sambil berlutut, Dia menunduk-kan kepala-nya dan berkata dengan nada rendah, "Nie Lie menghadap ke tuan"


Fang Lin yang melihat Nie Li sudah berada di hadapan-nya hanya diam, Ia lalu memutar tubuh-nya untuk melihat ke arah sekitar-nya, "Hmm... Di sana sepertinya cocok" Gumam Fang Lin pelan saat melihat ke arah timur.


Fang Lin lalu membalik-kan badan-nya dan menatap ke arah Nie Li yang sedang berlutut, "Ikuti aku" Ucap Fang Lin pelan dan terbang pelan ke arah timur.


"Baik tuan" Jawab Nie Li dengan nada rendah dan mengikuti tuan-nya dari belakang.


......................


Tak butuh waktu lama, Kini Fang Lin dan Nie Li berada di sebuah danau luas yang di-kelilingi pohon-pohon besar.


Fang Lin langsung berjalan mendekati pinggir danau dan di ekori oleh Nie Li. Saat Fang Lin sudah sampai di pinggir danau, Ia menjentik-kan jari-nya dan seketika danau yang ber-isi air itu perlahan berubah menjadi es.


~Srassshhh~

__ADS_1


Tidak sampai 1 menit, Danau yang sebelum-nya ber-isi air kini berubah menjadi es yang indah. Nie Li sendiri yang melihat itu langsung berdecak kagum, "Anda sungguh hebat tuan, Dapat membekuk-kan danau yang luas ini hanya dalam kurun waktu 1 menit" Puji Nie Li dengan nada takjub.


Fang Lin yang menerima pujian dari Nie Li hanya tersenyum tipis, Ia cukup senang karena sudah lama diri-nya tidak di puji oleh seseorang, Meskipun Nie Li adalah bawahan-nya sendiri.


~Klik~


Beberapa saat kemudian, Fang Lin kembali menjentik-kan jari-nya dan kali ini danau air yang telah berubah menjadi es indah langsung retak seperti jaring laba-laba.


~Krackkkk~


~Traaaasssss~


Seketika danau es tersebut langsung pecah tanpa menyisakan sedikit-pun serpihan es. Di sisi lain, Fang Lin yang melihat es dalam danau tersebut sudah menghilang langsung menyuruh Yue untuk memasang-kan Kolam Suci ke danau kosong di depan-nya.


[Baik Tuan]


Sama seperti sebelum-nya, Tiba-tiba sebuah portal hitam muncul di dekat danau kosong dan sebuah tempat yang ber-isi air bening keluar dari portal tersebut, Namun kali ini tempat tersebut tidak berbentuk kotak seperti sebelum-nya melainkan bulat seperti bentuk danau kosong di depan Fang Lin.


Setelah keluar dari portal hitam itu, Tempat bulat tersebut melayang di langit dan perlahan turun menyesuaikan dengan danau kosong tersebut. Nie Li yang menyaksikan hal tersebut dengan mata kepala-nya sendiri hanya bisa melebarkan mata-nya, Ia tidak tau harus berkata apa selain terkejut dengan mulut yang ternganga.


"Apakah kau terkejut dengan aura yang di keluarkan oleh air tersebut?" Tanya Fang Lin saat melihat raut wajah terkejut Nie Li.


Fang Lin yang melihat anggukan cepat dari Nie Li hanya tertawa pelan, Ia lalu menatap kembali danau yang kini sudah terpasang menjadi kolam suci, "Aku akan menjelaskan peraturan untuk memakai kolam suci dan juga kolam ini hanya dapat dipakai oleh monster yang berhubungan dengan-ku saja" Ucap Fang Lin kemudian menjelaskan apa saja yang harus di lakukan Nie Li kedepan-nya.


Tak jauh berbeda dengan apa yang Fang Lin jelaskan kepada Yang Jian sebelum-nya, Ia hanya mengubah beberapa kalimat saja kepada Nie Li.


......................


Usai menjelaskan peraturan serta apa yang harus dilakukan oleh Nie Li. Fang Lin langsung berteleportasi pergi dari sana, Ia tidak membangun sebuah rumah es seperti di kota Fang, Karena menurut-nya para monster tidak akan ada masalah jika berkultivasi bersama meskipun berbeda gender.


***


Alam Tanah Kultivator. Kekaisaran Tang, Sebuah Gang Sepi Kota Tang Zhuwan.


~Whoooshhh~

__ADS_1


Tiba-tiba seorang pria tampan berjubah hitam pekat muncul di gang tersebut. Pria tersebut tidak lain adalah Fang Lin yang kini sedang mengedarkan kesadaran-nya agar dapat mengetahui dimana saja tempat penjualan budak di kota ini, "Hmm... 1 tempat budak sudah tidak dilanjutkan lagi karena ulah-ku" Gumam Fang Lin saat melihat penginapan 'Para Dewa' di tutup.


"Sekarang tersisa 14 tempat lagi ya..." Gumam Fang Lin kembali lalu berjalan ke arah luar gang. Ia berniat untuk memasuki tempat penjualan budak dan membantai mereka semua yang bekerja di sana.


......................


Saat ini Fang Lin berada di sebuah gang besar, Ia dapat melihat beberapa warung makan kecil yang buka di gang tersebut.


Total warung makanan tersebut ada 5, Namun tiga diantara-nya adalah tempat jual beli budak. Fang Lin dapat melihat kalau masing-masing warung makan yang menjadi penjualan budak sedikit berjauhan, "Seperti-nya membantai mereka diam-diam sedikit lebih seru daripada membantai mereka sekaligus" Gumam Fang Lin pelan sambil tersenyum tipis.


Fang Lin kemudian berjalan pelan ke arah salah warung makan yang menjual budak itu dan memasuki-nya. Saat Fang Lin masuk, Dia langsung menjadi pusat perhatian banyak orang yang sedang makan disana, Terlebih lagi beberapa kultivator aliran hitam yang menatap Fang Lin dengan tatapan rakus, Mereka semua mengira jika Fang Lin adalah anak orang kaya yang tersesat.


Bersambung...


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.


Tingkat Kristal:


- Rendah


- Menengah


- Tinggi


- Immortal


- Surgawi


- Bintang


- Suci


- ???


__ADS_1


Buat kalian yang suka baca novel tema system dan kultivator, Kalian bisa baca novel temen author. Ceritanya bagus dan juga kata-katanya gampang dimengerti, Jadi Rekomen untuk kalian.


Novel: Great God Emperor System


__ADS_2