
"K-kau... Apakah kau tidak membual sebelum-nya?" Tanya Zhou Fan memastikan dengan nada terkejut.
Fang Lin yang mendengar-nya hanya tersenyum tipis, "Kau pikir saja sendiri..." Jawab Fang Lin santai.
Mendengar itu Zhou Fan hanya diam, Ia sekarang mulai penasaran dengan identitas orang di depan-nya, "Siapa kau sebenar-nya? Bisa-kah aku mengetahui nama-mu?" Tanya Zhou Fan dengan nada tenang.
Fang Lin hanya diam dan melambai-kan tangan-nya ke samping, Seketika 14 barang tingkat Dewa yang ada di atas meja es menghilang.
"Bukan-kah tidak sopan menanyakan nama seseorang tanpa memperkenal-kan diri terlebih dahulu?" Tanya Fang Lin dengan nada datar.
Mendengar itu Zhou Fan sedikit tersentak dan dengan segera menangkupkan tangan-nya, "Perkenal-kan... Nama saya adalah Zhou Fan, Seorang Kaisar Iblis yang memimpin Aliansi Istana Kegelapan..." Ucap Zhou Fan memperkenal-kan diri.
Fang Lin yang mendengar-nya sedikit mengangkat satu alis-nya, "Kaisar Iblis? Pantas saja wajah-nya terlihat familiar... Ternyata dia adalah salah satu sosok yang ku-lihat di ingatan Raja Iblis Zorva" Batin Fang Lin sambil mengangguk kepala-nya pelan.
"Aku adalah Fang Lin, Seorang kultivator pengembara dari Alam Kecil..." Ucap Fang Lin memperkenal-kan diri.
"Fang Lin? Hmm... Aku tidak pernah mendengar nama itu di Alam Tinggi" Gumam Zhou Fan lalu menimpali-nya, "Lalu dia berasal dari Alam Kecil? Itu sedikit mustahil..." Lanjut Zhou Fan bergumam.
Zhou Fan kemudian menatap Fang Lin dengan tatapan serius lalu bertanya, "Kau tidak berbohong bukan? Jika tidak, Bagaimana mungkin nama-mu tidak terkenal? Seharus-nya orang sekuat diri-mu sudah di-kenali banyak orang termasuk aku..." Ucap Zhou Fan dengan nada menyelidik. Ia berpikir kalau Fang Lin sedang menyembunyikan identitas-nya.
Fang Lin yang mendengar itu langsung menggelengkan kepala-nya pelan, "Aku tidak berbohong sama sekali. Lalu aku disini bukan untuk melakukan basa-basi dengan-mu" Ucap Fang Lin lalu menimpali-nya, "Apa alasan-mu datang ke Alam ini? Jika itu masalah barang tingkat Dewa, Maka lupakan itu... " Timpal Fang Lin bertanya.
Zhou Fan sendiri hanya terdiam mendengar-nya, Tujuan-nya datang kesini memang hanya untuk merebut Artefak, Senjata dan Kitab milik kedua kubu, Namun setelah mengetahui kalau semua-nya telah di ambil alih oleh Fang Lin, Ia tidak berpikir untuk merebut-nya.
Sebab Zhou Fan sudah menyadari kalau Fang Lin puluhan kali lipat lebih kuat dari diri-nya, Meskipun begitu ia masih dalam keadaan bimbang karena diri-nya membutuhkan semua barang tingkat Dewa untuk menghidupkan kembali anak-nya.
__ADS_1
"Bisa-kah kita berunding?" Tanya Zhou Fan dengan nada serius.
"Hmm? Berunding? Kenapa aku harus melakukan-nya?" Tanya Fang Lin dengan nada heran.
Zhou Fan yang mendengar-nya langsung menghela nafas panjang, "Haah... Kau itu sangat kuat, Bahkan lebih kuat dari-ku. Jadi tidak mungkin bagi-ku untuk merebut barang tingkat Dewa milik-mu lewat kekerasan" Ucap Zhou Fan dengan nada pelan. Ia sebenar-nya cukup malu untuk mengatakan ini karena status diri-nya adalah seorang Kaisar Iblis, Namun ini semua demi menghidupkan kembali anak-nya.
Fang Lin sendiri cukup terkejut mendengar-nya, Ia sama sekali tidak memprediksi hal semacam ini, "Apa alasan-mu ingin mendapatkan seluruh barang tingkat Dewa yang ku-ambil alih dari kedua kubu? Seperti-nya kau memiliki alasan yang cukup serius untuk melakukan-nya" Tanya Fang Lin dengan nada penasaran. Ia yakin kalau Zhou Fan menginginkan barang tingkat Dewa untuk masalah yang penting.
Mendengar itu Zhou Fan terdiam sesaat, Ia tidak tau harus memberitahu kebenaran-nya atau tidak, Sebab diri-nya khawatir kalau tuan-nya akan marah jika ia memberitahukan-nya.
Beberapa saat kemudian, Zhou Fan memutuskan untuk memberitahu perjanjian yang dimiliki-nya dengan Dewa Iblis.
Fang Lin sendiri langsung menyimak perkataan Zhou Fan dengan seksama, Ia sedikit penasaran dengan masalah yang di alami Zhou Fan saat ini.
"Sebelum kau menjelaskan-nya, Biarkan aku menbuat penghalang terlebih dahulu..." Ucap Fang Lin lalu menjentik-kan jari-nya.
Seketika ruangan Qi berbentuk kotak terbuat, Ruangan Qi tersebut kedap terhadap suara dan membuat orang yang berada di luar ruangan tidak bisa mendengar suara yang ada di dalam.
Zhou Fan yang melihat-nya hanya diam, Ia kemudian mulai menceritakan masalah-nya dari awal hingga akhir.
Beberapa menit kemudian, Fang Lin mengangguk-kan kepala-nya paham ketika mendengar seluruh cerita Zhou Fan, "Ternyata pangeran dari Aliansi Istana Iblis adalah putra Zhou Fan. Jika aku membantu-nya, Apakah peperangan yang akan terjadi 250 tahun lagi, Bisa dibatalkan?" Batin Fang Lin bertanya-tanya sambil mengelus-eluskan dagu-nya.
"Ku-dengar 250 tahun lagi, Kalian Aliansi Istana Iblis akan berperang melawan Alam Tinggi lain-nya?" Tanya Fang Lin memastikan.
Mendengar itu Zhou Fan sedikit mengangkat alis-nya namun dengan segera ia mengangguk-kan kepala-nya, "Benar... Aku melakukan-nya karena hasutan dari tuan-ku, Yaitu Dewa Iblis" Jawab Zhou Fan tanpa berbohong sedikit-pun. Ia berpikir untuk mengatakan semua-nya pada Fang Lin, Karena ia yakin Fang Lin akan membantu-nya.
__ADS_1
"Hmm? Bukan-kah kau melakukan-nya sebab diri-mu murka atas kematian anak-mu?" Tanya Fang Lin dengan alis terangkat.
"Kau salah. Aku memang marah kepada orang yang membunuh anak-ku secara sadis, Namun aku masih memiliki akal sehat, Aku tidak akan menyatakan perang seperti itu hanya karena kematian anak-ku..." Ucap Zhou Fan lalu menceritakan masa lalu-nya.
***
250 Tahun Yang Lalu.
Di Istana Kaisar Iblis.
Zhou Fan saat ini sedang duduk di singgasana dengan raut wajah yang marah, Ia baru saja mendapatkan kabar kalau anak-nya terbunuh di Alam Sembilan Surga, "Katakan! Bajing*n mana yang membunuh anak-ku!" Ucap Zhou Fan dengan nada marah dan tanpa sadar aura iblis-nya yang murni merembes keluar dari tubuh-nya.
Mo Fuli yang sedang berlutut di hadapan Zhou Fan hanya bisa menahan nafas-nya ketika merasakan aura iblis yang begitu kuat dan juga murni memenuhi ruang tahta, "M-maafkan hamba, Kaisar. Hamba telah gagal karena tidak dapat menemukan pelaku yang telah membunuh pangeran..." Jawab Mo Fuli dengan nada bergetar.
~Whooooshhh~
Seketika aura iblis semakin pekat dan membuat area istana bergetar hebat, Suasana menjadi begitu suram dan membuat semua orang terdiam termasuk 15 Pilar yang ada di sana.
"Hey, Zhou Fan... Kenapa kau tidak perangi saja Alam Sembilan Surga dan juga antek-antek nya?" Sebuah suara berat terdengar dan di saat yang bersamaan aura hitam pekat muncul di samping Zhou Fan.
"Tidak bisa tuan. Meskipun saya kehilangan anak saya, Namun menyatakan perang pada Guardian Realm sama saja mengantarkan kematian pada kita" Jawab Zhou Fan sambil menarik aura iblis-nya kembali.
Memang benar apa yang dikatakan Zhou Fan, Jika saja ia menyatakan perang pada Guardian Realm maka Alam Dewa tidak akan tinggal diam saja.
Bersambung.....
__ADS_1
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.