
Dunia Jiwa Fang Lin.
Di sebuah lapangan yang tidak terlalu luas, Fang Lin saat ini sedang berdiri di hadapan puluhan bawahan intinya.
Tujuan Fang Lin mengumpulkan mereka karena ia ingin bertanya mengenai alasan kenapa dirinya berperang melawan Alam Dewa.
Namun jawaban yang Fang Lin dapatkan sama, mereka juga tidak ingat kenapa tuan mereka berperang melawan Alam Dewa.
Ketika mendapatkan jawaban dari mereka, Fang Lin langsung membubarkannya. Ia kemudian kembali ke danau sebelumnya bersama Yue.
"Siapa dia sebenarnya..." Gumam Fang Lin bertanya-tanya.
"Tuan, apakah anda benar-benar penasaran dengan orang yang terkena penghapusan identitas?" Tanya Yue penasaran.
"Tentu saja, aku yakin kalau dia adalah sosok penting bagiku." Jawab Fang Lin sambil memandangi danau yang tenang.
Yue terdiam sejenak lalu berkata, "Kalau begitu, kenapa anda tidak kembali ke Masa Lalu saja? Tetapi anda harus memiliki kekuatan yang cukup untuk menghadapi prosesnya."
Fang Lin sedikit melebarkan matanya ketika mendengar itu, ia langsung menoleh ke arah Yue dan bertanya untuk memastikan, "Kembali ke masa lalu? Apakah aku bisa melakukannya?"
Yue menganggukkan kepalanya sekali, "Jiwa anda akan dibawa ke masa lalu tetapi tidak dengan tubuh anda, dan itu hanya bisa dilakukan paling lama sehari saja."
Perlu diketahui, tidak ada satupun objek di seluruh Alam Semesta yang dapat kembali ke masa lalu ataupun masa depan, karena High Absolute mengunci gerbang waktu untuk alasan yang tidak diketahui.
Jika ada yang melanggarnya maka High Absolute sendiri yang akan turun tangan. Dalam sejarah sebelum ketiadaan ada, tidak ada satupun objek yang dapat ke masa lalu ataupun masa depan.
Tetapi hanya untuk pergi ke Masa Lalu dalam jangka waktu tertentu, Yue bisa melakukannya namun dengan bayaran yang cukup mahal.
"Sebelum itu kau mengatakan aku memerlukan kekuatan yang cukup bukan? Tetapi seharusnya aku sudah terbilang cukup kuat, apakah kekuatanku yang sekarang masih belum cukup?" Tanya Fang Lin penasaran.
"Ya tuan, karena anda sudah terikat di masa sekarang, kembali ke masa lalu akan menguras banyak energi, bahkan untuk anda yang sekarang." Jawab Yue cepat.
__ADS_1
Fang Lin kembali menatap danau lalu mengelus dagunya, "Jadi aku harus sampai ke ranah apa agar bisa melakukannya?"
"Setidaknya anda harus berada di ranah Dewa Surgawi, tuan." Jawab Yue lalu menimpalinya, "Ah, iya. Semakin tinggi ranah anda, maka semakin lama juga anda bisa berada di masa lalu."
"Lalu, bagaimana jika aku naik ke ranah Absolute Universe? Berapa lama waktu yang bisa aku gunakan untuk ke masa lalu? Tanyanya penasaran.
"Untuk itu saya sendiri tidak mengetahuinya tuan." Jawab Yue dengan kepala yang menggeleng pelan.
Fang Lin termenung sejenak ketika mendengar jawaban Yue, ia kemudian menghela nafas panjang, "Baiklah kalau begitu, aku akan berkultivasi sekarang. Tolong kau latih mereka kembali untuk menjadi tambah kuat, Yue..."
"Tentu saja, tuan." Balas Yue dengan kepala yang menunduk.
Fang Lin tersenyum tipis dan langsung menghilang dari sana, begitu juga dengan Yue yang ikut menghilang.
***
Dunia Abyss.
Fang Lin menciptakan lantai es agar jubahnya tidak kotor lalu menciptakan penghalang di sekitarnya menggunakan sihir Supreme Barrier.
Setelah semua itu Fang Lin lakukan, ia melambaikan tangannya ke samping dan muncul 20 botol di depannya. Botol-botol tersebut adalah Cairan Penyerapan Surgawi, ia membelinya di shop dan mengorbankan dua Miliyar poinnya.
Fang Lin langsung meminum 20 botol tersebut sekaligus agar efeknya berlaku sampai 20 tahun ke depan.
Setelah meminum semuanya, Fang Lin memejamkan matanya dan mulai berkultivasi, tidak lupa ia menggunakan teknik Pernafasan Naga untuk mempercepat penyerapannya meskipun hanya menambah 100x lipat saja.
***
Dunia Abyss, Istana Hitam.
Xu Yuan saat ini sedang berkultivasi di sebuah ruangan mewah yang tidak terlalu luas, ia perlahan membuka matanya lalu menghembuskan nafas dari mulut, "Weng Hao..."
__ADS_1
Sesaat setelah mengatakan itu, seorang pria berusia sekitar 30-an muncul dihadapan Xu Yuan, dia berlutut dan berkata, "Weng Hao menghadap Raja Semesta."
Xu Yuan bangkit berdiri dari posisi sila, ia meregangkan tubuhnya dan bertanya, "Apakah Hong Wan dan para Low Pilar sudah kembali?"
"Belum tuan. Mereka juga tidak mengirim kabar setelah pergi ke sana..."
Xu Yuan memegang dagunya ketika mendengar itu, ia kemudian mengirim telepati ke Hong Wan dan sepuluh Low Pilar namun tidak tersambung sama sekali.
"Sepertinya mereka mati..." Batin Xu Yuan dengan raut wajah serius, "Aku ingin kau pergi ke sana, cari tau jejak mereka mau sekecil apapun itu."
Xu Yuan melemparkan sebuah batu giok berwarna ungu seukuran genggaman tangan, "Pecahkan batu itu atau lapisi dengan darahmu, jika kau melakukannya akan ada energi yang melindungimu dan kau hanya perlu menunggu sampai aku datang."
Weng Hao menangkap batu giok tersebut, ia menyimpannya di dalam Dunia Jiwa lalu bangkit berdiri, "Kalau begitu, saya pergi dulu Raja Semesta."
Weng Hao langsung menghilang dari sana setelah melihat anggukkan dari Rajanya itu, sedangkan Xu Yuan sendiri menghela nafas pendek, "Aku sepertinya masih lemah... Tidak ada salahnya jika aku meningkatkan kekuatanku sampai hari itu tiba." Batinnya lalu menghubungi istrinya untuk menanyakan kabar.
Setelah mengetahui kabar darinya, Xu Yuan kembali melakukan posisi sila, ia melambaikan tangannya ke samping dan memunculkan sebuah bola kristal berwarna biru kehijauan.
"Menggunakan inti semesta untuk mengembangkan kekuatanku memang sedikit berlebihan, namun aku tidak tau kapan perang dengannya di mulai. Aku harus menjadi lebih kuat darinya..." Gumam Xu Yuan lalu mulai menyerap energi yang ada di dalam bola kristal tersebut.
Disaat yang bersamaan, aura yang sangat kuat keluar dari tubuh Xu Yuan dan menghempaskan barang-barang yang berada di dalam ruangan itu.
Tetapi hal itu tidak berlangsung lama, kubah energi tercipta di sekeliling Xu Yuan dan membuat aura yang dikeluarkan olehnya tidak merembes kemana-mana.
Inti Semesta adalah sebuah energi yang mengandung tingkat kemurnian paling tinggi, jika seseorang menggunakan energi tersebut maka kekuatannya sangatlah dahsyat dibandingkan pengguna energi semesta yang lainnya.
Perlu diketahui kalau tingkat kemurnian yang dipakai oleh Xiao Chen saat melawan Fang Lin berada kurang dari 30 persen, dan daya serangannya saja sudah terbilang dahsyat... Bagaimana jika tingkat kemurnian energi semesta berada di seratus persen? Mungkin menghancurkan Alam Semesta semudah membalikkan telapak tangan saja.
Bersambung....
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.
__ADS_1
Note: Mungkin Author hanya bisa update sehari sekali karna sibuk.