System Sang Immortal

System Sang Immortal
Evolusi Harimau Putih III


__ADS_3

Fang Lin juga ikut kebingungan ketika melihat cahaya yang menyinari tubuh Harimau Putih mulai memudar, "Apa yang terjadi?" Gumam Fang Lin keheranan.


[Itu karena petir yang akan dihadapi oleh Harimau Putih adalah petir terakhir untuk menjadi Ras Dewa. Sinar Dewa tidak akan membantu pemulihannya kembali karena merasa tidak dibutuhkan lagi]


Fang Lin menaikkan satu alisnya ketika mendengar itu, "Jadi 'Sinar Dewa' akan hilang disaat seseorang tersebut sudah mencapai petir kesengsaraan yang terakhir?" Tanya Fang Lin mencoba menyerap perkataan Yue.


[Benar tuan]


Fang Lin hanya menganggukkan kepalanya pelan, Lalu memutar pandangannya ke arah sekitar.


Kini keadaan di dalam array yang dia buat menjadi gelap gulita dan hanya terdapat sekilas cahaya berkat petir yang masih bergemuruh.


Fang Lin langsung menciptakan bola api yang cukup besar dan melemparkannya ke arah atas.


Bola Api tersebut langsung berhenti ketika sudah mencapai ujung array dan diam disana layaknya matahari.


Saat Fang Lin mengalihkan pandangannya ke depan, Ia dapat melihat Harimau Putih yang sudah berada di tanah dan sedang menatap ke arah bola api yang dia buat.


Di sisi lain, Harimau Putih terkejut ketika melihat sebuah bola api melayang di ujung array seperti sebuah matahari.


Dia lalu melihat tuannya yang kini sedang menatapnya balik sambil tersenyum, Harimau Putih yang melihat itu hanya menganggukkan kepalanya pelan lalu mengalihkan pandangannya ke arah langit yang sedang bergemuruh.


Fang Lin juga ikut menatap langit dan beberapa saat kemudian dia mulai melapisi seluruh tubuhnya dengan Qi Dewa, Ia melakukan itu karena tau petir terakhir adalah petir terkuat, Karena dia dapat merasakan kalau energi dari serangan dari petir itu mungkin akan setara dengan Spiritual God tingkat Perak yang terlemah.


Meski hanya terlemah hal itu tidak boleh diremehkan, Karena petir tersebut tidak hanya satu sambaran saja melainkan 5 sambaran sekaligus.


"Semoga saja kau dapat melewati petir kesengsaraan yang terakhir dengan selamat" Gumam Fang Lin dengan penuh harap.


Harimau Putih yang menyadari kalau petir kesengsaraan masih terus berlanjut hanya menatap tajam langit, Kali ini dirinya melakukan persiapan dengan cara melapisi tubuhnya dengan Qi Langit dan Bumi.


Harimau Putih langsung melapisi tubuhnya dengan Qi Langit dan Bumi berlapis-lapis hingga 10 lapisan.


Meski dirinya tau kalau hasil yang didapat tidak akan sebaik kalau dirinya tidak melapisi Qi, Namun apa boleh buat... Dia harus tetap hidup meskipun hasil yang dia dapatkan tidak akan maksimal.

__ADS_1


Setelah Harimau Putih selesai melapisi tubuhnya dengan Qi Langit dan Bumi, Secara bersamaan langit yang sedari tadi bergemuruh langsung memuntahkan 5 petir yang sama seperti sambaran ke-2 ke arah Harimau Putih.


~JEDERRRRR~


~BOOOMMM~


Layaknya sebuah tahu, Qi yang melapisi tubuh Harimau Putih langsung hancur dan membuatnya terjatuh ke dalam lubang besar yang tercipta akibat malapetaka petir yang terakhir.


Begitu juga dengan seluruh pohon dan batu yang berada di dalam array yang Fang Lin buat, Wilayah tersebut langsung rata dengan tanah seperti Fang Lin meratakan hutan terlarang hanya dengan Qi Dewa.


Di sisi lain, Fang Lin yang mendapatkan hempasan angin akibat serangan petir tersebut hanya diam dan tidak bergerak sedikitpun, "Petir kesengsaraan itu terlalu dahsyat bagi seekor harimau yang mempunyai tingkat tubuh di tingkat To God level 1" Ucap Fang Lin pelan.


Fang Lin dengan kecepatannya melesat ke arah kawah dan memasuki kawah yang menyeramkan serta dalam tersebut.


Sedangkan awan hitam di langit mulai berpencar ke arah yang berbeda-beda dan keluar dari array yang Fang Lin buat dengan mudah.


.....


Hampir seluruh kulit yang dimiliki Harimau Putih terbakar dan hanya terlihat daging serta asap yang keluar dari tubuhnya, Bahkan ada beberapa dagingnya yang hancur dan berserakan di tanah yang dia pijaki saat ini.


Meskipun dalam kondisi seperti itu, Harimau Putih masih dapat mempertahankan kehidupannya dan membuat Fang Lin menghela nafas lega. Ia lalu mengambil satu pil kehidupan dan menggunakan Qi-nya untuk menghancurkan pil tersebut menjadi bubuk.


"Untung saja aku baru-baru ini mendapatkan job Alchemist, Jadi aku dapat mengetahui meski sebuah pil hancur akan tetapi khasiat yang dimilikinya tetap sama" Ucap Fang Lin menghela nafas pelan lalu melihat tubuh Harimau Putih yang tergeletak lemas di tanah.


Fang Lin langsung menggunakan Qi-nya untuk melayangkan pil kehidupan yang sudah menjadi bubuk tersebut lalu mengarahkan bubuknya kedalam mulut Harimau Putih.


.....


Tak lama setelah itu, Tubuh Harimau Putih kembali disinari cahaya putih dan perlahan tubuhnya yang dalam kondisi mengenaskan mulai beregenerasi.


Disaat yang bersamaan tingkat kultivasi dan tingkat tubuh Harimau Putih naik gila-gilaan. Melihat itu tentu membuat Fang Lin berdecak kagum, Meski dirinya pernah seperti itu tetapi kalau dilihat secara langsung itu merupakan hal keren baginya.


~BOOM~

__ADS_1


~BOOM~


Ledakan aura terjadi terus-menerus dan disaat yang sama muncul sebuah sinar emas yang menyelimuti tubuh Harimau Putih disertai dengan sebuah desingan yang cukup membuat telinga sakit.


~TSINGGGGGG~


Sinar emas lama-kelamaan menjadi terang dan membuat Fang Lin yang berada didekatnya mau tak mau menutup matanya dengan tangan kanannya.


Beberapa saat kemudian, Sinar emas dan desingan tersebut mulai menghilang secara perlahan.


Menyadari hal itu Fang Lin langsung menyingkirkan tangan kanannya yang sedang menutupi matanya.


Mata Fang Lin melebar ketika melihat seorang pemuda tampan berambut putih yang sedang terbaring lemas di tanah tanpa satu helai benang sedikitpun.


"Harimau Putih?" Ucap Fang Lin dengan nada tidak percaya. Ia dapat melihat kini Kultivasi Harimau Putih sudah mencapai Spiritual God perak bertanda putih.


Sedangkan tingkat tubuhnya naik drastis, Yang sebelumnya berada di tingkat To God level 1 kini sudah berada di To God level 6.


Fang Lin hanya berdecak kagum melihat itu lalu membeli sebuah jubah putih yang cocok untuknya di Shop System.


Setelah membelinya Fang Lin langsung mengeluarkan jubah putih tersebut dari inventory lalu memanggil Zu untuk keluar dari bayangannya.


"Zu, Pakaikan orang itu jubah ini" Ucap Fang Lin sambil memberikan jubah putih yang berada ditangannya lalu menunjuk Harimau Putih.


Zu yang belum mengucapkan satu patah katapun hanya menganggukkan kepalanya patuh, "Baik tuan" Ucap Zu lalu meraih jubah putih yang ada ditangan tuannya kemudian berjalan sedikit ke arah Harimau Putih.


....


Tak butuh waktu lama, Zu sudah memakaikan jubah putih itu ke Harimau Putih, Ia lalu melaporkan hal tersebut ke tuannya dan diangguki pelan olehnya, "Kau boleh masuk" Ucap Fang Lin dan seketika Zu masuk kedalam bayangan Fang Lin.


Bersambung...


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.

__ADS_1


__ADS_2