System Sang Immortal

System Sang Immortal
Perang Melawan Alam Dewa IV


__ADS_3

Kekosongan Tanpa Batas.


Terdapat seorang pria tampan berambut coklat, mengenakan jubah hitam sederhana. Tepat di hadapannya terdapat pintu portal yang berukuran sedang.


Di pintu masuk portal tersebut, terdapat penghalang tak kasat mata berwarna biru.


"Jadi sudah dimulai ya..." Suara yang begitu indah keluar dari mulutnya.


Shen Xiong baru saja kembali dari Alam Semesta yang berbeda, ia terheran ketika mengetahui dirinya tidak dapat melakukan teleportasi ke Alam Dewa.


Setelah mencoba berbagai cara, akhirnya Shen Xiong menggunakan portal dimensi untuk menganalisa apa yang terjadi.


Shen Xiong cukup terkejut ketika mengetahui terdapat penghalang yang menghalangi portal dimensi.


"Akses masuk ke Alam Dewa dikunci oleh seseorang, dan kemungkinan besar akses untuk keluar juga terkunci." Gumam Shen Xiong lalu menyentuh penghalang tersebut.


Sesaat setelah memegangnya, matanya sedikit melebar ketika mengetahui penghalang tersebut berada di tingkat Kosmis, "Hahaha... Ternyata ramalan tersebut berkaitan dengan Absolute Universe yang lain. Siapa dia? Menggunakan penghalang kosmis untuk menyegel sebuah Alam, sungguh menarik." Diam-diam Shen Xiong tersenyum tipis.


"Ah... Aku jadi teringat dengan anak itu (Fang Lin). Apakah dia berkaitan dengan ramalan itu? Hmm... Melihat kejadian baru-baru ini, sepertinya iya."


"Fang Lin... Absolute Universe mana yang berhubungan denganmu?" Shen Xiong bertanya-tanya dengan nada penasaran.


"Haah... Menyebalkan, aku harus menunggu sampai semuanya berakhir. Aku harap Shen Liang tidak menjadi musuh bagi Alam Dewa, mengingat muridnya adalah buronan Para Dewa dan juga kemungkinan besar dia (Fang Lin) berkaitan dengan kejadian ini." Shen Liang menghela nafas panjang sebelum mengatakan itu semua.


***


Alam Dewa, Lantai Dewa Naga Emas.


1 Minggu Berlalu.


Kaisar Dewa dan yang lainnya sudah bersiap untuk melakukan serangan penuh.


"Bagaimana dengan roh Yuan Zhong? Kau masing mengurungnya di sana?" Tanya Li Zu Xing penasaran.


Sun Wukong tersenyum tipis dan mengangguk kepalanya pelan, "Tentu saja..." Sun Wukong melambaikan tangannya ke samping dan dalam sekejap muncul botol kayu yang tidak terlalu besar.


Note: Hukum Ruang emang ditiadakan, tapi barang-barang yang disimpan di Dunia Jiwa bisa diambil tapi gak bisa dimasukin kembali, intinya sih bisa keluar tapi gak bisa masuk lagi.


Di sisi lain, Shen Liang berdecak kesal ketika mengetahui dirinya dikelabui, pikirnya roh Yuan Zhong benar dibawa ke Alam Neraka tetapi nyatanya roh dia dikurung di artefak itu.


Setelah mengeluarkan botol tersebut, Sun Wukong langsung memberikannya kepada Kaisar Dewa.


"Kita akan melakukannya sesuai rencana... Kerahkah seluruh kemampuan kalian, agar kita bisa menjadi pemenang dalam peperangan ini." Li Zu Xing berkata dengan suara tenang.


Mereka semua mengangguk patuh dan melesat ke barisan pasukan Alam, yang tersisa sekarang hanyalah Kaisar Dewa, Li Xiang Zi, Li Jin Xhan dan seluruh Binatang Primordial.


"Persiapkan senjata kalian, kita akan memulai rencananya..." Ucap Li Zu Xing dengan raut wajah serius.


Mereka yang mendengarnya dengan segera menyiapkan senjata terbaik mereka.

__ADS_1


Li Zu Xing sendiri menyiapkan Rantai Surga dan menyimpannya di tempat tersembunyi, sedangkan Sun Wukong yang sudah menyiapkan tongkatnya langsung bersiap untuk membuka botol yang mengurung roh Yuan Zhong.


Setelah semuanya sudah bersiap, Li Zu Xing memerintahkan Sun Wukong untuk menjalankan rencana.


Sun Wukong tidak menjawab dan hanya mengangguk patuh, ia langsung membuka tutup botol tersebut lalu mengeluarkan roh Yuan Zhong dari sana.


Ketika roh Yuan Zhong keluar, Sun Wukong langsung mencengkram lehernya, ia tersenyum tipis dan berkata, "Sudah lama tidak bertemu, Yuan Zhong. Lihatlah kekacauan yang dibuat oleh muridmu..." Sun Wukong memperlihatkan suasana perang kepada roh yang sedang ia cengkram lehernya.


Yuan Zhong merasa terkejut ketika mendapati pasukan yang berasal dari Alam Dewa sedang bertempur melawan kumpulan makhluk bayangan.


"Hahahaha... Monyet sialan, kau memang bajingan, tidak hanya kau saja tetapi kalian semua..." Yuan Zhong berkata mengejek meskipun lehernya saat ini merasa sangat kesakitan.


Sun Wukong tersenyum sinis, "Mulutmu memang tajam ya. Sekarang, mari kita lihat reaksi muridmu ketika mendapati dirimu yang sedang disiksa." Sun Wukong mengeluarkan aliran listrik dari tangan kanannya yang mencengkram leher roh Yuan Zhong dan membuatnya berteriak kesakitan.


Di sisi lain, Fang Lin yang sedang asik memainkan Seruling Kematian dengan nyanyian pembantai seketika berhenti ketika mendengar suara familiar di telinganya meskipun samar-samar.


Fang Lin langsung mengaktifkan mata dewa dan kemudian matanya menyorot ke arah tempat Kaisar Dewa berada.


Mata Fang Lin melebar ketika mendapati roh Yuan Zhong yang saat ini sedang di cekik oleh Sun Wukong, aura membunuh seketika merembes keluar dari tubuhnya dan dalam sekejap keberadaannya menghilang dari sana.


Fang Lin kembali muncul ketika dirinya berjarak beberapa meter dari Sun Wukong, disaat ia ingin merebut roh gurunya itu tiba-tiba saja rantai emas mengikat seluruh tubuhnya kecuali bagian kepala dan leher.


"Bajingan. Jadi ini rencana licik kalian?!" Fang Lin merasa marah, ia mencoba melepaskan ikatan rantai tersebut tetapi mau sekeras apapun dirinya mencoba selalu gagal.


Sun Wukong yang melihat Fang Lin terikat langsung tertawa puas, "Hahahaha lihatlah dirimu yang terjebak seperti tikus..." Ucap Sun Wukong sembari tersenyum mengejek.


Fang Lin menggertakkan giginya, kekuatannya terkunci dan ia tidak sempat mengeluarkan Elemen Es Suci miliknya.


Li Zu Xing terbang mendekati Fang Lin, ia berhadap-hadapan dengannya dan mengeluarkan sebuah pertanyaan, "Dimana cucuku? Kau bersama dengannya bukan?"


Tentu pertanyaan yang dilontarkan oleh Li Zu Xing membuat semua orang yang ada disana terkejut, termasuk kedua putra Kaisar Dewa.


Fang Lin menatap tajam ke arah Li Zu Xing, "Cucumu? Ah, maksudmu Bai Hu? Hahahaha.... Suatu saat nanti dia akan kembali dan membalaskan dendam kematian kedua orang tuanya." Ucap Fang Lin dengan nada sinis.


"Jadi namanya Bai Hu?" Li Zu Xing diam-diam tersenyum tipis, "Dimana dia sekarang?"


Fang Lin langsung tersenyum mengejek, "Memberitahumu keberadaan dia? Hmph, tidak menguntungkanku sama sekali." Fang Lin mendengus kesal saat mengatakannya.


Li Zu Xing yang melihat Fang Lin bertingkah begitu angkuh menghela nafas panjang, ia kemudian melirik ke arah Sun Wukong dan menatapnya dengan tatapan penuh arti.


Sun Wukong sendiri yang menyadarinya langsung menganggukkan Kepalanya cepat, aliran listrik kembali muncul di tangan kanannya dan mengalir ke roh Yuan Zhong.


Teriakan Yuan Zhong ke.bali terdengar dan membuat Fang Lin melebarkan matanya, ia menggertakkan giginya dan aura membunuh yang begitu pekat merembes keluar dari tubuhnya.


Li Zu Xing sedikit terkejut ketika menyaksikannya, "Aura membunuh? Memangnya Rantai Surga tidak menyegel aura?" Batinnya bertanya-tanya.


"Bocah, kita akhiri ini saja dengan cepat. Dimana cucuku berada sekarang?" Tanya Li Zu xing tepat di depan wajah Fang Lin.


Fang Lin tidak menjawabnya melainkan meludah wajah sang Kaisar Dewa, "Kau pikir aku akan menyerah dengan mudah? Hahaha... Jangan harap, keparat." Ucap Fang Lin yang mengandung kemarahan.

__ADS_1


Menyaksikan Kaisar Dewa yang diludahi oleh Fang Lin membuat semua orang yang ada di sana sangat geram, terkecuali Shen Liang.


Brugh!


Li Zu Xing melayangkan tinjunya ke pipi Fang Lin, "Kau memang brengsek, Fang Lin. Aku akui keberanianmu bertindak seperi itu kepadaku." Li Zu Xing mendekati Sun Wukong dan seketika dua tangannya dilapisi oleh aura emas.


Brugh!


Brugh!


Li Zu Xing melayangkan tinjunya ke arah roh Yuan Zhong, ia melakukannya berkali-kali dengan serangan yang cukup kuat dan membuat roh tersebut melirih kesakitan.


Fang Lin yang menyaksikan semua hal tersebut merasa sangat marah, ia mencoba untuk memprovokasi Kaisar Dewa tetapi dia sama sekali tidak menanggapinya.


Perlahan roh Yuan Zhong mulai terkikis, jika Li Zu Xing terus melayangkan pukulannya bisa-bisa roh Yuan Zhong hancur.


Fang Lin mencoba berbagai cara untuk melepaskan rantai tetapi apa yang dilakukannya sia-sia, ia tidak dapat menggunakan Elemen Es Suci dikarenakan Energinya telah disegel oleh sesuatu.


Shen Liang yang menyaksikan semua itu merasa tidak tega, ia ingin melakukan sesuatu tetapi dirinya saja tidak tau harus berbuat apa.


Melepas Rantai Surga yang mengikat Fang Lin? Itu sia-sia, bahkan kakaknya yang seorang Absolute Universe akan kesulitan untuk melepaskannya jika terikat.


"Aku harus berbuat sesuatu... Setidaknya dapat mengulur waktu untuk sebuah keajaiban." Batin Shen Liang dengan raut wajah serius.


Sun Wukong yang sedang mencengkram leher roh Yuan Zhong tentu menyadari gerak-gerik Shen Liang, ia tentu tidak berbuat sesuatu dan hanya tersenyum tipis.


"Kau akan menjadi musuh Alam Dewa jika memberontak, Shen Liang. Meskipun Shen Xiong adalah kakakmu, itu tetap tidak berguna mengetahui hukum Alam Semesta sendiri yang bertindak." Sun Wukong membatin.


Bersambung....


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.


Numpang Promosi Novel! Mulai Update Januari Nanti!


Novel: Legenda Raja Kultivator.


Keabadian? Bukanlah Tujuan Utamaku.


Kekayaan dan Kekuasaan? Itu juga bukan tujuanku.


Tujuanku yang sebenarnya adalah Kekuatan!


Menjadi yang terkuat hingga dijuluki Raja Kultivator adalah suatu kepuasan bagi seorang kultivator bernama Xiao Chen.


Namun kekuatannya yang sekarang bagaikan semut yang bahkan tidak pantas dipandang oleh kultivator-kultivator kuat dari berbagai macam Dunia.


Hingga akhirnya dia tersadar setelah kematian menghampirinya.


Xiao Chen bertekad dalam hatinya untuk menjadi yang terkuat dan melampaui semua orang, namun untuk menjadi apa yang diinginkannya tidaklah mudah.

__ADS_1


Banyak jalan berduri dan lautan darah yang harus dilewatinya!


Akankah Xiao Chen berhasil melewati itu semua? Dan menjadi yang terkuat di Alam Semesta?


__ADS_2