System Sang Immortal

System Sang Immortal
Diablo Vs Fei Yulan II


__ADS_3

Fei Yulan yang melihat Diablo terdiam langsung tersenyum tipis, Ia mengangkat tangan-nya yang memegang cambuk mewah dan perlahan cambuk-nya mengeluarkan sinar berwarna hijau, "Teratai Racun Pemusnah..." Teriak kecil Fei Yulan lalu memutarkan cambuk-nya dan membentuk pusaran energi berwarna hijau.


Seketika puluhan ribu teratai berwarna hijau tercipta dan keluar dari pusaran energi tersebut, Di setiap sisi teratai itu terdapat duri yang mengandung racun mematikan dan kini puluhan ribu teratai hijau itu melesat ke arah Diablo dengan kecepatan luar biasa.


Di sisi lain, Diablo yang melihat serangan Fei Yulan sedang mengarah kepada-nya hanya menghela nafas pendek, Ia memejamkan mata-nya dan seketika sebuah kegelapan muncul dari bawah kaki-nya yang perlahan meluas hingga menelan Domain Teratai milik Fei Yulan, "Domain Wilayah: Kegelapan Tak Berujung..." Ucap Diablo dan dalam sekejap wilayah domain milik Fei Yulan hilang tak tersisa.


Mata Fei Yulan melebar ketika melihat Domain milik-nya di telan oleh kegelapan yang diciptakan oleh Diablo, Kini ia terkurung di kegelapan dan tidak bisa melihat apa-apa.


Fei Yulan mengaktifkan mata dewa-nya untuk melihat sekitar-nya namun kejadian aneh menimpa diri-nya, "Bagaimana mungkin mata dewa-ku tidak bisa berfungsi?!" Fei Yulan berkata dengan nada tak percaya. Ia mencoba mematikan mata dewa-nya lalu mengaktifkan-nya kembali, Namun apa yang ia lakukan tidak menunjuk-kan perubahan.


Fei Yulan kemudian mengangkat pedang-nya ke atas dan seketika bola api yang begitu besar muncul di ujung pedang-nya, "Ini... Bagaimana bisa?! Kenapa aku tidak bisa melihat apa-apa selain kegelapan?!!" Fei Yulan hanya melihat kegelapan tanpa batas di sekitar-nya, Ia tidak bisa melihat apa-pun selain kegelapan tak berujung.


Fei Yulan seakan seperti terkunci di ruangan tertutup yang tidak ada cahaya sedikit-pun, Ia yang masih dalam kondisi terkejut tiba-tiba tersentak ketika mendengar suara Diablo.


"Menyerah atau tidak? Aku saat ini bisa menyerang-mu kapan pun aku mau..." Diablo berkata dengan nada menyeramkan.


Fei Yulan yang mendengar-nya langsung menggertak-kan gigi-nya dan langsung melepas kedua senjata-nya, "Aku menyerah..." Ucap Fei Yulan dengan nada pasrah.


~Whoooppp~


Dalam sekejap kegelapan tanpa ujung itu menghilang dan seolah tidak terjadi apa-apa sebelum-nya.


"Kemampuan yang sangat bagus, Nona..." Suara Diablo kembali terdengar dan kini suara-nya tepat berada di belakang Fei Yulan.


Fei Yulan sendiri langsung membalik-kan badan-nya dan mendapati Diablo yang kini sedang berjalan ke arah-nya, Ia menghela nafas panjang dan tersenyum tipis, "Terima kasih... Aku akui diri-mu jauh lebih kuat dari-ku..." Balas Fei Yulan memuji.


Diablo hanya diam dan tersenyum tipis, Ia kemudian mendongak-kan kepala-nya ke atas dan mendapati tuan-nya yang kini sedang menatap-nya dengan tatapan takjub.

__ADS_1


"Diablo, Apakah kau memang mempunyai teknik domain semacam itu sebelum-nya?" Tanya Fang Lin sambil turun dari langit.


Diablo yang mendengar-nya langsung menggelengkan kepala-nya pelan, "Tidak tuan... Aku baru saja memiliki teknik domain yang seperti itu" Jawab Diablo dengan suara rendah.


Fang Lin yang mendengar itu tidak bisa untuk tidak takjub, Bagaimana mungkin seseorang dapat melakukan teknik domain hanya dalam beberapa kali lihat... Meskipun Fang Lin juga bisa melakukan hal itu, Akan tetapi Diablo memiliki kasus yang berbeda.


Diablo berasal dari dunia lain dan tentu saja sedikit asing dengan teknik Domain seperti itu, Jadi bisa melakukan teknik domain hanya dalam beberapa kali lihat saja itu sudah termasuk prestasi yang luar biasa.


"Itu hebat... Bakat-mu sungguh mengerikan, Diablo" Puji Fang Lin dengan nada takjub.


Diablo yang mendengar-nya sedikit tersipu malu, Ia menggaruk-kan kepala-nya yang tidak gatal dan berkata, "Terima kasih, Tuan... Aku hanya sedang beruntung"


Fang Lin tersenyum tipis lalu mengalihkan pandangan-nya ke arah Fei Yulan, Ia dapat melihat wanita cantik itu yang kini sedang menyimpan senjata-nya, "Kau juga cukup hebat, Fei Yulan... Meskipun kau sedikit buruk dalam pertarungan jarak dekat, Tetapi pemikiran-mu yang cepat menutupi kekurangan-mu" Ucap Fang Lin sambil tersenyum.


Dalam sekali lihat Fang Lin sudah mengetahui kalau Diablo sangat unggul dalam pertarungan jarak dekat, Ia mengetahui kalau iblis itu tidak mengeluarkan kemampuan sebenarnya, Tetapi meskipun begitu Fei Yulan dapat memojokkan-nya dan membuat Diablo sedikit serius.


"Bagus, Kalau begitu kita akan kembali..." Ucap Fang Lin dan di-angguki oleh mereka berdua.


~Whoooshhhh~


Seketika mereka bertiga menghilang dari sana.


***


Ruang Hampa, Tempat Latihan Li Fan.


Fang Lin, Diablo dan Fei Yulan muncul di dekat kursi es yang Fang Lin buat sebelum-nya, Ia kemudian duduk di kursi-nya lalu menyuruh dua bawahan lain-nya untuk duduk.

__ADS_1


Fang Lin kemudian berkata untuk menunggu murid-nya selesai latihan, Mungkin hal ini akan membutuhkan beberapa tahun atau lebih untuk membuat Li Fan, Fang Ji dan Yun Feng berkembang.


***


Alam Kegelapan, Aliansi Istana Iblis.


Zhou Fan, Mo Fuli dan para pilar lain-nya kini sedang berdiskusi mengenai jadwal peperangan melawan Dewa Iblis, Dan akhir dari rapat tersebut mereka semua memutuskan untuk berperang melawan Dewa Iblis 500 tahun lagi.


"500 tahun lagi ya... Itu adalah waktu yang lama" Gumam Zhou Fan pelan setelah para pilar sudah keluar dari ruang rapat.


Mo Fuli yang tidak jauh dari sana hanya bisa diam ketika mendengar gumaman kaisar-nya, Ia paham kalau kaisar-nya ini sangat rindu dengan anak-nya, Akan tetapi kondisi Aliansi Istana Iblis saat ini tidak mendukung sama sekali.


Zhou Fan kemudian mengeluarkan sebuah cermin kecil yang memiliki bentuk lingkaran, Ia mengalirkan Qi pada cermin tersebut dan menghubungkan-nya pada Fang Lin.


Di sisi lain, Fang Lin yang sedang mengobrol dengan kedua bawahan-nya langsung terdiam ketika melihat sebuah cermin kecil muncul di hadapan-nya dan melayang, "Zhou Fan? Apakah dia sudah memutuskan jadwal perang-nya?" Batin Fang Lin lalu menerima panggilan Zhou Fan.


"Salam, Tuan..." Ucap Zhou Fan memberi salam.


Fang Lin mengangguk dan bertanya, "Apakah kau sudah memutuskan-nya?"


Mendengar itu Zhou Fan mengangguk-kan kepala-nya, Ia kemudian menjelaskan inti dari rapat yang ia lakukan sebelum-nya.


Fang Lin yang mendengar penjelasan Zhou Fan hanya diam dan mengamati, Dan setelah iblis itu menyelesaikan perkataan-nya Fang Lin langsung memejamkan mata-nya, "500 tahun lagi ya... Itu adalah waktu yang lama, Jika aku melakukan perang melawan orang itu... Apakah aku bisa menyelesaikan-nya dalam kurun 500 tahun kebawah?" Batin Fang Lin bertanya-tanya. Jika diri-nya mengetahui kekuatan tempur Xiao Chen, Mungkin ia tidak perlu merasa bingung seperti ini.


Bersambung.....


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.

__ADS_1


__ADS_2