
Zhou Fan sendiri menganggukan kepala-nya patuh ketika diri-nya diberi perintah untuk pergi dari Alam 100 Pelangi, "Baik tuan... Apakah anda ingin ikut bersama saya ke Alam Kegelapan?" Tanya Zhou Fan dengan nada penasaran.
Mendengar itu Fang Lin menggelengkan kepala-nya pelan, "Tidak... Aku ingin pergi ke dimensi yang ku-ceritakan sebelum-nya" Jawab Fang Lin menolak.
"Baik-lah tuan... Kalau begitu saya pamit undur diri..." Ucap Zhou Fan sambil menangkupkan tangan-nya.
Fang Lin mengangguk-kan kepala-nya ketika mendengar itu, Ia kemudian melambaikan tangan kanan-nya dan seketika sebuah cermin kecil berbentuk lingkaran muncul di udara, "Sebelum kau pergi, Tolong ambil ini..." Ucap Fang Lin sambil mengulurkan tangan-nya yang sedang memegang cermib.
Zhou Fan sendiri tanpa ragu langsung menerima cermin putih tersebut, Ia sedikit menaik-kan satu alis-nya lalu menatap ke arah Fang Lin, "Cermin apa ini tuan? Sepertinya sedikit spesial..." Tanya Zhou Fan dengan nada penasaran saat merasakan aura langit dan bumi keluar dari cermin tersebut.
"Itu adalah cermin penghubung, Kau bisa menghubungi-ku jika ada keadaan genting begitu juga sebalik-nya..." Ucap Fang Lin memberitahu kemudian menjelaskan cara kerja cermin penghubung tersebut.
Beberapa saat kemudian, Zhou Fan mengangguk-kan kepala-nya paham ketika Fang Lin selesai menjelaskan cara kerja cermin penghubung, Ia kemudian menguji coba cermin tersebut agar diri-nya tidak kebingungan di masa depan.
"Hubungkan aku dengan tuan Fang Lin" Ucap Zhou Fan sambil mengalirkan Qi iblis-nya ke dalam cermin penghubung di tangan-nya.
~Whoooppp~
Tiba-tiba saja sebuah cermin lain-nya muncul dihadapan Fang Lin, Di cermin tersebut terdapat kata-kata 'Pemanggil: Zhou Fan'.
Fang Lin sendiri langsung menerima panggilan tersebut dan seketika cermin di depan-nya menampilkan wajah Zhou Fan.
Begitu juga dengan sebalik-nya, Zhou Fan juga dapat melihat wajah tuan-nya di cermin yang ia pegang saat ini, "Whoaa! Ini berhasil!" Ucap Zhou Fan dengan nada takjub. Ia baru mengetahui kalau ada Artefak semacam ini.
Usai menguji coba cermin tersebut, Zhou Fan langsung pamit undur diri kepada tuan-nya, Ia langsung pergi dari sana ketika melihat anggukan Fang Lin.
Fang Lin yang melihat Zhou Fan pergi menjauh hanya diam, Ia kemudian memejamkan mata-nya dan menyebarkan kesadaran-nya untuk melihat kondisi Alam 100 Pelangi dan Alam Agung saat ini.
~Whoooshhh~
Dengan cepat kesadaran Fang Lin meluas ke seluruh penjuru arah, Dan tak butuh waktu lama kesadaran Fang Lin sudah sampai di kedua kubu.
__ADS_1
Fang Lin dapat melihat kalau kedua kubu dalam keadaan siaga, Ia juga dapat melihat orang-orang kuat yang berasal dari kedua kubu sedang melayang di udara, "Sepertinya mereka berjaga-jaga karena takut pasukan Aliansi Istana Iblis menyerang mereka secara tiba-tiba..." Gumam Fang Lin pelan.
Puluhan kilometer dari tempat-nya, Fang Lin juga dapat melihat orang-orang yang berasal dari Alam Tinggi sedang mengawasi pergerakan Aliansi Istana Iblis, "Hmm? Kenapa jumlah mereka berkurang satu?" Gumam Fang Lin bertanya saat melihat orang-orang yang berasal dari Alam Tinggi hanya berjumlah 4 orang.
Fang Lin terdiam sesaat untuk memikirkan hal tersebut, "Hmm... Sepertinya satu orang tersebut di-utus untuk pergi ke Alam Tinggi dan melaporkan situasi Alam ini kepada petinggi mereka..." Ucap Fang Lin menebak.
Fang Lin kemudian menarik kembali kesadaran-nya lalu menunggu Aliansi Istana Iblis pergi dari alam ini, Karena setelah Zhou Fan dan pengikut-nya pergi ia akan kembali ke dunia jiwa-nya untuk melihat perkembangan budak-budak yang diri-nya ambil alih.
.....
Beberapa Menit Kemudian.
Tiba-tiba di langit muncul sebuah portal dimensi berwarna biru, Dan beberapa saat setelah itu sebuah kapal yang begitu besar dan juga mewah masuk ke dalam portal tersebut.
Setelah kapal terbang tersebut masuk ke dalam portal dimensi, Muncul 15 kapal terbang lain-nya dan masuk satu per-satu ke dalam portal berwarna biru tersebut.
Fang Lin yang melihat-nya hanya diam dan mengamati, Ia akan menunggu hingga portal dimensi yang dibuat oleh Aliansi Istana Iblis menghilang.
Dan beberapa saat kemudian, Portal dimensi tersebut menghilang di langit. Fang Lin sendiri yang melihat hilang-nya portal tersebut hanya diam, Ia kemudian teleportasi ke dalam Dunia Jiwa-nya.
~Whooooshhh~
Seketika Fang Lin menghilang dari langit tanpa meninggalkan jejak sedikit-pun.
***
Kubu Alam 100 Pelangi.
Yun Fu, Ao Zhang beserta petinggi Alam 100 Pelangi terkejut ketika melihat Aliansi Istana Iblis pergi dari Alam ini.
"Apa yang terjadi? Kenapa mereka pergi dari Alam ini?" Tanya Yun Fu dengan nada bingung. Meskipun begitu ia cukup lega dengan kepergian Aliansi Istana Iblis, Ia sudah berpikir kalau nasib Alam 100 Pelangi akan buruk setelah kedatangan Aliansi Istana Iblis.
__ADS_1
Sedangkan Ao Zhang yang berada di samping Yun Fu langsung mengangkat pundak-nya tidak tau, "Aku juga tidak mengerti..." Jawab Ao Zhang lalu menimpali-nya, "Apakah mereka sudah mengetahui kalau Alam 100 Pelangi telah kehilangan Artefak dan Kitab tingkat Dewa?" Timpal Ao Zhang bertanya dengan nada ragu.
Mendengar itu Yun Fu sedikit tersentak, Ia kemudian menoleh ke arah Ao Zhang dengan tatapan serius, "Kalau begitu, Bagaimana mereka mengetahui-nya? Apakah ada seseorang yang mengkhianati kubu ini?" Tanya Yun Fu dengan nada pelan. Karena yang mengetahui hilang-nya Artefak dan Kitab tingkat Dewa milik Alam 100 Pelangi hanya-lah para petinggi saja.
Ao Zhang menggelengkan kepala-nya ketika mendengar itu, "Seperti-nya tidak mungkin mereka berkhianat... Sebab sedari awal kedatangan Aliansi Istana Iblis, Aku sudah menyebarkan kesadaran-ku ke seluruh area benteng... Dan aku sama sekali tidak melihat para petinggi keluar dari area benteng Alam 100 Pelangi" Jawab Ao Zhang menjelaskan.
Yun Fu yang mendengar-nya hanya mengangguk kepala-nya paham, Ia diam dan memikirkan alasan kepergian Aliansi Istana Iblis.
"Apakah dia dalang dari semua ini?" Batin Ao Zhang bertanya-tanya sambil mengingat pria bertopeng hitam yang menyelamatkan Dian Wei.
Semenjak Ao Zhang bertemu dengan pria bertopeng tersebut, Ia merasa kalau kejadian janggal yang terjadi berhubungan dengan pria bertopeng hitam tersebut.
***
Zona Alam Agung.
Dian Qi, Dian Wu beserta para petinggi Alam Agung kini sedang berada di langit. Reaksi mereka semua juga tidak jauh berbeda dengan reaksi kubu Alam 100 Pelangi.
"Apakah orang-orang dari Alam Sembilan Surga sudah mengatasi mereka?" Tanya Dian Wu dengan nada pelan.
Dian Qi yang mendengar-nya langsung menggelengkan kepala-nya, "Tidak mungkin... Orang-orang yang mengawasi perang ini tidak akan berani melawan Aliansi Istana Iblis" Jawab Dian Qi lalu menimpali-nya, "Kemungkinan orang itu yang melakukan-nya..." Timpal Dian Qi dengan nada serius.
Mendengar itu Dian Wu sedikit menaik-kan satu alis-nya, "Maksud ayah adalah pria bertopeng hitam itu?" Tanya Dian Qi memastikan.
Dian Qi mengangguk-kan kepala-nya pelan untuk menanggapi pertanyaan anak-nya, Sedangkan Dian Wu hanya diam ketika melihat angguk-kan ayah-nya.
"Karena Aliansi Istana Iblis sudah pergi, Kalian semua masuk-kan seluruh pasukan ke Kapal Terbang... Kita akan kembali ke Alam Agung" Ucap Dian Qi memberi perintah.
Para petinggi agung langsung mengangguk-kan kepala patuh ketika mendengar perintah dari Dian Qi, Mereka semua langsung izin pamit dan terbang ke berbagai arah.
Bersambung....
__ADS_1
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.