
"Hei... Teman Lin, bangun."
"Hei..."
"Hei..."
Mata Fang Lin tiba-tiba terbuka dan dia langsung bangun lalu memandangi sekitarnya, ia terdiam sejenak ketika menemukan beberapa makhluk selain Manusia di sana.
"Dimana kita, teman Liu?" Fang Lin bertanya sambil berusaha bangkit berdiri, tempat yang mereka singgahi saat ini mirip seperti Menara Hitam Raksasa yang menjadi tempat berkumpul sebelum Pertempuran Kelompok dimulai.
"Entahlah, aku sendiri tidak tau. Tiba-tiba saja aku sudah berada di sini dan menemukanmu dalam kondisi pingsan." jawab Liu Bei sambil menggeleng pelan.
"Begitu, ya?" Fang Lin sekali lagi mengedarkan pandangannya, di tempat ini ada beberapa wajah yang dikenalinya seperti Kirisan, Cassiel, Azrael dan juga Sariel.
"Apa yang sebenarnya terjadi padamu, teman Lin? Aneh sekali melihat orang sekuat dirimu benar-benar dalam keadaan tak sadarkan diri." Liu Bei merasa sangat penasaran.
Fang Lin sedikit tersentak sebelum memasang ekspresi bingung, "Kenapa, ya? Aku sendiri juga tidak mengetahui alasannya..." Fang Lin sedikit mengerutkan alisnya, ia berusaha untuk mengingatnya tetapi sama sekali tidak bisa.
Liu Bei menggaruk kepalanya yang tidak gatal, jelas itu cukup aneh mengingat Fang Lin bukanlah tipe orang yang pelupa.
"Ya, sudahlah, yang penting kau sudah bangun." Liu Bei tidak berniat mencari tau lebih jauh.
Ketika pemuda itu baru berkata demikian, muncul sebuah makhluk kecil berbulu domba yang tidak lain adalah Avatar Gabriel.
"Selamat para pemenang Turnamen Semesta! Saya ikut berbahagia karena kalian telah berhasil memenangkan Turnamen ini!" Avatar Gabriel tepuk tangan meriah sebagai bentuk apresiasinya, "Sebelum mulai pada intinya, aku akan memberitahukan mengapa Petinggi Absolute yang mewakili sebuah Alam Semesta menjadikan kalian sebagai peserta di Turnamen Semesta ini."
Tujuan Turnamen Semesta diselenggarakan adalah untuk mencari makhluk yang mempunyai pontensi menjadi Absolute tentu saja dengan tanda kutip 'Kualitas Tinggi'.
Absolute yang mempunyai kualitas tinggi mempunyai kemungkinan untuk menjadi makhluk Celestial Absolute.
Kesepuluh peserta yang berada di tempat ini adalah Makhluk Absolute yang mempunyai kesempatan untuk menjadi Celestial Absolute.
Mereka semua nantinya akan dijadikan Celestial Absolute untuk mengelola Multiverse masing-masing atas dasar perintah langsung dari High Absolute.
__ADS_1
Pada intinya, pemenang Turnamen Semesta akan dijadikan Celestial Absolute untuk mengelola Multiverse ciptaan mereka sendiri. Meskipun demikian, tidak semua peserta yang berhasil memenangkan Turnamen Semesta akan menjadi Celestial Absolute, mereka perlu melewati perjalanan yang panjang agar bisa berhasil mencapainya.
"Kalian semua tidak punya pilihan untuk menolak karena jiwa kalian sudah ditandai oleh Kekosongan sehingga tidak bisa melarikan diri dan bersembunyi atau semacamnya." Avatar Gabriel tersenyum selesai menjelaskannya dengan tenang.
"Itu artinya kami akan menjadi boneka kalian untuk mencapai tujuan tersebut? Keparat..." Liu Bei mengepalkan kedua tangannya dengan erat.
"Peserta Liu Bei, aku sudah pernah mendengar ceritamu dan itu cukup tragis." Avatar Gabriel mengalihkan pandangannya pada pemuda di sebelah Fang Lin, "Tapi, ada kesempatan bagimu untuk balas dendam. Kalau kamu berhasil mencapai Celestial Absolute, kamu bisa membunuh Eguard asalkan mampu menghadapi Celestial Absolute di belakangnya..."
Eguard adalah nama dari The Impossibility of The Demon God, dia adalah bawahan dari salah satu Celestial Absolute yang ada.
Perlu diketahui, sebagian besar Petinggi Absolute adalah makhluk-makhluk yang pernah menenangkan Turnamen Semesta, hanya saja mereka gagal menjadi Celestial Absolute dan dijadikan Petinggi di Turnamen Semesta sebagai gantinya.
Liu Bei sedikit terkejut ketika mendengar itu sebelum ekspresinya berubah menjadi dingin, "Jadi namanya adalah Eguard?"
"Ya, dia sekarang sedang marah-marah padaku karena aku memberitahukan namanya padamu." Avatar Gabriel tertawa kecil.
Liu Bei tidak menanggapi tetapi ekspresi masih dingin seperti sebelumnya.
Semua makhluk yang ada di sana langsung mengalihkan pandangan mereka ke arah Fang Lin usai Avatar Gabriel berkata demikian, entah apa yang dipikirkan makhluk mungil tersebut sepertinya dia sengaja membuat situasi seperti ini.
"Baiklah, karena tidak ada keluhan lagi sebaiknya aku mengakhiri ini." Avatar Gabriel tersenyum, "Senang bertemu dengan kalian, wahai calon Celestial Absolute."
Avatar Gabriel menundukkan badannya sebagai bentuk penghormatan, lalu menjentikkan jarinya dan membuat pandangan setiap Peserta berubah menjadi gelap.
Fang Lin sendiri dengan tenang memejamkan matanya, lalu kembali membuka matanya dan menemukan dirinya berada di padang rumput yang indah.
"Halo, Fang Lin..."
Sebuah suara perempuan terdengar jelas di telinga Fang Lin, dia langsung berbalik ke belakang dan menemukan seorang perempuan cantik berambut putih dengan pupil mata berwarna merah cerah.
"Siapa kau...?" Fang Lin sedikit memiringkan kepalanya, ia cukup waspada karena sama sekali tidak merasakan hawa kehadirannya.
"Aku adalah Lin, aku adalah Celestial Absolute yang akan membimbingmu sampai Celestial Absolute sepertiku." Lin tersenyum lebar, memperlihatkan gigi rapinya yang seputih susu, "Bisa dibilang, aku ini adalah petinggi Absolute yang sudah mengawasimu dari awal Turnamen Semesta, loh..."
__ADS_1
"Huh...?" Fang Lin sedikit memiringkan kepalanya, memasang ekspresi bingung.
"Aku buktikan deh~" Lin menjentikkan jarinya, dan sebuah layar merah muncul di hadapan Fang Lin.
[Absolute '?' melambaikan tangan kanan pada peserta.]
Ketika layar tersebut memperlihatkan tulisan itu, Lin sedang melambaikan tangan kanannya sembari tersenyum lebar.
[Absolute Lin mengatakan kalau mulai sekarang kamu akan berada di bawah pengawasannya.]
"Ini aneh, bukankah petinggi Absolute adalah peserta Turnamen Semesta yang gagal mencapai Celestial Absolute?" Fang Lin menatap Lin dengan penuh keheranan.
"Tidak semua tetapi sebagian besar, seharusnya kamu teliti saat mendengarkan ucapan Gabriel tadi." Lin berjalan mendekati Fang Lin, "Ayo nikmati perjalanan kita..."
Lin mengulurkan tangan kanannya untuk bersalaman, Fang Lin terdiam sejenak sebelum melakukan hal serupa.
"Ya, mohon bantuannya." balas Fang Lin dengan tenang setelah bersalaman dengan perempuan cantik itu.
Tamat.
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.
Note:
Terima Kasih untuk para pembaca yang mengikuti System Sang Immortal dari awal sampai akhir. Author senang karena bisa menamatkan Novel ini tanpa harus berhenti di tengah jalan.
Maafkan Author karena tidak bisa memuaskan semua pembaca yang membaca Novel ini, Author harap kalian bisa mengerti bahwasanya tidak ada penulis yang sempurna.
Semoga karya-karya Author yang lainnya bisa memuaskan ekspektasi kalian, terima kasih dan sampai jumpa.
Omong-omong, Author akan melanjutkan karya yang bernama 'Terjebak Di Dunia Kultivator', entah kapan mulai rajin update tapi Author bakal usahain bulan depan.
Selain itu, akan ada Chapter Bonus setelah ini mungkin satu atau dua jadi jangan buru-buru unfavorit Novel ini, ya. ^_^
__ADS_1