
Setelah mendengar percakapan yang dilakukan oleh Dewa Iblis bersama dengan Tujuh Raja Iblis membuat Diablo mengerutkan alisnya, "Iblis itu? Apakah yang mereka maksud itu adalah aku?"
"Mereka juga berkata kalau Iblis itu sedang menemui 'Tuannya'..." wajah Zhou Fan langsung muncul di dalam pikiran Diablo, "Tapi aku tidak menyimpulkan hal ini begitu saja, ada orang lain selain Zhou Fan yang mendengar ucapanku."
Diablo memikirkan orang-orang yang ada di sana waktu itu, tetapi ia sama sekali tidak bisa menebak pengkhianatnya.
"Hanya ada satu cara untuk menyelesaikan masalah ini. Membaca satu-persatu ingatan mereka." gumam Diablo pelan, walaupun ingatan bisa dimanipulasi tetapi menurutnya tidak ada cara lagi yang lebih efektif selain itu.
Ketika sedang memikirkan itu, Diablo dikejutkan dengan suara gemuruh petir. Ia menghadap ke atas dan menemukan langit yang ditutupi awan hitam mengeluarkan sambaran petir berwarna hitam pekat.
"Aku merasakan ada fluktuasi energi kematian..." Diablo bergumam dengan alis yang sedikit mengerut, pandangannya kemudian teralih kepada Dewa Iblis dan menemukannya sedang berdiri tepat di depan sebuah Altar lingkaran yang mempunyai diameter tidak lebih dari dua meter.
Diablo tidak mengatakan apa-apa saat melihatnya, ia hanya diam dan menyaksikan apa yang akan terjadi selanjutnya.
Di sisi lain, Wang Ling melakukan segel tangan dengan sangat cepat, di saat yang bersamaan Qi Iblis keluar dari tubuhnya dan diserap oleh Altar yang ada di depannya.
Sementara lima Raja Iblis sedang mengalirkan Qi mereka ke dalam Meriam Nirwana, dan dua Raja Iblis yang tersisa hanya mengamati sekitar sembari mengatur para pasukan yang ada menjadi beberapa barisan.
Note: Buat yang gak ngerti 'segel tangan', itu mirip yang ada di Naruto.
Beberapa menit kemudian, sesaat setelah Wang Ling menyelesaikan segel tangannya-- Altar yang ada di depannya mengeluarkan beberapa garis cahaya yang indah.
Wang Ling mundur beberapa langkah, Altar tersebut mengeluarkan sorot cahaya berwarna ungu gelap dan menembus awan hitam yang ada di langit.
"Ini dia..." Wang Lin tersenyum lebar saat matanya mengarah ke langit, tidak hanya dia saja yang pandangannya teralih ke atas tetapi semua Raja Iblis dan para Pasukan juga sama.
Mereka menatap sorot cahaya ungu gelap itu selama beberapa menit sebelum menghilang tanpa sisa.
"Hm? Sorot cahaya itu apa? Kupikir akan ada sesuatu yang terjadi."
"Benar, padahal kupikir akan ada sesuatu yang keren."
__ADS_1
"Tunggu... Kenapa tiba-tiba saja aura Kematian di wilayah ini semakin pekat?"
"Ah, kau benar ju-"
Pada saat semua orang sedang berbisik, aura kematian yang mereka rasakan menjadi semakin pekat seiring berjalannya waktu. Karena hal itu, ada beberapa yang menjauh dari area sana untuk mengurangi dampak dari aura kematian yang diterima.
Di atas langit, awan hitam secara tiba-tiba memisahkan diri dan membentuk lingkaran dengan diameter yang cukup besar.
Tidak lama kemudian, sebuah sosok muncul dari sana dengan aura kematian yang begitu mengerikan. Sosok itu memiliki tinggi 10 meter, dia mengenakan mantel hitam dengan tudung yang menutupi kepala, sedangkan sabit besar di tangan kirinya mempunyai ukuran yang dua kali lipat lebih besar dari tubuhnya.
Semua pasukan yang melihat keberadaan sosok itu langsung bergetar ketakutan, bahkan Raja Iblis sekalipun. Perasaan mereka tanpa sebab menjadi ketakutan dan juga gelisah seakan ada Dewa Kematian di dekat mereka.
"Hahahaha... Ternyata kau tidak berbohong tentang janjimu ya, Zhang Shi Xuan." Wang Ling tersenyum lebar, perasaannya sedang berada dalam keadaan sangat baik.
Sosok yang baru saja datang itu hanya diam sampai dia berada di hadapan Dewa Iblis, "Wang Ling, ini adalah permintaan terakhir yang bisa kau ajukan dariku. Jadi, aku harap kau manfaatkan sebaik mungkin." suara berat keluar dari mulut Zhang Shi Xuan.
Senyuman Wang Ling semakin melebar saat mendengar itu, "Hahahaha... Tentu saja, permintaanku saat ini akan kumanfaatkan sebaik mungkin."
Di sisi lain, Diablo yang melihat kemunculan Zhang Shi Xuan hanya bisa mengerutkan alisnya. Kekuatan dari sosok itu bisa dibilang sangat kuat, ia bahkan cukup yakin kalau dia hampir setara dengan dirinya.
Pertama, Zhang Shi Xuan mempunyai janji yang membuat dia mau memenuhi panggilan Dewa Iblis.
Kedua, Dewa Iblis menyewa Zhang Shi Xuan dengan bayaran yang sangat mahal.
Ketiga, Dewa Iblis dan Zhang Shi Xuan saling berteman satu sama lain.
Dari ketiga kemungkinan alasan itu, Diablo lebih yakin dengan alasan yang pertama. Menurutnya, Zhang Shi Xuan tidak semudah itu mau disewa oleh Dewa Iblis meskipun mendapatkan bayangan yang mahal.
Lalu, Zhang Shi Xuan juga tidak mungkin mau berteman dengan Dewa Iblis-- sebab perbedaan kekuatan keduanya yang terlalu jauh, alasan Diablo bisa memikirkan hal itu dikarenakan ia sangat paham dengan hukum rimba.
"Kalau begini jadinya, aku tidak bisa menangani ini sendirian. Aku harus meminta bantuan dari yang lainnya..." Diablo bergumam, namun baru sesaat setelah itu matanya melebar ketika Zhang Shi Xuan dalam sekejap muncul di hadapannya.
__ADS_1
Swooosh!
Bam!
Zhang Shi Xuan mengayunkan sabitnya ke samping dan mengenai Diablo dengan sangat cepat. Untungnya, Diablo berhasil menangkis tepat waktu dan ia langsung membatalkan sihir Stealthnya.
"Wah... Aku tak menyangka pendengaranmu cukup bagus." Diablo mengibaskan tangannya beberapa kali, serangan langsung Zhang Shi Xuang cukup memberikan rasa sakit padanya.
"Bisa menahan seranganku?" Zhang Shi Xuan langsung menciptakan domainnya agar Diablo tidak bisa kabur, "Siapa kau sebenarnya?"
Diablo sedikit mengangkat alisnya, ia mengedarkan pandangannya dan menemukan dirinya di sebuah tanah gersang tak berujung.
"Ternyata aku tidak salah menilaimu... Kau kuat." Diablo mengangkat sudut bibirnya, "Ngomong-ngomong, namaku adalah Diablo. Aku adalah alasan mengapa Dewa Iblis memanggilmu, dia mau kau menghabisiku."
Zhang Shi Xuan hanya diam mendengar itu, ia sebenarnya belum mendengar permintaan yang ingin diajukan oleh Wang Ling-- tetapi jika apa yang dikatakan Diablo adalah kebenaran maka permintaan ini akan menjadi yang tersulit dari semua permintaan yang pernah ia penuhi.
"Sepertinya tidak perlu banyak basa-basi lagi, aku harus membunuhmu secepat mungkin." raut wajah Diablo menjadi serius saat mengatakan itu, rantai hitam pekat muncul dari tangan kanannya-- setiap sisi rantai tersebut ada sebuah bilah tajam yang bisa membelah ruang sekalipun.
Ruang\= Dimensi.
Melihat Diablo mengeluarkan senjatanya membuat Zhang Shi Xuan bersiaga. Sebelum. dirinya benar-benar sibuk nanti, ia melakukan telepati dengan Wang Ling untuk memastikan permintaanya.
***
Beberapa menit yang lalu, Wang Ling sangat terkejut ketika melihat Zhang Shi Xuan menghilang begitu saja, ia tentu langsung mengedarkan kesadaran spiritualnya dan menemukan Zhang Shi Xuan sedang berhadapan dengan Diablo.
"Dia... Sejak kapan ada di sana?!" Wang Ling melebarkan mata, sedari tadi ia sama sekali tidak merasakan adanya hawa keberadaan Diablo.
Wang Ling tanpa berpikir lebih jauh langsung melesat dengan cepat ke sana, tetapi ketika ia sampai-- Zhang Shi Xuan dan Diablo sudah menghilang tanpa meninggalkan jejak sedikitpun.
"Sialan! Aku terlambat!" Wang Ling menggertakkan gigi, ia berusaha menelepati Zhang Shi Xuan tetapi selalu gagal.
__ADS_1
Bersambung.....
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.