System Sang Immortal

System Sang Immortal
Perang, Fang Lin Vs Xiao Chen VI


__ADS_3

Dunia Abyss, Wilayah Xiao Chen Bagian Timur.


Di sana terdapat tim Bai Hu, Nie Li, Li Fan dan Yun Feng. Mereka berempat sekarang sedang mengamati perang dari barisan belakang.


Tidak ada yang mengobrol satu sama lain karena mereka saat ini sedang fokus menatap ke depan, hingga beberapa saat kemudian Bai Hu melebarkan matanya ketika melihat sosok familiar.


"Hu Jiazhen?..." Lirih Bai Hu dan seketika ia melesat terbang ke arah Naga Hitam yang sedang bertarung dengan kumpulan makhluk bayangan itu.


Melihat kepergian Bai Hu membuat Li Fan dan lainnya terkejut, mereka semua ingin menyusulnya namun harimau putih itu memberi tanda untuk tidak mengikutinya.


"Kemana Bai Hu pergi? Apakah dia tidak sabar ingin bertarung?" Li Fan tidak dapat menahan rasa penasarannya.


"Entahlah... Tetapi sepertinya dia ingin menemui Hu Jiazhen" Balas Yun Feng dengan nada serius.


"Hu Jiazhen? Siapa itu?" Li Fan kembali bertanya dengan nada penasaran. Nie Li yang tidak jauh dari sana ikut mendengarkan karena ia merasa penasaran dengan sosok Hu Jiazhen.


Yun Feng sendiri langsung menjelaskan siapa Hu Jiazhen dan ia juga menceritakan bagaimana Naga Hitam itu bisa berada di kubu musuh.


Grooaarghhhh!


Di sisi lain, Naga Hitam meraung keras dan ia mengeluarkan api di mulutnya, kobaran api tersebut membakar makhluk bayangan di sekitarnya namun tak lama setelah itu mereka kembali beregenerasi.


"Makhluk sialan!!!" Naga Hitam kembali mengeluarkan nafas api dan membakar area sekitarnya tidak peduli dari mana asal kubu mereka.


Tak jauh dari sana seorang manusia yang sedang melayang di udara hanya menggelengkan kepalanya pelan ketika melihat tingkah Naga Hitam itu, "Aku tidak percaya... Bahkan setelah ingatannya di hapus oleh raja, dia masih memiliki sifat yang jelek." Xiao Jung berdecak pelan dan menghampiri Naga tersebut.


"Oi! Kau jangan menyerang kubu kita juga, bodoh!" Xiao Jung berteriak kecil setelah dia berada di dekat Naga Hitam.


Naga Hitam sendiri menghentikan aksinya, Ia kemudian berbalik dan melihat Xiao Jung melayang di udara, "Hmph... Berhentilah memerintah ku! Aku masih mengetahui batas ku!" Naga Hitam mendengus kencang saat berkata seperti itu.

__ADS_1


Urat kecil muncul di kepala Xiao Jung ketika mendengarnya, "Apakah kau tidak ingin mematuhi perintah ku?!" Xiao Jung mengangkat salah satu telapak tangannya dan muncul sebuah simbol unik.


Naga Hitam berdecak kesal ketika melihat simbol tersebut dan berkata, "Baiklah..." Dengan perasaan kesal Naga Hitam mulai menyerang makhluk bayangan itu kembali dan kali ini ia tidak menyerang secara membabi buta.


"Hu Jiazhen!" Sebuah teriakan terdengar jelas di telinganya dan membuat Naga Hitam itu menghentikan serangannya.


Naga Hitam itu menoleh ke arah sumber suara tersebut dan mendapati seorang pria berjubah putih yang melayang tidak jauh dari tempatnya, "Kau... Siapa?" Naga Hitam bertanya dengan nada heran dan diam-diam ia mempersiapkan serangannya untuk berjaga-jaga.


Mata Bai Hu kembali melebar ketika Hu Jiazhen tidak mengenali dirinya, "Apakah kau benar-benar tidak mengenaliku? Aku adalah Harimau Putih! Kau tidak mungkin tidak mengenaliku bukan?!" Bai Hu bertanya dan mencoba memastikan perkataan Hu Jiazhen.


Naga Hitam itu terdiam sesaat, alisnya mengerut seolah dia sedang berpikir keras saat ini.


"Aku tetap tidak mengenalimu manusia sialan... Apakah kau mencoba menipuku?!" Naga Hitam berkata dengan nada sedikit tinggi.


Deg.


Jantung Bai Hu seakan berhenti ketika mendengar jawaban Hu Jiazhen, ia tidak berpikir kalau Naga Hitam itu sedang bersandiwara atau semacamnya karena ekspresi yang dikeluarkannya sama sekali tidak menunjukkan kebohongan.


"Sepertinya dia yang telah mengubah ingatan Hu Jiazhen..." Batin Bai Hu saat melihat seorang pria berjubah merah melayang di dekat Naga Hitam.


"Akan ku bunuh kau!!!" Bai Hu dengan kecepatan luar biasa melesat ke arah Xiao Jung dan disaat yang bersamaan dia menciptakan pedang Qi di kedua tangannya.


Melihat pria berjubah putih itu melesat ke arahnya, Xiao Jung tidak tinggal diam, dia mengeluarkan sepasang belati dan mengalirkan Qi Langit dan Bumi ke belati tersebut.


Trangggg!


Trangggg!


Bai Hu langsung menyerang Xiao Jung dengan kecepatan tinggi, Ia tidak asal menyerang dan terus mengarahkan serangannya ke titik vital pria berjubah merah itu.

__ADS_1


"Hoo... Kau cepat juga" Xiao Jung memuji Bai Hu di sela-sela pertarungan. Meskipun dia terlihat santai akan tetapi ia tetap fokus untuk menahan dan menyerang pria berjubah putih di hadapannya.


Bai Hu sendiri mendengus pelan ketika mendengar itu, ia semakin meningkatkan kecepatan dan daya serangannya sampai kecepatan yang benar-benar tidak bisa dilihat oleh mata..


Di sisi lain, Naga Hitam yang melihat itu semua hanya diam, ia sama sekali tidak mengganggu keduanya bertarung karena dirinya sendiri mendukung pria berjubah putih untuk memenangkan pertarungan melawan Xiao Jung.


Naga Hitam sudah muak dengan tingkah Xiao Jung yang selalu berpura-pura baik dihadapan rajanya, sifatnya akan berbanding terbalik jika dihadapan orang-orang yang lemah.


BOOOMM!


Saat ini Xiao Jung mengeksekusi jurusnya dan membuat ledakan yang cukup keras, Ia melebarkan matanya ketika melihat Bai Hu yang tetap melayang kokoh di udara.


"Bagaimana bisa dia bertahan dari jurus ku?! Aku yakin jurus ku barusan setidaknya dapat membuat seorang Spiritual God terluka... Tetapi bagaimana mungkin orang itu masih tetap kokoh di tempatnya?!" Gumam Xiao Jung yang tidak bisa menahan rasa terkejutnya.


Bai Hu yang melihat raut wajah Xiao Jung langsung tersenyum tipis, "Sepertinya kau terkejut karena aku baru saja menahan serangan mu itu..." Bai Hu dengan nada santai menimpalinya, "Seharusnya kita bergantian bukan?"


Bai Hu melesat ke arah Xiao Chen dan kedua pedang Qi nya mengeluarkan aura dewa yang begitu melimpah, "Jurus Dewa Harimau Putih, Ke-2: Sang Pemangsa." Bai Hu mengangkat pedangnya ketika berada di hadapan Xiao Chen dan menebasnya secara vertikal.


Slasshhh!


Xiao Jung yang tidak sempat bereaksi hanya pasrah ketika menerima serangan tersebut, tubuhnya seketika terbelah menjadi dua dan jatuh ke tanah yang dipenuhi dengan genangan darah itu.


Melihat Xiao Jung terbunuh membuat Naga Hitam terkejut, Ia tidak menyangka kalau orang itu dapat dikalahkan dengan cepat oleh Bai Hu, "Ck, Apakah dia akan membunuhku juga?" Naga Hitam berdecak kesal dan ia mulai bersiap-siap untuk menyerang Bai Hu.


Bai Hu sendiri yang menyadari niatan Hu Jiazhen langsung mengangkat tangannya dan memberi tanda untuk menghentikan niatnya, "Aku tidak berniat membunuhmu... Jadi jangan berpikir untuk menyerang ku terlebih dahulu" Bai Hu mengatakan ini sembari menghilangkan pedang Qi di kedua tangannya.


Tentu mendengar itu membuat kerutan di Naga Hitam, "Apa maksudmu yang sebenarnya? Kenapa kau tidak menyerang ku? Bukankah kita berada di kubu yang berbeda?" Naga Hitam tidak bisa untuk tidak bertanya, Ia penasaran dengan niat asli pria berjubah putih itu.


Bersambung...

__ADS_1


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.


NOTE: Author lupa buat masukin Fang Ji, Jadi mau gk mau author nempatin Fang Ji di kapal Star Universe sama Sylvia.


__ADS_2