System Sang Immortal

System Sang Immortal
Menjelaskan II


__ADS_3

Di saat Fang Lin menceritakan tentang apa yang terjadi di pelelangan, Raut wajah Mue Lian dan Shui Ru berubah-ubah. Memang Fang Lin menceritakan semua-nya secara detail, Tetapi tidak dengan ingatan Jin Mu yang dia lihat.


Fang Lin merasa kalau bukan saat-nya untuk memberitahu mereka tentang dunia Evangellion.


Di sisi lain, Zhong Li membuka mata-nya secara perlahan dan aura biru yang menyelimuti-nya perlahan memudar dari tubuh-nya.


Zhong Li dapat melihat kalau tuan-nya saat ini sedang mengobrol dengan dua wanita cantik yang dia lihat sebelum-nya, Ia hanya diam memerhatikan dan ikut mendengar-kan cerita-nya.


Fang Lin yang mengetahui selesai-nya proses budak dan tuan yang Zhong Li lakukan hanya diam, Dia memilih untuk terus bercerita karena tidak ingin calon istri-nya kesal.


.....


10 Menit Kemudian.


"Setelah itu, Aku dan Zhong Li teleportasi ke depan mansion, Aku menggendong Sylvia karena dia pingsan di-akibatkan tubuh-nya yang kelelahan" Ucap Fang Lin dan mengakhiri cerita-nya.


Mue Lian dan Shui Ru hanya mengangguk pelan ketika mendengar cerita Fang Lin, Sedangkan Zhong Li sedikit mengerutkan alis-nya ketika mendengar kata 'Teleportasi'.


"Apakah 'teleportasi' yang tuan maksud adalah sebuah sihir yang dapat berpindah-pindah dalam sekejap?" Batin Zhong Li bertanya-tanya sambil menghela nafas dingin.


"Fang Gege, Dimana Phoenix Api yang kau maksud? Kenapa dia tidak ada disini?" Tanya Mue Lian dengan nada penasaran. Sedari tadi diri-nya tidak meihat seekor Phoenix di dekat Fang Lin.


Fang Lin hanya tersenyum tipis mendengar pertanyaan Mue Lian, "Aku menyembunyikan-nya karena kupikir Kahtz adalah makhluk yang berbahaya, Jadi untuk berjaga-jaga aku menyembunyikan-nya di dunia jiwa-ku" Jawab Fang Lin menjelaskan lalu menaruh tangan kanan-nya di depan dada.


~KIAKKKKK~


Seketika seekor burung Phoenix Api muncul di tangan Fang Lin sambul mengepak-kan kedua sayap-nya yang indah.


~KIAKKK~


Burung Phoenix tersebut memekik ketika melihat Fang Lin berada didekat-nya. Fang Lin sendiri hanya tersenyum saat Phoenix Api tersebut seperti senang melihat-nya.


Fang Lin langsung mengelus Phoenix kecil itu menggunakan beberapa jari-nya. Mata Mue Lian dan Shui Ru berbinar-binar ketika melihat Phoenix Api yang imut muncul di tangan Fang Lin.

__ADS_1


Mereka berdua langsung ikut mengelus Phoenix Api itu menggunakan jari mereka, "Fang Gege biarkan aku memeluk Phoenix ini" Pinta Mue Lian dan diangguki oleh Fang Lin.


Fang Lin langsung berdiri dari sofa dan menyuruh Shui Ru untuk disamping Mue Lian, "Ru'er, Pindah-lah ke dekat Lian'er. Aku ingin mengobrol dengan Zhong Li sebentar" Ucap Fang Lin sambil tersenyum.


Shui Ru mengangguk-kan kepala-nya patuh dan segera menggeser-kan badan-nya ke samping Mue Lian.


Melihat Shui Ru sudah berpindah tempat, Fang Lin langsung duduk disamping Shui Ru, Ia lalu menatap Zhong Li yang sedang menunduk-kan kepala-nya, "Kau sudah menjadi bawahan inti-ku dan sekarang aku akan memberikan tugas untuk-mu" Ucap Fang Lin dan diangguki oleh Zhong Li.


"Kalau begitu tugas pertama-mu adalah bunuh hewan yang tidak ada kaitan-nya dengan-ku, Namun sebelum melakukan tugas-mu kuharap kau berkenalan dengan bawahan-ku yang lain-nya"


"Aku sudah menyuruh Hu Jiazhen (Naga Hitam) untuk kesini, Dia nanti akan membawa-mu ke mansion tempat para bawahan-ku tinggal" Ucap Fang Lin menjelaskan.


Mendengar ucapan tuan-nya, Zhong Li hanya mengangguk-kan kepala-nya paham, "Saya mengerti tuan" Jawab Zhong Li pelan.


"Mmm, Kalau begitu ayo keluar. Hu Jiazhen yang ku-maksud saat ini sudah berada di luar mansion" Ucap Fang Lin sambil berdiri dari sofa.


Zhong Li sekali lagi mengangguk, Ia dengan segera berdiri dan mengalihkan pandangan-nya ke arah dua wanita cantik yang sedang bermain dengan seekor Phoenix, "Nona... Saya pergi dulu" Ucap Zhong Li ijin pamit.


Mue Lian dan Shui Ru langsung tersenyum, "Baik-lah, Mari aku antarkan" Ucap Shui Ru lalu berdiri.


Fang Lin hanya menggelengkan kepala-nya saat melihat Phoenix Api seperti kehabisan nafas, "Lian'er jangan memeluk-nya terlalu erat, Dia akan sulit untuk bernafas jika kau melakukan-nya terus" Ucap Fang Lin sambil mengelus rambut Mue Lian.


Mue Lian sedikit terkejut ketika mendengar ucapan Fang Lin, Ia langsung melepaskan pelukan-nya dan melihat Phoenix Api yang ada ditangan-nya, "M-maaf... Apakah kamu tidak apa-apa?" Tanya Mue Lian dengan nada khawatir.


~Chrippp~


~Chrippp~


Phoenix Api mencoba melepaskan tubuh-nya dari genggaman wanita yang memegang-nya, Mue Lian sendiri yang menyadari itu langsung melepaskan Phoenix Api dari tangan-nya.


Phoenix Api langsung terbang begitu diri-nya dilepas-kan, Ia langsung mengarah ke pundak Fang Lin dan bertengger disana.


"Hahahaha... Bahkan seekor Phoenix saja tidak ingin disentuh oleh-mu" Tawa Shui Ru mengejak saat melihat kejadian itu.

__ADS_1


Mue Lian yang mendengar ledekan Shui Ru hanya mengembungkan pipi-nya, Ia lalu menghentak-kan kaki-nya dan pergi ke arah pintu keluar mansion.


Melihat itu Fang Lin hanya menggelengkan kepala-nya pelan dan ikut berjalan ke arah pintu keluar mansion bersama Shui Ru.


Zhong Li yang melihat tuan-nya berjalan keluar mansion langsung mengekori-nya dari belakang.


.....


Di Luar Mansion.


Hu Jiazhen (Naga Hitam) saat ini melayang tepat di depan mansion tuan-nya, Ia sebelum-nya sudah mengecilkan ukuran-nya menjadi 10 meter agar diri-nya tidak menyempitkan area mansion karena tubuh-nya yang panjang.


"Hmm... Siapa ya bawahan baru tuan, Apakah dia kuat?" Gumam Hu Jiazhen dengan nada penasaran. Ia sebelum-nya di hubungi oleh tuan-nya untuk kemari.


Tuan-nya menyuruh-nya datang karena dia ingin memperkenal-kan bawahan baru sekaligus menungaskan-nya untuk membawa bawahan baru tersebut ke mansion para bawahan.


Usai bergumam seperti itu tiba-tiba pintu mansion terbuka dan menampilkan Mue Lian dengan raut wajah marah.


Hu Jiazhen yang melihat-nya hanya diam karena takut diri-nya dipeluk oleh Mue Lian kembali dan beberapa saat kemudian tuan-nya keluar dari mansion bersama Shui Ru lalu di-ikuti oleh seorang pria paruh baya.


Hu Jiazhen menyipitkan mata-nya saat melihat seekor Phoenix bertengger di pundak tuan-nya, Namun diri-nya hanya diam dan menunggu tuan-nya berbicara.


Di sisi lain, Fang Lin yang melihat Hu Jiazhen melayang udara langaung mengalihkan pandangan-nya ke arah Zhong Li, "Dia adalah bawahan baru-ku, Kuharap kalian dapat mengenal dengan baik satu sama lain" Ucap Fang Lin sambil tersenyum.


Zhong Li sedikit maju dan menangkup-kan tangan-nya ke arah Hu Jiazhen, "Salam kenal saudara, Saya Zhong Li bawahan baru dari tuan Fang Lin. Kuharap kita dapat berteman baik" Ucap Zhong Li dengan nada sopan.


Hu Jiazhen mengangguk-kan kepala-nya pelan, "Salam kenal juga saudara Li, Aku adalah Naga Hitam dan panggil saja aku dengan nama Saudara Hu" Ucap Hu Jiazhen lalu menunduk-kan kepala-nya.


Usai mereka berkenalan, Hu Jiazhen dan Zhong Li izin pamit dari sana. Fang Lin dan lain-nya yang melihat kepergian mereka berdua hanya diam, Ia lalu kembali memasuki mansion tanpa berbicara sedikitpun ke kedua calon istri-nya.


Mue Lian dan Shui Ru yang melihat Fang Lin masuk langsung mengekori-nya dari belakang.


Bersambung...

__ADS_1


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.


NOTE: Mungkin malem author bakal up lagi, Jadi jangan lupa buat like dan share ke grup-grup yang kalian punya. Biar author tambau semangat up-nya.


__ADS_2