System Sang Immortal

System Sang Immortal
Turnamen Semesta XXV


__ADS_3

Setelah Fang Lin melesat pergi, ketujuh Absolute bayangan yang menunggunya di luar pemukiman langsung mengikutinya.


"Aku harus pergi ke mana ya sekarang?" Fang Lin bertanya-tanya dalam hati, lalu dari kejauhan ia bisa merasakan ada sejumlah kelompok yang datang kemari, "Hm, bukankah itu Orc?"


Orc adalah sebuah Ras yang mirip seperti manusia dengan tinggi sekitar lima meter, kebanyakan dari mereka mempunyai kulit berwarna hijau dan biasanya ditemukan di Dunia Sihir.


"Lima Orc yang berada di ranah Absolute, dan satu makhluk lainnya yang berbeda dari mereka berlima." Fang Lin bergumam sembari menyipitkan matanya, "Dia adalah Iblis, tapi sepertinya bukan Iblis murni."


Meskipun aura iblis merembes keluar dari satu makhluk itu, Fang Lin bisa merasakan kalau dia bukanlah makhluk yang terlahir menjadi Iblis.


Kelompok itu kemudian berhenti beberapa ratus meter dari tempat Fang Lin berada, mereka menjadi sangat waspada apalagi dengan ketujuh Absolute bayangan yang ada di belakang manusia itu.


"Tak kusangka akan menemukan seorang Manusia setelah keluar dari wilayahku." ucap makhluk itu dengan aura Iblis yang merembes jauh lebih besar dari sebelumnya.


"Yah, kau cukup tidak beruntung hari ini..." Fang Lin membalas sembari tersenyum tipis.


"Wah, apa hanya karena bawahan Absolute mu lebih banyak dariku, kau berani menyimpulkan hasil akhirnya? Kepercayaan diri yang luar biasa." makhluk itu bertepuk tangan karena menemukan lawan yang cukup lucu.


Fang Lin tertawa kecil, lalu berkata, "Omong-omong soal kepercayaan diri, sepertinya kau adalah seorang pengecut."


"Bukankah itu sungguh tidak sopan, apa kau tidak pernah diajari tata krama oleh orang tuamu?" makhluk itu bertanya dengan nada mengejek.


"Aku hanya membicarakan sebuah fakta, kalau kau ke sini tanpa menggunakan Avatar-mu mana berani aku mengatakan itu?" jawab Fang Lin cepat, lalu melanjutinya, "Yah, sebenarnya tidak terlalu masalah sih. Mau kau hanya seorang Avatar sekalipun, aku akan tetap membunuhmu..."


Fang Lin mengeluarkan pedang Pembunuh Absolute dan menyuruh para boneka bayangan untuk tetap diam di tempat.


"Aku akan sedikit memperlihatkan kemampuanku, aku harap kau bisa menemukan solusi setelah Avatar-mu itu mati."


Perlu diketahui, Avatar adalah sebuah Clone mahkluk hidup yang terbentuk secara sempurna. Kasusnya sama seperti Xu Yuan, dia menempatkan kepingan Jiwa Sejatinya dan membuat kekuatan Clonenya itu jauh lebih kuat daripada yang umum.


"Begitukah...? Aku harap kau tidak mengecewakanku." makhluk itu terkekeh kecil, dan lima Orc yang mengawalnya melesat maju ke arah Fang Lin.


Bam!

__ADS_1


Pertarungan terjadi ketika kelima Orc itu melancarkan serangan ke arah Fang Lin dari berbagai arah, mereka semua menggunakan tangan kosong begitupula dengan teknik-tekniknya.


Bodohnya, mereka sama sekali tidak mengetahui kalau pedang Pembunuh Absolute yang sedang Fang Lin pakai berada di tingkat Kosmis, sampai akhirnya mereka menerima luka-luka parah yang tidak bisa disembuhkan.


Makhluk menyeramkan yang menjadi pemimpin dari kelima Orc itu menyipitkan mata ketika menyadari peristiwa tersebut, "Mereka bukannya tidak beregenerasi tetapi memang tidak bisa melakukannya." gumamnya, dan mulai menyadari sesuatu, "Senjata yang mampu menghentikan regenerasi seorang Absolute, apakah yang dipakainya adalah senjata tingkat Kosmis?!"


Makhluk itu tidak bisa untuk tidak terkejut ketika memikirkannya, meskipun hanya sebuah kesimpulan tanpa bukti tetapi tidak menutup kemungkinan kalau perkiraannya tersebut benar.


"Sialan, ini sama saja dengan bunuh diri!" makhluk itu mengumpat dalam hati, lalu melanjutinya, "Apalagi dia mempunyai kemampuan yang sangat hebat, dan bahkan bisa menangkis semua serangan mereka tanpa menciptakan ekspresi sedikitpun."


Makhluk itu akhirnya mulai mengerti darimana kepercayaan diri Fang Lin, "Aku jelas tidak akan bisa menang kalau hanya dengan Avatar-ku saja, sekarang aku harus melarikan diri atau tidak sama sekali."


Makhluk itu berbalik dan segera melesat dengan kecepatan tinggi, namun baru beberapa saat ia melakukannya, sekumpulan Absolute bayangan menghalangi jalannya lalu langsung menyerangnya.


"Keugh! Brengsek!" makhluk itu menggertakkan giginya karena marah, ini adalah sebuah variabel yang sama sekali tidak terpikirkan olehnya.


Di sisi lain, Fang Lin diam-diam tertawa ketika mengetahui kalau makhluk itu hendak pergi dari sana, untung saja ia sudah memberikan pada ketujuh Absolute bayangan untuk menghalangi mereka pergi sampai masalahnya di sini selesai.


"Sepertinya aku harus segera mengakhiri ini." Fang Lin menatap kelima Orc itu dengan serius, dan kali ini kecepatan serta kekuatannya meningkat secara drastis.


Dalam waktu kurang dari setengah jam, Fang Lin berhasil membunuh kelima Orb itu dengan cara melukai jiwa mereka berulang kali.


"Haah... Absolute tetaplah Absolute, meski hanya baru tetapi mereka berhasil membuatku sedikit menguras energi." gumam Fang Lin, lalu mengalihkan pandangannya ke arah pertarungan yang berada tidak jauh dari tempatnya berada, "Dia sepertinya cukup sibuk, ya?"


Fang Lin tersenyum tipis sebelum melesat ke arah pertarungan tersebut, kedatangannya langsung membuat pertarungan itu berhenti karena Absolute bayangan langsung mundur menjauh sesuai dengan perintahnya.


"Sayang sekali, kau baru saja kehilangan lima makhluk Absolute yang berharga." ucap Fang Lin dengan nada seolah menyayangkan sesuatu.


"Kau... Bagaimana bisa kau membunuh mereka secepat itu?!" makhluk itu yang sudah cukup kelelahan dibuat terkejut dengan fakta bahwa kelima Orc nya terbunuh selama kurang lebih tiga puluh menit saja, "Mereka itu Absolute! Bagaimana kau bisa melakukannya, brengsek!"


"Jangan berpura-pura gila..." Fang Lin memasang ekspresi datar, lalu mengangkat pedang Pembunuh Absolute ke depan, "Seharusnya kau sudah mengetahui jawabannya, bukan?"


"Keparat, dia sungguu berhati-hati..." makhluk itu berkata dalam hati, padahal ia sedang mengulur waktu sampai dua bawahan Absolute terkuatnya datang kemari, "Aku dengan terpaksa harus mengorbankan mereka berdua, Avatar-ku ini menyimpan cukup banyak Kepingan Jiwa Sejati dan kerugiannya akan jauh lebih besar daripada kehilangan semua bawahan Absolutenya."

__ADS_1


Meskipun keputusan yang berat, dia harus melakukannya.


"Kenapa diam saja? Apa kau sedang memikirkan cara untuk melarikan diri?" Fang Lin mengangkat sudut bibirnya, lalu melanjutinya, "Lebih hentikan saja, semua cara yang mungkin sedang kau usahakan sudah ada di kepalaku. Aku sudah menyiapkan banyak sekali persiapan untuk semua variabel-variabel itu."


Usai Fang Lin berkata demikian, dia langsung melesat maju dan menyerang makhluk itu. Tanpa banyak berpikir dia langsung mengerahkan semua kemampuan tubuh fisiknya untuk memberitahu perbedaan di antara mereka berdua.


"Ini... Sialan! Apakah mereka bakal sempat datang?!" makhluk itu bertanya-tanya dalam hati sembari berusaha bertahan dari semua serangan lawannya, kegelisahan dan ketakutan mulai tercipta di dalam hatinya.


Kurang lebih selama sepuluh menit Fang Lin mendominasi pertarungan, ketujuh Absolute bayangannya pergi dari sana dan melesat ke satu arah.


Entah apa yang terjadi, kemungkinan pastinya mereka sedang menjalankan tugas yang Fang Lin berikan.


"Apa yang mereka lakukan, huh?!" makhluk itu menyadari kepergian ketujuh Absolute bayangan, ia menjad sedikit panik dengan apa yang sedang dibayangkannya saat ini.


"Wah, apa ya? Mungkin mereka bosan melihat pertarungan kita dan mencari udara segar di tempat lain?" Fang Lin tertawa kecil setelah mengakhiri kata-katanya.


"Jangan bercanda!" aura Iblis merembes keluar dari makhluk itu, ia mengeksekusi berbagai teknik dan menciptakan ledakan dahsyat yang tak terhitung jumlahnya.


Melihat usaha yang dilakukan makhluk itu membuat Fang Lin tertawa dalam hati, meskipun demikian serangan yang dilancarkan olehnya cukup membuatnya menjadi serius.


"Avatar-mu saja sudah sekuat ini, aku penasaran dengan yang aslinya." Fang Lin tersenyum lebar, lalu segera melanjutinya, "Aku akan mengakhiri ini agar bisa bertemu dengan dirimu yang asli secepat mungkin."


Kali ini, Fang Lin mengeksekusi beberapa teknik pedangnya dan dalam waktu yang tergolong singkat dirinya berhasil membelah makhluk itu menjadi seribu bagian sehingga membuat Kepingan Jiwa Sejatinya langsung menghilang tanpa menyisakan sedikitpun.


"Selagi aku bersenang-senang, rupanya mereka mendapatkan lawan yang kuat..." Fang Lin tersenyum tipis ketika menemukan pertemuan yang cukup jauh berada di depannya.


Tanpa banyak basa-basi, Fang Lin langsung pergi ke sana dan mendapati dua Absolute yang mempunyai wujud seperti makhluk sebelumnya sedang bertarung dengan ketujuh Absolute bayangan.


"Meskipun kemampuan mereka berada di atas Absolute bayangan, tetapi mereka berdua tetap kalah dalam hal jumlah." Fang Lin bergumam, dan tiba-tiba saja ia teringat dengan kejadian saat dirinya dikepung oleh sekelompok Absolute Iblis, "Tsk, itu pengalaman yang menyebalkan."


Fang Lin kemudian memilih untuk mengamati pertempuran itu dari kejauhan karena sangat yakin kalau makhluk bayangannya bisa mengalahkan kedua Absolute itu meski kalah dalam hal kemampuan.


Bersambung.....

__ADS_1


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.


__ADS_2