System Sang Immortal

System Sang Immortal
Malapetaka Petir Semesta


__ADS_3

Ketika Fang Lin memasuki kamar yang ditempati Qiao Yu dan Xue Hua, Ia dapat melihat mereka berdua yang sedang berkultivasi di lantai, "Lindungi mereka berdua" Ucap Fang Lin pelan.


Seketika 2 buah bayangan keluar dari bayangan Fang Lin dan melesat ke arah Qiao Yu dan Xue Hua. Kedua bayangan tersebut langsung memasuki bayangan mereka kedua calon istri-nya itu.


Fang Lin yang melihat boneka bayangan-nya sudah memasuki kedua calon istri-nya hanya diam, Ia lalu berjalan pelan menuju mereka berdua dan berhenti di belakang punggung mereka, "Sebaik-nya aku membantu kalian mempercepat penyerapan cairan yang ku-berikan" Gumam Fang Lin pelan dan mulai melakukan posisi bersila.


Fang Lin mengangkat tangan-nya dan berhenti tepat di belakang punggung mereka berdua, Ia langsung melapisi telapak tangan-nya dengan Qi Dewa lalu memejamkan mata-nya.


~Shuuuu~


Seketika Qi Dewa yang berada di kedua telapak tangan Fang Lin melayang ke arah Qiao Yu dan Xue Hua, Perlahan Qi Dewa memasuki tubuh mereka berdua dan mulai mempercepat penyerapan cairan yang Fang Lin berikan sebelum-nya.


~Whoooshh~


Dalam sekejap ruangan yang Fang Lin tempati saat ini dipenuhi Qi Langit dan Bumi serta Qi Dewa, Kedua Qi tersebut langsung tercampur di dalam satu ruangan.


.....


1 Jam Kemudian.


Qi Dewa yang memasuki tubuh Qiao Yu dan Xue Hua perlahan menghilang dan beberapa saat kemudian Fang Lin membuka mata-nya, "Aku sudah mempercepat penyerapan mereka dari 10 bulan menjadi 5 bulan. Kupikir tidak akan bagus jika aku membantu penyerapan mereka secara berlebihan" Batin Fang Lin kemudian berdiri dari posisi sila-nya.


Fang Lin langsung berjalan ke arah luar kamar dan dengan segera menutup-nya, Ia lalu menoleh ke arah ruang tamu saat merasakan keberadaan kedua calon istri-nya dan Sylvia, "Sepertinya mereka sedang asik mengobrol" Gumam Fang Lin pelan lalu berjalan ke arah mereka bertiga.


Di sisi lain, Mue Lian, Shui Ru dan Sylvia langsung menghentikan obrolan mereka saat melihat Fang Lin keluar dari lorong.


Kedua calon istri-nya langsung berdiri dan beberapa saat kemudian di-ikuti oleh Sylvia, "Apakah Fang Gege ingin pergi sekarang?" Tanya Mue Lian dengan nada penasaran.


Fang Lin yang mendengar-nya langsung mengangguk-kan kepala-nya pelan, "Ya... Sudah saat-nya aku pergi dan aku juga ingin menitipkan Fang Ji disini" Ucap Fang Lin sambil melirik Fang Ji yang sedang bertengger di pundak kanan-nya.


Phoenix Api yang seakan mengerti dengan tatapan Fang Lin langsung mengangguk kepala-nya, Ia dengan segera terbang ke arah kepala Sylvia.


Sedangkan Sylvia sedikit terkejut ketika Phoenix tersebut mendarat di atas kepala-nya, Ia lalu menatap Fang Lin dengan tatapan heran dan diri-nya hanya disenyumi oleh-nya.


"Kalau begitu aku pergi dulu, Jangan lupakan Qiao Yu dan Xue Hua" Lanjut Fang Lin berucap dan dalam sekejap menghilang dari sana.


Mue Lian yang melihat Fang Lin pergi dengan terburu-buru hanya menghela nafas panjang, Sedangkan Shui Ru hanya bisa menggelengkan kepala-nya pelan melihat itu.


Melihat tingkah mereka berdua membuat Sylvia menaik-kan satu alis-nya, "Kenapa kalian membuat tingkah seperti itu?" Tanya Sylvia dengan nada penasaran.

__ADS_1


Mereka berdua yang mendengar ucapan Sylvia langsung melihat ke arah-nya, "Fang Gege ingin meningkatkan kekuatan-nya, Tetapi untuk melakukan hal tersebut dia harus melewati hal yang berbahaya" Jawab Mue Lian memberitahu.


Sylvia cukup terkejut ketika mendengar jawaban Mue Lian, "Memang-nya hal apa yang dapat membahayakan orang sekuat Fang Lin?" Tanya Sylvia yang kembali penasaran.


Mendengar itu Mue Lian menghela nafas pelan, Ia lalu duduk kembali di sofa dan menjawab, "Sebuah petir semesta... Salah satu petir terkuat yang ada di semesta ini" Ucap Mue Lian lalu mulai menjelaskan se-berbahaya petir semesta.


Di sisi lain, Shui Ru dan Sylvia ikut duduk di sofa, Mereka berdua mendengar penjelasan Mue Lian meskipun Shui Ru sudah tau apa itu petir semesta.


***


Padang Rumput Tanpa Batas, Dunia Abyss.


Tiba-tiba seorang pria berjubah biru muncul di tengah-tengah padang rumput tersebut, "Yue, Bagaimana cara-nya aku memanggil petir semesta?" Tanya Fang Lin ke Yue.


[Apakah tuan sudah lupa kalau dunia Abyss tidak akan menerima petir semesta?]


Mendengar ucapan Yue membuat Fang Lin menggaruk-kan kepala-nya yang tidak gatal, "Apakah aku harus kembali ke Alam Tanah Kultivator?" Tanya Fang Lin kembali.


[Benar tuan, Tetapi jika tuan mau Yue dapat menawarkan sebuah jasa]


"Jasa? Apa maksud-mu?" Tanya Fang Lin sedikit menaik-kan alis-nya.


Mendengar penjelasan Yue membuat Fang Lin mengelus-eluskan dagu-nya secara perlahan, Ia berpikir kalau tawaran itu cukup bagus karena dia tidak perlu melakukan apa-apa lagi. Selain itu diri-nya juga tidak perlu membuat keributan di alam sana karena petir semesta, "Hmm... Kalau begitu aku akan menggunakan jasa-mu" Ucap Fang Lin dan seketika 10 Miliyar poin-nya menghilang.


[Ding! Tuan menggunakan jasa Yue, Mengurangi 10 Miliyar Poin System]


[Ding! Sisa Poin\= 58 Miliyar]


[Ding! Memproses jasa...]


.....


5 Menit Kemudian.


[Jasa Yue sudah siap tuan, Kapan tuan ingin menghadapi malapetaka petir semesta?]


"Nanti dulu, Aku ingin membeli 5 pil peningkat 90% keberuntungan" Ucap Fang Lin pelan dan dengan segera membuka Shop System.


Beberapa saat kemudian, Fang Lin yang sudah membeli pil peningkat keberuntungan langsung mengeluarkan-nya dari inventory, Ia kemudian menelan 5 pil ungu yang berada di telapak tangan kanan-nya tanpa ragu sedikitpun.

__ADS_1


"Sekarang kau dapat pindah-kan aku Yue" Ucap Fang Lin menyuruh Yue untuk meneleportasikan-nya. Meskipun di dalam tubuh Fang Lin tidak merasakan suatu perbedaan, Ia yakin kalau pil keberuntungan sudah aktif sama seperti sebelum-nya.


[Baik Tuan]


~Whoooshhh~


Seketika Fang Lin menghilang dari sana tanpa jejak sedikitpun.


***


Ruang Hampa Tanpa Batas.


Tiba-tiba seorang pemuda tampan berjubah biru muncul di tengah-tengah ruang hampa tersebut, Ia mendongak ke atas dan mendapati awan merah yang memenuhi langit.


~Jeder~


~Jeder~


Kilatan-kilatan kecil saling bersautan seolah menyambut kedatangan Fang Lin. Di sisi lain, Fang Lin hanya bisa melebarkan mata-nya ketika melihat awan merah yang memenuhi langit, "Apakah ini adalah petir semesta?" Guman Fang Lin merinding ketika melihat awan merah tersebut.


[Benar tuan, Itu adalah petir semesta yang sangat-sangat ingin anda lihat. Lalu malapetaka kesengsaraan akan dimulai 1 Jam lagi]


Mendengar itu membuat Fang Lin menarik nafas dingin, "Apakah kau mengetahui berapa sambaran petir yang akan kudapat-kan nanti di gelombang pertama?" Tanya Fang Lin dengan nada serius.


[Hanya 1 petir tuan, Tetapi petir semesta memiliki 100 gelombang dan disetiap gelombang-nya kekuatan sambaran dari petir semesta akan semakin kuat]


Fang Lin yang mendengar jawaban Yue hanya bisa menghela nafas panjang, "Haah... Dari pada aku tidak melakukan sesuatu, Lebih baik aku memperkuat jiwa-ku terlebih dahulu" Gumam Fang Lin bersila lalu menggunakan 5 Teknik Roh.


Roh\=Jiwa.


"Teknik roh Ke-3: Penguat Roh..." Guman Fang Lin dan seketika jiwa dalam tubuh-nya menjadi semakin berat.


~Whoooshh~


Seketika Qi Langit dan Bumi yang Fang Lin miliki langsung menghilang dari tubuh-nya, Namun sebagai ganti-nya jiwa yang dia miliki semakin kuat seiring mengurang-nya Qi yang dia miliki.


Bersambung...


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.

__ADS_1


__ADS_2