
Berbulan-bulan sudah Yue lewati dengan aktivitas seperti biasanya, hingga tak terasa 1 tahun sudah berlalu.
[Ding! Pemahaman Seluruh Skill Telah Sukses!]
Beberapa detik usai notifikasi itu berbunyi, Fang Lin perlahan membuka matanya dan sesosok perempuan cantik berada tepat di depan wajahnya.
"Apa yang kau lakukan?" Fang Lin bertanya dengan suara tenang.
"Memandangi anda!" Jawabnya dengan senyum lebar yang terukir di bibirnya.
Fang Lin menggelengkan kepalanya dan bangkit berdiri, "Ada sesuatu yang terjadi? Kenapa ada banyak sekali barang-barang di sini?" Tanyanya ketika mendapati puluhan keranjang mewah yang berada di dekat dinding.
Yue dengan santainya menjelaskan kalau ia menyelamatkan anak dari Manajer penginapan ini dan mendapatkan semua keranjang itu sebagai tanda terima kasih.
Fang Lin mengangguk paham ketika mendengarnya, "Ah, begitu rupanya..."
"Lalu mau kau apakan semua hadiah itu?"
"Karena kebanyakan hadiahnya berisi bahan-bahan makanan, aku ingin memberikan semuanya kepada orang-orang yang membutuhkan." Jawab Yue cepat.
"Hmm? Kupikir mereka akan memberikan koin emas atau semacamnya... Ternyata bahan makanan." Ucap Fang Lin sedikit tak menyangka. Jarang sekali ada orang lain yang menghadiahkan sesuatu dengan bahan makanan
"Aku yang memintanya tuan, karena aku ingin memberikannya kepada salah satu panti asuhan yang sering aku kunjungi.
"Memintanya?" Fang Lin menggelengkan kepalanya dan tidak bertanya lebih lanjut. Ia kemudian menyuruh Yue untuk menyiapkan barang-barang yang ingin dibawa, karena sebentar lagi mereka akan keluar dari penginapan ini.
Yue sendiri mengangguk patuh dan menyimpan seluruh keranjang mewah itu ke dalam cincin penyimpanannya. Setelah semuanya telah di masukkan, ia memakai topeng putih polosnya, begitu juga dengan Fang Lin yang memakai topeng hitam polosnya.
Keduanya keluar dari kamar tersebut dan turun ke lantai dasar penginapan.
Sesampainya di lantai paling dasar, Fang Lin dan Yue menjadi pusat perhatian seluruh pekerja yang ada di sana, sedangkan untuk para pengunjung hanya beberapa saja.
Gun Yuan yang kebetulan sedang duduk santai di dekat kolam ikan langsung berdiri ketika menyadari keberadaan Fang Lin dan Yue.
Gun Yuan berjalan cepat menuju keduanya lalu menundukkan badannya serendah mungkin, "Selamat tuan! Anda telah menyelesaikan pelatihan anda!" Ucapnya dengan suara lantang.
Fang Lin mengangkat alisnya lalu menoleh ke arah Yue, "Siapa dia?"
__ADS_1
"Dia adalah anak Manajer yang kuselamatkan tuan." Jawab Yue cepat.
Fang Lin menganggukkan kepalanya lalu kembali menatap Gun Yuan, "Jadi kau... Dimana ayahmu?"
Gun Yuan menegakkan badannya dan menjawab, "Dia sedang berpergian tuan, mungkin dia akan kembali dalam beberapa bulan lagi... Oh ya, ini ada sebuah hadiah dari ayahku, anggap saja sebagai tanda selamat karena telah menyelesaikan pelatihan anda." Gun Yuan melambaikan tangannya ke samping dan sebuah kota kayu kecil yang memiliki ukiran mewah muncul di telapak tangannya.
"Ini ada beberapa pil tingkat 4 yang ayahku beli di Asosiasi Bunga Emas..." Gun Yuan mengulurkan tangannya dengan senyum lebar di wajahnya.
Fang Lin yang mendengarnya langsung tertawa pelan, "Tidak perlu. Kenapa aku harus menerima pil yang kubuat sendiri? Sedangkan aku saja bisa membuatnya sebanyak apapun yang kumau..."
Pernyataan pria bertopeng hitam itu tentu mengejutkan Gun Yuan, ia menahan nafasnya dan tidak bisa berkata-kata lagi.
Di sisi lain, para pengunjung mulai berbisik mengenai keramahan yang dilakukan oleh Gun Yuan kepada Fang Lin dan Yue.
"Siapa dia? Kenapa anak dari sang Manajer sangat hormat kepadanya?"
"Apakah dia seseorang yang berpengaruh? Tapi siapa?"
"Mungkinkah mereka berasal dari keluarga Kekaisaran? Aku tidak yakin anak dari Manajer akan sehormat itu meskipun mereka berdua memiliki latar belakang yang hebat, kecuali dari pihak keluarga Kekaisaran."
Pria berjubah putih itu kembali menundukkan badannya dan berkata, "Selamat menikmati perjalanan anda!"
Fang Lin dan Yue menganggukkan kepala secara bersamaan dan berjalan keluar dari penginapan tersebut.
Gun Yuan kembali menegakkan badannya lalu menatap kotak kayu yang ada di tangannya, "Aku harus memberitahu ayah tentang ini." Ucapnya lalu menyimpan kembali kotak kayu itu.
***
Di Luar Penginapan Samudera Biru.
Yue berjalan di depan tuannya karena ia ingin menuntun tuannya itu ke panti asuhan yang dirinya maksud.
Tidak butuh waktu lama bagi keduanya untuk sampai di depan pintu sebuah rumah sederhana yang berada di wilayah kumuh pinggiran kota.
Yue mengetuk pintu rumah tersebut dan beberapa saat kemudian seorang wanita remaja membukanya, "Ah! Nona Yue, anda di sini..." Ucap remaja perempuan cantik berpakaian hijau tua.
"Siapa dia nona? Apakah dia adalah tuan yang anda maksud?" Tanya remaja perempuan itu penasaran.
__ADS_1
"Benar! Kami di sini ingin memberikan sesuatu kepadamu dan anak-anak yang lain." Jawab Yue cepat.
Luan Ling terdiam sejenak sebelum mempersilahkan mereka berdua masuk ke dalam rumah.
Kedatangan Yue membuat anak-anak yang berada di dalam rumah menyambutnya dengan antusias, mereka begitu senang karena jika Yue datang ke tempat mereka, akan ada banyak makanan enak yang dibawa olehnya.
Di sisi lain, Fang Lin cukup terkejut melihat kedekatan Yue dengan anak-anak itu, "Mereka sungguh akrab... Sepertinya Yue sudah sering kemari." Fang Lin membatin dan diam-diam tersenyum tipis dibalik topengnya.
Ketika sedang memerhatikan mereka, Fang Lin sedikit menaikkan alisnya ketika mendapati salah seorang anak yang pernah ia selamatkan satu tahun yang lalu.
"Kau ternyata tinggal disini..." Ucap Fang Lin dan membuat suasana yang sebelumnya ramai menjadi hening.
"Siapa yang tuan maksud?" Tanya Yue penasaran.
"Dia..." Fang Lin berkata sambil menunjuk anak laki-laki berpakaian merah yang berumur kurang dari 14 tahun.
Sedangkan anak laki-laki yang ditunjuk langsung bersembunyi di balik baju Luan Ling, ia tidak takut hanya saja merasa malu karena waktu itu dirinya sempat mengira kalau Fang Lin ingin meracuninya dengan pil.
"Oh, Pun Hao. Kau pernah bertemu tuanku? Kapan?" Yue bertanya sambil tersenyum lembut memandangi anak yang bernama Pun Hao itu.
Pun Hao terdiam sejenak sebelum menceritakan kejadian satu tahun yang lalu.
Yue yang mendengar cerita dari anak laki-laki tersebut hanya tertawa pelan usai dia menyelesaikan ceritanya, "Kau tidak perlu takut... Dia sama sekali tidak tersinggung dengan sikapmu." Ucapnya sambil mendekati Pun Hao.
Yue membawa Pun Hao ke hadapan Fang Lin, dan anak laki-laki tersebut langsung menundukkan badannya, "Maafkan saya! Dan terima kasih karena telah menyelamatkan saya dari orang-orang itu!" Ucapnya dengan lantang.
Fang Lin tersenyum dan memegang kepala anak kecil itu, "Tak apa... Aku mewajarkan tindakanmu."
Pun Hao tersenyum dan menegakkan kembali badannya.
"Baiklah. Bagaimana kalau kita bermain bersama?! Ada yang mau?" Yue bertanya dan seketika semua anak mengerubungi wanita bertopeng putih polos itu.
Melihat Yue bermain dengan anak-anak membuat Fang Lin tersenyum, ia kemudian mengajak bicara remaja perempuan yang bernama Luan Ling itu.
Bersambung.....
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.
__ADS_1