
"Beberapa jam lagi Pertempuran Kelompok telah selesai, ini sangat menyenangkan." Liu Bei melipat kedua tangannya di depan dada sembari menatap ke arah langit.
"Yah, aku mendapatkan cukup banyak pengalaman di sini." Fang Lin mengangguk setuju, bisa dibilang ia yang sekarang sudah jauh lebih kuat dari dirinya 5 tahun yang lalu.
"Tapi dengan berakhirnya ini, kita semua akan kembali ke Dunia Abyss dan bisa bertemu sebagai musuh di sana." Liu Bei tersenyum pahit.
"Mungkin saja, tapi ada kemungkinan pertandingan selanjutnya masih akan dilakukan di Dunia ini." balas Fang Lin dengan tenang.
"Kuharap begitu.." Liu Bei tersenyum tipis, kemudian bertanya, "Omong-omong teman Lin, terakhir kali kau memeriksa peringkat kubahmu, kau berada di peringkat berapa?"
"Kenapa kau bertanya?" Fang Lin melirik ke arah Liu Bei yang berada di sebelahnya.
"Aku hanya sekadar penasaran, aku sendiri berada di urutan peringkat terbawah karena tidak memiliki orang lain lagi setelah membunuh Calon Peserta yang terakhir." ucap Liu Bei dengan tenang.
Fang Lkn terdiam sejenak ketika mendengar itu, lalu berkata, "Aku tidak akan memberitahu pastinya, tapi yang pasti aku berada di urutan sepuluh besar."
Liu Bei sedikit melebarkan matanya, lalu menoleh ke arah Fang Lin, "Bukankah itu sesuatu yang luar biasa?!" nada Liu Bei terdengar antusias, dan perlahan berubah menjadi lemas, "Aku jadi semakin kurang percaya diri... Kalau aku bertemu denganmu sebagai lawan, kekalahanku sudah pasti terlihat jelas."
"Hahahaha... Aku juga tidak berharap bisa bertemu denganmu, karena akan buruk rasanya jika harus melawan rekan yang sudah bersama dalam lima tahun terakhir ini." balas Fang Lin sembari tertawa kecil.
Liu Bei ikut tertawa, mereka berdua kemudian mengobrol hal-hal lainnya sembari menunggu berakhirnya Pertempuran Kelompok.
................
Kurang lebih enam jam berlalu.
Tiba-tiba sebuah layar besar muncul dan bisa dilihat oleh semua orang termasuk Fang Lin.
Layar besar tersebut memperlihatkan sepuluh kelompok dari berbagai Ras.
Dari semua urusan yang ada, Ras Manusia menempati peringkat tiga di antara sepuluh Ras yang ada. Sementara peringkat pertama dan kedua diduduki oleh Ras Dewa dan Ras Malaikat.
__ADS_1
"Wah, rupanya ada kelompok Dewa juga?" Fang Lin sedikit tak menyangka.
"Seperti biasanya, makhluk agung selalu saja menempati peringkat pertama." ucap Liu Bei sembari menghela nafas panjang.
Fang Lin tertawa kecil karena beberapa hal tertentu, dan tidak lama setelah itu Avatar Gabriel muncul tidak jauh dari tempat layar berada.
"Halo para Peserta!" Avatar Gabriel tersenyum, lalu mengalihkan pandangannya pada layar yang berada di sebelahnya, "Seperti yang dilihat, Ras kalian telah berhasil menempati peringkat sepuluh besar dalam Turnamen Kelompok ini. Itu artinya, kelompok kalian yang terdiri dari Ras Manusia telah berhasil memenangkan pertandingan ini!"
Avatar Gabriel bersuara dengan lantang, kemudian menjentikkan jarinya dan muncul layar lainnya yang memperlihatkan total jumlah peserta tersisa 370 saja.
"Bagi para pemenang akan dikembalikan ke Dunia Abyss, tentu saja ini bukanlah akhir dari Turnamen Semesta karena masih ada satu pertandingan terakhir yaitu, Pengumpulan Mahkota."
[Ding! Misi baru telah muncul!]
[Misi: Mengumpulkan Mahkota Sebanyak Mungkin!
Batas Waktu: 3 Tahun.
Kegagalan: Diskualifikasi dari Turnamen Semesta.]
"Pertandingan yang terakhir ini akan sama seperti Pertempuran Kelompok, namun bedanya kalian akan melakukannya sendiri atau dengan orang-orang yang bersama kalian di Dunia Abyss." ucap Avatar Gabriel, lalu melanjutinya, "Setiap kubah adalah wilayah tetap milik Peserta yang tidak bisa diubah atau semacamnya, dan di setiap wilayah sudah terdapat satu Mahkota yang tidak bisa dipindahkan oleh peserta ke wilayah lain kecuali masih berada di wilayah kekuasaan milik Peserta."
"Sederhananya, kalian bisa pergi ke wilayah peserta lain tetapi tidak bisa membawanya ke mana-mana. Kalau saja Mahkhota kalian direbut oleh peserta lain dan memasuki wilayah dari peserta lain tersebut, maka kalian akan langsung didiskualifikasi bersama dengan orang-orang kalian." Avatar Gabriel menjelaskan dengan tenang.
"Apa Mahkota itu bisa dipalsukan?" Fang Lin mengangkat tangan kanannya dan bertanya.
"Tidak, bahkan meski kalian seorang Absolute itu masih dikategorikan mustahil." jawab Avatar Gabriel sembari menggeleng pelan, lalu melanjutinya, "Selain itu, peserta yang berada di posisi sepuluh besar akan diperlihatkan secara umum. Jadi semua peserta bisa mengetahui jumlahnya, sementara yang berada di urutan ke-11 dan seterusnya hanya bisa dilihat secara personal saja."
"Apa hanya itu saja peraturannya?" tanya Cassiel penasaran.
"Untuk saat ini hanya memang itu saja peraturannya, tetapi nanti bisa saja bertambah tergantung situasi pertandingan." jawab Avatar Gabriel cepat.
__ADS_1
Suasana hening setelah makhluk kecil berbulu domba itu menjawab demikian.
"Baiklah, karena sudah tidak ada pertanyaan maka aku akan memindahkan kalian kembali." ucap Avatar Gabriel, lalu mengambil ancang-ancang untuk menjentikkan jarinya, "Sekali lagi saya ucapkan selamat, saya senang karena kalian bisa memenangkan Pertempuran Kelompok."
Klik.
Pandangan Fang Lin langsung menghitam setelah makhluk itu mengakhiri kata-katanya, ketika pandangannya sudah kembali normal dirinya sudah berada di padang rumput tanpa ujung dengan cuaca yang sangat cerah.
Tidak lama setelah itu, Fang Lin bisa merasakan beberapa hawa kehadiran datang ke tempatnya berada. Mereka semua adalah bawahan intinya yang berada di ranah Absolute.
"Tuan!" Diablo berlutut, diikuti oleh yang lainnya, "Saya benar-benar khawatir karena anda menghilang begitu saja."
Fang Lin bisa mendengar suara Iblis Primordial itu yang bergetar, tampaknya dia sedang berusaha menahan tangisannya.
Para bawahan intinya juga memiliki kekhawatiran masing-masing, tetapi kelihatannya mereka sudah lega karena telah melihat kembali Tuan mereka.
"Terima kasih telah mengkhawatirkanku, aku baik-baik saja." Fang Lin tersenyum tipis, lalu bertanya, "Kalian tidak memberitahukan menghilangnya aku kepada orang-orang di pemukiman, bukan?"
"Kami tidak melakukan itu, Tuan. Tapi kami berencana untuk mengumumkannya kalau anda tidak kembali dalam seratus tahun lagi." kali ini Yang Jian menjawabnya.
"Hahaha... Seratus tahun, ya?" Fang Lin tertawa hambar karena itu adalah waktu yang cukup lama.
"Apa itu terlalu lama atau terlalu sebentar, Tuan?" Diablo sedikit memasang ekspresi bingung.
"Tidak, itu adalah waktu yang pas." Fang Lin tersenyum tipis, dan ia menatap layar yang terdapat misi Mengumpulkan Mahkota, "Omong-omong, kalian melihat Mahkota di wilayah ini?"
"Ah, kami menemukan sebuah Mahkota mewah di daerah pegunungan, beberapa juta kilometer dari pemukiman." ucap Khatz cepat.
"Begitu, ya? Tolong antarkan aku..." ucap Fang Lin, dan mereka langsung mengangguk patuh.
Mereka berlima kemudian menuntun Fang Lin ke tempat Mahkota itu muncul.
__ADS_1
Bersambung.....
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.