System Sang Immortal

System Sang Immortal
Kenalan Lama


__ADS_3

"Iblis Primordial, Diablo... Kenapa kau bisa berada disini?!" Suara yang begitu berat keluar dari mulut Sylvia.


Tidak hanya suara Sylvia saja yang berubah, akan tetapi pupil matanya juga ikut berubah yang sebelumnya bulat kini menjadi runcing seperti hewan buas.


"Khatz, Seharusnya aku lah yang bertanya seperti itu... Terlebih lagi kau membawa seseorang yang berasal dari Elf murni" Diablo berkata lalu menjentikkan jarinya.


Seketika sebuah domain Anti Magic-Area tercipta dan membuat aura mendominasi yang keluar dari tubuh Sylvia menghilang dalam sekejap.


Khatz sendiri yang mengetahui itu langsung berdecak kesal, saat ia ingin keluar dari domain tersebut tiba-tiba saja sebuah suara menghentikannya.


"Hentikan kalian berdua..." Fang Lin berkata dengan suara yang sedikit tinggi.


Mendengar itu Diablo langsung menghilangkan domain miliknya lalu menundukkan badannya ke arah Fang Lin, "Maafkan saya tuan karena telah membuat kekacauan ini..." Diablo meminta maaf dengan tulus.


Sedangkan Khatz hanya diam dan mencoba melihat situasinya lebih lanjut, Ia sedari awal sudah menyadari keberadaan Diablo dan mencoba bersembunyi darinya, tetapi siapa sangka kalau Diablo masih menyadari keberadaannya.


"Lupakan, apakah kalian berdua saling mengenal satu sama lain?" Fang Lin tanpa basa-basi langsung bertanya kepada Diablo.


Diablo sendiri langsung mengangguk dan menjawab, "Ya, Tuan... Saya dan Khatz bisa dibilang saling bermusuhan, meskipun kita sama-sama jahat akan tetapi cara yang kita berdua lakukan berbeda."


Mendengar itu Fang Lin sedikit mengangkat satu alisnya, "Jahat? Memangnya apa yang kalian berdua lakukan?" Fang Lin kembali bertanya dengan nada penasaran.


Diablo terdiam sesaat lalu menjelaskan mengenai dirinya dan juga Khatz. Mereka berdua adalah makhluk yang terlahir sebelum tiga dunia diciptakan, mereka berdua memang jahat akan tetapi cara yang mereka berdua lakukan berbeda.


Seperti Khatz, dia bisa terbilang makhluk jahat karena sering membuat kekacauan di dunia Evangellion dan membunuh banyak sekali ras tanpa alasan yang jelas. Sedangkan Diablo yang berasal dari dunia bawah, dia memang jahat akan tetapi kejahatannya tergantung pada manusia yang berada di dunia Evangellion.


Meskipun begitu banyak Iblis Primordial yang sama seperti Khatz tetapi mereka tau batasan mereka karena Dunia Evangellion selalu dijaga oleh pahlawan dari dunia lain.


Fang Lin yang mendengar penjelasan Diablo diam-diam menganggukkan kepalanya paham, Ia kemudian melirik ke arah Sylvia lalu menghela nafas pelan, "Kau tidak perlu khawatir dengan Diablo, dia telah menjadi bawahanku dan tentu dia tidak akan berbuat macam-macam denganmu." Ucap Fang Lin saat melihat raut wajah Sylvia yang begitu waspada.


Khatz yang mendengar itu terdiam sesaat, Ia menundukkan kepalanya seperti sedang berpikir sesuatu, "Baiklah... Aku percaya padamu..." Khatz langsung pergi usai mengatakan itu dan membuat Sylvia bisa mengendalikan tubuhnya kembali.

__ADS_1


Meskipun tubuh Sylvia dikendalikan sepenuhnya oleh Khatz, Ia masih dapat melihat seluruh kejadian yang terjadi pada tubuhnya.


"Dia adalah Iblis Primordial?" Sylvia yang telah mendapatkan kesadarannya kembali hanya bisa menahan nafasnya saat melihat Diablo.


Di sisi lain, Fang Lin yang melihat Sylvia sudah mendapatkan kesadarannya kembali hanya menghela nafas pendek, "Diablo... Sebaiknya kau tetap tinggal disini." Ucap Fang Lin dengan suara tenang.


Diablo tentu terkejut ketika mendengar itu, "Eh? Kenapa tuan? Apakah karena saya membuat kekacauan tadi?" Diablo bertanya dengan nada terkejut.


Fang Lin menggelengkan kepalanya dan menjawab, "Tidak, bukan itu... Aku memintamu disini agar kau dapat menjaga tempat ini. Jika ada sesuatu terjadi di kota ini kau bisa langsung menghubungi ku" Fang Lin takut jika terjadi sesuatu di kota ini, jadi ia berencana untuk meminta Diablo menjaga kota Fang selama ia dan yang lainnya berperang melawan Xiao Chen.


Mendengar jawaban tuannya, Diablo diam-diam menghela nafas panjang. Jujur saja ia ingin sekali ikut dalam peperangan tersebut, akan tetapi jika tuannya yang memberinya perintah untuk tetap tinggal maka ia mau tak mau harus tinggal disini.


"Baiklah tuan... Sesuai keinginan anda" Jawab Diablo dengan suara tenang.


Fang Lin mengangguk pelan mendengar jawaban Diablo, Ia kemudian menatap Sylvia dan menyuruh wanita cantik itu untuk mendekat.


"Selama peperangan berlangsung, usahakan dirimu untuk berada di dekatku... Karena aku tidak tau apa yang terjadi nanti." Fang Lin berkata dengan nada serius ketika Sylvia sudah berada di dekatnya.


Fang Lin sekali lagi menganggukkan kepalanya lalu membalikkan badannya, Ia dapat melihat orang tuanya, para calon istrinya dan bawahan intinya kini sedang menatap ke arahnya.


"Kalau begitu aku akan pergi..." Fang Lin berkata sambil mendekati mereka, "Apakah kalian ingin mengatakan sesuatu?" Timpal Fang Lin bertanya.


"Aku tidak tau harus berkata apa... Tetapi semoga kau dan lainnya menang dan selamat sampai peperangan berakhir" Ucap Fang Qin sambil tersenyum.


"Benar apa kata ayahmu, Jangan sampai dirimu kalah dengan musuhmu" Sambung Xia Mei yang tidak jauh dari sana.


Fang Lin yang mendengarnya langsung tersenyum tipis, "Tentu... Aku pasti akan menang" Jawab Fang Lin percaya diri lalu menoleh ke arah para calon istrinya.


"Selama aku pergi kalian jangan pernah lupa untuk latihan, agar kalau ada peperangan lagi kalian dapat ikut denganku" Fang Lin dengan nada pelan berkata kepada para calon istrinya.


Mereka semua langsung mengangguk patuh dan mengucapkan salam perpisahan kepada Fang Lin.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian, Para calon istrinya selesai mengucapkan salam perpisahan. Di sisi lain, Fang Lin langsung mengeluarkan kapal terbang Star Universenya dan menyuruh para bawahan inti serta pasukannya masuk ke dalam kapal terbang tersebut.


Tidak butuh waktu lama untuk mereka semua masuk dan kini hanya tersisa Fang Lin, orang tuanya, para calon istrinya serta Diablo.


"Diablo, tolong jaga mereka... dan jangan lupa jika ada sesuatu yang janggal kau hanya perlu menelepati ku" Ucap Fang Lin dengan nada serius.


"Anda tidak perlu khawatir mengenai itu tuan... Saya akan menjaga mereka dengan taruhan nyawa saya sendiri" Diablo mengatakan ini sambil menundukkan badannya dan menaruh satu tangannya di dada.


"Bagus, Kalau begitu aku pergi dulu..." Ucap Fang Lin dan diangguki oleh mereka.


~Whooshhhh~


Seketika Fang Lin menghilang dari hadapan mereka tampan jejak sedikitpun.


***


Di Ruang Pengendalian Kapan Terbang Star Universe.


Fang Lin muncul di ruangan tersebut, Ia dengan segera mengalirkan Qi miliknya lalu menjalankan kapal terbangnya itu ke koordinat wilayah Xiao Chen.


~Whoooshh~


Kapal Terbang Star Universe melaju dengan kecepatan yang super cepat.


Di sisi lain, Diablo hanya bisa berdecak kagum ketika melihat kecepatan terbang kapal terbang tersebut, Ia dapat menebak kalau kecepatan kapal terbang itu puluhan atau ratusan kali lebih cepat dari cahaya.


Diablo kemudian izin pamit dari sana karena ingin menganalisis kota Fang, sedangkan Fang Qin hanya mengiyakan saja karena dirinya juga tidak punya hak untuk melarangnya.


Bersambung.....


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.

__ADS_1


__ADS_2