
Saat ini Harimau Putih sedang melesat dengan cepat dan tak lama kemudian kini dirinya dapat melihat beruang coklat yang sedang bersembunyi dibalik pohon.
Harimau Putih langsung mengarah ke beruang coklat dengan cepat dan tidak sampai 20 detik dia sudah berada di dekat beruang coklat.
Di sisi lain, Beruang coklat yang menyadari kehadiran Harimau Putih langsung menatapnya, "Hey... Kemari, Samarkan auramu terlebih dahulu" Ucap Beruang coklat saat melihat kedatangan Harimau Putih.
Harimau Putih yang mendengar itu sedikit keheranan, Namun dirinya tetap melakukan apa yang dikatakan oleh beruang coklat.
"Kenapa kau menyuruhku untuk menyamarkan aura?" Tanya Harimau Putih dengan nada heran setelah dia menyamarkan auranya.
Beruang coklat langsung menghela nafas pelan lalu mulai menjelaskan apa yang dilihatnya tadi.
Namun baru beberapa kalimat dia keluarkan, Tiba-tiba terdengar suara dari atas pohon dan membuat mereka berdua terkejut.
"Kalian membicarakan-ku?"
Harimau Putih dan beruang coklat terkejut ketika mendengar suara tersebut, Mereka berdua secara bersamaan langsung mendongak ke arah atas.
Beruang coklat sedikit terkejut ketika melihat seorang pemuda tampan berjubah biru sedang berjongkok di dahan pohon sambil tersenyum.
Sedangkan Harimau Putih langsung menunduk hormat ketika mengetahui pemuda tersebut adalah tuannya, Fang Lin.
Fang Lin langsung melompat dari atas pohon dan mendarat tepat dihadapan Harimau Putih dan beruang coklat, "Siapa kau manusia? Aku tidak pernah melihatmu sebelumnya" Tanya Beruang coklat tanpa basa-basi, Dia mengira kalau Fang Lin hanyalah manusia biasa karena dia tidak merasakan aura kultivasi yang keluar dari tubuh manusia didepannya itu.
Fang Lin yang mendengar itu hanya tersenyum kecut, "Kupikir dia berbohong, Tetapi raut wajahnya tidak menunjukkan kebohongan sedikitpun" Batin Fang Lin sambil menggelengkan kepalanya pelan.
Di sisi lain, Harimau putih yang mendengar itu langsung menyenggol beruang coklat dan menelepatinya, "Hey bodoh, Dia adalah tuanku, Sang penguasa dunia ini!" Ucap Harimau Putih dengan nada sedikit tinggi.
Beruang coklat mau tak mau menjadi terkejut ketika mendengar hal tersebut, Ia lalu menatap Fang Lin dengan penuh ketakutan dan langsung menundukkan kepalanya, "T-tuan maafkan ketidaksopanan hamba, Saya tidak mengenal tuan karena saat pemindahan Hutan Terlarang saya sedang hibernasi selama 100 tahun" Ucap Beruang coklat dengan terbata-bata.
Fang Lin yang melihat raut wajah Beruang Coklat hanya tertawa pelan, "Hahaha... Tidak perlu panik seperti itu, Aku tidak tersinggung dengan ucapan-mu sebelumnya" Jawab Fang Lin sambil tersenyum.
__ADS_1
Fang Lin lalu melanjutkan perkataannya, "Aku ingin mengatakan kalau akulah yang menyerang cheetah itu menggunakan bola Qi-ku" Timpal Fang Lin dan membuat kedua binatang didepannya menatap dirinya.
Beruang coklat mengangkat kepalanya perlahan dan berkata, "Ah... Jadi serangan tiba-tiba tersebut berasal dari tuan, Kupikir ada musuh kuat yang menginginkan cheetah itu"
"Aku memang menginginkan cheetah itu" Jawab Fang Lin sambil menunjuk cheetah yang sedang pingsan di bawah pohon.
Jawaban dari Fang Lin tentu saja mengejutkan mereka berdua.
"Kenapa tuan ingin menjadikan cheetah itu sebagai bawahan tuan? Kulihat dia sama sekali tidak mempunyai bakat yang menjanjikan" Tanya Harimau Putih dengan nada penasaran sambil melihat cheetah tersebut sekilas.
"Hmm... Memang saat ini tidak ada, Tetapi di masa depan dia mungkin akan berguna bagiku" Jawab Fang Lin kembali tersenyum.
Harimau Putih yang mendengar itu hanya menganggukkan kepalanya pelan, Dia tidak bertanya lebih jauh lagi tentang itu dan jika tuannya menginginkan cheetah tersebut, Ia mau tak mau harus merelakannya dan mencari mangsa yang lain.
Fang Lin sedikit mengangkat alisnya saat melihat raut wajah Harimau Putih yang pasrah, "Memangnya kau ingin memangsa cheetah itu untuk apa? Apa untuk di makan?" Tanya Fang Lin dengan nada heran.
Harimau Putih menganggukkan kepalanya pelan, Kemudian dia menjelaskan kalau dirinya harus memakan daging langsung dan tidak ingin terlalu mengandalkan Qi.
.....
"Kupikir dua daging ini cukup untuk kalian bukan" Tanya Fang Lin dan sekali lagi membuat mereka terkejut ketika melihat dua daging segar didepan mata mereka.
Mereka berdua langsung menunduk hormat dan berkata, "Ini sudah lebih dari cukup tuan, Tetapi apa tuan tidak apa-apa memberikan daging itu kepada kami?" Tanya Harimau Putih dengan nada heran.
Fang Lin hanya tersenyum menanggapi itu, "Tidak apa... Aku mempunyai daging seperti ini tak terbatas, Tetapi aku hanya memberikannya hanya untuk kali ini saja, Kedepannya kalian harus berburu sendiri seperti biasanya" Jawab Fang Lin pelan, Ia mengatakan hal itu dikarenakan dirinya tidak ingin bawahannya manja.
Harimau Putih dan beruang coklat kembali menunduk, "Baik tuan" Ucap mereka berdua serempak.
.....
Setelah Beruang coklat pulang ke sarangnya, Fang Lin langsung menanyakan tentang Artefak yang ada di tubuh Harimau Putih.
__ADS_1
Saat menanyakan hal tersebut, Raut wajah Harimau Putih berubah menjadi sedih, Kemudian dia menceritakan kalau dirinya adalah keturunan Dewa Harimau Putih.
Fang Lin sedikit terkejut ketika mengetahui fakta tersebut, Ia tetap tenang dan terus mendengarkan penjelasan dari Harimau Putih.
Sedangkan Harimau Putih yang melihat reaksi tuannya hanya diam dan terus melanjutkan ceritanya.
***
Dulu sekali Dewa Harimau Putih menikah dengan salah satu putri dari Kaisar Dewa.
Setelah beberapa bulan mereka berdua menikah, Istri dari Dewa Harimau Putih mengandung seorang anak dan beberapa bulan setelahnya, Lahirlah seorang bayi laki-laki yang sehat dan menggemaskan.
Bayi kecil tersebut adalah Harimau Putih yang berada dalam wujud manusia. Saat Harimau Putih berumur 10 tahun dirinya memiliki bakat diluar nalar.
Saat itu dia sudah mencapai ranah To God dan terlebih lagi dia dapat meniru pengalaman orang lain dalam sekejap.
Di sisi lain, Ayah dan ibunya terkejut ketika mengetahui bakat yang dimiliki anak mereka, Mereka berdua sangat bangga ketika memiliki penerus yang menjanjikan di masa depan nanti.
.....
Suatu hari saudara dan saudari dari ibunya sangat kesal ketika mengetahui hal tersebut, Mereka kesal sebab adik mereka yang paling bungsu memiliki anak dengan bakat yang mengerikan.
Mereka juga takut di masa depan nanti anak dari adik bungsu mereka akan menjadi pewaris kaisar dewa.
Karena penyakit iri hati mereka, Saudara dan saudari ibunya berencana untuk menghancurkan keluarga Dewa Harimau Putih. Walaupun mereka berencana melakukan hal itu, Mereka tidak tau harus melakukan apa.
Saat memikirkan cara untuk menyingkirkan Harimau Putih, Salah satu dari saudara mereka menyarankan untuk menyewa Raja Kegelapan.
Para saudara saudari mereka yang mendengar itu langsung terkejut. Menyewa Raja Kegelapan? Itu gila! Karena setau mereka Raja Kegelapan tidak ingin bayaran apapun selain jiwa atau Artefak Dewa.
Tetapi pilihan mereka hanya ada itu, Meskipun Dewa Harimau Putih adalah Makhluk Mitos terlemah diantara lainnya akan tetapi dia tetaplah Makhluk Mitos yang memiliki kekuatan menghancurkan bintang dalam sekali serang.
__ADS_1