
Beberapa Jam yang lalu, Di kediaman raja kera api
Raja kera api kini duduk disebuah batu seperti singgasana dengan raut wajah marah. Ia terus mengumpat atas kejadian yang ditimpa anaknya.
"Si*lan, Sial*n! Bajing*n mana yang berani membunuh anakku" Umpat Go Men terus menerus.
Diseluruh kediaman raja api kini sangat sepi dan hanya ada beberapa prajurit saja yang berjaga, Untuk yang lainnya mereka semua sedang mencari mayat pangeran mereka.
***
Ditempat pencarian pangeran kera api
Suasana disana sangat hening dan hanya ada suara-suara langkah kaki saja, Mereka adalah para petinggi dan prajurit kera api yang diperintah untuk mencari mayat pangeran.
"Aku tidak menyangka pangeran akan mati secepat ini" Ucap kera api bernama Go Min, Dia adalah petinggi kera api terkuat no 1, Sebelum mendengar kabar kematian pangeran, Go Min sedang bermeditasi untuk menerobos ke tahap selanjutnya yaitu saints *1, Untung saja dia sempat menerobos sebelum dipanggil oleh petinggi lainnya.
"Benar, Walaupun dia memiliki sifat yang buruk namun dirinya tetaplah keponakanku" Ucap Go Yeng.
"Aku menjadi kasihan dengan raja, Dia sudah kehilangan 2 keluarganya yang berharga dan sekarang ditambah lagi oleh pangeran. Mungkin jika itu aku bahkan sang penguasa hutan yang membunuh pangeran, Aku akan tetap membunuhnya" Timpal Go Chun seraya menggelengkan kepalanya pelan.
"Jangan ngarang kau, Bahkan raja yang salah satu dari 10 monster terkuat dihutan ini tetap bisa dikalahkan dengan cepat" Ucap Go Min merinding saat membayangkan aura kuat dari sang penguasa hutan.
"Benar, Bahkan jika 9 keluarga monster lainnya membantu kita, Tetap saja kita tidak akan bisa menang" Timpal Go Yeng dengan tenang.
Go Chun yang mendengar itu hanya mengangguk dan langsung mengingat kejadian saat rapat sebelumnya, Sang penguasa hutan saat itu mengeluarkan aura yang kuat dan membuat siapa saja yang berada disana merinding termasuk 10 raja monster terkuat.
...
Mereka terus berjalan sambil mengobrol ringan untuk mencairkan suasana yang tegang, Hingga beberapa saat Go Min tiba-tiba berhenti dan membuat semua petinggi serta pasukan kera api ikut berhenti.
"Bau darah!" Ucap Go Min terkejut.
__ADS_1
"Hmm? Bukankah itu sudah biasa?" Tanya Go Chun sedikit kebingungan.
"Bodoh, Apa kau tidak pernah mencoba darah sendiri? Darah kita sedikit berbeda dari yang lain" Ucap Go Yeng kesal dengan saudarannya, Ia tidak lagi riang seperti biasanya karena mendengar keponakannya yang sudah mati.
Mendengar jawaban dari Go Yeng, Membuat Go Chun malu, Bahkan dia mendengar ada beberapa petinggi yang sedang menahan ketawa mereka.
"Ini... Bau darah ras kita" Ucap Go Min langsung melesat maju.
Melihat petinggi terkuat melesat dengan cepat, Mereka semua juga langsung melesat mengikuti Go Min.
...
Beberapa puluh kilo meter para kera api melesat, Hingga akhirnya mereka sampai ditempat asal bau darah tersebut, Sesampainya mereka disana membuat mereka mau tak mau terkejut dan bahkan ada beberapa prajurit yang mual melihat mayat kawanan mereka.
~GROARRRGGHHHH~
Sebuah raungan kuat berasal dari salah satu kera api dan menyadarkan semua orang disana dari keterkejutan mereka.
"Manusia?! Ini ulah manusia!!! B*ngsattt!!!" Teriak Go Min dengan keras setelah melihat banyak tebasan benda tajam dari salah satu tubuh kawanan kera api.
Semua kera api yang mendengar itu langsung geram bahkan ada beberapa monster kuat yang mendengar itu dan menghampiri mereka.
"Manusia?! Bagaimana mungkin?" Ucap sosok yang keluar dari semak-semak, Dia adalah seekor serigala hitam yang mempunyai 2 kepala dan di dahi mereka memiliki sebuah corak bintang serta mempunyai 2 ekor yang cukup panjang.
Semua kera api langsung menengok ke arah semak-semak tersebut, Dan melihat seekor serigala keluar dari semak-semak tersebut.
"Kau... Yun Feng si serigala bintang?" Ucap Go Yeng sedikit terkejut, Memang serigala bintang adalah monster teraneh dan terkuat yang pernah Go Yeng lihat. Menurut cerita dari ayahnya yang sudah mati, Ribuan tahun yang lalu ada sesosok serigala yang memasuki hutan terlarang ini, Sang penguasa hutan yang dulu sempat bertanya dimana keluarganya karena hanya dia sendiri yang memasuki hutan terlarang ini, Serigala bintang hanya menjawab keluarganya terbunuh dan hanya tersisa dirinya sendiri.
Mendengar itu penguasa hutan mengijinkan Serigala Bintang tinggal di hutan terlarang, Dan dari tahun ketahun Serigala bintang semakin kuat dan membuat para keluarga monster mencoba merekrutnya, Namun semua keluarga yang merekrutnya ditolak mentah-mentah dan suatu hari ada beberapa dari mereka yang mati karena mencoba memaksa serigala bintang memasuki kaum mereka, Salah satunya yang mati adalah ayah dari Go Men, Go Min, Go Yeng dan Go Chun. Hingga kejadian hari itu, Tidak ada yang berani mencoba merekrutnya.
"Benar, Apakah kau buta? Memangnya kau pernah melihat hewan paling tampan selain aku?" Ucap serigala bintang ketus sekaligus narsis.
__ADS_1
Mendengar jawaban ketus dari serigala bintang membuat urat kepala dari Go Yeng muncul, Namun sesaat Go Yeng ingin marah, Go Min terlebih dahulu berbicara.
"Pergilah, Urus-ursanmu sendiri" Ucap Go Min sedikit kesal.
"Kalian semua! Cari daun yang kuat atau sesuatu yang dapat menampung mayat mereka" Lanjut Go Min memerintah para prajurit.
Prajurit yang mendengar perintah dari petinggi mereka langsung berpencar ke berbagai arah untuk mencari benda yang dapat menampung mayat.
Sedangkan serigala bintang bukannya pergi tetapi terus mendekat ke arah para mayat kera api, Disisi lain Go Min, Go Yeng dan Go Chun menatap tajam serigala bintang.
"Apa yang mau kau lakukan" Tanya Go Yeng yang menahan kesalnya
Serigala bintang menghela nafasnya dan menatap ke arah para petinggi kera api dan kemudian berucap "Aku akan membantu kalian melacak manusia itu"
"Membantu kami? Apa untungnya bagimu?" Ucap Go Chun dengan curiga.
"Haih... Kalian sungguh sensitif ya, Aku sudah ribuan tahun berada disini, Jadi menjadi tanggung jawabku juga untuk menjaga hutan ini dan membantu penduduk hutan ini" Ucap Serigala Bintang kesal karena ditatap dengan tajam sedari tadi.
"Hmm, Aku sungguh tid-" Ucapan Go Chun berhenti saat Go Min berbicara.
"Baiklah, Akan kuhargai bantuan mu itu" Ucap Go Min dengan tatapan yang mulai melunak.
Go Chun menatap saudaranya dengan tidak percaya,. Sedangkan Go Yeng hanya mengikuti alur saja karena dirinya juga setuju sebab bantuan dari serigala bintang akan sangat membantu.
BERSAMBUNG...
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.
Kuis: Siapa sebenarnya penguasa hutan yang lama dan baru.
Hadiah jika jawaban benar: Upload 1 Chapter lagi hari ini.
__ADS_1