System Sang Immortal

System Sang Immortal
Sekte Bintang Surgawi?


__ADS_3

Gu Shen dengan cepat menundukkan kepalanya adiknya dengan tangan kanan, "Maafkan kelancangan kami tuan, Ini hanya kesalahpahaman saja" Ucap Gu Shen yang ikut menundukkan kepalanya.


Semua orang yang melihat itu mau tak mau menjadi terkejut kecuali Fang Lin, Mereka terkejut karena kedua orang yang sedang berbicara dengan pemuda tampan berjubah biru itu adalah pemimpin mereka.


"Lupakan saja..." Ucap Fang Lin sambil berdiri lalu berjalan santai ke arah tangga.


.....


Setelah Fang Lin tidak terlihat lagi dari pandangan mereka, Barulah mereka menghela nafas panjang.


"Kau percaya perkataannya? Raja iblis bisa dibuat pingsan olehnya"


"Tentu tidak bodoh, Kau tau bukan? Satu raja iblis yang pernah menyerang alam ini saja, Bisa membuat para jagoan dari 4 kekaisaran kalah telak"


Mereka semua terdiam ketika mendengar itu, Bagaimana mungkin seorang pemuda biasa bisa mengalahkan raja iblis sedangkan para jagoan dari 4 kekaisaran saja kalah, Itu tidak mungkin! Pikir mereka.


***


Di kamar penginapan Fang Lin.


Fang Lin yang sedang tidur di kasur hanya tersenyum tipis saat mendengar itu, "Tetapi aku bukanlah pemuda biasa" Gumam Fang Lin lalu menutup matanya secara perlahan.


.....


Pagi pun tiba, Fang Lin langsung membuka matanya, Ia bangun dari tidurnya dan melihat ke arah sekitar, "Hmm? Ternyata dia masih tertidur" Gumam Fang Lin sambil tersenyum lembut saat melihat Mue Lian yang masih tertidur.


Fang Lin lalu mengelus kepala Mue Lian dengan lembut agar dia tidak terbangun dari tidurnya, Namun baru saja mengelus kepala Mue Lian, Ia melihat wanita bergaun putih tersebut membuka matanya secara perlahan.


"Maafkan aku karena telah membangunkan mu" Ucap Fang Lin pelan sambil tersenyum.


Mue Lian yang mendengar itu segera menggelengkan kepalanya, "Em... Tidak sama sekali, Aku merasa nyaman jika Fang Gege mengelus kepala ku seperti itu" Ucap Mue Lian pelan sambil memegang tangan Fang Lin lalu menaruh di pipinya.

__ADS_1


Sedangkan Fang Lin yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya pelan, "Kamu sangat manja ya" Ucap Fang Lin sambil tersenyum lalu menidurkan dirinya kembali sambil menghadap ke arah Mue Lian.


Mue Lian yang mendengar itu hanya tertawa pelan, Ia saat ini sangat bersyukur karena telah menjadi salah satu istri Fang Lin.


Mereka berdua kini saling berpandangan satu sama lain, Perlahan wajah Fang Lin mendekati wajah Mue Lian, Kini nafas mereka saling terasa satu sama lain dan saat bibir mereka ingin bersentuhan terdengar suara pertempuran dari lantai satu.


Fang Lin yang mendengar itu langsung menghentikan aktivitasnya dan langsung berdiri, "Mengganggu saja" Gumam Fang Lin sambil berdecak pelan, Ia lalu berteleportasi ke lantai satu. Sebenarnya Fang Lin ingin menyuruh bayangan untuk melihat apa yang terjadi dibawah sana, Namun dia langsung berubah pikiran karena menurutnya belum saatnya melakukan hal seperti itu bersama Mue Lian.


Di sisi lain, Mue Lian langsung memasang wajah cemberut saat Fang Lin menghilang dari sana, "Bikin kesal saja" Ucap Mue Lian sambil mengembungkan pipinya, Dia lalu melakukan posisi bermeditasi dan segera berkultivasi.


***


Di lantai satu, Tiba-tiba saja Fang Lin muncul di dekat tangga, Ia saat ini melihat banyak sekali mayat-mayat yang berserakan di lantai satu.


Saat melihat ke sekitar, Fang Lin tidak sengaja melihat nenek-nenek yang menjaga meja resepsionis kepalanya yang kini terputus, "Apakah mereka aliran hitam?" Gumam Fang Lin sambil menggelengkan kepalanya pelan.


Fang Lin juga melihat mayat dari Gu Shen dan Gu Min yang tanpa kepala dan membuat Fang Lin merasa sedikit kasihan, "Mereka sepertinya bandit yang dimaksud nenek itu, Bandit baik ya..." Gumam Fang Lin pelan.


Fang Lin langsung menengok ke arah sumber suara tersebut dan melihat dua orang berpakaian merah sedang berjalan ke arahnya dari pintu masuk penginapan.


Fang Lin langsung menaikkan satu alisnya saat melihat kedua orang tersebut, "Sekte bintang surgawi?" Gumam Fang Lin dengan nada sedikit terkejut.


***


Sekte Bintang Surgawi adalah sebuah sekte aliran netral, Sekte tersebut adalah salah satu sekte paling misterius di seluruh alam, Karena menurut cerita yang Fang Lin baca di perpustakaan, Kalau sekte Bintang Surgawi memiliki banyak sekali cabang di seluruh alam semesta ini, Bahkan hampir di seluruh alam semesta ini pasti terdapat Sekte Bintang Surgawi.


Namun tidak ada seorangpun yang tau siapa pemilik dari sekte tersebut, Bahkan patriak dan tetua yang ditempatkan di cabang sekte juga tidak mengetahui hal tersebut.


***


Kedua pria tersebut saat ini berhenti beberapa langkah di depan Fang Lin, "Apakah kau salah satu dari mereka?" Tanya seorang pria tampan berambut hitam panjang sambil menunjuk ke arah mayat sekitar.

__ADS_1


Fang Lin yang mendengar itu hanya menggelengkan kepalanya pelan, "Tidak... Aku hanya kebetulan menginap disini" Ucap Fang Lin pelan namun dapat terdengar oleh mereka berdua.


Pria berbadan besar yang mendengar itu langsung menatap tajam Fang Lin, "Mana mungkin pria tampan berpakaian mewah sepertimu ingin menginap di tempat kumuh seperti ini, Kau pasti bos dari mereka semua bukan?!" Tanya pria berbadan besar tersebut dengan sinis lalu menginjak kepala dari salah satu mayat hingga hancur.


Fang Lin yang melihat itu langsung berdecak sekali, Lalu mengayunkan tangannya dengan cepat ke arah pria berbadan besar tersebut.


~Slaashhh~


Seketika kedua kaki pria berbadan besar itu langsung terputus dan sukses membuat pria tampan disebelahnya melebarkan matanya, "Bagaimana mungkin?!! Teknik apa itu?!" Ucap pria tampan tersebut dengan nada tidak percaya.


Sedangkan pria yang kakinya terputus langsung berteriak kesakitan sekeras mungkin.


"Arrrrgggghhh" Teriak pria berbadan besar tersebut sambil mengguling-menggulingkan badannya di lantai yang penuh darah.


"Pergilah... Aku sedang malas untuk membunuh" Ucap Fang Lin pelan, Kemudian mengeluarkan beberapa persen aura pembunuhnya.


~Whooshh~


Aura pembunuh yang pekat langsung mengelilingi penginapan tersebut, Sedangkan kedua orang berada dihadapan Fang Lin langsung mematung saat merasakan aura pembunuh yang begitu pekat.


"S-siapa k-kau" Tanya pria berambut hitam panjang tersebut dengan nada ketakutan.


Fang Lin yang mendengar itu hanya mendengus pelan, "Kau tidak perlu tau siapa aku... Tetapi yang jelas kau harus pergi dari sini bukan?" Tanya Fang Lin dengan nada dingin.


Pria tampan tersebut sedikit melebarkan matanya, Namun dia segera sadar dari keterkejutannya dan langsung membawa temannya dengan cara menggendongnya.


Fang Lin yang sudah tidak melihat kedua orang itu dalam jarak pandangnya hanya memutar bola matanya malas, "Masalah selalu saja datang" Gumam Fang Lin pelan dan langsung menghilang dari sana.


Bersambung...


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.

__ADS_1


__ADS_2