System Sang Immortal

System Sang Immortal
Sui Yi


__ADS_3

Saat Fang Lin menjelaskan alasan mereka semua berada disini, Para budak langsung mengamati dan mendengar-nya secara seksama.


Tidak butuh waktu yang lama untuk Fang Lin menjelaskan ke para budak di depan-nya, Ia hanya menjelaskan bagian inti-nya saja karna memang diri-nya cuma mempunyai informasi terbatas tentang mereka.


Usai mendegarkan penjelasan Fang Lin, Mereka semua hanya bisa terdiam sambil merenungkan kepala. Pilihan yang di beri oleh Fang Lin cukup sulit.


Di sisi lain, Fang Lin yang melihat mereka merenung hanya diam, Ia mengerti kalau pilihan yang dia berikan cukup sulit, "Ikut atau enggak-nya mereka memang tidak merugikan-ku, Hanya saja hal ini telah membuang cukup banyak waktu-ku" Gumam Fang Lin pelan.


Butuh beberapa saat mereka merenung, Para budak saling berdiskusi satu sama lain untuk mendiskusikan pilihan Fang Lin. Mereka sepakat untuk melakukan pilihan suara, Jika yang setuju untuk ikut lebih banyak daripada yang tidak maka semua-nya harus ikut, Begitu juga dengan sebalik-nya.


Fang Lin yang melihat mereka hanya tersenyum tipis, Ia memejamkan mata-nya dan berpikir untuk menyusun rencana ke depan-nya.


.......


10 Menit Kemudian.


Para budak sudah selesai melakukan pemungutan suara. Saat di hitung, Sekitar 7 ribu orang untuk mengikuti Fang Lin dan 3 orang untuk tidak ikut.


Hasil-nya sudah jelas kalau pemungutan ini dimenagi oleh orang-orang yang ingin mengikuti Fang Lin. Para budak kemudian mengirim 1 perwakilan dan berjalan mendekati Fang Lin yang sedang duduk di kursi es.


Seorang pria paruh baya langsung berlutut ketika sudah sampai di dekat Fang Lin, "Tuan... Kami sudah memutuskan untuk memilih mengikuti anda" Ucap pria paruh baya dengan nada tenang.


Fang Lin yang mendengar itu langsung membuka mata-nya secara perlahan, Ia tersenyum dan berkata, "Bagus! Kalau begitu berkumpul-lah di dunia jiwa-ku dulu" Fang Lin berdiri dari duduk-nya dan menghilangkan kursi es mewah di belakang-nya.


Fang Lin melambaikan tangan-nya kesamping dan seketika mereka semua di lapisi oleh energi tak kasat mata.


~Whoooshhhh~


Dalam sekejap Fang Lin dan ribuan budak disana menghilang dari sana tanpa jejak sedikit-pun.


***


Dunia Jiwa Fang Lin.


Fang Lin dan para budak tiba-tiba muncul di tengah-tengah padang rumput tanpa ujung. Fang Lin langsung berdehem pelan sesaat setelah sampai di dunia jiwa-nya, "Kalian dapat menunggu disini sementara, Karna aku ingin membebaskan para budak di tempat lain-nya" Ucap Fang Lin dan membuat-nya menjadi pusat perhatian.


Para budak yang jumlah-nya ribuan itu langsung menunduk, Mereka menunduk-kan kepala lalu membuka mulut secaea bersamaan, "Baik tuan" Ucap mereka semua serempak.


Fang Lin yang mendengar-nya hanya tersenyum, Ia lalu melihat ke sekitar-nya dan hanya melihat padang rumput yang tiada habis-nya, "Dunia jiwa tanpa ada-nya hutan, Laut, Danau dan yang lain-lain" Gumam Fang Lin pelan lalu menghentak-kan kaki-nya.


~Takkk~


Seketika ratusan rumah yang terbuat dari tanah terbentuk di sekitar para budak, "Kalian gunakan tempat ini sebagai tempat istirahat, Karena beberapa hari lagi kalian akan di latih oleh bawahan-ku dengan keras" Ucap Fang Lin dengan nada tenang.


Para budak yang mendengar ucapan tuan-nya langsung mengangguk kepala paham secara bersamaan, "Baik tuan" Ucap mereka dengan serempak.


Mendengar jawaban serempak dari mereka Fang Lin langsung mengangguk sekali sambil tersenyum.


~Whoooshhhh~


Tanpa berkata satu patah katapun Fang Lin pergi dari dunia jiwa-nya tanpa memberikan arahan pada mereka.


***


Bawah Tanah, Tempat Penyimpanan Budak.


Tian Wai dan Roh Perempuan kini hanya menatap ke arah depan dan berdiam-diaman, Mereka berdua tidak mengobrol sedikitpun bahkan bersuara saja tidak.


"Kalian begitu pendiam" Ucap Fang Lin yang muncul tiba-tiba di hadapan mereka.


Tian Wai dan roh perempuan terkejut dengan kedatangan tiba-tiba tuan-nya, Mereka berdua dengan segera berlutut sambil menunduk-kan kepala.


Fang Lin yang melihat-nya hanya diam, Ia lalu melirik ke arah roh perempuan yang ikut menunduk ke hadapan-nya, "Kenapa kau juga ikut menunduk seperti Tian Wai?" Tanya Fang Lin dengan nada heran.


Roh perempuan yang mendengar-nya langsung mendongak ke arah Fang Lin, "Tuan, Saya ingin anda menjadikan saya sebagai bawahan anda" Pinta Roh Perempuan itu dengan nada serius.


"Hmm... Bagus-lah, Sebenar-nya aku juga ingin merekrut-mu karena ranah-mu yang cukup tinggi" Balas Fang Lin sambil tersenyum. Sejak pertama kali melihat roh perempuan itu, Ia langsung berkeinginan untuk merekrut-nya dan menjadikan-nya sebagai bawahan, Karena ranah yang di miliki roh perempuan tersebut bisa di bilang tinggi jika dibandingkan dengan roh lain-nya di alam Tanah Kultivator, Yaitu Kaisar Surgawi bintang 6.


Mendengar balasan dari Fang Lin membuat roh perempuan tersebut tersenyum lebar, Ia langsung mengucapkan janji-nya untuk setia kepada tuan baru-nya ini.


"Sebelum kita pergi sebaik-nya kau ubah wajah-mu dulu Sui Yi" Ucap Fang Lin sambil melirik ke arah Tian Wai yang sedikit ketakutan.


Roh perempuan yang dipanggil Sui Yi itu langsung melirik ke arah yang tuan-nya lirik, Ia sedikit melebarkan mata-nya karna paham tentang Tian Wai yang tidak pernah mengajak-nya mengobrol, "Jadi dia cuek saat mengobrol dengan-ku karena takut dengan rupa wajah-ku" Batin Sui Yi mengangguk paham.


Sui Yi langsung melapisi tubuh-nya dengan Qi dan tak lama kemudian rupa serta lekuk tubuh-nya berubah.


Rambut Sui Yi yang sebelum-nya berwarna merah kini berubah menjadi hitam panjang, Wajah-nya yang tadi-nya penuh bolongan kini mrnjadi sangat mulus dan juga putih.


Tubuh-nya yang sebelum-nya kurus kering, Kini menjadi sedikit lebih ber-isi dan membuat siapa saja yang melihat-nya menjadi tertarik.


"Hmm... Kau bisa mempertahankan wujud manusia rupanya?" Tanya Fang Lin saat melihat wujud Sui Yi yang menjadi manusia dan bukan lagi sebuah roh.


Sui Yi yang mendengar itu langsung tersenyum sambil mengangguk kepala-nya cepat, "Benar tuan, Walaupun aku hanya bisa mempertahankan-nya beberapa minggu" Jawab Sui Yi dengan suara lembut.


Fang Lin yang mendengar-nya hanya mengangguk-kan kepala-nya mengerti dan tidak bertanya lebih lanjut lagi, Ia lalu melirik ke arah Tian Wai yang sedang menatap Sui Yi dengan tatapan takjub.


Fang Lin yang melihat itu hanya tersenyum tipis, "Kalau begitu ayo pergi" Ucap Fang Lin sambil berjalan menaiki lorong tangga yang gelap.


Mereka berdua yang melihat kepergian tuan-nya langsung mengekori-nya dari belakang. Kali ini Tian Wai mulai memberanikan diri untuk berbicara dengan Sui Yi, Ia terkada mengobrol sambil menggoda-nya sedikit.


Bersambung...


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.


NOTE: Biar gak lupa.


Tingkat Kultivasi


- Pendekar (1-9)


Awal


Menengah


Akhir


Puncak


- Pendekar Elite (1-9)

__ADS_1


Awal


Menengah


Akhir


Puncak


- Transformasi (1-9)


Awal


Menengah


Akhir


Puncak


- Jendral (1-9)


Awal


Menengah


Akhir


Puncak


- Jendral Elite (1-9)


Awal


Menengah


Akhir


Puncak


- Raja (1-9)


Awal


Menengah


Akhir


Puncak


- Kaisar (1-9)


Awal


Menengah


Akhir


Puncak


Awal


Menengah


Akhir


Puncak


- Saints (1-9)


Awal


Menengah


Akhir


Puncak


- Saints Emperor (1-9)


Awal


Menengah


Akhir


Puncak


- Half-Immortal


Hitam


Putih


Merah


- Immortal


Hitam


Putih


Merah


Tingkat Kultivasi To God


- Asal Mula (1-9)


- Tyrant (1-9)


- Holy Tyrant (1-9)

__ADS_1


- Grand Dao (1-9)


- Holy Dao (1-9)


- Monarch (1-9)


- Holy Monarch (1-9)


- Menuju Dewa (1-9)


- Immortal King (1-9)


- Immortal Emperor (1-9)


- Supreme Being -- Half God -- True God


Kultivasi Spiritual God


Perak


- Putih


- Merah


- Hitam


Emas


- Putih


- Merah


- Hitam


Berlian


- Putih


- Merah


- Hitam


Tingkatan Kultivasi (God) (Prajurit Dewa)


- Dewa Pemula (1-19)


- Dewa Hijau (1-19)


- Dewa Kuning (1-19)


- Dewa Biru (1-19)


- Dewa Merah (1-19)


- Dewa Hitam (1-19)


- Dewa Terakhir (1-19)


Tingkatan Kultivasi (God) (Jendral Dewa)


- Dewa Asal Mula (1-29)


- Dewa Perunggu (1-29)


- Dewa Perak (1-29)


- Dewa Baja (1-29)


- Dewa Emas (1-29)


- Dewa Kristal (1-29)


- Dewa Giok (1-29)


Tingkatan Kultivasi (God) (Raja Dewa)


- Dewa Petarung (1-39)


- Dewa Sejati (1-39)


- Dewa Bumi (1-39)


- Dewa Langit (1-39)


- Dewa Kuno (1-39)


- Dewa Tertinggi (1-39)


Tingkatan Kultivasi (God) (Kaisar Dewa)


- Dewa Tahta (1-49)


- Dewa Dunia (1-49)


- Dewa Nirwana (1-49)


- Dewa Penguasa (1-49)


Tingkat Keabadian (Immortal God)


- Dewa Surgawi (1-59)


- Dewa Abadi (1-59)


- Dewa Mutlak (1-59)


- Dewa Semesta (1-59)


Tingkat Kemutlakan (Absolute)

__ADS_1


- Sang Absolute Universe


__ADS_2