
Pagi pun tiba, Fang Lin, Mue Lian dan Shui Ru langsung menghentikan aktivitas mereka.
Mereka bertiga kemudian mandi bersama dan saling membersihkan satu sama lain. Di sisi lain, Fang Lin yang melihat kedua calon istri-nya hanya tersenyum tipis, "Lain kali mari kita lakukan berlima, Bersama dengan Qiao Yu dan Xue Hua" Ucap Fang Lin dengan nada tenang.
Kedua calon istri-nya yang mendengar hal itu langsung terdiam dengan wajah memerah, Fang Lin sendiri yang melihat-nya hanya tertawa pelan sambil menggelengkan kepala-nya pelan, Ia kemudian berjalan menuju pintu keluar kamar mandi.
"Kalau begitu aku keluar dulu, Aku ingin melihat keadaan Sylvia" Lanjut Fang Lin kemudian keluar dari kamar mandi.
Mue Lian dan Shui Ru hanya mengangguk kepala mereka saat melihat Fang Lin keluar dari kamar mandi. Shui Ru kemudian melirik Mue Lian yang sedang berjalan ke arah bak mandi.
"Apa yang ingin kau lakukan saudari Lian?" Tanya Shui Ru dengan nada heran.
Mue Lian yang mendapatkan pertanyaan itu langsung menatap ke arah Shui Ru, "Aku ingin mengganti ulang air bak" Jawab Mue Lian dan diangguki paham oleh Shui Ru.
Di dalam bak terlihat air yang sudah tercampur oleh darah, Shui Ru hanya tersenyum ketika mengingat kalau perawan mereka berdua telah di ambil oleh Fang Lin.
***
Di Depan Kamar Sylvia.
Fang Lin yang sudah berada di depan kamar Sylvia langsung membuka pintu kamar-nya.
~Kriiieeett~
Di saat Fang Lin membuka pintu-nya, Ia mendapati Sylvia yang sudah terbangun dan kini sedang bermain dengan Fang Ji di kasur.
Di sisi lain, Sylvia sedikit terkejut ketika pintu kamar-nya terbuka, Ia langsung melihat ke arah pintu dan mendapati seorang pria tampan berjubah biru.
~Chirrppp~
~Chirrppp~
Phoenix Api langsung berkicau ketika melihat pria berjubah biru tersebut, Ia langsung melepaskan tubuh-nya dari genggaman Sylvia dan langsung terbang ke pria berjubah biru itu.
Fang Lin hanya tersenyum ketika melihat Fang Ji mendarat di pundak kanan-nya, "Hahaha, Apakah kamu merindukan-ku Ji'er?" Tanya Fang Lin tertawa pelan sambil mengeluskan leher Phoenix tersebut menggunakan satu jari-nya.
__ADS_1
~Chirpp~
~Chirpp~
Phoenix Api yang seakan mengerti dengan apa yang dikatakan Fang Lin langsung mengangguk-kan kepala-nya cepat.
Melihat anggukan Phoenix Api membuat Fang Lin kembali tertawa pelan, Ia lalu mengalihkan pandangan-nya ke arah Sylvia yang sedang berada di kasur.
"Bagaimana kabar-mu?" Tanya Fang Lin sambil berjalan mendekati Sylvia.
Sylvia yang mendengar-nya hanya mengangguk-kan kepala-nya pelan, Ia tidak tau harus menjawab apa karena diri-nya masih menganggap Fang Lin sebagai orang asing.
Fang Lin yang melihat anggukan Sylvia hanya tersenyum, Ia tau suasana menjadi canggung karena mereka berdua masih tidak mengenal satu sama lain.
"Em, Bagus-lah... Kalau begitu siapa nama-mu?" Tanya Fang Lin mencoba mencairkan suasana.
Sylvia sedikit tersentak mendengar-nya, Ia langsung berdiri dan meminta maaf, "Maafkan aku karena telat memperkenal-kan diri" Ucap Sylvia meminta maaf lalu dengan segera menimpali-nya, "Nama-ku adalah Sylvia Ainzbert, Seorang Elf dari dunia Evangellion" Timpal Sylvia memperkenal-kan diri sambil mengangkat sedikit bawah gaun-nya.
Mendengar ucapan Sylvia membuat Fang Lin menaik-kan satu alis-nya, "Seorang Elf? Apa itu?" Tanya Fang Lin dengan nada penasaran.
Sylvia yang mendengar pertanyaan dari Fang Lin langsung menggaruk-kan kepala-nya yang tidak gatal, Ia bingung karena tidak tau harus mulai menjelaskan-nya dari mana.
Fang Lin mengangguk kepala-nya pelan dan berkata, "Nama-ku adalah Fang Lin, Panggil saja aku sesuka-mu" Jawab Fang Lin singkat.
Mendengar itu membuat Sylvia mengangguk-kan kepala-nya, "Kalau begitu... Aku akan memulai-nya dari asal-usulku" Ucap Sylvia dan langsung menjelaskan-nya sesingkat mungkin.
***
Dunia Evangellion adalah sebuah dunia sihir yang sangat luas. Di sana sihir adalah hal yang biasa bagi para penduduk karena hampir dari seluruh makhluk hidup di dunia Evangellion dapat menggunakan sihir.
Dunia Evangellion mempunyai banyak ras, Antara lain: Ras Manusia, Demi Human, Elf, Peri, Iblis, Undead, Vampir, High Human (Pahlawan), Monster, Roh, Dewa, Dwarf dan masih banyak lagi.
Seluruh ras dari dunia Evangellion mempunyai wilayah mereka masing-masing dan terkadang beberapa ras kuat rela berperang demi mendapatkan sebuah wilayah yang masih belum terjamaah atau bisa dibilang wilayah netral.
Ras Elf adalah ras yang memiliki kemiripan dengan ras manusia, Namun yang dibedakan dari mereka adalah bentuk telinga Elf yang lancip dan hampir seluruh ras Elf memiliki wajah yang rupawan.
__ADS_1
***
Fang Lin yang mendengar penjelasan Sylvia hanya mengangguk-kan kepala-nya pelan, "Dunia yang dipenuhi dengan sihir ya..." Gumam Fang Lin pelan sambil bersandar di tembok.
Fang Lin memejamkan mata-nya untuk memikirkan sesuatu, Sedangkan Sylvia yang melihat Fang Lin menutup mata-nya hanya diam.
~Tok~
~Tok~
~Tok~
Tak lama setelah Fang Lin memejamkan mata, Terdengar sebuah ketukan pintu dan membuat Sylvia mengalihkan pandangan-nya.
~Kriieett~
Pintu terbuka lebar dan menampilkan 2 wanita bergaun putih dan hitam, Kedua wanita itu sangat-lah cantik menurut Sylvia dan disaat pandangan-nya bertemu dengan kedua wanita itu, Mereka berdua langsung tersenyum ke arah Sylvia.
Sylvia sendiri hanya bisa menanggapi mereka dengan senyuman juga. Di sisi lain, Fang Lin membuka mata-nya perlahan, Dia lalu menegok ke arah pintu dan melihat kedua calon istri-nya sedang berjalan ke arah-nya.
"Fang Gege..." Ucap Mue Lian dengan senyum manja sambil memeluk lengan Fang Lin.
Fang Lin yang melihat Mue Lian memeluk lengan-nya hanya mengelus kepala istri-nya itu sambil tersenyum, "Perkenal-kan mereka berdua adalah calon istri-ku, Mue Lian dan Shui Ru" Ucap Fang Lin sambil menunjuk kedua calon istri-nya.
Sylvia sediki terkejut mendengar-nya, Ia menghela nafas pelan dan mulai memperkenalkan diri-nya kembali.
Mue Lian dan Shui Ru tentu menanggapi Sylvia dengan baik, Mereka berdua langsung menghampiri Sylvia dan mulai mengobrol bersama dengan-nya.
Melihat mereka bertiga mulai mengakrabkan diri satu sama lain, Fang Lin hanya tersenyum melihat-nya, "Kuharap diri-mu tidak menceritakan asal-usulmu, Karena aku belum berniat untuk memberitahu mereka akan hal itu" Ucap Fang Lin menelepati Sylvia.
Sylvia sedikit melebarkan mata-nya ketika mendapatkan telepati dari Fang Lin, Ia melirik Fang Lin lalu mengangguk-kan kepala-nya dengan pelan.
Melihat anggukan Sylvia, Fang Lin hanya tersenyum, "Kalian bertiga mengobrol-lah, Aku ingin melihat keadaan Qiao Yu dan Xue Hua terlebih dahulu" Ucap Fang Lin dan diangguki cepat oleh Mue Lian dan Shui Ru.
Fang Lin langsung berjalan keluar kamar dan berniat untuk melihat keadaan Qiao Yu serta Xue Hua, Sekalian diri-nya ingin menaruh 1 pasukan boneka bayangan-nya di dalam bayangan mereka berdua.
__ADS_1
Bersambung...
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.