System Sang Immortal

System Sang Immortal
Pernyataan Yang Menyakitkan


__ADS_3

"Ketua! Apa maksudnya ini?!" Bing Feng begitu terkejut ketika mengetahui kalau aura yang menekannya berasal dari Heavenly Yuang Chong.


Yuang Chong sendiri menatap Bing Feng sejenak lalu menggeleng pelan, matanya kemudian teralih kepada Fang Lin yang tersirat ketakutan, "Ada urusan apa anda kemari?" Tanya Yuang Chong dengan suara yang sedikit bergetar.


Fang Lin terdiam sejenak dan melirik Xue Hua, "Aku kemari untuk mengantarkan Hua'er mengobrol dengan Bing Feng..." Ucap Fang Lin, lalu menjentikkan jarinya.


Klik!


Seketika kekosongan tanpa batas itu pecah berkeping-keping dan digantikan domain Penjara Es Suci. Ketika itu terjadi Yuang Chong, Bing Feng dan Ji Shaolong tidak bisa untuk tidak terkejut melihatnya.


"Apa-apaan ini?!" Yuang Chong menjadi waspada, ia bahkan sudah menciptakan penghalang di sekitarnya walaupun tau kalau tindakannya sama sekali tidak berguna.


"Tenang saja... Aku sengaja mengganti tempat dengan domainku karena tidak mau ada kerusuhan." Ucap Fang Lin dan dia melenyapkan hukum Energi yang hanya berlaku pada Bing Feng seorang, "Tarik kembali auramu itu, biarkan Hua'er berbicara pada Bing Feng..."


Fang Lin menatap Yuang Chong, pemuda berjubah putih itu mengangguk cepat sebelum menarik auranya kembali.


Saat Bing Feng merasakan kalau sudah tidak ada aura yang menekannya lagi, dia berniat untuk melepaskan Qi-nya namun hal itu tidak bisa dilakukan dan membuatnya begitu terkejut, "Kenapa aku tidak bisa memakai Qi-ku?!" Bing Feng melebarkan mata, tatapannya kemudian terarah ke tempat Fang Lin berada karena tau kalau dia adalah penyebabnya.


Fang Lin sendiri tersenyum tipis dan menjelaskan sambil menunjuk ke arah Bing Feng, "Aku melenyapkan hukum Energi di tempat ini yang berlaku hanya padamu seorang. Sekarang di antara kami, kamu tidak lebih dari seorang manusia biasa...."


Jantung Bing Feng seakan berhenti berdetak ketika mendengar itu, ia memegang kepalanya yang mulai terasa sakit lalu mendapati Xue Hua sedang berjalan mendekatinya, "Hua'er..."


Xue Hua berhenti di hadapan Bing Feng, ia menghela nafas panjang dan berkata, "Kakak Bing, maafkan tingkah laku kekasihku padamu sebelumnya... Dia sebenarnya tidak berniat jahat pada kamu, karena tujuan utamanya adalah menjemput aku kembali."

__ADS_1


Bing Feng melebarkan mata, perasaan sesak tiba-tiba saja muncul di hatinya, "Hua'er... Apa aku tidak salah dengar?" Tanya Bing Feng dengan suara terbata-bata.


Xue Hua menggeleng dan menjawab, "Kamu tidak salah dengar, kakak Bing. Dia tadinya tidak ada niat untuk melukaimu, tapi mengingat kondisiku yang sedang keracunan membuatnya terpaksa melakukan itu karena kamu menghalanginya..."


"T-tidak... Bukan itu maksudku..." Nafas Bing Feng mulai memburu, ia ingin mengatakan sesuatu akan tetapi tenggorokannya tidak bisa mengeluarkan suara.


Xue Hua memiringkan kepalanya, ia terdiam sejenak sebelum bertanya untuk memastikan, "Apakah tentang Fang Gege?"


Bing Feng mengangguk pelan sembari mencoba menenangkan dirinya.


"Kalau tidak salah aku pernah bercerita tentang kekasihku bukan, kakak Bing?" Xue Hua tersenyum tipis, dan ia melanjutinya tanpa menunggu jawaban Bing Feng, "Fang Gege adalah kekasihku, dia orang yang sudah kutunggu sejak lama setelah aku datang ke Alam ini..."


Bing Feng menahan nafasnya, salah satu alasan ia tidak pernah menyatakan perasaannya kepada Xue Hua karena wanita cantik itu sudah mempunyai orang lain di hatinya, akan tetapi dirinya lebih terkejut karena orang tersebut adalah Fang Lin.


Xue Hua yang mendengar itu langsung mengerutkan alisnya, "Kenapa kamu terlihat marah, kakak Bing? Apa kamu tidak senang kalau kekasihku sudah datang menjemputku?" Tanya Xue Hua kebingungan.


Bing Feng tidak menjawab dalam waktu yang lama, dan ketika Xue Hua ingin mengatakan sesuatu, Bing Feng lebih dulu berkata, "Bagaimana aku harus senang? Sedangkan orang yang kucintai, malah mencintai orang lain!"


Tatapan Bing Feng perlahan kosong, bibirnya bergetar dan berusaha untuk menahan tangisannya, "Hua'er... Kau adalah satu-satunya wanita yang berhasil membuatku jatuh cinta setelah kepergian mendiang istriku. Aku tau kalau kamu menganggapku hanya sebagai kakak angkat, tapi aku tidak pernah menyerah untuk membuatmu jatuh cinta padaku dan berharap kalau suatu saat nanti status hubungan kita akan berubah..." Bing Feng mengigit bibirnya, "Namun saat kamu menceritakan tentang kekasihmu itu, perasaanku begitu hancur. Aku sudah berusaha untuk mengubah perasaanku sejak saat itu, tapi mau sebanyak apapun aku mencoba aku tetap tidak bisa mengubahnya..."


Air mata turun dan membasahi pipi Bing Feng, ia sudah tidak bisa lagi menahan perasaan sedihnya.


Xue Hua yang sedari tadi mendengarkan hanya bisa menahan nafasnya, tidak pernah terbesit sekalipun dalam pikirannya kalau Bing Feng mempunyai perasaan khusus padanya.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian, Xue Hua menghela nafas panjang dan menepuk kedua pundak Bing Feng, "Maafkan aku karena tidak pernah menyadari hal ini, kakak Bing. Aku pikir kamu sudah menganggapku sebagai keluarga sendiri, mengingat kau sudah tidak memiliki keluarga lagi..."


Xue Hua tidak tau harus berkata apa lagi karena hal ini adalah sebuah kejutan baginya. Di sisi lain, Fang Lin memijat keningnya yang sudah terasa sakit, "Yu'er, kenapa akhir-akhir ini aku terlihat seperti orang jahat?"


Qiao Yu terkekeh pelan, "Entahlah Fang Gege... Mungkin ini takdir."


.....


Setelah cukup lama berdiam diri dengan perasaan yang kacau, Bing Feng akhirnya kembali tenang dan dia menatap Xue Hua sembari tersenyum yang dipaksakan, "Maafkan aku karena mengecewakanmu, Hua'er. Sekarang, apa yang ingin kamu bicarakan padaku?" Bing Feng sudah cukup lega karena telah mengakui perasaannya yang sebenarnya, walaupun hanya menerima kenyataan yang pahit ia sama sekali tidak mempunyai penyesalan tentang itu.


Xue Hua menggeleng pelan dan tersenyum, "Kakak Bing, aku tidak kecewa sedikitpun padamu dan justru aku bangga karena kakak berani mengakuinya padaku." Ucap Xue Hua, lalu menimpali, "Meskipun aku tidak bisa menerima perasaan kakak Bing, tapi tolong jangan menjauh setelah ini berakhir. Kakak Bing adalah salah satu orang yang paling penting dalam hidupku, kamu selalu menjaga dan memberikan perhatian lebih padaku layaknya 'Kakak' dalam keluarga, aku tidak mau kehilanganmu apapun yang terjadi."


Xue Hua kemudian memeluk Bing Feng dengan perasaan yang tulus, ia berharap kalau hubungan keduanya tidak hancur karena kejadian ini.


Bing Feng sendiri melebarkan mata sebelum senyum tipis terukir di wajahnya, "Baiklah, Hua'er. Aku tidak akan pernah menjauh darimu, dan kamu akan selalu menjadi adikku selamanya..." Bisiknya pelan.


Xue Hua mengangguk cepat dengan perasaan yang lega.


"Bukankah ini mengharukan, Fang Gege..." Gumam Qiao Yu sambil melirik kekasih di sampingnya.


Fang Lin tersenyum tipis dan berkata, "Ya, ini adalah akhir yang bagus..."


Bersambung.....

__ADS_1


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.


__ADS_2