
Setelah Xia Mei memeluknya cukup lama, akhirnya wanita paruh baya tersebut melepaskannya.
Kini giliran Fang Qin yang memeluknya, dia sangat rindu dengan anaknya itu, "Ayah sungguh menyesal karena tidak bisa melindungi ibumu..." Fang Qin berkata dengan raut wajah yang menahan nangis.
"Tidak apa-apa, ayah... Kau sudah melakukan yang terbaik." Fang Lin membalas dengan suara pelan.
Fang Qin tidak mengatakan apa-apa lagi dan memeluk erat anaknya selama beberapa saat sebelum melepaskannya.
Shui Ru yang melihat kedua calon mertuanya sudah melepas rindu kepada Fang Lin langsung mendekatinya, ia tersenyum dan memeluknya dengan erat, "Aku rindu denganmu... Setelah kematianku dan orang tuamu, kami berkeliaran di Dunia ini dalam wujud roh untuk mencarimu. Sulit sekali untuk menemukanmu, karena Dunia ini seperti tidak memiliki ujung."
Fang Lin cukup terkejut mendengarnya, ia mengelus kepala dari roh Shui Ru dan menghela nafas pelan, "Maafkan aku karena tidak bisa melindungi kalian dengan baik... Andai waktu itu aku mengajak kalian, mungkin hal yang menimpa kalian tidak akan pernah terjadi." Fang Lin berkata dengan nada penuh penyesalan.
Shui Ru tersenyum tipis, "Tak perlu merasa bersalah... Aku paham dengan kondisimu waktu itu. Oh ya, bagaimana dengan yang lainnya?" Tanyanya penasaran sembari melepaskan pelukan.
Fang Lin tersenyum kecut mendengar itu, ia kemudian mulai menjelaskan kalau ketiga calon istrinya yang lain menghilang ke tempat yang tidak diketahui oleh dirinya.
Shui Ru hanya terdiam setelah Fang Lin menyelesaikan kata-katanya, ia sendiri tidak tau solusi yang tepat untuk calon suaminya itu.
"Nak, bagaimana keadaan Diablo? Apakah dia baik-baik saja?" Tanya Xia Mei penasaran. Seingatnya iblis itu berusaha keras melawan orang yang menyerang mereka, berkatnya mereka yang berada di dalam kota bisa hidup sedikit lebih lama.
"Dia selamat, meskipun kondisinya sekarat saat kutemukan." Fang Lin tersenyum ketika menjawabnya.
Xia Mei merasa lega mendengar itu.
Fang Lin kemudian memberitahu rencananya untuk menghidupkan mereka kembali, ia meminta mereka untuk memasuki masing-masing tubuh yang tergeletak di tanah.
Ketiganya sedikit bingung mendengarnya lalu menatap ke arah bawah, betapa terkejutnya mereka ketika mendapati tubuh yang tertidur di atas tanah, masing-masing dari tubuh tersebut memiliki wajah yang mirip dengan mereka bertiga.
"Apa ini, nak?" Fang Qin tidak bisa menahan rasa penasarannya. Meski dirinya tidak mengetahui caranya mati, namun ia jelas mengetahui kalau tubuh istrinya sudah lenyap dikarenakan serangan yang dilancarkan oleh orang itu.
"Aku menciptakan ketiga tubuh ini, karena tubuh milik kalian sebelumnya sudah lenyap tanpa sisa..." Jawab Fang Lin cepat.
__ADS_1
Mereka bertiga terkejut mendengarnya, 'Menciptakan tubuh!? Bagaimana mungkin?' itu adalah pertanyaan yang ada dibenak ketiganya.
Fang Lin yang melihat raut wajah terkejut mereka hanya tersenyum tipis, "Aku akan menjelaskannya nanti, lebih baik kalian masuk ke dalam masing-masing tubuh kalian."
Usai Fang Lin menyelesaikan kata-katanya, mereka bertiga mengangguk patuh dan memasuki masing-masing dari tubuh kosong itu.
Beberapa menit setelah mereka berhasil masuk, tidak ada satupun dari mereka yang memberikan tanda-tanda pergerakan, "Apa yang terjadi, Yue?" Tanya Fang Lin sambil menoleh ke arah Yue yang ada di sebelahnya.
"Roh dan tubuh membutuhkan waktu untuk saling menyingkronasi... Setidaknya butuh waktu kurang dari 1 bulan untuk melakukannya." Jawab Yue menjelaskan.
Fang Lin mengangguk paham mendengarnya, "Bisakah kau menemani mereka di Dunia Jiwaku? Aku takut jika terjadi sesuatu kepada mereka..."
Yue tersenyum, "Tentu tuan! Bagaimana denganmu sendiri?"
"Aku akan meningkatkan kultivasi disini..."
Mendengar jawaban tuannya, Yue mengangguk paham, ia kemudian mengangkat ketiga orang yang sedang tergeletak di tanah menggunakan Qi-nya lalu berkata, "Tuan jika anda ingin menyerap Qi dengan cepat, belilah Cairan Penyerapan Surgawi di System Shop... Itu akan sangat membantu anda." Yue memberikan sebuah saran.
Fang Lin tersenyum mendengarnya, "Terima kasih, aku akan membelinya."
Dalam sekejap Yue bersama dengan orang tua serta calon istri Fang Lin menghilang dari sana.
Fang Lin sendiri langsung duduk bermeditasi di hamparan padang rumput, ia kemudian menciptakan kubah dari Elemen Es Suci untuk melindunginya dari sesuatu yang tak terduga.
"Cairan Penyerapan Surgawi ya..." Fang Lin langsung mencari apa yang disarankan oleh Yue di System Shop.
Setelah beberapa menit mencari, Fang Lin berhenti menggeser layar ketika menemukan barang yang Yue maksud.
Cairan Penyerapan Surgawi, dapat mempercepat penyerapan berbagai jenis Energi sebanyak 1 juta kali, hanya berlaku selama 1 tahun.
Fang Lin tidak bisa untuk tidak terkejut melihatnya, "Gila... Mempercepat penyerapan Qi sebanyak 1 juta kali dari biasanya?! Benar-benar orang sinting yang membuat cairan ini..."
__ADS_1
"Meskipun harganya 100 juta poin per botol, namun harga tersebut bisa dibilang sangat sepadan dengan nilainya..." Fang Lin berkata dengan suara pelan.
Fang Lin kemudian membeli 10 botol Cairan Penyerapan Surgawi, lalu menyimpan 9 dari 10 botol tersebut ke dalam inventorynya.
Fang Lin menatap botol Cairan Penyerapan Surgawi selama beberapa saat lalu membuka tutupnya, ia meminumnya dan tidak butuh waktu lama untuk menghabiskannya.
"Uh... Badanku terasa ringan setelah meminumnya." Gumam Fang Lin dan disaat yang bersamaan banyak dari berbagai jenis Energi yang masuk ke dalam tubuhnya dengan sangat cepat.
Tentu mengetahui hal itu membuat Fang Lin terkejut, ia langsung memejamkan matanya dan menggunakan teknik Nafas Naga dari kitab Naga Emas Surgawi agar penyerapan Qi-nya semakin cepat.
Whooosh.
Tiba-tiba saja angin tercipta dari berbagai jenis Energi dan bertiup di dalam kubah es.
.....
Satu bulan berlalu, Fang Lin masih berkultivasi di dalam kubah es. Qi-nya sudah meningkat sangat drastis, ia memang masih berada di ranah Dewa Petarung Level 6 tetapi Qi miliknya sudah setara dengan Dewa Petarung Level 12! Yang artinya Qi-nya sudah cukup untuk menerobos ke ranah tersebut
Fang Lin tidak langsung meningkatkan tingkat kultivasinya, ia akan melakukannya jika dirinya siap melawan Alam Dewa.
.....
Waktu terus berlalu dan tak terasa satu tahun telah berlalu. Efek dari Cairan Penyerapan Surgawi sudah habis dan membuat Fang Lin menyudahi kultivasinya.
Fang Lin membuka matanya secara perlahan dan senyum tipis terpampang jelas di wajahnya, ia begitu senang dengan perkembangannya satu tahun ini.
Meski Fang Lin masih berada di ranah Dewa Petarung Level 6, namun Qi-nya saat ini sudah bisa menembus ranah Dewa Sejati Level 9! Ini adalah pencapaian besar di dalam hidupnya, ia yakin bahkan para Dewa sekalipun tidak bisa mencapai hal ini.
"Baiklah... Haruskah aku berkultivasi lagi?" Fang Lin bertanya-tanya dan dia terdiam sejenak.
Beberapa saat kemudian, Fang Lin berdiri dan menghilang dari sana. Ia pergi ke Dunia Jiwanya untuk menjenguk orang tua serta Shui Ru, begitu juga dengan para bawahannya.
__ADS_1
Bersambung...
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.