System Sang Immortal

System Sang Immortal
Pemurnian Berhasil


__ADS_3

Pemurnian Dao of The Heavens berlangsung cukup lama, karena eksistensi yang menyerap energi kehidupan Xie Xian adalah Dao murni maka sedikit sulit bagi Fang Lin untuk memurnikannya.


Kurang lebih enam jam telah berlalu, perlahan kobaran Api Emas yang menyelimuti Xie Xian meredup. Fang Lin menghela nafas panjang lewat mulut, kemudian menoleh ke belakang, "Dao of The Poison telah berhasil kumurnikan, seharusnya sudah tidak ada lagi masalah dengan putrimu."


Ling Mo sedikit melebarkan matanya dan melangkah maju mendekati putrinya yang terbaring lemas, ia kemudian melapisi matanya menggunakan Qi Semesta untuk memeriksa keadaan putrinya.


Nafas Ling Mo perlahan mulai tertahan ketika memeriksa kondisi putrinya, ia sama sekali tidak merasakan adanya Dao of The Posion dalam tubuh putrinya.


"Sungguh luar biasa..." ekspresi Ling Mo seperti baru saja melihat keajaiban, dia jelas tak menyangka kalau putrinya akan terbebas secara menyeluruh dari Dao of The Poison.


Air mata perlahan mulai terjatuh dari pelupuk mata Ling Mo, perasaannya saat ini benar-benar terasa sangat lega sekaligus senang.


"Putriku... Aku... Aku... Senang sekali." Ling Mo menggenggam tangan putrinya yang terasa lemas itu, raut wajahnya kemudian bereaksi ketika merasakan sedikit gerakan dari tangan anaknya.


"Ayah...?" suara yang lemas dan juga halus terdengar.


"Xian'er...?" suara Ling Mo menjadi serak, tangisannya semakin menjadi ketika mendapati sepasang mata indah putrinya itu terbuka, "A-akhirnya... K-kamu bangun..."


Xie Xian masih belum mengerti dengan situasinya, tetapi perasaan sedih atau lebih tepatnya terharu mulai menyelimuti hatinya.


Sementara itu, Fang Lin dan Yue hanya bisa menyaksikan dalam diam. Mereka berdua cukup senang karena bisa membantu Xie Xian terlepas dari Dao of The Posion.


***


Waktu berlalu dan Xie Xian mulai dijelaskan mengenai situasinya.


Xie Xian sendiri yang duduk di atas tempat tidur langsung menundukkan badannya ke arah Fang Lin, "Aku sungguh berterima kasih, kamu sudah bersedia menyelamatkan nyawaku."


"Sama-sama..." Fang Lin mengangguk kecil sembari tersenyum.


Di sisi lain, Ling Mo mengeluarkan sebuah Giok kecil berwarna ungu di tangan kanannya, Giok tersebut mempunyai bentuk lingkaran sempurna dan mempunyai berat yang mencapai seratus kilo.


"Sesuai dengan kesepakatan kita, aku memberikan Giok ini padamu." Ling Mo tersenyum hangat, ia memberikan dengan tulus dan tak lagi peduli pada Dimensi peninggalan Celestial Absolute.

__ADS_1


Fang Lin menerima Giok tersebut dan memeriksanya sejenak, kepalanya mengangguk sekali setelah mengetahui kalau Giok itu tidak dipalsukan atau semacamnya.


"Kalau begitu, aku izin pamit dari sini." Fang Lin menangkupkan tangannya sembari tersenyum, Yue yang sedari tadi diam juga melakukan hal serupa.


Kali ini, Ling Mo menangkupkan tangannya dengan badan yang menunduk ke bawah. Ia tidak peduli dengan posisinya sebagai Patriark, yang ia tau sekarang adalah menghormati secara pantas sosok penyelamat putrinya.


"Aku bisa menyediakan jamuan selama apapun itu selama kau bersedia..." Ling Mo memberikan penawaran sebelum Fang Lin benar-benar pergi.


"Sayang sekali, tapi aku mempunyai urusan lain untuk diselesaikan." Fang Lin menolak secara harus, dan kakek tua itu mengangguk paham.


"Apakah kau akan mencari satu dimensi yang tersisa?" tanya Ling Mo penasaran.


"Tentu saja, tidak ada lagi tujuanku selain itu." jawab Fang Lin tenang.


"Aku mengerti. Kalau kau mempunyai waktu luang, mampir lah kemari karena pintu Mansionku akan selalu terbuka untukmu." ucap Ling Mo sembari tersenyum.


"Aku senang mendengarnya."


Menghilangnya mereka berdua membuat pandangan Ling Mo teralih pada putrinya, Xie Xian. Ia bisa menemukan raut wajah putrinya itu menunjukkan kesedihan, namun dia tidak lagi memperlihatkannya setelah mengetahui ayahnya sedang memperhatikan.


"Apa kamu sedih karena penyelamatmu mempunyai wanita lain di sisinya?" Ling Mo bertanya sembari duduk di sebelah putrinya.


"Kenapa ayah berkata seperti itu? Aku tidak menyukainya sama sekali..." Xie Xian tersenyum pahit.


"Wajahmu menjelaskan semuanitu, Xian'er..." Ling Mo menepuk pelan kepala putrinya itu, "Maafkan ayah jika harus mengatakan ini, tapi dia pernah bercerita kalau dia mempunyai lima istri dan sudah tidak lagi mempunyai niat untuk menambah wanita. Mungkin kamu harus melupakannya dari sekarang..."


Ling Mo tau kalau perkataannya akan menyakiti perasaan Xie Xian, tapi ia tidak ingin kalau perasaan putrinya pada Fang Lin akan berlangsung lama dan menyakitinya secara bertahap.


Xie Xian menggeleng pelan seolah dia memang tidak menyukai Fang Lin, kepalanya bersender di pundak ayahnya dan air mata mulai mengalir dari pelupuk matanya.


Ling Mo tentu saja mengetahui tangisan Xie Xian, ia hanya mencoba menenangkannya sembari menepuk pelan punggung putrinya itu berulang kali.


***

__ADS_1


Di kekosongan angkasa.


Fang Lin dan Yue muncul di sana secara bersamaan. Tempat mereka sekarang ini adalah tempat yang menjadi pertama kali ia menemukan Portal Hitam.


"Kupikir keberuntungan akan berpihak padaku lagi, ternyata tidak ya?" Fang Lin tersenyum pahit setelah menyebarkan Kesadaran Spiritualnya tetapi tidak menemukan apapun selain kekosongan dan beberapa planet, "Sepertinya portal hitam itu memang muncul dalam kurun waktu tertentu saja, atau mungkin berpindah-pindah ke tempat yang acak."


Fang Lin merasa ini akan menjadi panjang karena luas satu Alam Semesta saja tidak bisa dirinya perkirakan.


"Aku akan membantumu." ucap Yue sembari menggenggam tangan kanan suaminya.


"Ah, benar juga. Kesadaran Spiritual Absolute kan bisa mencakup seluruh isi Alam Semesta." Fang Lin memasang ekspresi seolah baru mengingatnya, "Tapi apakah kamu baik-baik saja? Menyebarkan Kesadaran Spiritual seluas itu pasti membutuhkan energi yang sangat banyak, bukan?"


"Yah, itu adalah hal yang mudah bagiku." jawab Yue sembari tersenyum tipis, kemudian menyebarkan Kesadaran Spiritualnya sampai mencakup satu Alam Semesta.


Melihat istrinya sedang menyebarkan Kesadaran Spiritual, ia hanya menunggu dalam diam sembari memperhatikan kekosongan di sekitarnya.


"Hm, aku menemukan sebuah portal hitam yang mirip seperti kamu deskripsikan." ucap Yue, lalu melanjutinya, "Tapi di sekitar sana, ada delapan Supreme Being tingkat puncak yang sedang berdiskusi."


Fang Lin mengerutkan alisnya ketika mendengar itu, sementara Yue langsung membagikan penglihatannya sehingga membuat suaminya itu dapat melihat apa yang Kesadaran Spiritualnya temukan.


Fang Lin mengamati delapan Supreme Being tingkat puncak, sebagian besar dari mereka adalah Iblis yang mempunyai rupa menyeramkan.


"Apa mereka adalah kelompok dari Setan Kuno?" gumam Fang Lin bertanya-tanya.


"Kemungkinan mereka memang berasal dari sana melihat penampilannua seperti itu." jawab Yue cepat.


Fang Lin terdiam sejenak dan memutar otaknya selama beberapa waktu, ia kemudian bertanya pada Yue, "Apa kamu bisa menghabisi mereka? Aku rasa kemampuanku belum memumpuni jika harus berhadapan dengan mereka semua."


"Tidak masalah..." Yue tanpa banyak berpikir mengiyakannya, kemudian mereka berdua menghilang dari sana dalam sekejap secara bersamaan.


Bersambung.....


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.

__ADS_1


__ADS_2