
"Aku sudah memeriksanya dan lembaran kertas itu benar adalah sebuah Artefak tingkat Kosmis." Leng Jin, Absolute Iblis berkata dengan tenang.
"Tapi, kita semua akan tinggal di Dunia ini selamanya. Lalu, dia mencoba memanfaatkan kita melalui penawaran itu..."
"Memangnya ada pilihan yang lebih baik dari ini? Teleportasi tidak bisa digunakan di sini, sama saja kita terjebak di Dunia ini selamanya."
"Itu benar, apa bedanya kalau menerima penawarannya? Kita akan tinggal di Dunia ini, Ma Feng dan Hong Zhun juga akan selamat..."
"Hidup tanpa saling mengganggu itu bagus, tidak ada salahnya kita menerima tawaran dia..."
Sebagian besar Absolute merasa kalau menerima penawaran Fang Lin tidak ada salahnya, meskipun ada beberapa yang keberatan tetapi mereka tidak bisa berbuat banyak dalam situasi semacam ini.
Setelah melakukan diskusi yang cukup panjang, Yin Rong mewakili semua Absolute dan menyatakan kalau mereka bersedia menerima penawaran itu.
Fang Lin yang telah menunggu langsung tersenyum senang, ia memberikan kertas lembar di tangannya pada Yin Rong dan membiarkan perempuan cantik itu mengisi penawaran yang ia berikan sebelumnya.
Yin Rong menerima kertas lembar tersebut, dan tanpa banyak bicara ia mulai menulis di sana menggunakan sebuah kuas kecil yang baru saja diciptakan olehnya.
"Aku sudah menulisnya, berikan darahmu dan biarkan kertas lembar ini di tanganku." ucap Yin Rong dengan tegas, tindakannya ini untuk berjaga-jaga supaya Fang Lin tidak bisa melakukan hal curang yang bisa merugikan mereka nantinya.
Fang Lin mengerti dengan kekhawatiran Yin Rong, jadi ia hanya diam sejenak dan memeriksa tulisan tersebut melalui Kesadaran Spiritualnya.
Setelah memastikan kalau tidak ada yang ditambahkan atau dikurangkan mengenai penawarannya, Fang Lin langsung melukai jarinya sehingga meneteskan setetes darah yang ia langsung arahkan ke tempat Yin Rong berada menggunakan Qi-nya.
Yin Rong yang melihat tetesan darah Fang Lin melayang di udara dan perlahan mendekatinya hanya mengamati dalam diam, kemudian tetesan darah tersebut menyentuh lembaran kertas yang digenggamnya dan tidak lama setelah itu fluktuasi Energi Semesta mengitari dirinya atau lebih tepatnya lembaran kertas itu.
Whooosh~
Fluktuasi energi tersebut berlangsung selama beberapa detik saja, Yin Rong dan keenam Absolute lainnya dapat merasakan kalau Artefak tingkat Kosmis itu sudah aktif.
__ADS_1
"Baiklah, berikan lembaran kertas itu..." pinta Fang Lin sembari mengulurkan tangan kanannya.
Yin Rong sedikit tersentak sebelum menatap tajam ke arah Fang Lin, "Memberikannya padamu? Huh! Tidak akan!" Yin Rong mendengus kencang, lalu menyimpan lembaran kertas tersebut ke dalam Dunia Jiwanya, "Biarkan aku menyimpannya agar kau tidak berbuat sesuatu pada Artefak itu."
Fang Lin menghela nafas panjang sebelum menatap Hong Zhun yang masih tergeletak di tanah, "Kalau begitu, biarkan aku menyembuhkannya..." ucap Fang Lin dengan tenang.
"Silahkan, tapi jangan pernah melakukan sesuatu yang aneh atau kami akan menyerangmu habis-habisan." ucap Absolute Kera dengan tatapan sinis.
Fang Lin tidak menanggapinya dan ia perlahan mendekati Hong Zhun yang berada di antara para Absolute tersebut. Setelah itu, dirinya menggunakan Api Putih dan Api Emas pada saat yang bersamaan.
Melihat kobaran api putih dan emas membakar tubuh Hong Zhun tidak membuat ketujuh Absolute itu terkejut atau panik, mereka semua tau kalau jenis api tersebut bukanlah jenis yang bisa melukai seseorang.
"Karena efek serengan dari busur Pembunuh Absolute, sepertinya Api Surgawi memerlukan waktu yang cukup lama untuk memulihkannya." ucap Fang Lin dalam hati, lalu melanjutinya, "Kalau saja aku tidak memperkuat Api Surgawi semasa waktu luangku, mungkin butuh waktu lebih lama dari yang sekarang ini."
Perlu diketahui, selama Fang Lin menetap di Dunia Jiwa dan melatih pasukan khusus Fang, dia selalu memperkuat jurusnya menggunakan beberapa cara yang mudah namun efektif. Bisa dibilang semua jurus yang Fang Lin kuasai saat ini sudah jauh lebih kuat dari sebelum dirinya mencapai Absolute.
Yin Rong yang sedang mengamati pemulihan Hong Zhun dalam diam langsung tersentak, ia tidak menjawab melainkan melambaikan tangannya secara perlahan dan memunculkan Ma Feng tepat di sebelah Hong Zhun yang sedang diselimuti oleh dua Api Surgawi.
Fang Lin yang melihat Ma Feng si Absolute bertangan empat langsung menggunakan Api Putih dan Emasnya untuk menyembuhkannya dari efek serangan Busur Pembunuh Absolute.
Setelah itu, mereka semua diam tanpa ada yang berbicara satu patah katapun. Sementara Fang Lin meminta Heng Zhanjin untuk kembali ke Dunia Jiwanya, sedangkan Yue datang ke tempatnya berada.
Kemunculan Yue hanya menarik perhatian ketujuh Absolute tersebut selama beberapa saat saja, mereka kembali mengalihkan pandangan pada Ma Feng dan Hong Zhun yang tergeletak di tanah.
"Sepertinya berakhir dengan lancar, ya?" Yue berkata lewat telepati.
"Ya, meskipun aku tidak berhasil merekrut mereka tetapi setidaknya bisa membuat mereka menetap di sini." jawab Fang Lin dengan tenang.
"Bahkan tanpa ikatan perjanjian seperti itu mereka tidak akan bisa keluar dari Dunia Abyss, tapi mengapa kamu melakukannya?" Yue bertanya, nadanya terdengar penasaran.
__ADS_1
"Kenapa, ya...?" Fang Lin terdiam sejenak sebelum menjawab, "Mungkin sebagai langkah pertama untuk membangun kepercayaan mereka padaku."
"Begitu rupanya, tapi kenapa kamu tidak ingin mencuci otak mereka saja? Dengan cara itu seharusnya menjadikan mereka sebagai bawahan bukanlah perkara sulit." tanya Yue kembali, mereka berdua pernah membicarakan hal ini beberapa waktu lalu.
"Kamu seharusnya sudah tau jawabannya, bukan? Aku ini tipe orang yang tidak suka melakukan sesuatu seenaknya sendiri, apalagi terhadap orang lain..." jawab Fang Lin dengan tenang, lalu menambahkan, "Lagipula, menghilangkan kesetiaan mereka dengan cara kotor seperti itu adalah hal yang memalukan bagiku."
Senyum Yue perlahan terukir, dan ia berkata, "Aku senang mendengarnya, aku harap kamu bisa terus berpikir seperti itu selamanya..."
Fang Lin mengangguk kecil, kemudian merangkul istrinya itu sembari tersenyum tipis.
......................
Kurang lebih selama satu jam menunggu, akhirnya luka yang diderita oleh Ma Feng dan Hong Zhun telah pulih. Mata mereka berdua perlahan terbuka dan terkejut saat mendapati tujuh Absolute sedang menatap mereka berdua dengan tatapan lega.
"Apa yang terjadi...?" Ma Feng bertanya sembari berusaha bangkit berdiri, ketika menemukan Fang Lin dan Yue tidak jauh dari tempatnya berada membuat ia langsung memasang raut wajah waspada.
Hong Zhun diam dan bangkit berdiri seperti Absolute bertangan empat tersebut, ia juga langsung merasa waspada ketika menemukan Fang Lin serta Yue di ssna.
Yin Rong tidak tidak tinggal dan menjelaskan apa yang terjadi pada mereka, lalu memberitahu penawaran yang diberikan oleh Fang Lin.
Mendengar penjelasan dari Yin Rong membuat Ma Feng dan Hong Zhun membisu, keduanya terkejut karena dibuat sekarat oleh serangan Fang Lin sebelumnya.
"Kalau begitu, aku akan pergi dari sini." Fang Lin berkata dengan tenang, tapi tidak ada satupun tanggapan dari mereka.
Fang Lin diam-diam menghela nafas panjang, lalu bersama Yue menghilang dari sana dalam sekejap mata.
Bersambung......
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.
__ADS_1