System Sang Immortal

System Sang Immortal
Perjalanan Ke Multiverse


__ADS_3

Fang Lin kemudian menjelaskan pada istri dan anak-anaknya mengenai masalah sebelumnya. Mereka semua tidak mengatakan apapun, keheningan menyelimuti ruangan itu hingga akhirnya Fang Hai berkata, "Meskipun hanya beberapa hari saja, aku cukup puas sudah bisa datang ke Dunia Sihir."


Anak-anaknya yang lain mulai mengatakan hal serupa, Fang Lin yang mendengar perkataan mereka semua langsung tersenyum.


"Terima kasih karena telah mengerti, kalian sungguh anak-anak pintar." ucap Fang Lin, suaranya terdengar lembut.


"Hehehe..." mereka langsung memasang senyum lebar.


......................


Setelah itu, Fang Lin juga mengabarkan hal ini pada semua bawahannya yang juga berada di Dunia Evangellion, tentu saja ia memberikan alasan yang sama agar mereka bisa mengerti.


***


Waktu berlalu, setelah semua bawahannya berkumpul, mereka semua langsung dipindahkan ke Dunia Jiwa Fang Lin.


Sekarang yang tersisa hanyalah Fang Lin dan Yue saja, di halaman depan Mansion mereka berdua sedang berbicara satu sama lain.


"Sayang, buka portalnya di Dunia Abyss saja."


"Hm, kenapa harus di Dunia Abyss?" tanya Fang Lin penasaran.


Yue kemudian menjelaskan kalau Absolute yang menguasai Alam Semesta ini bisa saja mengawasi mereka tanpa diketahui oleh siapapun, kalau dia mengetahui kemana mereka akan pergi maka itu akan menciptakan variabel tertentu di masa depan nanti.


Fang Lin langsung mengangguk paham setelah mendengar itu, ia kemudian bersama Yue menghilang dari sana dalam sekejap tanpa meninggalkan jejak sedikitpun.


***


Setelah berada di padang rumput tanpa ujung Dunia Abyss, Fang Lin menoleh ke arah Yue dan mendapati Istrinya itu mengangguk.


Fang Lin yang melihat anggukkan tersebut langsung memunculkan sebuah portal awan hitam yang terdapat kilatan-kilatan kecil.


"Aku akan memeriksanya terlebih dahulu." ucap Yue sembari mengangkat tangan kanannya ke depan.


Fang Lin mengangguk pelan sementara Yue memejamkan matanya perlahan, fluktuasi energi berwarna merah cerah merembes keluar dari tubuh perempuan cantik itu dan mulai mengarah ke portal di depannya.


Suasana hening selama satu batang dupa terbakar, sampai akhirnya energi yang keluar dari tubuh Yue menghilang dan matanya terbuka.


"Tidak ada masalah dalam portal ini." ucap Yue sembari menoleh ke suaminya, "Omong-omong, apa penampilanmu ingin tetap seperti itu?"


Fang Lin sedikit menaikkan alisnya, penampilannya saat ini berambut putih pendek dengan mengenakan kemeja putih serta celana bahan, "Apakah aku tidak tampan?" Fang Lin bergurau sambil terkekeh pelan.

__ADS_1


"Kamu selalu tampan di mataku, namun penampilan seperti itu terlalu mencolok." Yue menanggapinya dengan serius.


Fang Lin mengangguk setuju sebelum merubah penampilannya seperti dulu sewaktu di Alam Semesta Kultivasi, rambut hitam yang panjangnya mencapai pinggang dan pakaian serta jubah berwarna biru.


"Bagaimana dengan sekarang?" Fang Lin menghadap ke Yue untuk memperlihatkan penampilan barunya.


Yue tersenyum tipis sebelum menganggukkan kepalanya sekali, "Itu sudah bagus."


Fang Lin tersenyum lalu menjepit ujung dagu istrinya itu dengan ibu jari dan jari telunjuk tangan kanannya, "Aku mencintaimu." ucapnya pelan, kemudian bibir mereka berdua saling bertemu.


Selama kurang dari satu menit Fang Lin melepaskan ciuman tersebut, kemudian mengancak-ngacak rambut istrinya itu, "Kamu sangat manis."


Pipi Yue sedikit merah merona dan senyum lembut terukir di wajahnya, "Jangan menggodaku lebih jauh, aku akan pergi sekarang."


Fang Lin tertawa kecil, lalu menganggukkan kepalanya dan berkata, "Ya, aku akan menghubungimu jika sudah sampai."


Yue tidak mengatakan apapun lagi dan menghilang dari sana dalam sekejap.


Melihat Yue sudah menghilang dan kembali ke Dunia Jiwanya, Fang Lin sejenak menatap portal awan hitam di dekatnya sebelum memasukinya.


......


Setelah melewati lorong portal yang begitu panjang, akhirnya Fang Lin keluar dari sana dan dirinya kini berada di kekosongan luar angkasa.


Beberapa saat kemudian, Fang Lin menemukan sebuah planet raksasa yang ukurannya sebesar galaksi. Di sana, Fang Lin bisa mendapati ada banyak manusia dan monster tinggal, yang mengejutkannya adalah masing-masing dari mereka mempunyai kekuatan yang luar biasa, bahkan beberapa dari mereka mempunyai energi yang setara dengannya.


"Mereka ini... Seorang kultivator, ya?" Fang Lin bisa menemukan sebagian besar makhluk di Dunia tersebut menyerap energi di sekitarnya dalam posisi lotus, "Dan juga, energi yang mereka serap mirip serupa dengan Qi Alam dan Qi Dewa."


"Apakah ini Alam Semesta Kultivasi juga?" Fang Lin bertanya-tanya, dan keyakinannya diperkuat dengan melihat pakaian yang mereka kenakan.


Fang Lin kemudian menarik Kesadaran Spiritualnya kembali lalu melesat pergi ke Dunia sebesar galaksi itu


Karena tidak ada penghalang atau semacamnya, Fang Lin bisa dengan mudah memasuki Dunia tersebut tanpa diketahui oleh siapapun.


Fang Lin sekarang melayang di atas langit, tepat di bawahnya terdapat sebuah lembah dan kota besar yang dihuni oleh banyak sekali kultivator kuat.


"Umm, entah kenapa ini sedikit membuatku gugup." Fang Lin sudah lama sekali tidak merasakan suasana semacam ini, ia kemudian terbang turun dan memasuki kota tersebut yang tidak ada seorangpun penjaga di depan gerbang.


Kehadiran Fang Lin tidak menarik perhatian orang-orang, sepertinya mereka tak terlalu tertarik dengan seseorang yang mempunyai rupa tampan.


"Mereka kuat, semua orang di sini hampir semuanya adalah kultivator." Fang Lin berdecak kagum, "Apakah setiap alam semesta di Multiverse ini memang mempunyai kekuatan yang luar biasa?"

__ADS_1


Fang Lin kemudian mencari sebuah kedai makanan untuk mencari beberapa informasi tentang kota ini, sembari mencari dirinya sekalian menghubungi Yue dan mengatakan pada istrinya itu kalau dia sudah sampai.


Fang Lin juga menceritakan tentang Dunia yang baru saja dia datangi, dan Yue mendengarnya dengan baik.


Setelah menemukan sebuah tempat yang tampaknya adalah kedai, Fang Lin menyudahi telepatinya dan masuk ke dalam.


Fang Lin mendapatkan tatapan tajam dari dua penjaga yang menjaga pintu, tetapi itu hanya berlangsung selama beberapa saat saja sebelum mata mereka kembali ke arah depan.


"Sepertinya mereka mewaspadaiku." ucap Fang Lin dalam hati, saat dirinya berada di dalam ada banyak orang yang sedang makan, "Omong-omong, apakah koin emas berlaku di sini?"


Fang Lin mencari meja yang kosong, lalu memanggil pelayan di dekatnya.


"Halo, Tuan. Apa yang ingin anda pesan?" tanya pelayan tersebut dengan senyum ramahnya.


"Memangnya ada apa saja di kedai ini?"


"Ada banyak..." pelayan itu mengeluarkan kertas lalu memberikannya pada Fang Lin, "Anda bisa melihatnya sendiri."


Fang Lin menerima kertas tersebut dan terdiam selama beberapa waktu, kepalanya mengangguk dan berkata sembari menunjuk beberapa menu makanan menggunakan jari telunjuknya, "Kalau begitu, aku pesan ini dan ini."


Pelayan tersebut tersenyum dan mengambil kembali kertas menu itu, "Mohon menunggu pesanan anda, Tuan."


Fang Lin hanya mengangguk sekali untuk menanggapinya, ketika pelayan itu pergi ia langsung menyebarkan Kesadaran Spiritualnya dan memperhatikan sekitarnya dengan hati-hati.


"Hm?"


Saat Fang Lin sedang mengawasi semua yang ada di sekitarnya, jauh dari arah timur dirinya bisa merasakan ada dua fluktuasi energi berbeda yang kini saling berbenturan.


Tidak hanya Fang Lin seorang saja yang menyadarinya tetapi beberapa orang di kedai juga merasakan hal yang sama.


Booom!


Bunyi keras terdengar sesaat setelah Fang Lin dan yang lainnya menyadari kedua fluktuasi energi tersebut.


Semua orang di kedai menjadi waspada ketika ledakan keras kembali terdengar, Fang Lin yang sudah merasa cukup penasaran langsung menyebarkan kesadaran spiritualnya ke arah ledakan terjadi.


Beberapa ratus kilometer dari kota ini, ada dua orang yang saling bertukar serangan, keduanya jelas adalah pelaku dari dua ledakan sebelumnya.


"Hebat juga." Fang Lin diam-diam memuji mereka berdua, kemudian mengawasi pertarungan itu dalam diam.


Bersambung.....

__ADS_1


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.


Note: di Arc kali ini, Author akan buat banyak orang yang mempunyai kekuatan setara dengan Fang Lin. Dan, kalian setuju gak kalau tingkat kultivasinya diubah? Karena menurut Author tingkat kultivasi yang sekarang terlalu panjang.


__ADS_2