
Diablo tak pernah berpikir kalau diri-nya akan menginjak Dunia semacam ini. Di sisi lain, Fang Lin hanya diam ketika melihat reaksi Diablo dan Fei Yulan yang begitu terkejut, Ia kemudian menepuk kedua tangan-nya dan membuat mereka berdua tersentak.
"Kalian berdua bersiap-lah untuk bertarung..." Ucap Fang Lin lalu terbang ke langit, "Aku akan mengawasi duel kalian dari sini... Jika salah satu dari kalian ingin mengakui kekalahan, Cukup katakan 'menyerah'... " Ucap Fang Lin menjelaskan.
"Bagaimana dengan peraturan-nya, Tuan?" Tanya Fei Yulan sambil mengangkat satu tangan-nya.
Fang Lin yang mendengar-nya terdiam sesaat, Ia mengelus dagu-nya pelan dan berkata, "Tidak boleh membunuh lawan, Tetapi kalian boleh mengeluarkan aura pembunuh milik kalian"
"Hmm... Tuan, Bukan-kah hal itu akan benar-benar memunculkan hasrat membunuh kita? Jika aku bertarung sambil mengeluarkan aura membunuh, Hasrat membunuh yang ku-miliki akan muncul sendiri dan hal tersebut mungkin akan sulit untuk dikontrol jika dalam keadaan bertarung" Ucap Diablo sembari mengangkat satu tangan-nya dan di-angguki setuju oleh Fei Yulan.
Fang Lin yang mendengar-nya langsung tersenyum tipis, "Sebelum kalian membunuh satu sama lain aku akan menghentikan kalian, Dan tidak masalah bagi-ku jika salah satu dari kalian ada yang sekarat... Karena aku masih bisa menyembuhkan-nya dengan Api Surgawi milik-ku" Ucap Fang Lin menjelaskan.
Mereka berdua yang mendongak-kan kepala ke atas langsung mengangguk paham. Fei Yulan sendiri dengan segera mundur menjauhi Diablo, Sedangkan Diablo hanya diam di tempat dan melambaikan tangan-nya.
~Sriinnggg~
Sebuah rantai berwarna hitam polos muncul di tangan Diablo, Di kedua sisi rantai tersebut terdapat pisau berwarna merah api, "Nona cantik... Kuharap diri-mu tidak terkena pisau ini" Ucap Diablo sambil tersenyum ke arah Fei Yulan.
Fei Yulan sendiri hanya mendengus pelan ketika mendengar itu, Ia mengeluarkan cambuk dan juga pedang sebagai senjata-nya, "Begitu juga diri-mu... Ku-harap kau tidak terluka ketika menerima serangan dari kedua senjata-ku ini" Balas Fei Yulan dan mulai melapisi tubuh serta senjata-nya menggunakan Qi Dewa.
"Area Anti-Energy..." Ucap Diablo pelan dan seketika sebuah Domain Anti-Energy tercipta.
Mata Fei Yulan sedikit melebar ketika domain tersebut tercipta, Ia yang berada di dalam cangkupan domain tersebut langsung mundur keluar, "Domain ini sungguh menyebalkan..." Batin Fei Yulan berdecak kesal. Saat diri-nya berada di domain milik Diablo, Qi Dewa milik-nya seakan menghilang dari tubuh-nya.
"Jika ingin memenangkan duel ini, Aku harus mengeluarkan-nya dari Domain itu atau aku menyerang-nya dari jarak jauh" Batin Fei Yulan kembali lalu mengangkat cambuk-nya ke atas.
__ADS_1
"Gelombang Teratai Merah..." Ucap Fei Yulan lalu memutar cambuk-nya dengan cepat.
~Wuuushhh~
Sebuah gelombang teratai merah muncul dari cambuk milik Fei Yulan dan mengarah ke arah Diablo, "Jika serangan-ku terhenti di domain itu, Maka tidak ada cara lain selain menyerang-nya dengan jarak dekat atau membuat Domain yang lebih kuat dari domain milik Diablo seperti tuan" Gumam Fei Yulan pelan. Ia berharap serangan-nya tidak terhenti karena diri-nya sedikit buruk dalam pertarungan jarak dekat dan juga Domain milik-nya sangat-lah lemah, Bahkan diantara para Dewa Kuno, Domain milik-nya yang paling lemah.
Di sisi lain, Gelombang teratai merah itu masuk ke dalam cangkupan domain milik Diablo dan tak lama setelah-nya gelombang tersebut menghilang tanpa jejak.
Sekali lagi Fei Yulan melebarkan mata-nya, Ia berdecak kesal lalu memejamkan mata-nya, "Domain Wilayah: Taman Teratai..." Fei Yulan berkata sambil membuka mata-nya perlahan.
~Trakkk~
Domain Fei Yulan mulai tercipta, Namun perlahan berhenti ketika bertabrakan dengan Domain milik Diablo, "Aku pikir Domain-ku dapat menghancurkan domain milik-nya..." Gumam Fei Yulan saat melihat Domain milik Diablo perlahan menghilang dan digantikan dengan Domain milik-nya.
Di sisi lain, Diablo tersenyum tipis ketika mengetahui Domain milik-nya perlahan menghilang, Ia melesat ke arah Fei Yulan dengan kecepatan tinggi dan tidak sampai 1 detik ia berada di belakang perempuan cantik itu.
Diablo dengan cepat mengarahkan salah satu dari ujung rantai-nya ke arah Fei Yulan, Ia melapisi-nya dengan Mana agar serangan-nya berkali-kali lipat lebih kuat.
Sedangkan Fei Yulan yang menyadari Diablo berada di belakang-nya langsung berbalik dan menangkis rantai yang mengarah kepada-nya menggunakan pedang milik-nya. Domain Teratai-nya seketika batal saat diri-nya menangkis serangan Diablo.
"Dia keluar dari domain-nya?" Gumam Fei Yulan sedikit terkejut dan ia langsung menyerang Diablo dengan cepat menggunakan dua senjata-nya.
Di setiap serangan Fei Yulan mengandung Qi Dewa yang kuat dan tentu membuat Diablo kesulitan untuk menangkis-nya, Terlebih lagi senjata-nya hanya-lah sebuah rantai yang di kedua sisi rantai tersebut terdapat pisau merah.
Di sisi lain, Fei Yulan yang mengetahui kalau Diablo kesulitan dalam menangkis serangan-nya hanya tersenyum tipis, Ia semakin cepat menyerang Diablo dan sesekali menggunakan jurus milik-nya.
__ADS_1
~BOOMM~
~BOOOMM~
Ledakan yang begitu kuat terjadi ketika Fei Yulan berhasil mengeksekusi jurus-nya, Namun ia mengerutkan alis-nya ketika melihat Diablo yang menahan jurus-nya hanya dengan kekuatan fisik, "Apakah dia meremehkan-ku?" Batin Fei Yulan yang mulai kesal dan tanpa sadar hasrat membunuh-nya keluar.
Diablo yang mengetahui Fei Yulan mengeluarkan hasrat membunuh-nya hanya tersenyum tipis, Sedangkan Fang Lin yang berada di atas langit sedikit mengangkat alis-nya, "Diablo... Apakah dia sengaja membuat kesal Fei Yulan agar perempuan itu mengeluarkan hasrat membunuh-nya" Gumam Fang Lin bertanya-tanya. Meskipun jawaban-nya iya, Tetapi untuk apa Diablo melakukan hal itu.
......
Beberapa Jam Kemudian.
Pertarungan antar Fei Yulan dan Diablo terus berlanjut, Kali ini Diablo mulai serius karena Fei Yulan mengeluarkan teknik serangan yang semakin kuat.
~Trannggg~
~Tranggg~
Meskipun Fei Yulan berhasil menyerang Diablo dengan jurus-nya namun itu membuat kondisi-nya semakin, Ia sekarang berada di posisi bertahan dan berusaha untuk menghindari kedua pisau merah yang ada di ujung rantai itu.
Fei Yulan merasa akan ada hal buruk jika diri-nya terkena pisau merah tersebut, Ia terus menangkis serangan Diablo sembari memikirkan cara agar ia bisa menjauh dari-nya.
Beberapa saat kemudian, Fei Yulan tersenyum tipis dan sekali lagi menciptakan Domain Teratai milik-nya, Kali ini ia sukses mengurung Diablo di dalam domain-nya, "Hahaha... Kita akan akhiri dengan cepat pertarungan ini" Ucap Fei Yulan sambil tertawa pelan.
Diablo yang mendengar-nya hanya diam, Ia mencoba menyebarkan Mana-nya untuk menganalisis sekitar-nya, "Tempat ini seperti sebuah penghalang... Kalau tidak salah dia menyebut-nya sebagai Domain Wilayah?" Gumam Diablo pelan dan mencoba untuk menciptakan Domain milik-nya di saat itu juga.
__ADS_1
Bersambung....
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.