System Sang Immortal

System Sang Immortal
Mempercepat Perang?


__ADS_3

Di Alam Agung, Istana Surgawi.


Di sebuah meja makan yang panjang, Terdapat enam pria dan empat wanita yang sedang duduk di sana sambil mendiskusikan sesuatu.


"Saat ini kita sudah memiliki 2 Kitab Dewa, 4 Senjata Dewa dan 1 Artefak Dewa. Hal itu membuat kekuatan alam agung meningkatkan secara signifikan" Ucap seorang pria paruh baya yang memakai jubah hijau, Dia adalah Dian Wu seorang pangeran ke-1 dari Istana Surgawi.


"Benar... Jika saja kita memenangkan peperangan dengan Alam 100 Pelangi, Kuyakin alam agung bisa setara dengan Alam tingkat tinggi" Timpal pria botak yang mengenakan jubah biru tua, Dia adalah Dian Wei seorang pangeran ke-2 dari Istana Surgawi.


"Bagaimana kalau peperangan ini aku percepat menjadi 3 tahun lagi, Saat itu prajurit Alam Agung rata-rata sudah mencapai tingkat Immortal dan hal itu membuat kesempatan menang menjadi lebih mudah" Ucap seorang pria tua berjanggut putih yang sedang menutup matanya, Dia adalah Dian Qi seorang raja dari Istana Surgawi.


Semua orang yang berada disana langsung terkejut ketika mendengar pernyataan yang diberikan Dian Qi kecuali dua pria yang sedang meminum teh.


"Ayah, Bukankah mempercepat peperangan adalah tindakan yang gegabah? Karna Alam 100 Pelangi memiliki 3 Kitab Dewa dan 4 Artefak Dewa, Kemungkinan para petinggi alam itu sudah mempelajari ketiga kitab tersebut untuk persiapan melawan kita" Ucap pemuda tampan berambut hitam, Dia adalah Dian Zi, Pangeran ke-3 dari Istana Surgawi.


Dian Qi membuka matanya secara perlahan lalu melirik ke arah Dian Zi, "Jika perang terjadi 12 tahun lagi, Kekuatan mereka akan semakin meningkat berkat kitab dewa yang mereka punya dan jelas itu merugikan pihak kita" Jelas Dian Qi pelan


"Lagipula pendukung kita yang berasal dari Alam Immortal dan Alam Sembilan Surga juga memberikan kita bantuan untuk melaksanakan peperangan itu" Timpal Dian Qi pelan.


"Benar bukan? Tuan Zhou Yun dan Tuan Liu Bei" Ucap Dian Qi sambil melirik ke arah dua orang yang duduk disampingnya.


Zhou Yun yang mendengar itu hanya menghela nafas pelan, "Ya, Selama ada aku dan tuan Liu, Kalian tenang saja... Peperangan seperti ini dapat dimenangkan dengan mudah oleh kami" Ucap Zhou Yun dengan nada yang penuh percaya diri lalu meminum tehnya kembali.


Sedangkan pria yang dipanggil Tuan Liu hanya mendengus pelan ketika mendengar itu, "Ya... Itu benar, Asalkan kalian tidak melupakan perjanjian kita" Ucap Liu Bei pelan lalu melanjutkan perkataannya.


"Aku yakin kalian pasti sudah tau bukan? Jika mengingkari janji tersebut" Timpal Liu Bei dengan nada yang sedikit ditekan.

__ADS_1


Mendengar itu Dian Qi hanya tersenyum kecut, "Ya... Kami tidak akan melupakan perjanjian itu" Ucap Dian Qi seramah mungkin.


Di sisi lain para pangeran yang melihat itu hanya mencibir tingkah Liu Bei dalam hati, "Jika dia bukan berasal dari Alam Immortal, Aku sudah menghajarnya sedari tadi" Batin Dian Wei dengan nada kesal dan mencoba menahan raut wajah kesalnya.


Dian Wu yang melihat raut wajah adik pertamanya hanya menggelengkan kepalanya pelan, "Untung saja dia masih bisa menahan raut wajahnya" Batin Dian Wu sambil menghela nafas pelan lalu melirik kedua orang yang duduk disamping ayahnya.


"Aku masih heran, Kenapa alam tingkat tinggi seperti mereka ingin membantu alam yang lebih lemah dari mereka? Apakah mereka ada maksud tertentu selain perjanjian itu?" Lanjut Dian Wu membatin dengan heran, Saat ini kepalanya sedang dipenuhi banyak pertanyaan, Akan tetapi dia langsung menepis pikiran tersebut dan mencoba fokus dengan apa yang dibicarakan ayahnya.


***


Di Alam Dewa, Kediaman Dewa Naga.


Fang Lin saat ini sudah mempelajari banyak teknik dewa yang diberikan oleh gurunya, Meskipun cukup melelahkan untuk mempelajarinya akan tetapi dia tidak pernah mengeluh sedikitpun.


Saat ini Qi Dewa sedari tadi terus mengelilingi tubuh Fang Lin dan memasukinya secara perlahan. Di dalam kesadaran Fang Lin, Saat ini dia sedang menganalisa Qi yang dimilikinya, "Energi yang kumiliki saat ini, Setidaknya bisa membuatku naik ke tingkat Dewa Petarung Level 3" Ucap Fang Lin pelan.


Walaupun saat ini tubuhnya sedang berkultivasi akan tetapi dia dapat melakukan apa saja di dalam ruang kesadarannya.


Sebelumnya dia juga sudah meluangkan waktu untuk membuka tanda naga saat berkultivasi dan hasilnya juga cukup memuaskan, Karna saat ini dia sudah membuka lebih dari 23.742 tanda naga dan membuat kekuatan fisiknya meningkat berkali-kali lipat.


"Aku jadi tidak sabar untuk membuka tanda naga sampai 100.000" Ucap Fang Lin dengan nada antusias ketika membayangkan itu.


"Oh ya... Yue, Jika aku mendapatkan kesengsaraan Petir Semesta, Apakah tingkat tubuhku akan naik juga?" Tanya Fang Lin dengan nada heran, Jika saja tubuhnya juga ikut naik tingkat, Dia yakin kekuatan fisiknya akan setara dengan fisik seorang kaisar dewa sekalipun, Bahkan bukan hal yang tidak mungkin untuk melebihinya.


[Benar... Tingkat tubuh tuan akan naik drastis setelah menerima Petir Semesta]

__ADS_1


Fang Lin yang mendengar itu langsung tersenyum lebar, "Bisakah kau memperkirakan sampai mana tingkat ku naik setelah terkena petir tersebut?" Tanya Fang Lin dengan antusias.


[Menurut perkiraan Yue, Tingkat tubuh tuan akan naik sampai ke tingkat Dewa tahap 1 jika tersambar oleh satu petir tersebut]


Fang Lin melebarkan matanya ketika mendengar itu, Dirinya saat ini sangat terkejut atas pernyataan yang diberikan Yue, "Benarkah?! Tingkat Dewa?? Astaga... Apakah aku tidak salah dengar?!" Tanya Fang Lin dengan nada terkejut dan bertanya sekali lagi untuk memastikan.


Bagaimana mungkin dirinya tidak terkejut ketika mendengar itu? Tubuh tingkat Spiritual God saja sudah sangat bagus bagi para dewa, Apalagi Tingkat Dewa? Mungkin peringkat kekuatan mereka di Alam Dewa akan meningkat drastis jika mencapai tubuh tingkat Dewa.


"Bahkan satu sambaran petir semesta saja dapat membuat tingkat tubuhku naik drastis, Bagaimana jika berkali-kali? Uh... Aku tidak bisa membayangkan hal tersebut" Gumam Fang Lin sambil menggelengkan kepalanya pelan.


"Sudahlah... Berhenti memikirkan hal itu, Lebih baik aku fokus untuk membuka tanda naga saja" Ucap Fang Lin lalu kembali membuka tanda naganya, Dia sudah memutuskan untuk membuka tanda naganya terlebih dahulu sampai 100.000 tanda naganya terbuka dan menyudahi kultivasinya.


Di luar kesadaran Fang Lin, Saat ini Shen Liang saat ini sedang memperhatikan Fang Lin di lembah yang menjulang tinggi, "Sudah hampir 1 minggu, Akan tetapi dia belum menyudahi kultivasinya, Padahal aku hanya memberikan 8 teknik dewa saja" Gumam Shen Liang pelan.


"Apakah untuk mempelajari teknik penyerangan membutuhkan waktu lama?" Timpal Shen Liang mencoba menebak-nebak.


"Haiss... Aku jadi sedikit iri dengan kejeniusan anak itu" Ucap Shen Liang dengan pelan, Tetapi di sisi lain dirinya juga bangga mempunyai murid jenius seperti Fang Lin.


Shen Liang lalu kembali meniduri dirinya di tanah yang sudah dilapisi Qi tipis.


Bersambung...


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.


NOTE: 250 LIKE UP.

__ADS_1


__ADS_2