System Sang Immortal

System Sang Immortal
Penawaran Dari Dewa Kera


__ADS_3

Fang Lin kemudian membuat cerita karangan untuk mengelabui Dewa Kera mengenai sihir Supreme Barrier miliknya. Ia hanya mengatakan kalau dirinya mempelajari sihir tersebut dari buku tua yang tidak sengaja ia temukan saat berpetualangan.


Tentu Sun Wukong yang mendengar seluruh cerita dari Fang Lin langsung terdiam, ia kemudian menatap pria berjubah hitam tersebut dari balik penghalang dengan tatapan penuh selidik.


"Kau tidak berbohong dengan ceritamu barusan bukan?" Tanya Sun Wukong dengan nada sedikit curiga.


Fang Lin menggelengkan kepalanya cepat ketika mendengar itu, "Tidak mungkin saya membohongi salah satu pilar kekuatan semesta, lagipula anda bisa membuktikannya dengan Mata Dewa." Fang Lin berkata dengan nada tenang.


Sun Wukong menyipitkan matanya ke arah Fang Lin lalu menghela nafas panjang, "Baiklah... Aku percaya denganmu." Balas Sun Wukong lalu menjentikkan jarinya.


Klik.


Dalam sekejap puluhan ribu manusia dan monster muncul di belakang Dewa Kera. Mereka semua adalah bawahan Fang Lin yang kini sedang melayang di udara dalam keadaan pingsan.


Fang Lin yang melihatnya tentu langsung mengerutkan alisnya, ia membuka mulutnya dan berniat untuk bertanya akan tetapi Sun Wukong lebih dahulu berbicara.


"Tenang saja... Mereka hanya tidak sadarkan diri, aku melakukannya karena tidak ingin mereka semua memberontak karena melihatmu." Ucap Sun Wukong menjelaskan.


Fang Lin menganggukkan kepalanya paham ketika mendengar alasan dari Dewa Kera didepannya, "Kalau begitu lepaskan mereka semua... Kita berdua tidak memiliki masalah lagi bukan?" Fang Lin berkata sambil menyimpan pedang Raja Neraka ke inventorynya.


"Boleh saja... Tetapi aku memiliki satu pertanyaan untuk ditanyakan." Balas Sun Wukong sambil tersenyum tipis.


Fang Lin kembali mengerutkan alisnya ketika mendengar itu, ia mengira kalau Dewa Kera ingin melanggar janji yang telah dibuatnya.


"Jangan salah paham... Aku hanya sekedar bertanya saja." Sun Wukong berkata ketika melihat kerutan di alis Fang Lin.


Mendengar itu wajah Fang Lin menjadi sedikit melunak, ia kemudian mempersilahkan manusia setengah kera itu untuk mengeluarkan pertanyaan yang ingin ditanyakan.


"Apakah kau memiliki sihir selain penghalang ini?" Tanya Sun Wukong tanpa basa-basi.


Fang Lin dengan segera menganggukkan kepalanya, "Ya... Saya menguasai lebih dari dua sihir." Jawab Fang Lin tanpa berbohong sedikitpun.

__ADS_1


"Hmm..." Sun Wukong mengelus dagunya ketika mendengar jawaban Fang Lin, "Aku tau ini terdengar tidak sopan, tetapi bisakah kau memberitahu sihir apa saja yang kau kuasai?" Tanya Sun Wukong dengan raut wajah penasaran.


"Maaf, tetapi saya tidak dapat memberitahu anda." Fang Lin menggelengkan kepalanya dan menjawab dengan nada menyesal.


Fang Lin menolak bukan tanpa alasan, ia melakukan itu karena dirinya tidak tau apa yang terjadi di masa depan nanti, bisa saja Dewa Kera itu akan menjadi musuhnya dan tentu ia akan dirugikan kalau dirinya memberitahu sihir-sihir miliknya.


Sun Wukong cukup kecewa ketika mendengar jawaban dari pria berjubah hitam mewah itu, namun ia mewajarkannya karena memang pertanyaannya barusan bisa dibilang tidak sopan.


"Baiklah kalau begitu, ambil para bawahanmu ini." Sun Wukong berkata sembari menurunkan para bawahan Fang Lin ke daratan.


Fang Lin sendiri ikut turun ketika melihatnya, ia tanpa ragu menghilangkan Supreme Barrier miliknya lalu menatap satu persatu para bawahan intinya yang tergeletak di depannya.


"Haah... Aku bersyukur karena kalian bisa selamat." Fang Lin bergumam lalu melambaikan satu tangannya ke samping.


Whooosh.


Dalam sekejap puluhan ribu manusia dan monster itu menghilang dari hadapan Fang Lin, mereka semua telah ia pindahkan ke dalam Dunia Jiwanya bersamaan dengan puluhan juta pasukannya.


Sun Wukong yang melihat itu semua hanya diam. Ia kemudian mengalihkan pandangannya ke arah Kapal Terbang mewah yang melayang tidak jauh darinya lalu tersenyum tipis, "Menarik... Tidak hanya menguasai sihir saja, akan tetapi kau memiliki dua makhluk yang berasal dari semesta berbeda." Sun Wukong berdecak kagum ketika mengatakan itu. Ia cukup penasaran dari mana Fang Lin mendapatkan mereka semua, akan tetapi ia tidak bertanya karena memang pertanyaan itu cukup sensitif.


"Apakah mereka berdua adalah bawahan atau temanmu?" Sun Wukong bertanya dengan nada penasaran.


Fang Lin tersenyum dan menjawab, "Salah satu dari mereka adalah bawahan saya..."


Sun Wukong menganggukkan kepalanya paham ketika mendengar itu, ia lalu kembali bertanya, "Kau sebelumnya berkata kalau dirimu mempunyai alasan untuk menyerang Kerajaan Hezuo dan Qiyen bukan? apa alasannya?"


Fang Lin terdiam sesaat ketika mendengarnya, ia menghela nafas panjang dan menjawab, "Saya membutuhkan tempat untuk menampung para pasukan saya."


Mendengar itu alis Sun Wukong sedikit terangkat, "Mengapa kau tidak menciptakan dimensi pribadi saja? Seharusnya di tingkat kultivasimu sekarang, kau sudah dapat melakukannya dengan mudah." Tanya Sun Wukong dengan nada penasaran.


Fang Lin tau akan hal itu akan tetapi dirinya tidak ingin meletakkan para pasukannya di dimensi yang ia ciptakan, karena jika sesuatu terjadi pada dirinya maka seluruh dimensi yang ia ciptakan akan otomatis hancur dan tentu makhluk hidup yang ada di dalamnya ikut musnah.

__ADS_1


Sun Wukong mengankat alisnya ketika mendengar alasan dari Fang Lin, ia tidak menyangka kalau pria berjubah hitam itu memiliki pemikiran yang sangat jauh, "Hemm... Kalau begitu aku akan membagi beberapa wilayah di alam ini untuk kau meletakkan pasukanmu, bagaimana?" Sun Wukong memberi penawaran.


Fang Lin menggelengkan kepalanya cepat ketika mendapati tawaran dari Dewa Kera, "Maaf... Saya tidak tertarik." Fang Lin menolak dengan suara pelan. Ia yakin kalau ada persyaratan dibalik penawaran tersebut, jikalau tidak ada ia juga tidak akan tertarik karena dirinya ingin menguasai alam tanpa adanya seseorang yang memiliki kedudukan setara dengannya.


"Haah..." Sekali lagi Sun Wukong menghela nafas kecewa ketika Fang Lin menolak penawarannya, padahal niatnya hanya ingin memperkuat kekuatan tempur alam ini.


"Sekali lagi saya mohon maaf..." Fang Lin sedikit menundukkan badannya ketika mengatakan itu.


Suasana menjadi hening selama beberapa saat usai pecakapan tadi sampai Fang Lin membuka suara untuk izin pamit dari sana kepada Dewa Kera, ia memberikan beberapa hadiah yang baru saja ia beli dari shop system sebagai tanda permintaan maaf karena telah mengacaukan Alam Para Monster Dewa.


Sun Wukong sendiri hanya bisa menerima hadiah dari Fang Lin dan melihat orang itu memasuki sebuah kapal terbang yang sedang melayang di udara.


Swossh.


Sesaat setelah Fang Lin masuk ke dalam Kapal Terbang Star Universe. Sebuah portal yang cukup besar muncul dan beberapa saat kemudian kapal terbang yang mengangkut Fang Lin serta lainnya memasuki portal tersebut.


Portal yang berwarna biru tua itu perlahan mengecil dan menghilang tanpa jejak. Sun Wukong sendiri menghela nafas panjang lalu berkata, "Bagaimana tanggapanmu tentang muridmu itu?"


Swoosssh!


Tiba-tiba saja seorang pria tampan berjubah biru muda muncul tepat di depan Dewa Kera. Yap, dia adalah Dewa Perang, Yuan Zhong.


"Entahlah... Aku tidak berpikir kalau dia akan menjadi sekuat ini dalam kurun waktu yang sangat singkat." Yuan Zhong berkata dan ia diam-diam tersenyum tipis.


"Hmm... Kalau begitu kenapa ada Serigala Bintang di kapal terbang muridmu? Bukankah dulu kau melaporkan pada Kaisar Dewa bahwa kau sudah menghabisi Binatang Surgawi itu tanpa tersisa sedikitpun?" Sun Wukong kembali bertanya dengan nada penasaran.


Yuan Zhong tersenyum kecut ketika mendengarnya, "Aku sudah merencanakannya... Aku ingin penerusku memiliki partner yang kuat. " Jawab Yuan Zhong dengan suara tenang.


Bersambung...


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.

__ADS_1


__ADS_2