System Sang Immortal

System Sang Immortal
Zhang Shi Xuan Melarikan Diri


__ADS_3

Beberapa menit yang lalu.


Di kegelapan tanpa batas, Diablo sedang menyerang pelindung tak kasat mata milik Zhang Shi Xuan. Dia sudah melakukan hal itu selama beberapa waktu, dan tentu saja sudah membuahkan hasil.


Pelindung yang melindungi Zhang Shi Xuan retak, meskipun beregenerasi di detik selanjutnya tetapi kecepatan regenerasinya sudah jauh melambat dari pada waktu pertama kali diciptakan.


Di sisi lain, Zhang Shi Xuan sedang menyiapkan beberapa jurus terkuat miliknya, sekarang tujuannya bukan lagi untuk menahan Diablo akan tetapi melarikan diri darinya. Walaupun melakukan tindakan semacam itu sangat melukai harga dirinya, namun hal tersebut adalah pilihan yang tepat untuk di situasinya sekarang ini.


"Teruslah bersembunyi seperti tikus, dasar sampah." dengan tatapan dingin Diablo berkata, dan ia mengangkat pedang Pelahap Kegelapan ke atas menggunakan kedua tangannya sembari memasang kuda-kuda, "Tebasan Badai Kegelapan."


Slash!


Tebasan yang dilakukan Diablo mengeluarkan sebuah badai yang tercipta dari Elemen Kegelapan. Badai Hitam tersebut memancarkan energi spiritual yang tak terbendung, dan kini sedang melesat ke tempat Zhang Shi Xuan berada.


Dewa Kematian mendapatkan perasaan yang buruk ketika melihat serangan itu datang kemari, ia langsung menciptakan beberapa belas lapisan pelindung lainnya yang mempunyai pertahanan kuat.


Ketika Badai Hitam tersebut mengenai lapisan pelindung pertama, ledakan yang begitu luar biasa terjadi-- dan menciptakan gelombang kejut yang amat kuat.


Zhang Shi Xuan yang menyaksikan hal itu sangat terkejut, Diablo pun juga bereaksi yang sama.


Setiap lapisan pelindung Zhang Shi Xuan dihancurkan, ledakan dan gelombang kejut yang begitu luar biasa terjadi. Dampak dari ledakan tersebut membuat keretakan di Domain milik Diablo.


Zhang Shi Xuan yang mengetahui itu sebenarnya ingin kabur lewat celah retakan domain tersebut, namun sayangnya ia sedikit terlambat karena Diablo sudah lebih dulu memperbaikinya.


Zhang Shi Xuan berdecak kesal sebelum mengeluarkan seluruh Artefak pertahanan miliknya, dan hanya butuh waktu kurang dari satu detik baginya untuk mengaktifkan seluruh artefak tersebut.


BOOOM!


Ketika lapisan pelindung terakhir hancur, ledakan yang sangat luar biasa terjadi. Ruang kegelapan tanpa batas mengalami keretakan dan kemudian hancur seketika, Diablo yang mengetahui hal itu tidak bisa untuk tidak terkejut--- mereka sekarang sudah kembali ke Alam Iblis.


Di sisi lain, Zhang Shi Xuan yang menerima Badai Hitam langsung terpental ke daratan, walaupun ia sudah menggunakan begitu banyak Artefak Pertahanan tetapi semua itu sama sekali tidak berguna di hadapan serangan tersebut.


Daratan retak ketika Zhang Shi Xuan menabraknya, di detik selanjutnya ledakan terjadi dan membuat daratan seluas belasan juta kilometer hancur seketika.

__ADS_1


Diablo hanya bisa terperangah saat menyaksikan semua itu, ia sama sekali tidak menyangka kalau serangan yang ia lancarkan mempunyai dampak sebesar ini.


Beberapa menit setelah ledakan selesai, Gu Ho tiba-tiba saja muncul di dekat Diablo dan tidak lama setelah itu Yang Jian beserta Fei Yulan datang secara bersamaan.


"Diablo! Ternyata kau baik-baik saja..." Yang Jian tersenyum senang saat mendapati keberadaan Iblis Primordial itu.


Diablo tersentak dan ia baru menyadari kalau sudah ada tiga temannya di sini, "Ah, kalian..."


"Apa yang terjadi padamu? Ledakan tadi, apakah kau yang menciptakan?" Fei Yulan langsung bertanya, lalu memandangi daratan yang hancur parah.


Diablo terdiam sejenak sebelum menjelaskan tentang apa yang terjadi padanya beberapa waktu lalu.


Usai menjelaskan hal itu, semua mata langsung tertuju ke arah daratan dan mereka sama sekali tidak menemukan keberadaan Zhang Shi Xuan yang diceritakan oleh Diablo.


"Sepertinya dia sudah kabur setelah menabrak daratan..." ucap Diablo dengan suara pelan.


"Hm? Sekuat itukah lawanmu?" Yang Jian merasa cukup penasaran.


"Belum, tapi seharusnya kemenangan sudah ada di Aliansi Istana Iblis." jawab Gu Ho cepat.


"Karena dampak dari serangan barusan, sepertinya ada banyak korban dari Aliansi Istana Iblis." Yang Jian berkata dengan raut wajah serius, selama perjalanan kemari ia melihat ada banyak sekali mayat yang berhamburan di daratan.


Fei Yulan dan Gu Ho juga mengatakan hal yang sama.


Mendengar itu Diablo langsung memasang raut wajah yang buruk, "Sialan... Aku sendiri juga tidak mengira kalau dampak dari serangan barusan bisa separah ini." Diablo yakin sekali, dirinya pasti akan diberikan hukuman oleh Tuannya.


Melihat raut wajah Diablo menjadi buruk, Fei Yulan langsung menepuk pundaknya, "Sudahlah, jangan dipikiran. Tuan pasti tidak akan menghukum berat dirimu..."


Fei Yulan tau kalau Diablo tidak merasa bersalah setelah membunuh banyak makhluk hidup yang berasal dari kubu Aliansi Istana Iblis, raut wajahnya memburuk pasti karena dia takut dengan hukuman yang diberikan oleh Tuan mereka, Fang Lin.


Diablo yang mendengar itu hanya menghela nafas panjang, "Ayo pergi."


Tanpa banyak berkata lagi, Diablo langsung melesat pergi dari sana dan diikuti oleh Fei Yulan serta yang lainnya.

__ADS_1


***


"Dimana aku..." Zhou Fan membuka matanya perlahan dan ia mendapati langit-langit yang terlihat familiar, "Ah! Tempat ini!"


Zhou Fan bangkit dan langsung mengedarkan pandangannya, ia menemukan dirinya ada di sebuah kamar yang menjadi tempatnya beristirahat selama di kapal terbang.


Sesaat setelah Zhou Fan bangkit, pintu ruangan itu terbuka dan memperlihatkan Mo Fuli yang sedang tersenyum lebar.


"Kaisar! Akhirnya anda bangun juga!" Mo Fuli memasang senyum antusias sembari menghampiri Zhou Fan, "Anda tiba-tiba saja pingsan dan terjatuh dari langit, untung saja ada dua pilar di dekat anda-- jadi mereka berdua lah yang menolong anda pada saat itu."


"Di mana dia?!" Zhou Fan bangkit berdiri dan ia mengeluarkan sebuah pedang dari udara kosong sembari menyebarkan kesadaran spritualnya ke segala arah, "Ke mana dia pergi?!"


Teriakan yang dilontarkan Zhou Fan membuat Mo Fuli terkejut sekaligus ketakutan, "Apa maksud anda, Kaisar? Siapa 'dia' yang anda maksud?" tanya Mo Fuli dengan suara yang sedikit bergetar.


Zhou Fan terdiam sejenak mendengar itu, melihat Mo Fuli yang tidak mengetahui apa-apa membuatnya harus menenangkan diri.


Setelah tenang, Zhou Fan mulai menceritakan tentang apa yang terjadi padanya sebelum puncak perang dimulai. Tentu saja ketika mendengar itu membuat Mo Fuli tidak bisa berhenti terkejut, ia sama sekali tak menyangka kalau tubuh Kaisarnya sudah di ambil alih oleh Raja Iblis Kematian, Dao Yen.


Setelah mendengar semua itu, Mo Fuli langsung bersujud di hadapan Zhou Fan dan ia meminta maaf sebesar-besarnya karena tidak menyadari hal tersebut, walaupun ia sempat menaruh beberapa kecurigaan terhadap sikap Kaisarnya yang agak aneh akhir-akhir ini akan tetapi dirinya tidak berani bertindak lebih jauh.


"Tidak perlu sampai seperti itu. Diablo saja tidak menyadari kalau tubuhku sudah di ambil alih, jadi wajar saja jika kau sendiri juga tidak menyadarinya." ucap Zhou Fan sembari menyimpan pedangnya kembali.


"Tunggu, jadi tubuhmu sudah di ambil alih beberapa waktu yang lalu?" Diablo tiba-tiba saja masuk ke dalan ruangan itu bersama dengan Fei Yulan dan yang lainnya.


Tentu saja kehadiran Diablo dan dua orang asing lainnya membuat Zhou Fan sedikit terkejut, ia sedikit mengangkat alisnya ketika melihat kemeja hitam yang dikenakan Iblis Primordial itu rusak.


"Begitulah, tubuhku di ambil alih saat aku sedang lengah." jawab Zhou Fan cepat, lalu bertanya, "Omong-omong, apa yang terjadi padamu?"


"Ah, ini... Akan kuceritakan nanti, untuk sekarang lebih baik kita buat rencana untuk menyelesaikan perang ini." ucap Diablo dengan suara pelan.


Bersambung....


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.

__ADS_1


__ADS_2