System Sang Immortal

System Sang Immortal
Pembantaian Xu Yuan


__ADS_3

Mata Fang Qin langsung melebar ketika melihat itu, tidak hanya dia saja akan tetapi yang lainnya juga tak bisa untuk tidak terkejut melihatnya.


"XIA MEI!!!!!!" Fang Qin berteriak histeris dan ia langsung melesat ke arah kawah tersebut.


Fang Qin memasukinya dan menyebarkan kesadarannya untuk mencari keberadaan istrinya, namun di dalam kesadarannya ia tidak dapat menemukan keberadaan Xia Mei dan hanya melihat Diablo dan juga elang es yang tergeletak di tanah.


"M-ungkinkah...." Fang Qin terbata-bata saat memikirkan istrinya yang sudah musnah akibat serangan laser pembunuh itu.


Mata Fang Qin berkaca-kaca dan ia mengepalkan tangannya dengan erat, aura membunuh yang begitu pekat merembes keluar dari tubuhnya dan ia mendongakkan kepalanya, "Aku akan membunuhmu!!!" Fang Qin berteriak dan disaat yang bersamaan dua buah pedang yang tercipta dari elemen air dan petir muncul ditangannya.


Fang Qin terbang melesat ke atas dengan kecepatan yang luar biasa, dengan kecepatannya yang sekarang hanya butuh waktu beberapa detik untuk sampai ke daratan, Ia dapat melihat seorang pria berzirah sedang bertarung melawan elang es di langit.


Wushhhh!


Tanpa basa-basi Fang Qin melesat ke arah Xu Yuan dan ia menyiapkan beberapa jurus yang memiliki kemungkinan untuk melukai pria berzirah itu.


Xu Yuan sendiri berdecak kesal ketika bertarung melawan tiga elang es didepannya, "Bagaimana bisa ketiganya ini tidak terbelah setelah terkena tebasan ku?!" Xu Yuan bergumam dan mengaktifkan mata dewanya.


Tidak ada yang spesial dari ketiga elang es didepannya kecuali Inti Kristal Kehidupan yang ada di tubuh mereka, "Apakah mereka benar-benar terbuat dari elemen es biasa?!" Xu Yuan mencoba menggunakan jurusnya yang dapat membelah planet, namun mau sekuat apapun serangannya ia masih tidak dapat menggores elang es tersebut.


Xu Yuan memutar otaknya di sela-sela pertarungan dan mencari kelemahan elang es tersebut, saat sedang berpikir sebuah serangan petir yang begitu kuat datang kepadanya dan membuatnya sedikit terkejut.


Xu Yuan dengan segera membuat penghalang dan membuat petir tersebut meledak ketika bersentuhan dengan penghalangnya.


"Mati!" Fang Qin tiba-tiba saja muncul dibelakang Xu Yuan dan mengayunkan kedua pedangnya dengan cepat.


BOOM!


BOOM!


Ledakan kecil terjadi ketika Fang Qin menyerang zirah yang Xu Yuan pakai, alisnya mengerut ketika melihat zirah tersebut tidak tergores sama sekali.


"Aku sudah menggunakan cukup banyak energi untuk serangan barusan, akan tetapi bagaimana mungkin zirah yang dipakai orang itu tidak tergores sama sekali?!" Fang Qin membatin dan ia diam-diam terkejut.


Xu Yuan yang menyadari keberadaan Fang Qin hanya diam, Ia tidak mempedulikannya dan lebih memilih untuk mengurus ketiga elang es yang terus menyerangnya.


Melihat Xu Yuan mengabaikan dirinya tentu membuat Fang Qin marah, Ia langsung menyerang bagian leher orang itu karena tidak dilindungi dengan apapun.

__ADS_1


Xu Yuan merasa sedikit muak ketika mengetahui pria paruh baya di belakangnya masih terus menyerangnya, "Sialan ini..." Xu Yuan menyerang ketiga elang es di depannya sampai terpental ke daratan lalu membalikkan badannya.


"Pria tua sialan... Apakah kau tidak bisa diam?!" Xu Yuan mengayunkan dua pedangnya secara vertikal dengan kecepatan yang melebihi cahaya dan menebas kedua tangan Fang Qin.


SLASSHH!


Kedua tangan Fang Qin terpotong secara rapi dan membuat pria paruh baya tersebut kesakitan, "Argghh!!!" Fang Qin buru-buru menutup lukanya itu menggunakan Qi, Ia menggertakkan giginya dan air mata membasahi pipinya.


"Hahahahaha... Apakah kau menangis karena kedua tanganmu terpotong? Kasihan..." Xu Yuan tertawa mengejek dan ia berniat untuk menendang pria paruh baya itu.


Namun sebelum Xu Yuan melakukannya tiba-tiba puluhan serangan yang tercipta dari berbagai elemen datang kepadanya dan mau tak mau membuat dirinya untuk membuat penghalang terlebih dahulu.


BOOOOM!


BOOOOM!


Ledakan terus menerus terjadi ketika serangan tiba-tiba itu mengenai penghalang yang diciptakan Xu Yuan.


"Saudari Yu! Saudari Hua! Kalian pergi dan bawa ayah! Aku dan Saudari Ru akan menahannya!" Mue Lian berteriak dengan lantang.


Mereka semua menaiki masing-masing elang es dan kini terdapat 7 elang es yang sedang terbang di udara.


"Saudari Hua, aku akan membawa ayah! Kau jaga belakang dan sampaikan padaku jika orang itu menembakkan laser pembunuh!" Qiao Yu berteriak dengan lantang dan ia dengan segera menyuruh Fang Qin untuk duduk di belakangnya.


Fang Qin sendiri tanpa banyak bicara langsung menaiki punggung elang es itu dan setelahnya kedua elang es yang mengangkut mereka bertiga melesat pergi dari area sana.


Melihat kepergian pria paruh baya itu membuat Xu Yuan marah, Ia mengangkat tangannya dan seketika energi kegelapan berkumpul di telapak tangannya.


"Hmph! Kalian pikir aku akan membiarkan kalian kabur begitu saja?!" Xu Yuan mendengus kesal dan sebuah laser pembunuh tercipta lalu mengarah ke arah kedua elang es yang sedang menjauh.


Mue Lian dan Shui Ru yang melihat itu tidak tinggal diam, mereka berdua memerintahkan tiga elang es yang melayang di dekat mereka untuk menghalangi laser pembunuh tersebut. Mereka berdua sudah mengetahui kalau elang es yang mereka tunggangi memiliki daya tahan yang begitu tinggi.


Ketiga elang es yang mendapatkan perintah langsung melesat, mereka langsung membentangkan sayap mereka untuk menghalangi laser pembunuh tersebut.


BOOOOM!


Ledakan kembali terjadi ketika laser pembunuh tersebut menabrak ketiga elang es. Xu Yuan yang melihat itu hanya berdecak pelan dan ia teleportasi ke tempat yang berbeda.

__ADS_1


SINGGGG!


Laser pembunuh ikut berpindah tempat ketika Xu Yuan melakukan teleportasi dan membuat serangan tersebut mengarah ke arah 2 elang es yang sedang melesat menjauh.


Laser pembunuh yang dikeluarkan Xu Yuan mengenai dua elang es tersebut dan menabrak daratan.


BOOOOM!


"Ayah!!! Saudari Yu!!! Saudari Hua!!!" Mue Lian dan Shui Ru berteriak secara bersamaan, air mata mereka langsung mengalir ketika tidak merasa hawa keberadaan milik Fang Qin, Qiao Yu dan Xue Hua.


Di sisi lain, Xu Yuan tersenyum lebar lalu mengalihkan pandangan ke arah dua wanita itu, "Hahahaha! Kalian matilah!" Xu Yuan mengangkat satu tangannya yang berbeda dan menembakkan laser pembunuh ke arah Mue Lian dan Shui Ru.


Dengan kecepatan yang begitu luar biasa membuat kedua wanita cantik itu tidak dapat bereaksi banyak.


BOOOOM!


Ledakan terjadi ketika laser pembunuh itu mengenai dua elang es yang ditunggangi Mue Lian dan Shui Ru.


Xu Yuan yang merasakan aura keberadaan mereka menghilang langsung tertawa lantang, "Hahahaha... Sampah!" Xu Yuan tertawa puas ketika mengetahui mereka semua sudah mati ditangannya, Ia kemudian menyebarkan kesadarannya untuk memastikan area sekitar dan mendapati delapan elang es yang sedang melesat ke arahnya.


"Sepertinya aku harus menyegel mereka, akan sia-sia jika aku terus menyerang mereka." Batin Xu Yuan dan ia mulai mencari artefak penyegel di dalam dunia jiwanya.


Beberapa saat kemudian, Xu Yuan mengeluarkan 8 bola hijau seukuran batu kerikil dari dunia jiwanya, Ia langsung teleportasi ke para elang es itu dan melemparkan satu persatu bola hijau tersebut.


Setiap bola hijau tersebut Xu Yuan lemparkan akan mengeluarksn sinar hijau yang terang dan disaat yang bersamaan elang es tersebut menghilang seakan baru saja tersegel.


"Tuan... Dia datang." Xu Yuan mendapatkan telepati dari seseorang.


Xu Yuan sendiri menganggukkan kepalanya dan berkata, "Pergilah, aku juga sudah menyelesaikannya."


"Baik tuan." Telepati keduanya terputus.


"Sayang sekali aku tidak bisa melihat reaksi orang itu..." Xu Yuan tersenyum tipis ketika mengatakannya, Ia seratus persen yakin kalau Fang Lin akan mengamuk sejadi-jadinya ketika mengetahui orang-orang berharganya telah ia bunuh.


Whooosh!


Seketika Xu Yuan menghilang dari tempatnya tanpa meninggalkan jejak sedikitpun.

__ADS_1


Bersambung...


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.


__ADS_2