System Sang Immortal

System Sang Immortal
Kemunculan Lian Zhiping


__ADS_3

Fang Lin dan Yue muncul tidak jauh dari portal hitam itu, kemunculan mereka berdua merupakan sebuah kejutan bagi delapan Supreme Being tingkat puncak yang ada di sana.


Booom!


Tanpa banyak berbicara kedelapan Supreme Being tingkat puncak itu langsung menyerang Fang Lin dan Yue, gelombang kejut sekaligus ledakan besar tercipta.


"Kalian sungguh agresif rupanya."


Menggunakan Supreme Barrier, Fang Lin mampu menahan semua serangan medadak yang dilancarkan oleh kedelapan Supreme Being tingkat puncak itu.


"Bajingan ini, bagaimana bisa dia berada di sini?"


"Seseorang mungkin telah membocorkan informasi."


"Bunuh dia! Chun Xien kemungkinan besar mati di tangannya!"


Ketika kedelapan Supreme Being itu hendak melakukan serangan untuk yang kedua kalinya, mata mereka berdua melebar secara sempurna dan menjatuhkan senjata masing-masing ke kekosongan angkasa.


Dalam waktu kurang dari sepuluh detik, delapan Supreme Being tingkat puncak itu terbunuh di tangan Yue melalui Manipulasi Takdir.


"Itu hebat..." Fang Lin berdecak kagum, ia masih saja takjub dengan kemampuan istrinya yang mampu menghabisi Supreme Being tingkat puncak layaknya menginjak seekor semut.


Yue tersenyum tipis, dan berkata, "Simpan semua mayat itu ke dalam Penjara Es Suci, mereka akan berguna jika dijadikan makhluk bayangan."


"Kamu benar..." Fang Lin mengangguk setuju, ia tanpa banyak berbicara lagi langsung memindahkan mereka semua dalam sekejap ke Penjara Es Suci yang ia letakkan di dimensi ciptaannya.


Sehabis itu, Fang Lin dan Yue berjalan mendekati portal hitam.


"Karena kita akan di teleportasikan ke salah satu dari tiga dimensi yang ada, maka kita memerlukan akses untuk keluar dari Land of Destruction dan Alam Harta 7 Surgawi." ucap Fang Lin dengan suara pelan, "Sepertinya kita harus kembali ke Dunia Xiangu dan Dunia Hanggu untuk meminta akses keluar dari dua dimensi itu."


"Itu tidak diperlukan..." ucap Yue sembari menggeleng pelan, lalu menjelaskan, "Kemungkinan besar portal hitam ini bisa mengidentifikasi orang yang sudah mempunyai giok itu, kita hanya perlu berpegangan tangan sambil memegang masing-masing dari Giok."


"Bagaimana kamu bisa mengetahuinya?" Fang Lin merasa penasaran, meskipun ucapan Yue tanpa dasar tetapi entah mengapa ia merasa kalau itu bukan lah sesuatu yang salah.


"Aku kurang lebih bisa memperkirakannya." Yue mengangkat pundaknya.


Fang Ljn mengangguk dan tidak bertanya lebih jauh lagi, ia mengeluarkan dua Giok yang berasal dari Land of Destruction dan Alam 7 Harta Surgawi, "Jadi, aku bisa memegang yang mana saja?"


"Ya." Yue mengangguk, dan ia menerima Giok segitiga berwarna hijau yang berasal dari Lans of Destruction, "Kalau begitu, ayo masuk bersama."


Fang Lin tersenyum sebelum menggenggam tangan kiri Yue, mereka berdua melayang masuk ke dalam portal hitam itu yang mempunyai gaya gravitasi kuat.


***


Fang Lin dan Yue di pindahkan ke sebuah daratan yang di mana di daratan terdapat berbagai jenis senjata tertancap di tanah.


"Tempat macam apa ini? Kenapa ada banyak sekali senjata?" Fang Lin mengedarkan pandangannya, Yue juga sama.


"Bisa disimpulkan kalau tiga dimensi menuju tempat yang menjadi peninggalan Celestial Absolute diisi oleh tiga macam tempat." ucap Yue dengan tenang.


Fang Lin terdiam sejenak ketika mendengar itu sebelum mengerti maksud dari perkataannya. Land of Destruction yang memunculkan Kristal Energi tingkat Imperial, sementara Alam 7 Harta Surgawi yang menumbuhkan berbagai macam jenis sumberdaya berharga, dan terakhir Dimensi ini yang mempunyai senjata berkualitas tinggi.


"Aku masih tidak mengerti alasan tiga dimensi ini diciptakan..." ucap Fang Lin menggelengkan kepalanya pelan.


Yue sendiri hanya diam, ia mempunyai beberapa spekulasi dalam pikirannya saat ini tetapi memilih untuk tidak membicarakannya sekarang.


"Kita harus mencari Menaranya sekarang..." Fang Lin menatap Yue dan bertanya, "Bisakah kamu yang melakukannya?"


Karena Yue mempunyai Kesadaran Spiritual yang begitu luas, Fang Lin merasa kalau istrinya lebih cocok dengan pekerjaan ini.


Yue tersenyum sebelum mengangguk pelan, perkataan suaminya adalah perintah bagi dirinya. Ketika ia hendak menyebarkan Kesadaran Spiritual, tiba-tiba saja langit berubah menjadi gelap gulita.

__ADS_1


Yue pada saat itu langsung menciptakan lapisan pelindung untuk suaminya, ia sedikit memasang ekspresi serius karena merasakan kehadiran seorang Absolute di dimensi ini.


"Kalian membuat kerugian yang sangat banyak untukku, itu sama sekali tidak bisa dimaafkan." suara wanita yang cukup merdu memenuhi langit, dan tidak lama setelah itu dua buah cakram raksasa muncul dari balik awan.


Di salah satu cakram, ada seorang wanita cantik yang mengenakan pakaian sangat minim, dia mempunyai ukuran dada yang tidak masuk akal sesuai dengan Chun Xien ceritakan.


"Woah..." Fang Lin jelas terpana dengan ukuran dada tersebut, tapi kesadaran langsung kembali ketika mendapatkan jitakan dari istrinya.


"Kenapa kamu masih sempat melihat fisik wanita itu?" Yue bertanya dengan nada malas, ekspresi tampak kesal.


"Ah, maafkan aku..." Fang Lin langsung menggaruk kepalanya yang tidak gatal, "Apakah dia seorang Absolute?"


"Ya, begitulah. Dia kemungkinan besar adalah Lian Zhiping, sosok yang diceritakan oleh Chun Xien." ucap Yue memberitahu.


"Haisss... Ke mana Naga Absolute yang diceritakan oleh Chun Xien? Kenapa dia tidak menghalanginya masuk ke dalam portal hitam?" Fang Lin berdecak kesal karena harus dihadapkan dengan situasi semacam ini.


"Tidak perlu khawatir, aku bisa menghabisi Absolute lemah semacamnya." ucap Yue sembari tersenyum.


"Eh, benarkah itu?" Fang Lin sedikit memasang ekspresi terkejut.


"Tolong pinjamkan pedang Pembunuh Absolute, dengan senjata itu membunuhnya adalah perkara mudah." ucap Yue dengan tenang.


Fang Lin sedikit melebarkan mata karean terkejut, lalu tanpa banyak berpikir langsung mengeluarkan pedang Pembunuh Absolute dari inventory dan segera ia berikan pada istrinya.


Yue menerima pedang Pembunuh Absolute, lalu keluar dari penghalang yang ia ciptakan tanpa mengeluarkan sepatah katapun.


"Ah, sepertinya aku membutuhkan waktu. Apakah kamu bisa mencari Giok terakhir dan masuk ke dalam dimensi itu seorang diri?" Yue berbalik dan bertanya demikian.


Fang Lin terdiam sejenak sebelum mengangguk setuju, ia merasa akan lebih efisien jika seperti itu.


"Tapi, bagaimana denganmu?" tanya Fang Lin penasaran.


Fang Lin menghela nafas panjang ketika mendengar itu, ia sekali lagi mengangguk da pergi dari sana dengan kecepatan tinggi. Penghalang yang Yue ciptakan masih terus melapisi tubuhnya, dan hal itu membuatnya merasa aman dari incaran Absolute tersebut.


Fang Ljn melesat dengan cepat di udara dan mencari Menara itu dengan Kesadaran Spiritual yang sudah menyebar sejauh sepuluh miliyar kilometer.


Membutuhkan beberapa waktu bagi Fang Lin untuk menemukan Menara tersebut, ia langsung masuk ke dalam dan mengambil sebuah Giok Merah berbentuk kotak.


"Apa yang harus kulakukan untuk membuka dimensi itu?" Fang Lin memegang dagunya, ekspresinya tampak serius.


Setelah berpikir selama beberapa waktu, Fang Lin memutuskan untuk menumpuk ketiga Guok yang ada di dalam Menara, kemudian mengalirkan energi semesta miliknya.


Whoooosh!


Pada saat aliran energi semesta menyentuh ketiga giok tersebut, angin kencang yang entah berasal dari mana mulai tercipta.


Fenomena itu sedikit membuat Fang Lin gugup, ia bisa melihat ketiga Giok itu mulai melayang dan berputar searah jarum jam.


Traaazzh!


Ketiga giok tersebut meledak ketika sedang berputar dengan sangat cepat, cahaya prismatik tercipta dari pecahan ketiga giok dan menciptakan sebuah portal warna-warni.


Sebenarnya Fang Lin cukup ragu untuk masuk ke dalam portal, tapi ia perlahan membulatkan tekadnya dan mulai melangkah maju.


Fang Lin memejamkan matanya ketika ja melewati portal tersebut, perlahan kedua matanya terbuka dan menemukan dirinya berada di sebuah kekosongan putih tanpa batas.


"Apa lagi ini...?" Fang Lin mengerutkan alisnya, ia mengedarkan pandangannya ke sekitar dan berhenti di satu arah saat menemukan sebuah gerbang emas raksasa, "Huh...?"


"Bocah... Jadi kau adalah pewaris selanjutnya, ya?" seekor Naga Coklat yang mempunyai panjang sekitar satu kilometer muncul dari mana dan mulai melilit gerbang.


"Apakah maksudmu pewaris dari barang peninggalan Celestial Absolute itu?" tanya Fang Lin untuk memastikan.

__ADS_1


"Ya, apakah kamu siap dengan itu?" Naga Coklat itu bertanya.


"Aku siap." Fang Lin mengangguk kuat, "Tapi sebelum ujiannya dimulai, bolehkah aku menanyakan sesuatu?"


"Hm?" satu alis Naga Coklat itu sedikit terangkat.


"Apakah kau adalah sosok Naga Absolute yang berada di jajaran terkuat Multiverse?" tanya Fang Lin penasaran, ia sudah penasaran semenjak melihat Naga Coklat itu.


"Ya, itu adalah aku. Apakah makhluk sepertimu sudah mendengar rumor tentangku?" Naga Coklat itu kembali bertanya.


"Kalau rumor tentang kau bersemayam di satu Alam Semesta dan akan menghabisi Absolute manapun yang masuk ke dalam wilayahmu maka jawabannya adalah iya." jawab Fang Lin dengan anggukkan kecil di akhir ucapannya.


"Oh..." Naga Coklat tampak tidak tertarik dengan rumor tersebut, lalu berkata, "Aku mengerti. Jadi, apa maksudmu dengan ujian?"


Ketika Fang Lin mendengar itu, alisnya langsung mengerutkan karena tidak mengerti, "Apa maksudnya itu? Bukankah kau di sini bertanggung jawab untuk mengawasi ujian yang dilakukan oleh calon pewaris?" tanya Fang Lin keheranan.


"Untuk apa aku melakukan semacam itu? Kau berada di sini saja sudah termasuk resmi menjadi pewarisnya. Aku tidak pernah mengatakan kalau kau adalah seorang 'Calon', bukan?" Naga Coklat sedikit bingung dengan jalan pikir Fang Lin.


Fang Lin sendiri menggaruk kepalanya yang tidak gatal, "Lalu, apa yang kau lakukan di sini jika ujian tersebut memang tidak ada?"


"Apakah kau masih belum mengerti? Aku adalah bagian dari warisan Celestial Absolute, yang artinya aku adalah bawahanmu." Naga Coklat memberikan ekspresi malas, lalu menambahkan, "Tapi aku masih belum mau mengakuimu sebagai Tuan, aku perlu mengetahui apakah kau pantas atau tidak menjadi Tuanku."


Fang Lin tidak bisa untuk tidak terkejut setelah mendengarnya, seorang Naga di ranah Absolute menjadi bawahannya? Itu adalah sesuatu yang benar-benar luar biasa!


Ekspresi senang terlihat jelas di wajah Fang Lin, meskipun begitu ada beberapa sedikit ketidakpercayaan dalam wajahnya.


"Aku tidak berbohong, tidak ada alasan yang cukup bagus bagiku untuk melakukannya." ucap Naga Coklat, kemudian terbang ke langit dan berubah menjadi seorang pria paruh baya yang mempunyai wajah cukup tampan, "Ayo masuk ke dalam dan simpan seluruh warisan yang ada.'


Naga Coklat berdiri di depan gerbang raksasa, lalu membukanya secara perlahan. Fang Lin yang masih dalam keadaan melamun karena senang langsung tersentak ketika menyadari gerbang raksasa di kekosongan tersebut terbuka.


Melihat Naga Coklat sudah masuk ke dalam, Fang Lin tanpa banyak berpikir lagi langsung mengikutinya dari belakang. Senyum lebar terukir di wajahnya ketika menemukan dimensi lain setelah melewati gerbang raksasa itu.


Dimensi tersebut seperti angkasa yang di mana langitnya terdapat aurora berwarna biru cerah. Di sana kosong, tetapi ada sebuah Altar hitam dan sebuah kunci di atasnya.


"Ambil kunci itu, dan buka segel yang ada di Altar." ucap Naga Coklat tenang.


Fang Lin tanpa ragu mengambil kunci tersebut, ia sedikit merasakan perasaan yang aneh selama beberapa saat. Kemudian, dirinya memasukkan kunci tersebut ke tempatnya yang berada di atas Altar.


Seketika itu juga, dimensi tersebut dipenuhi oleh barang-barang berharga. Dimulai dari Senjata, Sumberdaya, Panduan Jurus, Artefak dan lain sebagainya.


"Sekarang, simpan semua barang itu ke tempat yang biasanya kau menyimpan sesuatu. Gunakan pikiran saja, dan secara otomatis semua barang tersebut akan berpindah ke tempat yang kau pikirkan." Naga Coklat memberikan arah, dan Fang Lin hanya mematuhinya.


Fang Lin mulai memikirkan inventory, lalu dalam sekejap semua barang yang ada di sana menghilang dan berpindah ke inventory sesuai dengan yang dirinya pikirkan.


Melihat barang-barang itu menghilang, Naga Coklat berkata dengan tenang, "Di antara semua barang yang kau simpan, ada beberapa makhluk hidup kuat. Mereka disegel di sebuah Artefak karena melawan perintah terakhir dari Celestial Absolute, kuharap kau membuka segelnya ketika dirimu sudah siap sepenuhnya."


"Aku mengerti, lalu bagaimana denganmu?" tanya Fang Lin penasaran.


"Tentu saja mengikutimu, meskipun aku tidak mengakuimu sebagai Tuan tapi kau adalah pewaris resmi dari Celestial Absolute. Jadi mau tak mau, aku harus mengikutimu dan melindungimu."


Fang Lin sebenarnya bingung dengan pemikiran Naga Coklat itu, "Omong-omong, siapa namamu?"


"Heng Zhanjin."


"Baiklah, ayo kita kembali ke tempat istriku." Fang Lin mengalirkan sedikit Qi ke tubuh Heng Zhanjin, lalu melakukan teleportasi ke dimensi tempat Yue bertarung dengan Lian Zhiping.


Fang Lin akan memanfaatkan Heng Zhanjin untuk membantu Yue menghabisi Lian Zhiping, meksipun Naga Coklat itu enggan mengakui dirinya sebagai Tuan tetapi dia akan bertindak jika pewaris barunya berada dalam bahaya.


Bersambung.....


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.

__ADS_1


__ADS_2