
"Aku tidak pernah menyangka kalau wilayah kita akan diserang musuh secara mendadak..." Seorang pria muda berjubah biru tua berkata sembari menatap jutaan makhluk aneh yang sedang menyerang kubu Xiao Chen.
"Kau benar... Andai saja makhluk aneh itu menyerang kita beberapa puluh tahun lagi, kemungkinan korban yang berjatuhan dari kubu kita sangat sedikit." Balas pria muda berjubah ungu dengan nada tenang.
Disaat mereka berdua sedang mengobrol santai, Terlihat seorang pria berjubah hitam mewah yang kini sedang melesat dan mendekati mereka berdua.
"Hmm? Bukankah itu budak milik Xiao Jung? Kenapa dia ada disini" Pria berjubah biru tua bertanya dengan nada heran.
"Entahlah... Mungkin Xiao Jung sengaja mengirimnya untuk menyampaikan suatu pesan pada kita." Balas pria berjubah ungu dengan nada santai.
Sesaat setelah berkata seperti itu, Naga Hitam sampai dihadapan mereka berdua.
"Xiao Lung, Xiao Guan... Kalian berdua diperintahkan oleh Xiao Jung untuk membantuku melawan sebuah kelompok." Ucap Naga Hitam berbohong.
Pria berjubah biru tua yang dipanggil Xiao Guan langsung mengerutkan alisnya ketika mendengar itu, "Bajingan kau budak! Berani sekali memanggil nama kita berdua secara langsung!" Xiao Guan berteriak dengan nada tidak senang.
"Hmph! Kau pikir aku peduli?! Berhentilah mengoceh." Naga Hitam mendengus kesal ketika mengatakan itu, untuk apa dirinya menaruh rasa hormat kepada mereka berdua yang memiliki sifat buruk, terlebih lagi keduanya lebih lemah dari dirinya.
Urat kecil muncul di kepala Xiao Guan ketika mendengar perkataan Naga Hitam, Ia mulai mengumpat Naga tersebut dan tidak peduli dengan apa yang ada disekitarnya.
Sedangkan Xiao Lung yang mengenakan jubah ungu hanya menghela nafas panjang ketika melihat mereka berdua bertengkar, Ia kemudian menyebarkan kesadarannya dan kerutan muncul di alisnya, "Apakah kelompok yang kau maksud adalah dua manusia dan satu serigala?" Xiao Lung bertanya dengan nada penasaran.
Naga Hitam menganggukkan kepalanya dan berkata, "Ya, kau benar... Sebenarnya kelompok itu terdapat 5 manusia lagi, namun mereka saat ini sedang berhadapan dengan Xiao Jung" Naga Hitam menjelaskannya dengan rinci, dan tentu saja itu semua hanya karangan dia saja.
Xiao Lung yang mendengar itu langsung mengelus dagunya pelan, Ia kemudian melirik ke arah Xiao Guan dan menatapnya dengan tatapan penuh arti.
"Apakah kau ingin menolong budak ini? Untuk apa?" Tanya Xiao Guan dengan nada malas ketika melihat tatapan Xiao Lung.
"Haah... Kau ingin Xiao Jung menghukum dirimu? Kau tau bukan, sifat orang itu sangatlah buruk." Xiao Lung mengatakan ini usai menghela nafas panjang.
__ADS_1
Xiao Guan yang mendengarnya langsung berdecak kesal, "Baiklah..." Xiao Guan dengan malas mengeluarkan pedang dari ruang hampa dan diikuti oleh Xiao Lung.
Mereka berdua kemudian melayang ke dekat Naga Hitam dan mulai mempersiapkan diri untuk bertarung.
Di sisi lain, Naga Hitam diam-diam tersenyum sinis, Ia tidak menyangka kalau mereka berdua dapat ia perdaya dengan mudah, "Dengan bantuan mereka berdua, aku tidak perlu takut lagi bertarung dengan manusia sialan itu" Naga Hitam mengatakan ini sambil memikirkan Bai Hu.
Beberapa menit kemudian, Bai Hu, Li Fan dan Yun Feng sampai dihadapan Naga Hitam beserta dua orang asing.
"Siapa mereka?..." Bai Hu bertanya dengan suara pelan lalu menoleh ke arah Li Fan dan Yun Feng.
"Kalian berdua, tolong kalahkan dua orang asing itu... mereka hanya berada di ranah Spiritual God perak tanda hitam." Pinta Bai Hu dan diangguki cepat oleh mereka berdua.
"Baiklah saudara Bai... Kami berdua akan membantumu mengalahkan Hu Jiazhen setelah membunuh mereka berdua" Li Fan mengatakan ini sambil mengeluarkan pedang Naga Hitam pemberian dari gurunya.
"Ayo, Yun Feng!" Dengan nada antusias Li Fan berkata dan ia melesat dengan cepat ke arah Xiao Lung.
Yun Feng hanya mengiyakan dan ikut melesat ke arah Xiao Guan dengan kecepatan luar biasa.
Melihat aura tersebut tentu membuat Naga Hitam merinding, tubuhnya susah untuk digerakkan karena ia tiba-tiba saja merasa takut kepada pria berjubah putih itu.
Bai Hu sendiri sedikit keheranan ketika melihat Hu Jiazhen tidak bergerak sama sekali, "Apakah dia tidak merasakan apa-apa dari aura dominasi ku? Atau dia tidak dapat bergerak sama sekali?" Batin Bai Hu bertanya-tanya dan ia mencoba terbang mendekati Hu Jiazhen.
Naga Hitam yang melihat Bai Hu mendekatinya langsung berdecak pelan, Ia kemudian mengeluarkan seluruh aura miliknya dan membuat aura dominasi milik Bai Hu berkurang secara signifikan pada tubuhnya.
Naga Hitam menciptakan pedang Qi di salah satu tangannya dan ia kemudian mengangkat tangannya yang kosong lalu mengeluarkan sinar pembunuh yang tercipta dari energi Langit dan Bumi.
Sinngggg!
Laser pembunuh tersebut melesat ke arah Bai Hu dengan kecepatan tinggi, Bai Hu sendiri yang melihat itu langsung menciptakan laser pembunuh juga dan membuat kedua laser tersebut saling bertabrakan.
__ADS_1
BOOOMM!
Ledakan keras terjadi dan diikuti daya ledak yang luar biasa, orang-orang yang berada di daratan tentu terkejut mendengar itu semua dan mereka mendongakkan kepala mereka ke atas.
"Siapa yang membuat ledakan barusan?" Mereka semua diam-diam bertanya dengan pertanyaan yang sama.
Namun pertanyaan itu mereka kesampingkan dan kembali fokus dalam peperangan mereka.
Di sisi lain, Naga Hitam saat ini sudah beradu pedang dengan Bai Hu, kecepatan mereka berdua sangat cepat sampai-sampai pedang dari keduanya tidak terlihat sama sekali.
Naga Hitam selalu menyerang titik vital pria berjubah putih itu, sedangkan Bai Hu hanya menyerang dibagian yang tidak dapat membuat seseorang terluka parah.
Beberapa hari kemudian, Disaat Naga Hitam dan Bai Hu sedang bertarung, Yun Feng dan Li Fan datang ke tempatnya dalam keadaan tubuh yang bersimbah darah.
Li Fan tersenyum lebar lalu berkata dengan lantang, "Saudara Bai! Aku dan Yun Feng sudah membunuh mereka berdua... Apakah kau membutuhkan bantuan kami?"
Yun Feng yang berada di sebelah Li Fan langsung menggelengkan kepalanya pelan, "Kita langsung bantu saja... Tidak perlu bertanya lagi." Yun Feng mengatakan itu dan kemudian melesat terbang ke arah Naga Hitam.
Yun Feng hanya tersenyum bodoh mendengar itu dan ia langsung mengikuti Yun Feng dari belakang.
Naga Hitam dan Bai Hu yang mendengar suara lantang Li Fan tidak menghiraukan itu, masing-masing dari mereka sudah sangat fokus bertarung dan tidak peduli dengan orang-orang yang disekitar mereka.
Meskipun Naga Hitam tidak menghiraukan suara lantang tersebut akan tetapi dirinya mendengar jelas perkataan Li Fan, "Aku akan mati jika mereka bertiga melawanku..." Batin Naga Hitam dan diam-diam ia mencoba menggiring Bai Hu ke daratan.
Sebisa mungkin Naga Hitam ke daratan agar orang-orang dari kubu Xiao Chen dapat membantunya.
Namun semua yang Naga Hitam lakukan sia-sia, Bai Hu dengan cepat mengetahui niat Naga Hitam dan membuat penghalang Qi dewa, "Kau tidak akan bisa kabur dariku lagi..." Senyum tipis terukir jelas di wajah Bai Hu saat mengatakan itu.
Bersambung...
__ADS_1
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.