System Sang Immortal

System Sang Immortal
Membunuh Liu Bei


__ADS_3

Beberapa saat setelah tulisan kuno yang Fang Lin buat mengeluarkan cahaya, Ia merasakan sebuah aura yang cukup Familiar sedang melesat dari arah utara.


"Sepertinya itu dia..." Ucap Fang Lin sambil tersenyum tipis.


Benar saja apa yang dikatakan Fang Lin, Setelah dia berkata seperti itu roh yang sebelum-nya melesat dari arah utara langsung berhenti di atas tulisan kuno milik Fang Lin.


Raut wajah roh tersebut terlihat sangat marah ketika melihat Fang Lin yang berada di hadapan-nya, "Kau bajingan!!! Bagaimana bisa kau melakukan ini terhadap-ku?!!" Teriak kesal Liu Bei ke arah Fang Lin.


Fang Lin sendiri hanya tersenyum tipis mendegar itu, "Mau ku-beritahu sekalipun, Kau tetap tidak akan mengerti..." Balas Fang Lin lalu menaruh tangan kanan-nya ke atas kepala Liu Bei.


Liu Bei yang melihat itu langsung keheranan sekaligus takut, Ia tidak tau apa yang dilakukan oleh Fang Lin kali ini, "Apa lagi yang akan kau lakukan terhadap-ku? Bajingan sialan!!!" Teriak Liu Bei dengan nada yang sangat marah.


"Astaga... Kau ini sangat kasar sekali ya, Tadi-nya aku ingin menjadikan-mu sebagai pasukan roh-ku, Namun seperti-nya kau lebih cocok menjadi pasukan bayangan-ku agar lebih menurut pada-ku" Ucap Fang Lin lalu mengangkat roh Liu Bei dengan satu tangan-nya.


Liu Bei yang tidak mengerti tentang apa yang dikatakan Fang Lin hanya bisa memberontak, Ia mencoba melepaskan tangan Fang Lin yang mencengkram atas kepala-nya, Namun semua usaha yang dilakukan oleh-nya sia-sia.


"Ugh, Aku harus mencari cara untuk lolos dari orang ini..." Batin Liu Bei dan mencoba memutar otak-nya kembali.


Fang Lin yang melihat roh Liu Bei menjadi lebih tenang sedikit menaik-kan alis-nya, Ia tersenyum tipis ketika melihat raut wajah Liu Bei yang begitu serius, "Percuma saja, Kau kali ini tidak akan bisa kabur dari aku" Ucap Fang Lin sembari berjalan ke tubuh kosong milik Liu Bei.


"Lebih baik kau kembali ke tubuh-mu sekarang juga..." Timpal Fang Lin lalu melemparkan roh Liu Bei ke arah tubuh kosong yang sedang bersender di pohon.


Liu Bei sendiri yang mengetahui diri-nya di lempar ke tubuh milik-nya menjadi keheranan, Namun itu semua ia abaikan dan mulai berencana untuk kabur dari tempat ini setelah masuk ke dalam tubuh-nya.


~Whooopp~


Roh Liu Bei langsung masuk ke dalam tubuh kosong tersebut, Ia membutuhkan waktu untuk menyingkronkan tubuh dan juga roh milik-nya.


Beberapa saat kemudian, Roh dan tubuh Liu Bei sudah tersingkronkan, Namun ia masih menutup mata-nya dan memutar cara untuk kabur dari sini.

__ADS_1


Saat sedang memikirkan cara-nya, Tiba-tiba sebuah suara terdengar tepat di telinga-nya, "Tidak perlu berpura-pura pingsan, Aku sedari tadi sudah mengetahui kalau kau sudah sadar..." Ucap Fang Lin dengan nada yang sedikit di tekan.


Liu Bei sendiri langsung membuka mata-nya dan bersiap melesat ke udara, Namun ia melebarkan mata-nya ketika melihat tubuh-nya dalam keadaan terbalik, "Eh? Kenapa tubuh-ku terbalik?" Tanya Liu Bei dengan nada pelan.


~Bugghh~


Kepala dan tubuh Liu Bei jatuh ke tanah dalam keadaan terpisah. Liu Bei sendiri yang mengetahui itu langsung menatap ke arah Fang Lin dengan tatapan marah, "Kau... Kau... Biadab!!! Aku bersumpah kalau hidup-mu tidak akan pernah tenang setelah kau membunuh-ku!!!" Teriak marah Liu Bei.


Fang Lin sendiri yang mendengar-nya hanya tersenyum tipis, "Bahkan sebelum aku membunuh-mu, Hidup-ku sama sekali tidak pernah tenang..." Balas Fang Lin dengan santai.


Mendengar itu Liu Bei hanya diam, Pandangan-nya tiap detik mulai memudar dan tak lama kemudian menghitam total.


Fang Lin yang melihat Liu Bei sudah menemui kematian-nya hanya diam, "Bangkit-lah..." Ucap Fang Lin dengan nada yang sedikit di tekan.


~Whoooshhh~


"Tekan aura-mu bodoh..." Ucap Fang Lin saat melihat bayangan di depan-nya tidak menekan aura-nya sedikit-pun.


"Maafkan bawahan yang rendah ini, Raja..." Balas bayangan manusia tersebut sembari menekan aura-nya.


Melihat bayangan di depan-nya sudah menekan aura-nya, Fang Lin hanya diam dan membatin, "Baru ku-bangkitkan, Dia sudah mencapai ranah Dewa Biru. Apakah dia bisa mencapai ranah Dewa Hitam atau Dewa Terakhir jika ku-berikan nama?" Batin Fang Lin bertanya-tanya.


[Tuan bisa saja menaik-kan ranah-nya hingga Dewa Asal Mula, Namun semua itu memerlukan energi Dewa yang cukup banyak. Apakah tuan masih menginginkan-nya?]


Mendengar ucapan Yue, Fang Lin langsung mengangguk-kan kepala-nya cepat, "Jika itu bisa di lakukan, Maka lakukan-lah..." Ucap Fang Lin tanpa ragu sedikit-pun.


[Baik-lah tuan... Tolong berikan nama kepada bayangan tersebut, Sisa-nya Yue akan mengurus-nya]


Fang Lin sekali lagi mengangguk-kan kepala-nya dan mengelus dagu-nya seolah sedang berpikir, "Hmm... Nama ya, Sepertinya nama dia saat masih hidup juga sudah cocok. Kalau begitu nama-mu mulai sekarang adalah Liu Bei" Ucap Fang Lin dan seketika aura hitam kembali muncul dan mengelilingi bayangan di depan-nya.

__ADS_1


Di saat yang bersamaan energi Dewa dalam tubuh Fang Lin keluar dengan cepat dan menyatu dengan aura hitam tersebut.


"Ugh... Sepertinya energi dewa-ku sudah terkuras hingga 5%" Gumam Fang Lin pelan. Ia sedikit tidak menyangka kalau energi Dewa-nya akan terkuras sampai 5%.


Perlu di ketahui kalau penyimpanan energi dewa milik Fang Lin menyamai ratusan kultivator yang berada di tingkat Prajurit Dewa, Jadi bisa di bayangkan seberapa luas-nya lautan energi Dewa di dalam dantian-nya.


Beberapa menit kemudian, Proses pemberian nama akhirnya telah selesai. Fang Lin sendiri hanya bisa menghela nafas ketika itu terjadi, "Haah... Akhirnya selesai juga" Ucap Fang Lin menghela nafas panjang.


Fang Lin kemudian menatap ke arah depan-nya dan mendapati sosok bayangan manusia yang penuh wibawa sedang berlutut di hadapan-nya.


"Terima kasih raja, Karena telah memberikan bawahan yang rendah ini sebuah nama..." Ucap Liu Bei dengan nada hormat.


Fang Lin sendiri langsung mengangguk-kan kepala-nya pelan, "Ya... Setelah ku-berikan nama, Aku harap kau akan berguna saat ku-butuhkan" Balas Fang Lin dengan nada tenang.


"Tentu saja raja... Saya tidak akan mengecewakan anda" Jawab Liu Bei dengan nada hormat.


"Bagus, Kalau begitu masuk-lah..." Ucap Fang Lin dan seketika Liu Bei berubah menjadi aura hitam lalu masuk ke dalam bayangan Fang Lin dengan cepat.


Melihat Liu Bei masuk ke dalam bayangan-nya, Fang Lin hanya tersenyum tipis, "Untuk saat ini Liu Bei adalah bawahan terkuat-ku, Mungkin kekuatan serangan-nya sudah setara dengan orang itu..." Ucap Fang Lin sambil memikirkan Xiao Chen.


Perlu di ketahui kalau kekuatan serangan Xiao Chen mampu menghancurkan ribuan planet dalam sekejap, Jadi bisa dibayangkan sekuat apa Liu Bei saat ini.


Bersambung...


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.


Note: Alam sama Planet hampir mirip di novel ini, Tetapi daya tahan milik Alam jauh lebih kuat dari planet.


Jadi ngehancurin ribuan planet belum bisa ngehancurin satu Alam.

__ADS_1


__ADS_2