System Sang Immortal

System Sang Immortal
Menciptakan Pemukiman Palsu


__ADS_3

"Lalu, apa rencanamu selanjutnya?" Yue bertanya ketika Heng Zhanjin dan Leng Jin menghilang dari aula istana.


"Untuk sekarang aku masih belum memikirkannya, tapi aku berniat membangun pemukiman lebih awal di Dunia Abyss." ucap Fang Lin dengan serius.


Perlu diketahui, ketika Turnamen Semesta dimulai, seluruh teknik yang berhubungan dengan hukum Ruang akan dilarang. Jadi, Dunia Jiwa, Domain dan apapun itu yang berhubungan dengan dimensi tidak akan bisa digunakan.


Alasannya, Absolute mampu menciptakan dimensi yang tak terhitung jumlahnya. Kalau tidak dilarang, Turnamen Semesta tidak akan pernah berakhir nantinya.


"Apa kamu sudah yakin dengan itu? Kalau semisalnya memang ada invansi dari peserta di kubah lain, maka kehilangan bawahan inti bukanlah hal yang mustahil." Yue bertanya untuk melihat keyakinan suaminya itu.


"Tidak, aku hanya membangun pemukimannya saja. Untuk mereka, aku tidak akan mengeluarkannya sampai Turnamen Semesta dimulai." ucap Fang Lin sambil menggeleng kecil.


"Eh?" Yue sedikit memiringkan kepalanya, "Apa maksudmu itu?"


"Aku akan membuat pengecohan dengan bantuan makhluk bayangan..." ucap Fang Lin, lalu menjelaskan rencananya.


Tujuan Fang Lin adalah membangun pemukiman untuk mengecoh musuh kalau semisalnya invasi memang terjadi, sejumlah makhluk bayangannya akan menyamar menjadi keluarganya termasuk para bawahan inti.


Selain mengecoh, Fang Lin berniat untuk membuat jebakan ketika mereka datang dengan serangan mendadak. Untuk sekarang ia masih belum memikirkan jebakan apa yang akan dipasangnya, tetapi dirinya ingin membuat jebakan berdampak area yang mampu menghabisi makhluk-makhluk di bawah ranah Absolute.


Yue yang mendengar rencana suaminya merasa itu ide yang cukup bagus, meskipun ada kemungkinan gagal tetapi rencana itu layak untuk dicoba.


"Rencana yang bagus, aku menyukainya." Yue mengangguk pelan, lalu menambahkan, "Setidaknya jebakan yang kau pasang harus berada di tingkat Semesta, dan buatlah beberapa pancingan yang membuat musuh tertarik untuk datang langsung ke area pemukiman."


Yue memberikan beberapa saran yang mampu meningkatkan presentase keberhasilan dalam rencana itu.


Fang Lin mendengarnya dengan baik, ia menerima semua saran yang diberikan oleh Yue karena memang itu sangat berguna.


***


Selama satu bulan penuh, Fang Lin membangun berbagai macam rencana bersama Yue. Ia juga mulai membangun pemukiman yang cukup luas sekaligus menciptakan beberapa jebakan mematikan yang dampaknya benar-benar mengerikan.


Setiap jebakan yang Fang Lin ciptakan mengandung sejumlah energi semesta murni, daya hancurnya setidaknya mampu meratakan tanah sejauh ratusan miliyar kilometer dan itu juga berdampak pada setiap dimensi yang ada di sana.


"Akhirnya selesai juga..."

__ADS_1


Saat ini, Fang Lin sedang melayang di langit Dunia Abyss. Tepat di bawah kakinya terdapat pemukiman yang luas, tetapi tidak ada satupun makhluk hidup yang tinggal di sana.


"Sekarang, waktunya langkah terakhir." Fang Lin mengeluarkan makhluk bayangannya dan memerintahkan mereka untuk hidup di pemukiman ini dalam wujud seperti manusia.


Setelah mereka berubah wujud dan berkumpul di pemukiman tersebut, Fang Lin memberikan perintah kepada mereka semua untuk melakukan aktivitas seperti manusia pada umumnya.


"Selesai juga..." Fang Lin menghela nafas panjang, di detik selanjutnya muncul Heng Zhanjin dan Leng Jin.


Mereka berdua memberikan salam pada Fang Lin, kemudian memberitahukan tentang misi mereka yang telah berhasil diselesaikan.


"Oh, bagaimana tanggapan mereka?"


Misi yang kali ini berbeda dengan misi yang Fang Lin berikan sebulan lalu. Ia memberikan tugas pada mereka berdua untuk memberitahu lima Absolute tersisa mengenai pemukiman di bawahnya dan jebakan yang sudah terpasang.


"Sebagian besar dari mereka hanya menanggapi dengan acuh tak acuh, sementara sisanya marah karena anda memasang jebakan segila itu di Dunia ini." ucap Heng Zhanjin memberitahu.


"Begitukah...? Yah, setidaknya reaksi mereka tidak seburuk ketika kalian berdua memberitahukan kabar tentang ketiga Absolute itu." Fang Lin mengangguk puas, lalu melanjutinya, "Kalau begitu, silahkan kembali."


"Um, Tuan... Bolehkah saya meminta sesuatu sebelum kembali ke Dunia Jiwa anda?" Leng Jin mengangkat satu tangannya saat meminta izin.


"Apa itu...?" tanya Fang Lin penasaran.


Fang Lin terdiam sejenak sebelum mengangguk kecil, "Selama itu masih berada dalam kemampuanku, aku dengan senang menyelamatkan mereka." balas Fang Lin sambil tersenyum.


Meskipun Fang Lin tau kalau mereka bertiga tidak akan menjadi patuh atau bahkan berterima kasih jika diselamatkan, tetapi tidak ada salahnya untuk menyelamatkan mereka karena Celestial Absolute sudah memberikan tanggung jawab padanya untuk melakukan itu semenjak menjadi pewarisnya.


Heng Zhanjin dan Leng Jin langsung memasang senyum lebar ketika mendengarnya, walaupun mereka berdua tidak mengetahui kondisi dari ketiga temannya itu tetapi dengan jaminan dari perkataan Fang Lin membuat perasaan mengganjal di hati mereka berdua menjadi sedikit menghilang.


"Apa hanya itu saja yang ingin kalian bicarakan?" Fang Lin bertanya ketika mereka berdua diam setelah dirinya menjawab demikian.


"Ah, iya, Tuan!"


Mereka berdua langsung mengangguk cepat, kemudian menangkupkan tangan secara bersamaan, "Terima kasih, Tuan! Kami sangat berterima kasih...!"


Fang Lin hanya mengangguk pelan untuk menanggapi itu, dan kemudian mereka berdua izin pamit kembali ke Dunia Jiwa.

__ADS_1


Setelah kepergian mereka, Fang Lin terdiam sejenak di tempatnya sebelum pergi ke wilayah yang kosong. Ia melakukan posisi bersila di udara, lalu mempelajari teknik Cahaya Segel Aurora di sana.


***


Hampir setiap hari Fang Lin mempelajari teknik Cahaya Segel Aurora di Dunia Abyss, sesekali dirinya kembali ke Dunia Jiwa dan berkumpul dengan keluarganya.


Tidak terasa sudah sepuluh ribu tahun lamanya semenjak Fang Lin membangun pemukiman di Dunia Abyss, sekarang ia sudah menguasai lebih dari sepuluh persen teknik Cahaya Segel Aurora.


"Apa! Segelnya diserang?!"


Ketika sedang bersantai di aula istana es, Fang Lin dikejutkan dengan kabar mengenai Cahaya Segel Aurora milik Yue yang diserang.


"Ya, aku merasakan serangan bertubi-tubi dari dalam portal. Mereka sepertinya sudah siap untuk menginvasi..." ucap Yue sembari mengangguk cepat.


"Tsk, aku memang tau kalau cepat atau lambat mereka akan datang kemari, tapi tak kusangka hal ini terjadi jauh lebih cepat dari apa yang sudah kuperkirakan." gumam Fang Lin sambil berdecak kesal.


"Apa yang kalian berdua bicarakan?"


Xue Hua dan Qiao Yu yang ada di sana bertanya-tanya, mereka bingung karena suaminya itu tampak begitu serius.


"Seharusnya kalian sudah pernah mendengar tentang portal di Dunia Abyss, bukan?" Fang Lin bertanya untuk memastikan.


Mereka berdua mengangguk cepat, dan Fang Lin langsung memberitahu kalau peserta dari kubah lain sedang datang ke kubah miliknya melalui portal tersebut.


"Aku akan pergi dari sini untuk mengurus para tamu tak diundang itu, kalian berdua jangan gelisah dan jalani hari-hari seperti biasanya, mengerti?" setelah Fang Lin menjelaskan situasinya, ia berkata demikian sambil menepuk pelan kepala mereka berdua.


Mereka berdua tampak memperlihatkan ekspresi rumit, dan secara bersamaan kepala keduanya mengangguk pelan.


Fang Lin melepaskan tangannya dari kepala mereka, kemudian menghilang dari sana dalam sekejap bersama Yue.


"Lagi-lagi kita berdua ditinggalkan..." Qiao Yu menghela nafas panjang, raut wajahnya terlihat sedih.


"Yah, Fang Gege tau apa yang terbaik untuk kita berdua. Lebih baik kita kembali latihan supaya bisa cepat-cepat menyentuh ranah Absolute..." Xue Hua merangkul pundak saudarinya itu sambil tersenyum.


Qiao Yu ikut tersenyum, lalu hanya mengangguk kecil untuk menanggapi itu.

__ADS_1


Bersambung.....


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.


__ADS_2