System Sang Immortal

System Sang Immortal
Tiga Iblis Kekacauan


__ADS_3

Beberapa jam berlalu.


Helaan nafas keluar dari mulut Lian Qianchen, ia perlahan membuka mata dan mendapati Diablo yang sedang menatapnya dari kejauhan.


"Apa yang sedang kau lihat?!" Lian Qianchen mendengus kesal dan ia bangkit berdiri, "Aku akan pergi sekarang, jadi kita berpisah di sini."


Diablo ikut berdiri dan ia terdiam sejenak, "Sama-sama." ucapnya sembari tersenyum.


Lian Qianchen sedikit mengangkat alisnya sebelum kembali mendengus kesal, "Terima kasih sudah menjagaku! Sudahlah, aku mau pergi."


Tanpa banyak basa-basi lagi Lian Qianchen langsung melesat pergi dari sana, sedangkan Diablo hanya menatapnya-- sampai perempuan bergaun merah itu sudah tidak berada dalam jarak pandangnya lagi.


"Ini cukup menghibur..." Diablo tersenyum tipis sebelum keberadaannya menghilang dari sana dalam sekejap.


***


Di Istana Dewa Iblis, Wang Ling merasa cukup gelisah setelah mendengar situasi perang yang terjadi saat ini. Walaupun perang baru terjadi selama satu minggu lebih akan tetapi sudah banyak korban yang berjatuhan dari kubunya, jika ini terus berlanjut maka cepat atau lambat alur pertempuran akan dikuasai oleh pihak Aliansi Istana Iblis.

__ADS_1


"Dewa, menurut saya-- ada baiknya kita mengeluarkan artefak Tiga Pilar Iblis Kekacauan. Dengan adanya mereka, saya yakin kita bisa menguasai alur pertempuran dalam waktu yang singkat." seorang paruh baya yang tubuhnya penuh bekas luka berkata dengan kepala yang menunduk ke bawah.


"Tiga Iblis Kekacauan? Apa kau sudah gila?" pemuda tampan berambut merah yang berada di sebelahnya merasa sangat kesal, "Bayaran mereka adalah jiwa. Memang jiwa mudah untuk didapatkan, tetapi yang mereka minta adalah jiwa dari orang kuat! Dan itu sangat sulit untuk ditemukan!"


"Tapi, kita tidak bisa terus begini. Kalau kita yang ikut campur langsung, alur perang akan menjadi kacau dan tentu saja itu akan sangat beresiko..." timpal seorang perempuan cantik dengan sepasang tanduk hitam di kepalanya.


Pemuda berambut merah ingin mengatakan sesuatu tetapi ia mengurungkan niatnya saat mendengar suara ketukan jari yang berasal dari Dewa Iblis.


Wang Ling sendiri hanya diam sembari mengetuk gagang tangan singgasananya dengan jari telunjuk, meskipun terlihat seperti itu-- ia saat ini sedang berpikir keras mengenai saran yang diajukan oleh salah satu bawahannya barusan.


.....


Pilar pertama mempunyai warna hitam gelap, sedangkan yang kedua berwarna merah darah, dan yang terakhir berwarna ungu cerah.


Wang Ling kemudian melakukan segel tangan dengan sangat cepat, sedangkan tujuh raja Iblis yang ada di sana mulai menjauhi ketiga pilar tersebut.


Beberapa saat setelah itu, ketiga pilar tersebut melayang di udara dan menciptakan tiga portal yang masing-masing dari sana mengeluarkan aura Iblis begitu kental. Tidak lama kemudian, masing-masing dari pintu portal itu mengeluarkan sosok yang wujudnya sangat menyeramkan.

__ADS_1


Mereka bertiga menghadap ke Dewa Iblis dan berlutut dengan kepala yang menunduk ke bawah, "Tiga Iblis Kekacauan menghadap Dewa Iblis." ucap mereka secara serempak.


Wang Ling mengangguk pelan dan suara yang tenang keluar dari mulutnya, "Aku sedang berada dalam masa perang, kekuatan tempur musuh melampaui perkiraanku dan membuat situasi perang saat ini menjadi sangat tidak menguntungkan. Jadi, aku perintahkan tiga Iblis Kekacauan membalikkan keadaan perang ini... Buatlah kubu musuh mengalami keputusasaan dan teror yang tak berujung."


Suasana menjadi hening selama beberapa waktu setelah Dewa Iblis menyelesaikan kata-katanya. Hingga akhirnya, salah satu Iblis Kekacauan berkata, "Kami tiga Iblis Kekacauan akan selalu menuruti perintah Dewa Iblis. Tapi, anda tidak lupa dengan pembayarannya, bukan? Kami hanya menginginkan jiwa yang kuat, tidak ada yang lain selain itu." Iblis kekacauan bermantel ungu gelap berkata sembari menjilati bibirnya.


Wang Ling terdiam sejenak sebelum menganggukkan kepalanya pelan, "Aku akan melakukan pembayarannya setelah kalian berhasil menyelesaikan tugas yang kuberikan."


"Hehehehe... Baguslah. Kalau begitu, kami akan melakukan tugas kami sekarang."


Ketiga Iblis Kekacauan kemudian menghilang dari sana dalam sekejap, Wang Ling yang mengetahui itu hanya diam dan duduk kembali di singgasananya.


"Dewa, maafkan saya jika lancang. Tetapi, bisakah saya mengetahui-- jiwa siapa yang akan anda berikan untuk mereka?" seorang pemuda berambut gimbal bertanya dengan suara pelan, dia adalah Yang Xie, raja Iblis Golem.


"Aku akan memberikan jiwa Yang Ho sebagai bayarannya." jawab Wang Ling acuh tak acuh.


Tentu saja jawaban dari Dewa Iblis mengejutkan tujuh Raja Iblis yang ada di sana. Suasana menjadi cukup ramai, tetapi itu tidak berlangsung lama setelah Dewa Iblis menyuruh mereka untuk diam.

__ADS_1


Bersambung.....


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.


__ADS_2