
Seketika pupil mata Fang Lin berubah menjadi emas, Ia lalu mengedarkan kesadarannya, "Benar saja, Teknik mata dewa ini bisa menembus apapun" Ucap Fang Lin berdecak kagum.
"Sebuah mata yang diidamkan seorang lelaki?" Lanjut Fang Lin sambil tertawa pelan.
Saat mengedarkan kesadarannya, Fang Lin langsung berhenti di satu tempat yaitu sebuah lembah yang menjulang tinggi, Dia
melihat gurunya kini sedang menatapnya dengan tatapan kosong.
Fang Lin yang mengetahui itu sedikit mengerutkan alisnya, "Kenapa guru menatapku dengan tatapan kosong?" Gumam Fang Lin keheranan lalu menonaktifkan mata dewanya.
Dalam keadaan bertanya-tanya, Fang Lin langsung melakukan teleportasi ke tempat gurunya.
~Whoooshh~
Tiba-tiba Fang Lin menghilang dan beberapa saat kemudian muncul di sebelah Shen Liang yang sedang diam, "Guru, Kenapa kau menatapku seperti itu?" Tanya Fang Lin dengan nada keheranan.
Di sisi lain, Shen Liang yang mendengar panggilan dari Fang Lin langsung tersadar, Ia lalu melihat ke arah suara Fang Lin dan menatapnya dengan seksama.
.....
10 Menit Kemudian.
Fang Lin menaikkan satu alisnya saat melihat gurunya kembali menatapnya dalam diam, "Guru, Apa kau sudah gila?" Tanya Fang Lin dengan nada heran.
"Bukan aku yang sudah gila, Tetapi kamu yang gila" Ucap Shen Liang pelan.
Mendengar itu membuat Fang Lin keheranan, "Apakah karna aku terlalu lama mempelajari teknik ini sehingga guru menjadi bosan?" Tanya Fang Lin mencoba menebak apa yang sedang dipikirkan gurunya.
Shen Liang langsung terbatuk pelan ketika mendengar itu, "Tidak, Tidak... Lupakan apa yang aku bicarakan tadi" Jawab Shen Liang sambil menggelengkan kepalanya pelan.
Shen Liang lalu memegang pundak Fang Lin dengan kedua tangannya, "Nak, Bakatmu itu sangat tidak tertandingi, Bahkan kakakku yang sudah mencapai ranah absolute tidak sejenius dirimu" Jelas Shen Liang dengan nada serius.
__ADS_1
"Entah ini kutukan atau berkah, Tetapi jika kejeniusan mu terekspos, Seluruh penghuni Alam Dewa akan merebut dirimu untuk dijadikan sebagai murid atau alat perang" Ucap Shen Liang menjelaskan, Memang benar apa yang dia katakan, Jika saja kejeniusan Fang Lin terekspos bahkan bukan hal yang tidak mungkin para absolute ikut berebutan untuk mendapatkan Fang Lin.
Di sisi lain, Ekspresi terkejut Fang Lin kini jelas tercetak diwajahnya, Bahkan jantungnya hampir berhenti berdetak ketika mengetahui kalau salah satu keluarga gurunya adalah seorang absolute.
"Tidak bisa dipercaya, Pantas saja kekuatannya berkali-kali lipat dari guru" Gumam Fang Lin dengan nada tidak percaya.
Sedangkan Shen Liang yang mendengar gumaman Fang Lin hanya sedikit terkejut lalu menggelengkan kepalanya pelan, "Anak ini... Dia hanya terkejut jika aku punya hubungan dengan Shen Xiong" Batin Shen Liang tersenyum tipis saat melihat raut wajah Fang Lin yang tidak menunjukkan rasa takut sedikitpun.
Shen Liang lalu menyingkirkan tangannya dari pundak Fang Lin lalu mengeluarkan bola putih kecil dari jari telunjuknya, "Fang'er, Melihat kejeniusan dirimu, Aku memilih untuk memberikan seluruh teknik serangan dan pertahanan yang mungkin akan berguna untukmu di masa depan" Ucap Shen Liang dengan nada serius.
Fang Lin langsung menahan nafasnya ketika mendengar itu, "Bukankah ini terlalu cepat guru? Aku bahkan belum mencapai satu hari menjadi muridmu" Ucap Fang Lin dengan nada terkejut.
Shen Liang hanya tersenyum lalu berkata, "Ini semua sudah kupikirkan secara matang dan untuk menerima atau tidak, Itu semua tergantung keputusanmu"
Fang Lin mendengar itu menjadi terdiam, "Aku menjadi tidak enak karna telah menipu guru" Batin Fang Lin diam-diam tersenyum kecut, Ia menjadi sedikit sedih karena kekuatan yang telah dia dapat saat ini, Semuanya berkat system yang menemaninya.
Jika saja dirinya tidak mempunyai system, Saat ini dirinya masihlah anak kecil lemah yang mungkin masih berada di tingkat pendekar elite.
Namun dengan cepat Fang Lin menepis pikirannya, Ia harusnya bersyukur karna adanya system, Dia bisa menjadi kuat dan melindungi keluarganya.
Shen Liang yang mendengar itu hanya tersenyum puas lalu menyentuh dahi Fang Lin menggunakan telunjuk yang terdapat cahaya berwarna putih.
Di sisi lain, Fang Lin yang melihat itu hanya diam dan membiarkan Shen Liang menyentuh dahinya, Dalam beberapa saat banyak ingatan-ingatan asing yang muncul di otaknya
Beberapa menit, Setelah ingatan asing tersebut masuk kedalam otaknya, Fang Lin langsung mengucapkan terimakasih kepada Shen Liang, "Terima kasih guru!" Ucap Fang Lin menundukkan kepalanya sekali lagi.
Sedangkan Shen Liang hanya menganggukkan kepalanya pelan, "Sekarang pelajarilah seluruh teknik yang kuberikan dan jangan kecewakan aku dimasa depan" Ucap Shen Liang sambil tersenyum.
Mendengar itu membuat Fang Lin menganggukkan kepalanya pelan, "Baik guru, Aku pamit dulu" Ucap Fang Lin lalu berteleportasi ke tempat sebelumnya.
Shen Liang sedikit terkejut melihat Fang Lin melakukan teleportasi, "Sebelumnya aku tidak menyadari kalau dia bisa melakukan teleportasi, Tetapi setelah melihatnya sekali lagi, Itu sangat jarang terjadi di kalangan DemiGod" Gumam Shen Liang berdecak kagum.
__ADS_1
"Aku tidak tau siapa sosok yang dibalik anak itu, Yang jelas orang itu sangat mengerikan" Ucap Shen Liang lalu melirik ke atas langit.
"Benar kan kak? Bahkan kakak saja tidak bisa membaca pikiran anak itu" Ucap Shen Liang kepada udara kosong.
Tiba-tiba bola cahaya emas kecil muncul dari atas langit, "Hahahaha.... Adik sialan, Kau temukan dimana anak itu?" Terdengar suara yang keluar dari bola cahaya emas tersebut.
"Aku tidak menanyakan dari mana asalnya, Tetapi yang ku tau, Dia adalah penerus dari Dewa Perang, Yuang Zhong" Ucap Shen Liang menatap bola emas tersebut yang sedang melayang didepannya.
"Yuan Zhong ya... Astaga, Masa emas Dewa Perang akan kembali lagi hahahaha"
Shen Liang yang mendengar itu menaikkan satu alisnya, "Apakah kakak tidak penasaran, Siapa sosok dibalik anak itu?" Tanya Shen Liang keheranan.
"Entahlah... Aku tidak ingin mencampuri urusan seseorang, Apalagi orang itu mempunyai kesempatan untuk menembus ranah absolute"
"Kupikir anak itu akan mencapai ranah absolute dalam waktu dekat, Mungkin ribuan tahun lagi? Atau lebih? Hmm... Kecepatan belajarnya sangat diluar nalar, Aku tidak bisa memprediksi kapan dia mencapai ranah absolute"
Shen Liang yang sedari tadi mendengar itu mau tak mau menjadi terkejut, Ribuan tahun? Hanya orang gila yang memikirkan hal itu! Tidak, Bahkan orang gila tidak pernah berpikir segila itu.
"Apakah kakak sedang bercanda?! Kakak saja yang disebut jenius tanpa tanding saja harus membutuhkan ratusan miliyar tahun untuk mencapai ranah itu, Tapi bagaimana mungkin anak itu~" Ucapan Shen Liang langsung dipotong oleh kakaknya.
"Hahahaha kau tidak perlu kaget seperti itu, Aku hanya memprediksi saja, Lagipula tidak pernah ada sejarahnya seseorang bisa mencapai ranah absolute dalam ribuan tahun"
Shen Liang hanya menghela nafas panjang ketika mendengar itu.
"Ya sudahlah... Kita lanjutkan nanti, Aku harus mencari-cari penerus yang berbakat juga"
"Baik kak" Jawab Shen Liang dan melihat bola cahaya emas yang menghilang secara perlahan.
Shen Liang lalu menatap Fang Lin yang sedang bermeditasi di bawah pohon, "Akan benar-benar mengerikan, Jika anak itu bisa mencapai ranah absolute dalan ribuan tahun" Gumam Shen Liang lalu meniduri dirinya di atas tanah yang dilapisi Qi tipis.
Bersambung...
__ADS_1
LIKE >> VOTE. >> RATE 5 >> COMMENT.
NOTE: 300 LIKE UP.