
Di sisi lain, Fang Lin langsung teleportasi ke dekat Qiao Yu dan Xue Hua kemudian perlahan mendekati mereka berdua sambil tersenyum. Qiao Yu dan Xue Hua belum menyadari keberadaan Fang Lin dan masih terus bertarung satu sama lain, Hingga beberapa saat Xue Hua yang pertama kali menyadari keberadaan Fang Lin langsung berteriak kecil.
"Siapa kau?!" Tanya Xue Hua mengerutkan alisnya sambil menghentikan pertarungan dengan Qiao Yu.
Qiao Yu yang melihat tingkah dari Saudarinya menjadi heran lalu menengok ke arah yang Xue Hua lihat, Ia melihat seorang pria tampan berjubah biru sedang berjalan mengarah mereka berdua sambil tersenyum, "Siapa pria tampan itu? Kenapa jantungku berdetak kencang ketika melihatnya? Padahal dia bukan Fang Gege" Batin Qiao Yu heran sambil memegang dadanya dengan tangan kanannya.
Fang Lin yang mendengar itu langsung pura-pura merubah raut wajahnya menjadi sedih, "Padahal hanya tidak bertemu 1 tahunan, Tetapi kalian sudah melupakanku? Ckckck... Tega sekali" Balas Fang LIn sambil berdecak kecewa.
Qiao Yu dan Xue Hua melebarkan matanya hingga bulat ketika mendengar suara yang familiar keluar dari mulut pemuda berjubah biru didepan mereka, "Fang Gege?!" Ucap mereka berdua bersamaan tanpa sadar.
Melihat reaksi keduanya membuat Fang Lin tertawa pelan, "Kupikir kalian sudah melupakanku" Ucap Fang Lin kemudian berhenti, Kini dirinya beberapa langkah di depan Qiao Yu dan Xue Hua.
Mendengar ucapan itu membuat mereka berdua yakin jika pemuda tampan berjubah biru di depan mereka saat ini adalah orang yang mereka tunggu-tunggu yaitu Fang Lin. Qiao Yu dan Xue Hua langsung membuang muka secara bersamaan seolah mereka berdua marah, "Pergilah! Kami berdua tidak mengenalmu!!" Ucap Qiao Yu dengan nada marah.
"Apa yang dikatakan Saudari Yu benar! Kami tidak pernah mengenal laki-laki yang tidak menepati janjinya!" Timpal Xue Hua dan diangguki berkali-kali oleh Qiao Yu.
Fang Lin tersenyum kecut ketika melihat kedua wanita kecil didepannya marah, Padahal dia berpikir jika Qiao Yu dan Xue Hua akan terkejut dengan penampilannya saat ini, "Jadi... Kalian tidak ingat aku? Baiklah aku akan pergi" Ucap Fang Lin dengan nada yang pura-pura lesu, Kemudian membalikkan badannya sambil menundukkan kepala.
Melihat kepergian Fang Lin membuat mereka berdua terkejut, Mereka tidak mengira jika reaksi dari Fang Lin akan seperti itu, Qiao Yu dan Xue Hua langsung berlari menghampiri Fang Lin dan menahan kepergian Fang Lin dengan cara menghalangi jalannya, "B-Bukan begitu!! K-Kami berdua hanya kesal saja karena Fang Gege tidak menepati janji!" Ucap Qiao Yu dengan wajah memerah sambil melentangkan tangannya seperti sedang menghalangi Fang Lin.
Xue Hua sendiri juga ikut melentangkan tangannya seperi Qiao Yu, "B-Benar, K-Kami bukan tidak mengenali Fang Gege, Hanya saja kami kesal" Timpal Xue Hua sambil menundukkan kepalanya untuk menyembunyikan wajahnya yang memerah.
Fang Lin yang sedang menundukkan kepalanya hanya tersenyum kemenangan ketika mendengar itu, "Trik seperti ini cukup efektif" Gumam Fang Lin kemudian mengangkat kepalanya.
"Benarkah? Kalian tidak melupakanku?" Tanya Fang Lin pura-pura memastikan.
"I-itu benar!" Ucap Qiao Yu dan Xue Hua secara bersamaan.
__ADS_1
Fang Lin langsung tersenyum ketika mendengar itu, "Maafkan aku... Yu'er, Hua'er, Aku bukan bermaksud untuk tidak menepati janji, Tetapi ada hal yang tidak terduga yang membuat ku tidak bisa menemui kalian" Ucap Fang Lin sambil mensejajarkan dirinya setinggi Qiao Yu dan Xue Hua lalu mengelus kepala mereka berdua secara perlahan.
"Hal terduga apa yang Fang Gege maksud?" Tanya Qiao Yu heran dan diangguki berkali-kali oleh Xue Hua, Mereka berdua sangat penasaran dengan 'Hal Terduga' yang dimaksud Fang Lin.
Fang Lin tersenyum lembut lalu mengajak mereka kepinggir danau, "Akan kuceritakan disana" Ucap Fang Lin pelan kemudian disetujui oleh mereka berdua, Fang Lin, Qiao Yu dan Xue Hua langsung berjalan santai menuju kolam.
Di sisi lain, Mue Lian yang melihat kejadian itu sedari tadi hanya tertawa pelan, "Tuan memang hebat, Dia bisa meredakan amarah kedua calon istrinya dengan mudah" Ucap Mue Lian dengan tersenyum, Namun seketika senyuman itu menghilang dan menjadi rasa sedih.
"Calon istri ya... Mereka berdua sangat beruntung... Sedangkan aku, Hanyalah seorang bawahan, Tidak mungkin bisa menjadi istri tuan" Gumam Mue Lian pelan sambil memegang dadanya yang terasa sesak.
Di sisi lain, Fang Lin langsung mengerutkan kedua alisnya ketika mendengar gumaman Mue Lian, Berkat PancaIndra yang dimilikinya, Ia dapat mendengar apa yang Mue Lian gumamkan.
"Kenapa dia berkata seperti itu? Jangan bilang dia ingin menjadi istriku?" Batin Fang Lin dengan nada heran, Jika saja yang dipikirkan benar, Tentu saja Fang Lin mau menikahinya, Siapa yang tidak ingin menjadikan seorang wanita cantik seperti dewi menjadi istrinya? Bahkan orang gila pun mau jika ditawari.
"Tapi aku belum bisa menikahinya sekarang, Karena masih banyak perjalanan yang harus kulakukan" Batin Fang Lin menghela nafas kecewa.
Fang Lin langsung tersadar ketika mendengar suara Qiao Yu dan menengok ke arahnya, "Tidak... Aku hanya berpikir telah menyia-nyiakan sebuah berlian" Ucap Fang Lin dengan tersenyum.
Qiao Yu yang tidak mengerti dengan ucapan Fang Lin hanya menatapnya aneh dalam diam, Sedangkan Fang Lin hanya menggarukan kepalanya yang tidak gatal ketika melihat reaksi Qiao Yu.
"Sepertinya sudah sampai" Ucap Fang Lin mencairkan suasana kemudian duduk bersila dipinggir kolam.
Qiao Yu dan Xue Hua juga ikut duduk namun dengan cara yang berbeda-beda, Qiao Yu duduk dengan cara menselonjorkan kakinya sedangkan Xue Hua menaruh kakinya di air danau.
Fang Lin yang melihat cara duduk mereka berdua hanya menggelengkan kepalanya pelan, "Sekarang akan kuceritakan hal tak terduga yang terjadi padaku" Ucap Fang Lin kemudian menceritakan seluruhnya tanpa sedikitpun kebohongan kecuali eksistensi system dan ingatan Pi Yu.
.....
__ADS_1
Saat menceritakan tentang kisahnya, Wajah Qiao Yu dan Xue Hua langsung terkejut ketika mendengar apa yang diceritakan Fang Lin, Namun mereka menyembunyikan wajah keterkejutan mereka dan terus mendengarkan apa yang diceritakan Fang Lin.
"Uwahhh... Fang Gege sangat keren! Kupikir dewa itu hanyalah mitos, Tetapi setelah mendengar cerita yang Fang Gege ceritakan membuat ku takjub dengan Alam Dewa" Ucap Xue Hua dengan nada antusias.
Qiao Yu yang berada di dekat Xue Hua juga ikut menganggukkan kepalanya berkali-kali, Ia juga berpikir jika dewa adalah mitos dan tidak benar-benar ada.
Fang Lin hanya tertawa kecil mendengar reaksi antusias mereka dan terus melanjutkan ceritanya.
Bersambung...
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.
Visual Character By Pinterest:
Fang Lin
Mue Lian
Qiao Yu
Xue Hua
__ADS_1