System Sang Immortal

System Sang Immortal
Rencana Zhou Fan


__ADS_3

Sesaat setelah bergumam seperti itu, Salah satu pilar yang menyadari keberadaan Fang Lin langsung menghampiri-nya.


Saat sudah sampai Pilar tersebut menunduk-kan badan-nya sambil menangkupkan tangan-nya, "Salam tuan... Ada yang bisa saya bantu?" Tanya pilar tersebut dengan nada canggung.


Pilar yang menghampiri Fang Lin adalah seorang pria paruh baya berjubah hitam dengan rambut hitam pendek, Aura yang dikeluarkan pria paruh baya tersebut hampir mirip dengan Zhou Fan namun kemurnian dari aura iblis sangat berbeda jauh.


"Hmm? Tidak ada..." Jawab Fang Lin singkat.


Mendengar itu pilar yang ada dihadapan Fang Lin langsung mengangguk-kan kepala-nya pelan, "Baik tuan... Jika ada sesuatu yang anda butuh-kan, Anda bisa katakan kepada saya" Balas pria paruh baya tersebut dan diangguki oleh Fang Lin.


Melihat angguk-kan Fang Lin, Pria paruh baya tersebut langsung terbang menjauhi Fang Lin, Raut wajah-nya berubah menjadi sedikit jelek karena gagal mendekati Fang Lin.


"Sialan, Ketus sekali dia..." Batin pria paruh baya tersebut dengan nada kesal. Ia kemudian terbang ke posisi yang ia tempati sebelum-nya.


Di sisi lain, Fang Lin yang melihat kepergian pria paruh baya tersebut hanya diam, Ia sedari awal sudah menyadari kalau niat yang dimiliki pria paruh baya tadi sedikit buruk.


"Jika Zhou Fan sudah menenangkan perasaan-nya, Mungkin aku harus menanyakan tentang perang melawan Dewa Iblis... Setidak-nya aku harus mengetahui kapan perang tersebut terjadi" Gumam Fang Lin pelan.


Fang Lin harus mengatur jadwal jika dia ingin berperang melawan Dewa Iblis, Karena diri-nya juga ingin berperang melawan Xiao Chen.


Fang Lin tidak bisa melakukan perang melawan Xiao Chen jika ia belum berperang dengan Dewa Iblis, Karena ia tidak tau waktu yang dibutuhkan untuk berperang melawan Xiao Chen.


Usai bergumam seperti itu, Tiba-tiba saja Zhou Fan muncul di hadapan Fang Lin sambil menunduk-kan badan-nya, "Zhou Fan menghadap ke tuan..." Ucap Zhou Fan dengan nada hormat.

__ADS_1


Fang Lin mengangguk-kan kepala-nya pelan, "Apakah perasaan-mu sudah lebih tenang?" Tanya Fang Lin dengan nada penasaran.


"Ya, Tuan. Saya sudah lebih baik dari sebelum-nya..." Jawab Zhou Fan cepat.


Fang Lin tersenyum tipis ketika mendengar-nya, Ia kemudian melambaikan tangan-nya dan seketika sebuah kalung berlian delima merah muncul di tangan kanan-nya, "Simpan kalung ini, Jangan sampai hilang karena kalung ini berisi ingatan anak-mu..." Ucap Fang Lin dengan nada tenang.


Mendengar itu Zhou Fan tersentak, Ia menatap kalung tersebut lalu menggelengkan kepala-nya pelan, "Maaf tuan... Bisakah anda menyimpan kalung itu? Aku tidak berpikir kalau kalung tersebut akan aman jika ku-bawa" Ucap Zhou Fan dengan nada tidak enak.


"Hmm? Tidak aman? Apa maksud-mu?" Tanya Fang Lin dengan alis ter-angkat.


"Tuan adalah salah satu orang terkuat yang pernah ku-temui selain Dewa Iblis, Maka dari itu aku percaya anda dapat menjaga kalung tersebut hingga peperangan melawan Dewa Iblis berakhir..." Jawab Zhou Fan menjelaskan.


Zhou Fan takut kalau ia tidak bisa menjaga kalung tersebut. Meskipun belum tentu ingatan Zhou Liyan akan di-ubah atau di-hapuskan, Tetapi ia ingin kalung tersebut terjaga hingga akhir peperangan.


Mendengar jawaban Zhou Fan, Fang Lin merasa sedikit aneh namun ia tidak menghiraukan-nya dan menyimpan kembali kalung berlian merah delima tersebut.


Mendengar-nya Zhou Fan terdiam sesaat untuk memikirkan hal tersebut. Beberapa saat kemudian, Zhou Fan mengangguk-kan kepala-nya dan berkata, "Ya, Tuan... Mungkin aku akan menyerang Dewa Iblis sekitar 1.000 tahun lagi"


Fang Lin yang mendengar-nya sedikit menaik-kan alis-nya, "1.000 tahun lagi? Bukan-kah itu waktu yang cukup lama? Terlebih lagi kau akan menarik pernyataan perang kepada Alam Sembilan Surga, Dan aku yakin setelah itu Dewa Iblis akan mencurigai diri-mu karena telah membatalkan perang melawan Alam Sembilan Surga..." Ucap Fang Lin sekaligus bertanya.


Zhou Fan tersenyum tipis ketika mendengar itu, "Dewa Iblis tidak akan mencurigai-ku, Karena aku tidak menarik pernyataan perang kepada Alam Sembilan Surga melainkan menunda peperangan-nya..." Balas Zhou Fan lalu mulai menjelaskan-nya.


Zhou Fan berencana untuk menyiapkan kekuatan tempur yang cukup untuk melawan Dewa Iblis, Sebagai ganti-nya ia akan berpura-pura untuk mengundurkan waktu perang melawan Alam Sembilan Surga agar Dewa Iblis tidak mencurigai-nya.

__ADS_1


"Jadi kau akan membatalkan perang melawan Alam Sembilan Surga di akhir waktu pengunduran? Dan kau akan langsung menyerang Alam Iblis tanpa melakukan pernyataan terlebih dahulu?" Tanya Fang Lin dengan nada memastikan.


"Benar, Tuan... Meskipun rencana ini beresiko karena kita tidak mengetahui lokasi pasti Zhou Liyan, Namun ini adalah cara yang paling efektif..." Ucap Zhou Fan dengan nada yakin.


Mendengar itu Fang Lin langsung terdiam, Ia memikirkan segala kemungkinan yang terjadi di masa depan, Meskipun rencana Zhou Fan cukup bagus tetapi dia yakin Alam Dewa tidak akan tinggal diam jika ini terjadi.


Sebab peraturan di Alam Semesta ini adalah, Jika ingin melakukan suatu peperangan berskala besar diharuskan untuk melakukan pernyataan kepada lawan, Agar lawan dapat mempersiapkan diri untuk peperangan.


Dan jika ada yang melanggar-nya maka Alam Dewa akan ikut campur dalam peperangan tersebut.


"Kau sudah tau bukan tentang peraturan Alam Semesta ini? Yang dimana kita tidak boleh menyerang pihak lawan secara mendadak? Terlebih lagi peperangan tersebut berskala besar" Ucap Fang Lin bertanya.


Zhou Fan mengangguk-kan kepala-nya pelan ketika mendengar itu, Ia tentu mengetahui hal sedasar itu. Meskipun Alam Dewa ikut campur ia tidak peduli karena Aliansi Istana Iblis sudah pernah melawan Alam Dewa selama satu kali.


"Haah... Ini mungkin merepotkan, Tetapi kau benar... Cara ini adalah cara yang paling efektif namun beresiko" Ucap Fang Lin dengan nada tenang.


Jika saja Aliansi Istana Iblis dan Fang Lin menyerang Alam Iblis secara tiba-tiba, Mungkin peperangan akan berlangsung dengan cepat karena Dewa Iblis dan pasukan-nya belum mempersiapkan diri.


Selain itu Fang Lin juga yakin kalau peperangan akan selesai lebih dulu sebelum Alam Dewa datang ke Alam Iblis.


Setelah menyetujui rencana Zhou Fan, Fang Lin langsung menyuruh-nya untuk pergi dari Alam 100 Pelangi, Ia tidak ingin orang-orang yang berasal dari Alam Dewa datang kesini.


Karena kedatangan Aliansi Istana Iblis ke Alam 100 Pelangi dengan maksud ikut campur ke dalam peperangan sudah termasuk melanggar peraturan alam semesta. Fang Lin yakin kalau sebelum-nya Zhou Fan berencana untuk membantai seluruh pasukan Alam 100 Pelangi dan Alam Agung, Mereka akan membantai dengan cepat agar tidak bertemu dengan orang-orang yang berasal Alam Dewa.

__ADS_1


Bersambung.....


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.


__ADS_2