System Sang Immortal

System Sang Immortal
Kejadian 250 Tahun Yang Lalu II


__ADS_3

Mendengar permintaan-nya di tolak, Zhou Liyan merubah raut wajah-nya menjadi jelek, Ia saat ini benar-benar dalam keadaan bimbang akan penawaran Dewa Iblis.


Beberapa saat kemudian, Zhou Liyan menarik nafas-nya cukup dalam lalu mengeluarkan-nya secara perlahan, "Haah... Baik-lah aku akan menerima tawaran-mu tuan..." Ucap Zhou Liyan sambil menangkupkan tangan-nya. Ia memutuskan untuk ikut dengan Dewa Iblis dan menjadi murid-nya, Karena menurut-nya ini adalah pilihan yang kemungkinan di dukung oleh ayah-nya.


Wang Ling sendiri tersenyum lebar ketika mengetahui Zhou Liyan menerima penawaran-nya, "Kalau begitu bersumpah-lah agar kau tetap setia dengan guru baru-mu ini..." Ucap Wang Ling sambil tersenyum.


Zhou Liyan mengangguk-kan kepala-nya paham dan tanpa ragu melakukan sumpah kepada Alam Semesta, "Saya Zhou Liyan... Bersumpah atas Alam Semesta, Akan menjadi murid yang berbakti dan juga setia kepada Dewa Iblis" Ucap Zhou Liyan bersumpah sambil membungkuk-kan badan-nya dan seketika itu juga tubuh-nya di sinari cahaya emas selama beberapa saat.


Perlu diketahui sumpah yang disaksikan oleh Alam Semesta tidak boleh di langgar, Karena jika ada seseorang yang melanggar-nya maka akan diberikan hukuman yang sangat berat.


Melihat Zhou Liyan sudah bersumpah, Wang Ling hanya diam dan tersenyum, "Langkah pertama selesai, Sekarang tinggal langkah kedua..." Batin Wang Ling dan ia diam-diam tertawa pelan.


"Bagus... Karena kau sudah resmi jadi murid-ku, Kita akan pergi ke Alam Iblis dan memulai latihan pertama-mu" Ucap Wang Ling dengan nada tenang.


"Baik, Guru" Jawab Zhou Liyan sambil mengangguk-kan kepala-nya pelan.


Melihat angguk-kan Zhou Liyan, Wang Ling langsung menyuruh-nya untuk keluar dari Kapal Terbang, Ia ber-alasan ingin mengembalikan Kapal Terbang tersebut kepada ayah-nya, Zhou Fan.


Zhou Liyan sendiri hanya mengangguk-kan kepala-nya patuh dan terbang menjauh dari Kapal Terbang-nya, Ia lalu melihat guru-nya yang kini sedang menyimpan Kapal Terbang-nya.


Tidak sampai dua detik, Wang Ling yang sudah menyimpan Kapal Terbang tersebut langsung terbang mendekati Zhou Liyan.


"Ayo kita ke Alam Iblis..." Ucap Wang Ling sambil memegang pundak Zhou Liyan.


"Baik, Guru" Jawab Zhou Liyan cepat.

__ADS_1


~Whoooshhh~


Tak sampai satu detik, Mereka berdua menghilang dari langit tanpa jejak sedikit-pun.


***


Usai Zhou Liyan bercerita, Keadaan menjadi hening beberapa saat. Fang Lin dan Zhou Fan kini sedang mencerna seluruh cerita yang Zhou Liyan ceritakan barusan.


"Bersumpah atas Alam Semesta, Yang artinya kau benar-benar tidak bisa mengkhianati Dewa Iblis..." Ucap Fang Lin dengan nada tenang.


Mendengar itu mereka berdua mengangguk-kan kepala-nya mengerti, Mereka berdua tau dengan konsekuensi-nya jika bersumpah atas Alam Semesta.


"Jadi mau tak mau aku harus memerangi Dewa Iblis dan membunuh-nya, Karena itu adalah satu-satunya cara agar perjanjian anak-ku dengan Dewa Iblis dihilangkan" Ucap Zhou Fan dengan nada pelan.


"Kau benar... Tetapi kau tidak perlu khawatir, Aku akan membunuh Dewa Iblis beserta pasukan-nya... Kau hanya perlu menyatakan perang pada-nya" Ucap Fang Lin dengan nada tenang.


Mendengar itu Fang Lin tersenyum tipis, "Lakukan saja, Ini adalah persyaratan tambahan karena aku tidak jadi menghidupkan kembali anak-mu..." Jawab Fang Lin cepat.


Sekali lagi Zhou Fan menggelengkan kepala-nya pelan, "Tidak tuan... Anda melakukan ini saja sudah membuat-ku bersyukur karena aku sudah mengetahui kebenaran tentang anak-ku. Perjanjian kita tidak akan dibatal-kan meskipun anda tidak jadi menghidupkan kembali anak-ku" Ucap Zhou Fan menjelaskan. Karena menurut-nya menjadikan Fang Lin sebagai tuan-nya bukan-lah hal yang buruk.


Fang Lin tersenyum tipis ketika mendengar-nya, "Baik-lah jika itu mau-mu, Kita akan berperang dengan Dewa Iblis... Namun biarkan pasukan bayangan-ku berada di garis depan..." Balas Fang Lin dan diangguki setuju oleh Zhou Fan.


Di sisi lain, Zhou Liyan yang sedari tadi mendengar percakapan ayah-nya dengan pria bertopeng hitam tersebut hanya bisa diam dan memahami situasi tersebut.


"Jadi ayah menjadi bawahan orang ini? Siapa dia sebenar-nya?" Batin Zhou Liyan bertanya-tanya. Ia cukup penasaran dengan identitas yang dimiliki pria bertopeng di dekat-nya.

__ADS_1


Sedangkan Zhou Fan yang menyadari tatapan anak-nya ke Fang Lin langsung menjelaskan identitas Fang Lin dan memberitahu hubungan mereka berdua.


Beberapa saat setelah menjelaskan, Zhou Liyan hanya bisa diam dengan raut wajah yang jelek, "Maafkan aku ayah... Jika saja aku tidak keluar diam-diam dari Alam Kegelapan, Mungkin ini semua tidak akan terjadi..." Ucap Zhou Liyan meminta maaf dengan nada menyesal.


Zhou Fan yang mendengar-nya langsung menggelengkan kepala-nya pelan, "Ini bukan sepenuh-nya salah-mu Yan'er, Jika saja aku menuruti permintaan-mu untuk berpetualang mungkin hal ini tidak akan terjadi" Ucap Zhou Fan pelan. Ia sebenar-nya tidak ingin mengekang Zhou Liyan untuk pergi berpetualang, Namun ia tidak ingin kehilangan keluarga-nya lagi.


Zhou Liyan hanya diam mendengar-nya, Ia saat ini ingin sekali memeluk ayah-nya namun kondisi-nya tidak memungkinkan karena ia masih dalam bentuk roh.


Fang Lin yang melihat mereka berdua hanya diam, Ia menghela nafas pelan dan berkata, "Kesampingkan rasa sedih kalian, Kita harus membuat rencana untuk kedepan-nya terlebih dahulu. Karena cepat atau lambat, Dewa Iblis akan menyadari kalau roh Zhou Liyan tidak ada di dalam tubuh-nya" Ucap Fang Lin dengan nada tenang.


Mendengar itu mereka berdua langsung mengangguk-kan kepala-nya mengerti. Akhirnya mereka bertiga mendiskusikan rencana untuk menghadapi Dewa Iblis ke depan-nya.


......


Beberapa jam kemudian, Fang Lin, Zhou Fan dan Zhou Liyan telah menyelesaikan perencanaan mereka.


"Meskipun sedikit beresiko, Tetapi ini adalah rencana ter-aman yang kita pikirkan bersama..." Ucap Fang Lin dan di-angguki paham oleh mereka berdua.


Rencana Fang Lin adalah membiarkan Zhou Liyan kembali ke tempat-nya dan menyuruh-nya untuk bersikap seperti biasa-nya kepada Dewa Iblis, Sementara Zhou Fan akan mempersiapkan pasukan dan menyatakan perang kepada Dewa Iblis.


Jika saja Dewa Iblis sudah menyadari kalau Zhou Fan mengetahui tentang kebenaran anak-nya, Dia pasti akan melakukan sesuatu kepada Zhou Liyan.


Jadi tugas Fang Lin adalah menyalin seluruh ingatan yang dimiliki oleh Zhou Liyan ke sebuah artefak yang baru saja ia beli dari shop system.


Mereka bertiga berpikir kalau Dewa Iblis akan mengubah atau menghapus ingatan Zhou Liyan agar dia tidak melakukan sesuatu yang merugikan Dewa Iblis.

__ADS_1


Bersambung.....


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.


__ADS_2