
Fang Lin bersama Yue kembali ke Dunia Jiwa, karena sudah memastikan kebenaran tentang Portal Hitam maka ia harus menjalankan kultivasi panjang untuk mencapai ranah Absolute.
"Sepertinya kita akan berpisah di sini."
Di halaman depan Istana Es, Fang Lin berkata demikian pada Yue.
"Aku mengerti, apakah kamu tidak berpamitan pada yang lain?" tanya Yue penasaran.
"Aku sudah memanggil mereka..." Fang Lin mengangguk kecil sembari tersenyum, dan sesaat setelah itu anak-anaknya keluar dari pintu istana bersama keempat istrinya yang lain.
Fang Lin tersenyum lembut melihat kelima anaknya berlari kecil ke arahnya, ia kemudian mengatakan akan berkultivasi selama satu tahun di Dunia Abyss.
"Ayah, setelah berkultivasi ayah akan bertemu kita kembali selama satu bulan, 'kan?" tanya Qiao Mi Lian untuk memastikan kembali.
"Tentu saja, namun setelah itu ayah akan berkultivasi selama setahun lagi dan kembali untuk bertemu kalian." jawab Fang Lin sembari mengusap kepala anak-anaknya.
"Sampai kapan, ayah?'" Yihua bertanya.
"Sampai ayah menerobos ranah Absolute." Fang Lin menjawab dengan cepat.
"Apakah itu akan memakan waktu lama?" Fang Hai bertanya.
Fang Lin mengangguk kecil dan menjawab, "Iya."
Mereka diam setelah menanyakan semua itu, raut wajah murung dan sedih terlihat jelas dan membuat Fang Lin tersenyum pahit.
"Maafkan ayah karena jarang menemani kalian, tapi setelah mencapai ranah Absolute ayah berjanji akan bersama dengan kalian sampai puas." ucap Fang Lin dengan nada antusias supaya bisa memperbaiki suasana.
Mereka hanya bisa mengangguk pelan sembari memeluk Fang Lin. Suasana menjadi hening, dan kali ini keempat istrinya yang mengucapkan kata perpisahan.
Semua itu berlangsung setidaknya selama satu batang dupa terbakar, sampai akhirnya Fang Lin menghilang dalam sekejap dari sana dan kembali muncul di Dunia Abyss.
"Fuhh..." Fang Lin menghela nafas panjang lewat mulut, di hadapannya sekarang ini ada sebuah Gua kecil yang pintu masuknya setinggi tiga meter.
__ADS_1
Tanpa banyak berbicara Fang Lin langsung masuk ke dalam sana dan melakukan posisi lotus, karena efek cairan Penyerapan Surgawi tersisa beberapa bulan lagi ia mau tak mau kembali mengkonsumsinya supaya tidak berhenti di pertengahan kultivasi.
Setelah mengkonsumsi cairan Penyerapan Surgawi, mata Fang Lin terpejam dan mulai menyerap seluruh energi yang ada di sekitarnya.
***
Setelah satu tahun berkultivasi, tidak ada tanda-tanda Fang Lin akan naik tingkat. Itu adalah hal yang wajar karena untuk naik ke tingkat tinggi memerlukan waktu yang lama meskipun mempunyai tubuh Spesial dan sudah mengkonsumsi cairan Penyerapan Surgawi.
Fang Lin kemudian mengakhiri kultivasinya tersebut untuk menepati perkataannya, ia menghilang dalam sekejap dari sana dan muncul kembali di istana Es dunia jiwa.
Fang Lin kembali bertemu keluarganya setelah sekian lama, ia menetap di Dunia Jiwa selama satu bulan lamanya dan kembali ke Dunia Abyss.
Aktivitas yang Fang Lin lakukan berlangsung selama kurang lebih lima puluh ribu tahun. Saat ini, ia sedang berkultivasi di Dunia Abyss dengan basis kultivasi di ranah Supreme Being tingkat puncak.
Hanya perlu beberapa langkah bagi Fang Lin untuk mencapai ranah Absolute, tidak jauh dari tempatnya berkultivasi ada Yue yang sedang mengamati dalam diam. Proses untuk menembus ranah Absolute pasti tidak akan sederhana, ada bermacam-macam persyaratan sehingga membuat perempuan cantik itu wajib mengawasi suaminya.
Persyaratan untuk mencapai Absolute yang belum Fang Lin lakukan adalah pemurnian Energi Semesta, Penambahan seluruh pengetahuan Dao Alam Semesta dan Minimal energi dalam Dantian.
Setelah menunggu dalam waktu yang lama, Yue bisa merasakan kalau suaminya sudah memenuhi persyaratan 'Minimal Energi dalam Dantian'.
"Aku berhasil..." jantung Fang Lin mulai berdegup kencang, satu dinding penghalang yang menjadi persyaratannya untuk naik ke ranah Absolute sudah dihancurkan.
"Selamat, sayang." Yue tersenyum tipis sembari melangkah mendekati suaminya, "Sekarang kamu hanya perlu memurnikan Energi Semesta dalam dantianmu dan menambahkan pengetahuan tentang hukum Alam Semesta. Kalau kedua hal itu sudah kamu lakukan, maka kamu telah resmi menjadi seorang Absolute."
Fang Lin mengangguk kecil sembari bangkit berdiri, "Aku senang mendengarnya..." Fang Lin tersenyum tipis, lalu melanjutinya, "Pemurnian Qi Semesta tidak perlu sampai di Dunia Abyss juga, bukan?"
"Ya, kamu bisa melakukannya di mana saja. Persyaratan yang satunya lagi juga sama..."
Fang Lin menganggukkan kepalanya beberapa kali, ia terdiam sejenak sebelum bertanya, "Omong-omong, kalau tidak salah kamu pernah bilang kalau setiap kubah di Dunia Abyss punya peringkatnya masing-masing, dan itu dihitung berdasarkan kekuatan tempur dari setiap makhluk di dalamnya. Jika itu benar, apa kamu tau aku sekarang berada di peringkat berapa?"
"Ah, itu bukannya sudah lama ya?" Yue sendiri bahkan hampir melupakannya.
"Begitulah, entah kenapa aku tiba-tiba teringat dengan ucapanmu waktu itu." jawab Fang Lin cepat.
__ADS_1
"Sebentar, aku akan memeriksanya terlebih dahulu." Yue menyebarkan Kesadaran Spiritual dengan cepat ke satu arah, dan hal itu sedikit membuat Fang Lin keheranan.
Beberapa saat kemudian, Kesadaran Spiritual Yue kembali ditarik dan ia berkata, "Kamu sekarang berada di peringkat sebelas di antara semua kubah yang ada."
Fang Lin sedikit terkejut mendengarnya, peringkat sebelas di antara semua makhluk yang berada di seluruh Alam Semesta dan Multiverse adalah sesuatu yang sangat luar biasa.
"Tapi, sudah hampir sekuat ini aku masih belum bisa masuk ke dalam sepuluh besar. Sebenarnya seberapa besar kekuatan tempur yang ada di semua kubah itu?" Fang Lin merasa penasaran, ia baru tau kalau ada beberapa kandidat yang bisa menyaingi bakatnya, "Hm, apakah mereka juga memiliki System sepertiku?"
Ada banyak sekali pertanyaan yang melintas di kepala Fang Lin, ia kemudian menepis pemikirannya itu sembari menggeleng pelan, "Ya, sudahlah... Waktu masih lama, aku hanya perlu bertambah kuat saja."
Fang Lin cukup percaya diri kalau suatu saat nanti ia bisa naik ke peringkat pertama, selama system dan orang-orang di sekitar masih mendukungnya maka bukan hal yang mustahil untuk mencapainya.
"Ayo kembali ke Dunia Jiwa." ajak Fang Lin, sementara Yue hanya mengangguk kecil sebagai tanggapannya.
Mereka berdua dalam sekejap menghilang dari sana, dan kembali muncul di halaman depan Istana Es. Tidak lama setelah itu, keempat Istrinya yang lain langsung muncul di hadapannya sembari tersenyum lebar, anak-anaknya yang sudah tumbuh dewasa satu persatu datang menghampiri.
"Ayah~!"
Kelima anak Fang Lin menyapa ayah mereka dengan riang, tidak seperti dulu mereka sekarang hanya tersenyum lembut.
"Bagaimana kabar kalian?" tanya Fang Lin sambil tersenyum.
"Ayah, kenapa setiap tahun kamu selalu bertanya seperti itu?" Fang Li Dao memasang ekspresi malas, sudah lima puluh ribu tahun lamanya ia selalu mendengar pertanyaan itu.
Fang Lin menggelengkan kepalanya pelan sembari tersenyum, sementara Xue Hua yang tidak lain adalah ibu Fang Li Dao langsung menjitak anaknya itu sampai benjol.
"Kamu ini jangan tidak sopan!" Xue Hua memasang ekspresi kesal.
"Aduh, bu. Aku hanya bercanda..." Fang Li Dao melindungi kepalanya dengan kedua tangan, ekspresinya tampak ketakutan melihat raut wajah ibunya.
Xue Hua masih tidak terima dan menjitak kepala putranya itu berulang kali, Fang Lin tertawa kecil ketika menyaksikan itu kemudian meminta mereka untuk berhenti dan masuk ke dalam istana.
Bersambung.....
__ADS_1
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.