System Sang Immortal

System Sang Immortal
Domain Dewa Kera


__ADS_3

Di dalam sebuah bangunan mewah, terdapat aula yang begitu luas serta glamor. Terlihat kumpulan pria dan wanita yang memiliki wajah yang begitu rupawan, mereka adalah Dewa dan Dewi yang mengamati pertarungan Fang Lin dengan Dewa Kera.


Semua tatapan menuju Shen Liang ketika Dewa Kera berkata semacam itu.


"Apakah kau mewarisi Api Surgawi kepadanya, Shen Liang?" Li Zu Xing bertanya dengan suara tenang.


Shen Liang menganggukkan kepalanya pelan dan menjawab, "Ya... Aku menjadikannya sebagai murid pertamaku dan hanya kakakku saja yang mengetahuinya."


Semua orang yang ada disana terkejut mendengarnya, terlebih lagi para anak-anak dari Kaisar Dewa. Mereka iri sekaligus marah terhadap Fang Lin.


Sejak dahulu anak-anak dari Kaisar Dewa selalu meminta ayah mereka untuk membujuk Dewa Naga Emas agar dia menjadi guru mereka, namun Shen Liang menolaknya karna memang dia belum tertarik untuk mengangkat seorang murid.


Tapi siapa sangka kalau Fang Lin yang hanya seorang Demi-God dapat menjadi murid Dewa Naga Emas, apa yang telah dilakukannya? Sampai membuat Shen Liang tertarik.


Li Zu Xing hanya diam ketika mendengar itu, "Menurut pengakuan Dewa Api, dia tidak bisa membaca pikiran dari anak itu... Dan aku juga sempat mencobanya, tetapi hasilnya nihil." Batin Li Zu Xing lalu menimpalinya, "Jika demikian... Apakah hanya guru saja yang dapat melakukannya?"


Li Zu Xing berpikir keras dan tanpa sadar kedua alisnya mengerut, "Apakah anak itu adalah sosok yang dikatakan oleh Guru?" Batinnya kembali.


Anak-anak dari Kaisar Dewa tentu mengetahui perubahan raut wajah ayah mereka, dan hal tersebut membuat mereka keheranan.


Shen Liang sendiri menghela nafas panjang, ia tak menyangka kalau Fang Lin akan menjadi musuh Alam Dewa. Ia sebenarnya tidak menyalahkan tingkah Fang Lin sekarang, sebab dirinya akan melakukan hal yang sama jika itu terjadi padanya.


Shen Liang hanya kecewa, namun dia sendiri tidak mengetahui bentuk kecewanya terhadap Fang Lin.


***


Saat ini di padang rumput tanpa ujung. Fang Lin dan Dewa kera masih bertarung satu sama lain, begitu juga dengan Xiao Chen dan para pasukan bayangan lainnya.


Satu sama lain dari kedua kubu melakukan pertarungan dengan penuh niat membunuh. Berbagai kawah tercipta di area padang rumput tanpa ujung.


Li Xiang Zi yang memimpin ratusan Dewa-Dewi untuk berperang melawan makhluk kematian benar-benar kesal terhadap situasinya sekarang, bagaimana tidak? Ia adalah kandidat teratas untuk menjadi seorang Kaisar Dewa selanjutnya, namun saat ini dirinya direpotkan oleh satu makhluk kematian.

__ADS_1


Makhluk kematian yang dimaksud adalah Xiao Chen. Energi Semesta masih terkandung dalam dirinya dan membuatnya lebih unggul melawan Li Xiang Zi.


Meskipun Xiao Chen adalah makhluk bayangan yang diciptakan oleh Fang Lin, namun dia sama sekali tidak mengonsumsi Qi milik tuannya. Semenjak dirinya dihidupkan kembali, ia dapat menyimpan Qi seperti kultivator pada umumnya dan itu adalah salah satu alasan mengapa dirinya memiliki kesadaran sendiri.


"Aku memang unggul melawannya, tetapi berbeda dengan komandan yang lainnya... Mereka benar-benar kalah telak melawan ratusan Dewa-Dewi itu, meskipun mereka unggul dalam hal jumlah." Batin Xiao Chen.


Ia sebenarnya ingin cepat-cepat mengakhiri lawannya, namun Li Xiang Zi sangat sulit untuk dibunuh.


Peperangan terus berlanjut dan enam bulan telah berlalu. Semuanya masih berperang dan kondisi medan tempur sudah tidak bisa dijelaskan oleh kata-kata.


Dalam pertarungan melawan Dewa kera, Fang Lin sama sekali belum mengeluarkan Domainnya begitu juga dengan lawannya.


Keduanya masih menyimpan kartu AS masing-masing sampai waktu yang tepat.


Armor raksasa hitam yang dipakai Fang Lin sudah rusak parah, padahal armor tersebut berada di tingkat Dewa. Namun berkatnya Fang Lin sama sekali tidak memiliki luka di seluruh tubuhnya, sedangkan Dewa kera mulai terlihat luka-luka gores di tubuhnya.


Luka-luka tersebut tidak dapat beregenerasi dikarenakan pedang Raja Surgawi yang dipakai oleh Fang Lin. Pedang tersebut benar-benar misterius, Sun Wukong yakin kalau pedang itu lebih hebat dari pedang Naga Emas yang dipakai oleh Yuan Zhong saat duel mereka berdua sebelumnya.


Fang Lin tersenyum tipis mendengarnya, "Membunuhku saja kau tidak mampu, bagaimana mungkin bisa merebut pedangku? Jangan mimpi, kera jelek." Ejek Fang Lin dan membuat Sun Wukong sedikit kesal.


"Tidak mampu? Apakah kau yakin?!" Sun Wukong mengayunkan tongkatnya ke samping untuk menjauhkan dirinya dengan Fang Lin.


"Bagaimana dengan ini?!" Sun Wukong mengangkat tangannya ke atas yang menggenggam tongkat dan seketika Domain angkasa tercipta.


Domain tersebut mencangkup seluruh padang tanpa ujung dan membuat semua makhluk yang berada disana terjebak di dalamnya.


Tentu para Dewa-Dewi yang mengawasi peperangan itu terkejut. Sejak terbentuknya semesta ini berserta yang ada di dalamnya, mereka semua sama sekali belum pernah melihat Domain milik Dewa Kera.


"Wukong... Kau tampaknya mulai serius." Gumam Li Zu Xing dan dapat didengar oleh semua Dewa-Dewi yang ada disana.


"Menang pantas dia dijuluki Pilar Semesta... Kekuatannya jauh melampaui ekspetasiku." Ucap putra kedua dari Kaisar Dewa, Li Jin Xhan.

__ADS_1


Para Dewa dan Dewi yang ada disana mengangguk setuju ketika mendengarnya.


***


Seluruh tubuh Fang Lin seketika merinding usai domain Sun Wukong tercipta.


Domain Sun Wukong adalah sebuah angkasa yang kosong seperti sebuah ketiadaan, banyak sekali planet-planet yang sangat asing di mata Fang Lin dan juga terdapat suara indah, meskipun suara tersebut kecil akan tetapi masih dapat di dengar oleh manusia biasa sekalipun.


Anehnya di dalam Domain ini tidak ada sesuatu yang dapat diwaspadai, Fang Lin sendiri sama sekali tidak mengerti konsep dari Domain ini.


Sun Wukong yang melihat wajah kebingungan dari lawannya hanya tersenyum tipis, "Kau akan mati disini! Di dalam domain ini seluruh hukum keabadian ditiadakan!" Ucap Sun Wukong dengan nada lantang, dan di detik selanjutnya tubuhnya mulai membesar.


Fang Lin yang menyadarinya tentu langsung menjauh.


Tubuh Sun Wukong membesar hingga planet-planet yang ada di Domain tersebut terlihat seperti kumpulan semut di matanya.


Xiao Chen dan para pasukan bayangan yang lainnya juga menjauh ketika melihat tubuh Sun Wukong membesar, begitu juga dengan Li Xiang Zi dan para Dewa-Dewi yang terjebak di domain itu.


Banyak dari pasukan bayangan yang terpental jauh karena kecepatan mereka yang lambat dan membuat mereka menabrak tubuh Sun Wukong yang sedang membesar.


Fang Lin tentu menyadarinya dan langsung menarik seluruh pasukan bayangan miliknya beserta komandan bayangan, kecuali Xiao Chen.


Fang Lin dan Xiao Chen melesat menjauh dengan kecepatan yang melampaui cahaya, hingga beberapa menit kemudian Sun Wukong berhenti membesar.


Tubuh bagian pinggang hingga kepala Sun Wukong tidak dapat dilihat oleh Fang Lin dan juga Xiao Chen, meskipun Fang Lin menggunakan mata dewa sekalipun.


"Sangat menakutkan... Jadi ini kekuatan Pilar Semesta terkuat?" Ucap Fang Lin dengan suara yang sedikit bergetar.


Bersambung.....


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.

__ADS_1


__ADS_2