
Fang Lin membakar tali tambang itu menggunakan Api Hitamnya, ia memperkuat Api Hitamnya tersebut menggunakan energi semesta murni sehingga mampu membakar senjata tingkat Semesta itu menjadi abu dalam waktu beberapa detik saja.
[The King of Adventure tersedak nafasnya sendiri ketika melihat peserta membakar senjata yang baru saja diberikannya.]
[Para Petinggi Absolute terkejut melihat itu, mereka penasaran dengan alasan peserta membakar senjata yang bisa menguntungkannya.]
[The King of Adventure merasa marah, dia mencoba untuk memberikan hukuman pada peserta tetapi Penjaga Turnamen menghalanginya.]
[The King of Adventure mengumpati peserta, dia akan mengingat ini selamanya.]
Tidak hanya itu saja, Fang Lin juga melepaskan kalung The Necklace Illusion of Reality yang ada di lehernya dan membakarnya menjadi abu.
Tindakan yang Fang Lin lakukan jelas membuat petinggi Absolute kebingungan, tetapi mereka bisa memahaminya setelah berdiskusi selama beberapa saat.
Petinggi Absolute yang memberikan Fang Lin kalung tersebut sama sekali tidak bereaksi ketika melihat barang yang diberikannya dijadikan abu oleh Api Hitam.
"Aku sudah muak dengan kalian." ucap Fang Lin sambil mendongakkan kepalanya ke langit, lalu segera melanjutinya, "Cepat atau lambat, kalian akan kulenyapkan sampai tak tersisa sedikitpun."
[Sebagian petinggi Absolute tertawa terbahak-bahak saat mendengar perkataan peserta.]
[Mereka mulai mengejek peserta dan berharap kalau itu benar-benar terjadi.]
Fang Lin diam-diam mengertakkan giginya karena marah, pada saat itu terjadi ada notifikasi yang mengatakan kalau misi ketiga akan dimulai.
[Ding! Misi Ketiga telah muncul!]
[Misi: Lindungi Menara Titan dari pasukan Golem batu yang tak terhitung jumlahnya, dan hancurkan portal yang memanggil para golem itu!
Batas Waktu: 1 Tahun
Gagal: Diskualifikasi dari Turnamen Semesta]
"Tsk, sebenarnya berapa banyak misi yang harus diselesaikan?" Fang Lin berdecak kesal, lalu memperingati semua bawahannya untuk bersiap.
Brum!
__ADS_1
Suara gemuruh tiba-tiba saja terdengar dari arah utara, dan melalui Kesadaran Spiritualnya Fang Lin bisa menemukan sebuah portal raksasa yang memuntahkan banyak sekali golem di ranah Absolute.
Tidak hanya kemunculan portal itu saja yang mengejutkan Fang Lin, tetapi ada sebuah Menara hitam raksasa yang muncul dari bawah tanah di dekat wilayah pemukimannya.
"Apa-apaan...?" Fang Lin tidak bisa untuk tidak terkejut kali ini, "Apa mereka benar-benar nyata?"
Fang Lin sulit untuk mempercayai apa yang dilihatnya sekarang ini, jumlah golem itu sudah mencapai ratusan dan terus bertambah setiap detiknya.
[Absolute '?' mengatakan kalau golem tersebut hanya mempunyai kekuatan fisik yang setara dengan Absolute, peserta tidak perlu khawatir karena mereka sama sekali tidak menggunakan energi.]
[Para petinggi Absolute mengumpati Absolute '?' karena telah memberitahukan hal itu, mereka kesal karena dia sudah merusak kesenangan yang ada.]
Mata Fang Lin sedikit berkedut melihat notifikasi yang terus bermunculan di depan wajahnya, meskipun tidak mengganggu penglihatannya tetapi semua itu membuatnya sedikit risih.
"Apakah tidak ada sesuatu untuk menyembunyikan semua notifikasi ini?" Fang Lin bertanya-tanya dalam hati, seharusnya pihak Turnamen menyediakan fitur tersebut seperti System yang diciptakan oleh Yue.
Fang Lin mencoba mengabaikan semua notifikasi itu dan fokus pada semua golem batu yang terus menerus keluar dari portal raksasa.
"Kalau perkataan Absolute itu tidak bohong, maka mereka hanya terlihat seperti makhluk di ranah Absolute saja. Kecepatan mereka hanya secepat cahaya, mungkin hanya kekuatan serta ketahanan fisiknya yang sebanding dengan Absolute." Fang Lin mencoba menganalisa sekaligus menyimpulkan kemungkinannya, "Lalu kalau dilihat dari pergerakan mereka, kemungkinan besar mereka tidak mempunyai teknik tertentu dan hanya memakai gerakan dasar saja."
Fang Lin beberapa kali menganggukkan kepalanya dan mulai menciptakan rencana beserta variabel-variabel yang bisa dirinya pikirkan.
Fang Lin kemudian memerintahkan 35 Absolute bayangan untuk membuat lima barisan, dan menyuruh bawahan intinya untuk memimpin setiap barisannya.
Karena semua golem batu itu sangat banyak dan sudah menyebar cukup luas, akan merepotkan jika mereka menyerang tanpa adanya rencana yang mengatur mereka.
Setelah membuat lima barisan yang diisi 7 Absolute bayangan, Fang Lin memberikan informasi tentang rencana yang telah dirinya ciptakan sebelumnya.
Sementara itu, dua Absolute bayangan yang tersisa akan berjaga di sekitar area pemukiman dan akan menghabisi setiap golem batu yang berhasil ke sana.
Fang Lin mengirimkan informasi tentang rencana penyerangan golem batu melalui ingatan, ia hanya meminta mereka untuk menghadapi para golem saja sedangkan dirinya akan mengurus akar permasalahan itu sendiri.
Whooosh!
Setelah menerima ingatan yang berisi tentang rencana itu, mereka semua langsung menghilang dari sana dalam sekejap untuk segera menjalankannya.
__ADS_1
Tidak lama setelah itu, Fang Lin juga pergi dari sana dan meninggalkan dua Absolute bayangan yang ditugaskan untuk menjaga area sekitar pemukiman.
Butuh waktu beberapa menit bagi Fang Lin untuk sampai ke tempat portal raksasa itu berada, ada banyak sekali golem di daratan yang tidak bisa terbang ke udara.
"Mereka juga tidak bisa terbang, ya?" Fang Lin bergumam kecil, ia cukup yakin kalau bawahan intinya sudah menyadari hal ini dan bisa memanfaatkan situasinya.
Setelah terdiam sejenak di udara, Fang Lin kembali fokus pada portal raksasa itu. Ia mengeluarkan pedang Pembunuh Absolute dari sarungnya, lalu merubahnya menjadi busur polos yang mudah untuk digenggam.
Fang Lin menarik tali busur tersebut dan menciptakan sebuah panah yang dikelilingi oleh energi semesta murni.
Air Mata Semesta!
Fang Lin melepaskan tali busurnya dan membuat anak panah tersebut melesat dengan cepat di udara.
Anak panah yang Fang Lin lancarkan mengenai perisai pelindung yang melindungi portal raksasa, dan pada saat itu terjadi terciptalah gelombang energi disertai gemuruh suara yang begitu mengerikan.
Craack!
Perisai pelindung tersebut retak, lalu tidak lama setelah itu hancur berkeping-keping. Sementara anak panah Fang Lin masih melesat di udara dan mengenai portal raksasa itu.
Ledakan yang disertai gemuruh mengerikan kembali terjadi, namun kali ini jauh lebih dahsyat dari sebelumnya.
Boooom!
Portal raksasa itu meledak dan melenyapkan golem batu yang berada dalam radius seratus kilometer.
Fang Lin sendiri yang melihat itu langsung menghembuskan nafas lega, busur di tangan kanannya berubah menjadi pedang Pembunuh Absolute dan kemudian disarungkan kembali.
"Teknik warisan Celestial Absolute memang tidak mengecewakan..." Fang Lin diam-diam mengangkat sudut bibirnya, lalu menatap golem batu yang masih tersisa cukup banyak, "Seharusnya mereka sanggup menghabisi sisanya."
Fang Lin ingin memulihkan energinya secepat mungkin, jadi dirinya tidak akan ikut berpartisipasi dalam menghabisi golem-golem batu yang terisisa.
[Ding! Menyelesaikan Misi ketiga!]
Melihat notifikasi itu, Fang Lin langsung menghembuskan nafas panjang melalui mulut, lalu bergumam, "Kapan ini akan berakhir...?"
__ADS_1
Bersambung.....
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.