
Di depan barisan pasukan Alam Agung, Terlihat puluhan pria paruh baya sedang melayang di udara.
Masing-masing dari pria paruh baya tersebut mengeluarkan aura yang berbeda-beda, Beberapa dari mereka juga mengeluarkan aura intimidasi yang kuat dan membuat pasukan dari Alam Agung sedikit ketakutan.
Dian Qi selaku raja dari Istana Surgawi sedang melayang di tengah-tengah kumpulan pria paruh baya tersebut, Ia menarik nafas-nya cukup dalam lalu membuka mulut-nya, "Perhatian untuk seluruh pasukan! Aku disini hanya ingin mengatakan kalau kita akan melanggar peraturan perang!" Ucap Dian Qi dengan nada lantang.
Tentu perkataan dari Dian Qi membuat seluruh pasukan Alam Agung terkejut, Mereka tidak menyangka kalau raja mereka berani melanggar peraturan perang.
"Apa?! Apakah aku tidak salah dengar?"
"Raja ingin melanggar perang? Apakah dia memiliki maksud tertentu?"
"Ku-yakin raja mempunyai maksud tertentu, Tidak mungkin dia mau melanggar perang yang tentu akan merugikan Alam Agung"
Berbagai bisikan terdengar di seluruh barisan Alam Agung dan membuat suasana menjadi bergemuruh.
"Diam..." Ucap Dian Qi pelan, Namun perkataan-nya dapat di dengar oleh seluruh pasukan Alam Agung.
Hening....
Suasana menjadi hening dalam sekejap ketika Dian Qi berkata seperti itu. Dian Qi sendiri yang melihat mereka telah diam langsung melanjutkan ucapan-nya.
"Aku punya beberapa alasan untuk melakukan hal itu!" Ucap Dian Qi dengan lantang dan mulai menjelaskan beberapa alasan yang ia punya.
Saat mendengar alasan dari raja mereka, Para pasukan yang mendengar-nya hanya bisa terdiam dengan mulut yang ternganga.
Para pasukan Alam Agung sangat terkejut ketika mengetahui kalau Alam 100 Pelangi memiliki artefak yang dapat menghancurkan sebuah Alam, Baik itu Alam Tinggi ataupun Alam Rendah.
Dian Qi sendiri tidak ingin menyembunyikan fakta itu karna ia ingin para pasukan-nya lebih semangat lagi dalam bertempur melawan Alam 100 Pelangi.
Di salah satu barisan pasukan milik Alam Agung. Seorang pria muda tampan berpakaian merah langsung tersenyum lebar ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Dian Qi, "Artefak penghancur Alam? Hee... Ternyata Alam Menengah seperti ini mempunyai artefak dewa yang mengerikan" Ucap pria tampan tersebut dan samar-samar energi iblis keluar dari tubuh-nya.
Di sisi lain, Fang Lin yang berada di atas langit hanya memutar bola mata-nya malas ketika mengetahui Dian Qi membocorkan hal semacam itu, Ia tak habis pikir kenapa ada orang sebodoh itu menjadi raja.
"Bahkan orang bodoh-pun tau kalau dalam peperangan, Informasi semacam itu sangat-lah rahasia. Karna jika ada informasi penting sampai bocor ke publik, Pasti-nya akan mengundang beberapa tamu yang tidak diharapkan" Ucap Fang Lin sambil menggelengkan kepala-nya pelan.
Di tempat lain, Zhang Wei dan ke-empat teman-nya juga mengutuk kebodohan dari Dian Qi, Mereka tidak menyangka kalau orang itu akan membocorkan hal semacam itu.
"Dasar bodoh, Aku tidak menyangka kalau dia adalah raja dari Alam Agung" Cibir pria paruh baya berjubah ungu.
"Hahahah..... Bahkan dia lebih bodoh dari pada aku" Balas pria berjubah kuning sambil tertawa pelan.
Sedangkan Zhang Wei yang mendengar Dian Qi membocorkan informasi sepenting itu hanya menghela nafas panjang, "Kalian bersiap-lah... Aku yakin setelah ini akan ada beberapa tamu tak di undang yang merepotkan" Ucap Dian Qi dengan nada serius.
Ke-empat pria paruh baya yang mendengar-nya hanya mengangguk-kan kepala mengerti, Mereka sudah tau kalau peperangan ini akan ada tamu yang tak diundang.
Di Benteng Alam 100 Pelangi. Ao Zhan dan Yun Fu saat ini sedang melayang di atas udara sembari memerhatikan medan tempur.
Di belakang mereka berdua terdapat puluhan pria paruh baya yang mengeluarkan aura kuat, Mereka adalah orang-orang penting yang berada di ranah Spiritual God.
"Dong Zhu... Kau sudah mengirim surat untuk Alam Agung bukan? Apakah kau sudah mendapatkan balasan-nya?" Tanya Yun Fu dengan nada tenang.
Dong Zhu sendiri langsung menggelengkan kepala-nya pelan ketika mendengar itu, "Tidak raja..." Jawab Dong Zhu dengan nada rendah.
Mendengar jawaban dari Dong Zhu membuat Yun Fu menghela nafas panjang, Ia lalu melirik ke arah Ao Zhang yang berada di sebelah-nya, "Tuan, Sepertinya Alam Agung akan melanggar peraturan perang, Apa yang harus ku-lakukan?" Tanya Yun Fu dengan nada penasaran.
"Laporkan saja pada Alam Tinggi yang mengawasi perang ini" Jawab Ao Zhang dengan nada tenang.
Yun Fu yang mendengar-nya langsung menggelengkan kepala-nya pelan, "Kami juga sudah mengirim surat pada mereka, Namun sampai sekarang kami belum mendapatkan balasan dari mereka" Balas Yun Fu dengan cepat.
Ao Zhang yang mendengar itu langsung terdiam, Ia menunduk-kan kepala-nya untuk merenungkan sesuatu.
Tidak sampai 1 menit Ao Zhang berpikir, Ia kembali mengangkat kepala-nya, "Ayo pakai artefak dewa yang kalian miliki, Kalau mereka melanggar perang, Kenapa kita tidak melakukan-nya juga?" Ucap Ao Zhang sambil tersenyum tipis.
Mendengar itu Yun Fu langsung melebarkan mata-nya, "Benar juga... Tapi masalah-nya kami hanya bisa memakai dua dari empat artefak dewa yang kami miliki" Balaz Yun Fu dengan cepat.
Senyuman Ao Zhang sedikit melebar ketika mendengar itu, "Hee... Tenang saja, Itu sudah lebih dari cukup" Jawab Ao Zhang santai.
Yun Fu ikut tersenyum mendengar-nya, Ia yakin kalau Ao Zhang benar-benar memiliki cara untuk memenangkan peperangan ini.
Yun Fu membalik-kan badan-nya dan mengangkat tangan-nya ke depan, "Dong Zhu dan Jung Xi, Aku ingin kalian pergi ke daratan Fu Zhou untuk mengambil empat artefak itu" Ucap Yun Fu memberi perintah.
Dong Zhu dan Jung Xi langsung mengangguk-kan kepala patuh, "Baik raja..." Jawab mereka berdua cepat lalu melesat pergi dari sana.
Melihat kepergian mereka berdua, Yun Fu hanya diam dan mengamati, Ia kembali membalik-kan badan-nya disaat diri-nya sudah tidak dapat melihat Dong Zhu dan Jung Xi lagi.
"Ku-harap Alam 100 Pelangi dapat bertahan dari peperangan ini" Gumam Yun Fu penuh harap.
Di sisi lain, Dian Qi yang telah memberikan para pasukan-nya kata-kata penyemangat langsung membalik-kan badan-nya, Ia menunjuk ke arah benteng Alam 100 Pelangi dengan raut wajah serius, "Serang..." Ucap Dian Qi dengan nada yang sedikit di tekan.
"Wooooooooooo!!!!!!!!"
Para pasukan Alam Agung langsung mengangkat senjata mereka sembari berteriak dengan penuh semangat, Mereka semua langsung melesat cepat ke arah benteng Alam 100 Pelangi dengan meriah.
Dian Qi sendiri yang melihat pasukan-nya sudah melesat maju hanya tersenyum, Ia berharap kalau Alam Agung akan menang dengan sedikit kerugian saja.
Bersambung.....
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.
NOTE: Biar gak lupa.
Tingkat Kultivasi
- Pendekar (1-9)
Awal
Menengah
Puncak
__ADS_1
- Pendekar Elite (1-9)
Awal
Menengah
Puncak
- Transformasi (1-9)
Awal
Menengah
Puncak
- Jendral (1-9)
Awal
Menengah
Puncak
- Jendral Elite (1-9)
Awal
Menengah
Puncak
- Raja (1-9)
Awal
Menengah
Puncak
- Kaisar (1-9)
Awal
Menengah
Puncak
- Kaisar Surgawi (1-9)
Awal
Menengah
Puncak
- Saints (1-9)
Awal
Menengah
Puncak
- Saints Emperor (1-9)
Awal
Menengah
Puncak
- Half-Immortal
Hitam
Putih
Merah
- Immortal
Hitam
Putih
Merah
Tingkat Kultivasi To God
- Asal Mula (1-9)
- Tyrant (1-9)
- Holy Tyrant (1-9)
- Grand Dao (1-9)
- Holy Dao (1-9)
- Monarch (1-9)
__ADS_1
- Holy Monarch (1-9)
- Menuju Dewa (1-9)
- Immortal King (1-9)
- Immortal Emperor (1-9)
- Supreme Being -- Half God -- True God
Kultivasi Spiritual God:
Perak
- Putih
- Merah
- Hitam
Emas
- Putih
- Merah
- Hitam
Berlian
- Putih
- Merah
- Hitam
Tingkatan Kultivasi (Prajurit Dewa)
- Dewa Pemula (1-19)
- Dewa Hijau (1-19)
- Dewa Kuning (1-19)
- Dewa Biru (1-19)
- Dewa Merah (1-19)
- Dewa Hitam (1-19)
- Dewa Terakhir (1-19)
Tingkatan Kultivasi (Jendral Dewa)
- Dewa Asal Mula (1-29)
- Dewa Perunggu (1-29)
- Dewa Perak (1-29)
- Dewa Baja (1-29)
- Dewa Emas (1-29)
- Dewa Kristal (1-29)
- Dewa Giok (1-29)
Tingkatan Kultivasi (Raja Dewa)
- Dewa Petarung (1-39)
- Dewa Sejati (1-39)
- Dewa Bumi (1-39)
- Dewa Langit (1-39)
- Dewa Kuno (1-39)
- Dewa Tertinggi (1-39)
Tingkatan Kultivasi (Kaisar Dewa)
- Dewa Tahta (1-49)
- Dewa Dunia (1-49)
- Dewa Nirwana (1-49)
- Dewa Penguasa (1-49)
Tingkat Keabadian (Immortal God)
- Dewa Surgawi (1-59)
- Dewa Abadi (1-59)
- Dewa Mutlak (1-59)
- Dewa Semesta (1-59)
__ADS_1
Tingkat Kemutlakan (Absolute)
- Sang Absolute Universe