System Sang Immortal

System Sang Immortal
Istana Kekaisaran Tang


__ADS_3

Di Alam Tanah Kultivator, Kekaisaran Tang.


Di sebuah istana, Ruang besar yang terdapat beberapa meja besar dan kursi. Saat ini Tang Bu kaisar dari kekaisaran Tang sedang mengobrol bersama dengan beberapa Patriak dari sekte besar aliran putih.


"Kaisar, Harus-kah sekte lembah petir membantu perbatasan Kekaisaran Tang?" Tanya Xiao Bai, Seorang Patriak sekte dari lembah putih.


Tang Bu mendengar itu hanya menggelengkan kepala-nya pelan, "Terima kasih atas tawaran-mu patriak Bai, Tetapi akhir-akhir ini belum ada tanda-tanda aktifitas aliran hitam yang mengganggu wilayah Tang. Lagipula murid sekte-mu harus fokus perkembangan dulu bukan? Setau-ku kompetisi antar benua akan dimulai 1 tahun lagi" Jawab Tang Bu menolak secara halus.


"Lalu panggil aku saudara Bu, Kita ini sudah berteman sejak lama, Jadi jangan menggunakan panggilan formal kepada-ku" Timpal Tang Bu sambil tersenyum.


Mendengar itu Xiao Bai hanya tersenyum tipis sambil menggelengkan kepala-nya, "Saya tidak berani kaisar, Oh ya... Apakah anda akan membawa perwakilan juga untuk kompetisi antar benua itu?" Tanya Xiao Bai dengan nada penasaran.


Tang Bu mengangguk-kan kepala-nya dan menjawab, "Ya... Anak perempuan-ku yang akan menjadi perwakilan kekaisaran Tang"


Xiao Bai sedikit mengangkat alis-nya, "Putri? Maksud anda Tang Liu Ryu?" Tanya Xiao Bai memastikan.


Tang Bu mengangguk-kan kepala-nya dan tentu membuat Xiao Bai sedikit terkejut, "Bukan-kah putri anda masih dalam kondisi yang sakit? Kenapa anda mengizinkan-nya?" Tanya Xiao Bai kembali penasaran.


Tang Bu tersenyum kecut mendengar itu, Raut wajah-nya langsung berubah menjadi sedih, "Sebelum putri-ku nanti mati di umur 19 tahun, Aku ingin Ryu'er melakukan apapun yang dia mau dan kebetulan dia ingin mengikuti kompetisi antar benua tersebut"


"Tentu aku sebagai ayah-nya akan menyetujui permintaan-nya, Meskipun kompetisi tersebut termasuk hal yang berbahaya bagi dia, Namun aku tidak ingin dia sedih di sisa-sia umur-nya" Jawab Tang Bu menjelaskan.


Xiao Bai yang mendengar curhatan kaisar Tang langsung merasa tidak enak, Sedangkan Patriak lain hanya berdecak pelan ketika Xiao Bai melontarkan pertanyaan yang sensitif seperti itu.


Xiao Bai hanya menggaruk-kan kepala-nya yang tidak gatal dan merasa bersalah karena menanyakan hal yang sensitif seperti itu.


Tang Bu yang menyadari reaksi Xiao Bai hanya menggelengkan kepala-nya pelan, "Tidak perlu merasa bersalah Patriak Bai, Lagipula memang itu adalah kebenaran yang tidak dapat dipungkiri" Ucap Tang Bu sambil tersenyum.


Xiao Bai tersenyum hambar mendengar ucapan Tang Bu, Ia lalu berdiri dari duduk-nya dan menunduk-kan kepala-nya, "Maafkan aku, Yang Mulia" Ucap Xiao Bai dengan nada bersalah.


"Sudah-lah, Omong-omong siapa yang kau bawa dalam kompetisi benua nanti?" Tanya Tang Bu ke Xiao Bai sembari mengalihkan pembicaraan.


Xiao Bai langsung mengangkat kepala-nya dan menjawab, "Tentu aku akan membawa Xiao Chen, Ji Feng dan Mei Yi"


Tang Bu mengangkat alis-nya mendengar jawaban dari Xiao Bai, "Hoo... Kau langsung membawa 3 jenius dari sekte lembah petir" Ucap Tang Bu dengan nada tertarik.


"Lalu kalian? Patriak Weng? Patriak Duan?" Tanya Tang Bu sambil mengalihkan pandangan-nya ke arah kursi yang di-duduki 2 pria paruh baya dekat Xiao Bai.


"Ah... Kalau sekte Pedang Matahari akan membawa Chu Fengyin, Duan Tu dan Huang Yin" Ucap pria paruh baya berjubah kuning tua. Dia adalah Duan Xi.


"Kalau sekte Teratai Malam akan membawa Weng Ji, Weng Shi dan Lao Pi" Timpal pria paruh baya di sebelah Duan Xi. Dia adalah Weng Gu Bai.


Tang Bu mengangguk-kan kepala-nya mendengar itu, Ia lalu teringat akan sesuatu dan bertanya kepada Duan Xi, "Aku pernah mendengar kabar, Kalau tangan kanan Chu Fengyin putus karena seseorang? Apakah kalian sudah menangkap pelaku-nya?" Tanya Tang Bu dengan nada penasaran.


Duan Xi mendengar pertanyaan kaisar Tang Bu tersenyum kecut, Ia lalu menggelengkan kepala-nya, "Entah-lah kaisar, Chu Fengyin... Dia tidak ingin mengatakan siapa pelaku yang memutuskan tangan kanan-nya, Bahkan dia tidak mau memberikan lokasi tangan-nya di putuskan" Ucap Duan Xi pelan.


Tang Bu langsung terkejut mendengar-nya, "Lalu apakah dia mengatakan ciri-ciri orang yang memutuskan tangan-nya?" Tanya Tang Bu kembali.


Duan Xi mengangguk-kan kepala-nya mendengar itu, "Ya... Dia mengatakan kalau orang itu memiliki rupa yang tampan dan memakai jubah biru mewah" Jawab Duan Xi.


Tang Bu mengerutkan alis-nya ketika mendengar ciri fisik yang dikatakan Duan Xi, "Pemuda tampan berjubah biru? Bukan-kah orang itu memiliki ciri yang sama dengan pelaku dari penyerangan kekaisaran Wei?" Tanya Tang Bu memastikan.


Duan Xi melebarkan mata-nya ketika mendengar hal tersebut, Termasuk kedua patriak lain-nya yang sedari tadi menyimak obrolab mereka berdua.


"Benar... Orang yang dikatakan Chu Fengyin memiliki ciri yang sama dengan orang itu" Jawab Duan Xi yang baru menyadari hal tersebut dan mulai sedikit takut.


Menyadari ketakutan Duan Xi, Tang Bu langsung berbicara, "Tenang-lah, Itu masih belum pasti... Namun aku sarankan untuk tidak menyelidiki lebih lanjut tentang pelaku-nya, Aku takut-nya mereka adalah orang yang sama" Ucap Tang Bu menyarankan.


Duan Xi mengangguk-kan kepala-nya pelan mendengar saran dari kaisar Tang, Ia juga sudah berpikir seperti itu sebelum-nya.


Setelah pembicaraan itu selesai, Mereka ber-empat mulai mengganti topik yang lain, Namun beberapa saat mereka ber-empat mengganti topik.


Tiba-tiba sebuah pintu yang berada di ruangan tersebut terbuka dan menampilkan sosok wanita cantik ber-umur 17 tahun. Tang Bu yang melihat sosok wanita tersebut sedikit terkejut.


"Ryu'er? Kau sudah kembali sejak kapan?" Tanya Tang Bu saat melihat anak kesayangan-nya sedang berjalan cepat ke arah-nya.


Wanita yang dipanggil Ryu'er itu hanya diam dan terus berjalan ke arah Tang Bu, Tak butuh waktu lama dia sudah sampai di dekat kursi Tang Bu.


"Ayah! Bisa-kah kau selidiki pria yang ingin ku-cari?" Tanya Tang Liu Ryu dengan nada semangat sambil duduk di samping kursi Tang Bu.


Tang Bu menaik-kan satu alis-nya ketika melihat anak-nya yang begitu bersemangat, "Siapa pria yang membuat-mu sangat tertarik nak?" Tanya Tang Bu dengan nada penasaran. Tentu diri-nya penasaran karena dia tidak pernah melihat anak-nya bersemangat seperti ini semenjak kematian istri-nya.


Tang Liu Ryu mendengar itu langsung berpikir sambil menggigit bibir bawah-nya dengan pelan, Ia lalu menghela nafas panjang dan mau tak mau harus menceritakan semua-nya agar ayah-nya dapat mencarikan pria tersebut, Meskipun diri-nya tau ayah-nya akan marah jika mendengar-kan cerita-nya.


Bersambung...


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.


NOTE: Biar gak lupa.


Tingkat Kultivasi


- Pendekar (1-9)


Awal


Menengah


Akhir


Puncak


- Pendekar Elite (1-9)


Awal


Menengah


Akhir


Puncak


- Transformasi (1-9)

__ADS_1


Awal


Menengah


Akhir


Puncak


- Jendral (1-9)


Awal


Menengah


Akhir


Puncak


- Jendral Elite (1-9)


Awal


Menengah


Akhir


Puncak


- Raja (1-9)


Awal


Menengah


Akhir


Puncak


- Kaisar (1-9)


Awal


Menengah


Akhir


Puncak


- Kaisar Surgawi (1-9)


Awal


Menengah


Akhir


Puncak


Awal


Menengah


Akhir


Puncak


- Saints Emperor (1-9)


Awal


Menengah


Akhir


Puncak


- Half-Immortal


Hitam


Putih


Merah


- Immortal


Hitam


Putih


Merah


Tingkat Kultivasi To God


- Asal Mula (1-9)


- Tyrant (1-9)


- Holy Tyrant (1-9)


- Grand Dao (1-9)


- Holy Dao (1-9)

__ADS_1


- Monarch (1-9)


- Holy Monarch (1-9)


- Menuju Dewa (1-9)


- Immortal King (1-9)


- Immortal Emperor (1-9)


- Supreme Being -- Half God -- True God


Kultivasi Spiritual God:


Perak


- Putih


- Merah


- Hitam


Emas


- Putih


- Merah


- Hitam


Berlian


- Putih


- Merah


- Hitam


Tingkatan Kultivasi (Prajurit Dewa)


- Dewa Pemula (1-19)


- Dewa Hijau (1-19)


- Dewa Kuning (1-19)


- Dewa Biru (1-19)


- Dewa Merah (1-19)


- Dewa Hitam (1-19)


- Dewa Terakhir (1-19)


Tingkatan Kultivasi (Jendral Dewa)


- Dewa Asal Mula (1-29)


- Dewa Perunggu (1-29)


- Dewa Perak (1-29)


- Dewa Baja (1-29)


- Dewa Emas (1-29)


- Dewa Kristal (1-29)


- Dewa Giok (1-29)


Tingkatan Kultivasi (Raja Dewa)


- Dewa Petarung (1-39)


- Dewa Sejati (1-39)


- Dewa Bumi (1-39)


- Dewa Langit (1-39)


- Dewa Kuno (1-39)


- Dewa Tertinggi (1-39)


Tingkatan Kultivasi (Kaisar Dewa)


- Dewa Tahta (1-49)


- Dewa Dunia (1-49)


- Dewa Nirwana (1-49)


- Dewa Penguasa (1-49)


Tingkat Keabadian (Immortal God)


- Dewa Surgawi (1-59)


- Dewa Abadi (1-59)


- Dewa Mutlak (1-59)


- Dewa Semesta (1-59)

__ADS_1


Tingkat Kemutlakan (Absolute)


- Sang Absolute Universe


__ADS_2