
Setelah yakin kalau Diablo berasal dari Dunia Evangellion, Fang Lin langsung berjalan mendekati-nya, "Apakah kau ingin menjadi bawahan-ku?" Fang Lin berhenti saat diri-nya sudah beberapa meter di hapadan Diablo.
Diablo sendiri yang mendengar-nya langsung tersenyum tipis, Ia berlutut dan meletak-kan satu tangan-nya di dada, "Saya Diablo, Bersumpah akan menjadi bawahan setia anda..." Ucap Diablo melakukan sumpah.
Mendengar sumpah dari Diablo membuat Fang Lin tersenyum tipis, "Menjadikan iblis sebagai bawahan tanpa melakukan kontrak... Aku pikir ini cukup berbahaya, Tetapi aku merasa iblis ini sedikit berbeda dari yang lain" Batin Fang Lin sambil melihat Diablo yang berlutut.
Sesaat setelah membatin seperti itu, Fang Lin sedikit terkejut ketika diri-nya mendengar suara Yue.
[Tuan tidak perlu khawatir... Diablo tidak akan berkhianat karena Yue sudah menguji hati-nya]
"Yue? Sejak kapan kau aktif kembali? Dan apa maksud-mu yang telah menguji hati Diablo?" Tanya Fang Lin dengan nada heran.
[Hehehe... Yue sudah selesai melakukan perubahan sejak tuan mengaktifkan kartu bawahan iblis, Dan untuk pertanyaan yang kedua... Apakah tuan lupa? Kalau Yue mempunyai kemampuan yang dapat menguji hati seseorang tanpa di ketahui seseorang tersebut]
Fang Lin yang mendengar itu sedikit mengangkat satu alis-nya, Ia baru ingat kalau Yue pernah menguji hati Qiao Yu di saat diri-nya ragu untuk membawa-nya berpetualang, "Hmm... Baik-lah, Jika kau yang mengatakan itu, Aku akan mempercayai-nya" Ucap Fang Lin lalu mengeluarkan satu kartu bawahan Dewa.
"Yue, Bagaiamana pendapat-mu jika aku menggunakan kartu bawahan Dewa?" Tanya Fang Lin sambil melihat kartu yang ada di tangan kanan-nya.
Kartu bawahan Dewa sangat berbeda jauh dengan Kartu bawahan iblis, Kartu ini memiliki desain yang mewah dan di tengah-tengah kartu tersebut terdapat kristal kecil berwarna emas.
[Pilih-lah sesuai keinginan anda, Tuan. Seperti yang ada katakan sebelum-nya, Jangan terlalu bergantung kepada Yue atau-pun System]
Mendengar itu Fang Lin langsung terdiam, Ia menarik nafas cukup dalam lalu mengeluarkan secara perlahan, "Diablo, Pergi ke belakang-ku dan bersiap-lah untuk bertarung... Kita mungkin akan melawan sesuatu yang merepotkan" Ucap Fang Lin memberi perintah.
__ADS_1
Diablo yang sedang berlutut langsung berdiri ketika diri-nya mendapati perintah dari tuan baru-nya, Ia tanpa basa-basi berjalan ke arah belakang Fang Lin dan mempersiapkan sihir-sihir serangan milik-nya.
Fang Lin sendiri yang melihat Diablo sudah berada di belakang-nya langsung mengalirkan Qi Dewa-nya ke kartu yang ada di tangan kanan-nya.
~Whooooshhh~
Sesaat setelah Fang Lin mengalirkan Qi-nya, Aura Dewa yang begitu kuat muncul dari kartu yang ia pegang, Kartu tersebut bergetar hebat dan lepas dari genggaman Fang Lin.
Kartu itu melayang di udara sambil mengeluarkan cahaya emas yang begitu terang, Di saat yang bersamaan kartu tersebut menghilang dan perlahan membentuk sebuah portal berwarna emas.
Setelah portal tersebut terbentuk sempurna, Seorang wanita cantik bergaun merah yang memiliki pupil mata merah keluar dari portal emas tersebut dan melayang di udara.
Beberapa saat setelah wanita bergaun merah itu keluar, Portal emas yang ada di belakang-nya langsung menghilang dengan cepat.
Sedangkan wanita bergaun merah itu tidak peduli dengan portal emas yang sudah menghilang, Ia kini sedang menatap Fang Lin dengan tatapan bingung, "Siapa kau? Apakah kau adalah orang yang telah membebaskan-ku dari Dimensi Galactus?" Tanya wanita bergaun merah itu dengan suara yang lembut.
Wanita bergaun merah itu terdiam sesaat dan menghela nafas pendek, Ia turun ke bawah dan kini berada tepat di hadapan Fang Lin, "Perkenalkan, nama-ku adalah Fei Yulan..." Fei Yulan memperkenalkan diri-nya secara singkat sambil menangkupkan tangan-nya.
Fang Lin yang mendengar itu ikut menangkup tangan-nya, "Aku adalah Fang Lin... Seseorang yang telah memanggil-mu kesini" Balas Fang Lin dengan nada santai.
Fei Yulan sedikit mengerutkan alis-nya ketika mendengar itu, "Fang Lin? Aku baru pertama kali mendengar-nya... Apakah dia bukan berasal dari Alam Dewa?" Batin Fei Yulan bertanya-tanya. Ia saat ini tidak dapat merasakan energi atau-pun aura yang keluar dari tubuh Fang Lin.
Beberapa saat berpikir Fei Yulan tidak mendapatkan jawaban yang tepat untuk situasi-nya saat ini, Ia menghela nafas pendek lalu menatap Fang Lin dengan tatapan serius, "Lalu apa yang kau inginkan sekarang? Aku yakin kau tidak hanya sekedar memanggil-ku dan membebaskan diri-ku dari Dimensi itu tanpa persyaratan bukan?" Tanya Fei Yulan tanpa basa-basi. Ia adalah tipe orang yang tidak suka menerima jasa orang lain tanpa membalas-nya, Karena hal tersebut tidak akan membuat diri-nya nyaman.
__ADS_1
Mendengar itu Fang Lin tersenyum tipis, "Aku akan memberimu sebuah penawaran, Dan tentu penawaran itu tidak akan merugikan-mu"
"Penawaran? Katakan..." Balas Fei Yulan penasaran.
"Mari kita bertarung... Aku dan bawahan-ku akan bertarung dengan-mu. Jika aku menang kau harus menjadi bawahan-ku, Dan jika aku kalah... Aku akan memberikan-mu satu barang tingkat Dewa" Ucap Fang Lin sambil tersenyum tipis.
Fei Yulan yang mendengar-nya sedikit mengangkat satu alis-nya, Ia terdiam sesaat untuk memikirkan penawaran tersebut, "Salah satu barang tingkat Dewa? Yang artinya aku bebas memilih mau Artefak, Senjata atau kitab? Selama aku memilih satu barang?" Tanya Fei Yulan memastikan.
Fang Lin mengangguk-kan kepala-nya untuk menanggapi pertanyaan Fei Yulan.
Melihat angguk-kan dari Fang Lin, Fei Yulan diam dan mengedarkan pandangan-nya ke arah sekitar, "Satu iblis, Lalu sisa-nya terdapat 996 makhluk bayang... Mereka kuat, Namun aku sudah tertarik dengan hadiah dari penawaran itu, Terlebih lagi aku tidak bisa menolak-nya karena dia adalah orang yang telah membebaskan-ku dari dimensi itu" Batin Fei Yulan saat sudah mengaktifkan mata dewa-nya.
Beberapa saat Fei Yulan berpikir, Akhirnya ia memutuskan untuk menerima penawaran dari Fang Lin, Karena diri-nya cukup yakin untuk menang melawan mereka.
"Baik, Aku setuju. Apakah kita akan memulai-nya sekarang?" Tanya Fei Yulan dengan nada heran.
Fang Lin tersenyum tipis ketika melihat Fei Yulan menerima penawaran-nya, Ia mengangguk-kan kepala-nya pelan lalu mengeluarkan pedang raja neraka dari inventory, "Ya... Kita akan mulai sekarang juga" Ucap Fang Lin dan membuat Fei Yulan mundur menjauh.
Setelah beberapa ratus meter menjauh dari Fang Lin beserta bawahan-nya, Fei Yulan mengeluarkan aura Dewa Giok Level 21 lalu melambaikan tangan-nya.
~Whoooshh~
Tiba-tiba saja pedang dan cambuk yang memiliki ukiran mewah muncul di tangan Fei Yulan, "Aku siap..." Fei Yulan berkata sambil mengarahkan pedang-nya ke arah Fang Lin.
__ADS_1
Bersambung.....
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.